ISI

LAUCHING GERAKAN BANGUN DUSUN KITE 


29-August-2024, 21:26


BANYUASIN ,SO – Pemerintah Kabupaten Banyuasin melalui Dinas Ketahanan Pangan me-Launching Gerakan Membangun Dusun Kite (GMDK) Kab. Banyuasin Tahun 2024 yang dipusatkan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Desa Taja Raya Il Kec, Betung Kabupaten Banyuasin, Kamis (29/8/2024).

Acara launching ceremonial ini dilakukan langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Banyuasin Muhammad Farid, S.STP M.Si didampingi sejumlah Kepala Perangkat Daerah (KPD) Kabupaten Banyuasin dengan ditandai dengan Pemukulan Gong.

Dalam sambutannya Pj Bupati Banyuasin menjelaskan secara nasional, berdasarkan Indeks Ketahanan Pangan (IKP) yang telah resmi dikeluarkan oleh Badan Pangan Nasional (BAPANAS), bahwa capaian kinerja Pembangunan Ketahanan Pangan di Kabupaten Banyuasin pada Tahun 2023 dinilai sudah sangat baik. Kabupaten Banyuasin menempati peringkat ke 179 dari 416 Kabupaten di Indonesia dengan skor 78,91 atau peringkat ke 2 tertinggi dari 13 Kabupaten di Provinsi Sumatera Selatan.

“Tentunya, pada satu sisi, capaian ini merupakan suatu prestasi yang membaggakan kita semua. Akan tetapi, pada sisi lain, kita harus berusaha lebih baik lagi dalam melaksanakan Pembangunan Ketahanan Pangan di Kabupaten Banyuasin,” katanya.

Ditambahkannya, berdasarkan hasil analisis Peta Ketahanan dan Kerentananan Pangan atau dikenal dengan singkatan FSVA (Food Security and Vulnarebility Atlas), pada tahun 2023, masih terdapat banyak desa/kelurahan yang masuk dalam kategori rentan/rawan pangan di Kabupaten Banyuasin, yaitu sebanyak 138 Desa/Kelurahan, dengan rincian; 16 Desa/Kelurahan sangat rawan Prioritas 1), 69 Desa/Kelurahan rawan (Prioritas 2), dan 54 Desa/Kelurahan agak rawan (Prioritas 3). Dalam konteks ketahanan pangan, kerawanan pangan terjadi sebagai akibat tidak tertanganinya aspek ketersedian pangan, aspek keterjangkauan pangan, dan aspek pemanfaatan pangan dengan baik, yaitu tidak sistemik dan lebih bersifat sektoral.

“Oleh sebab itu, pembangunan Ketahanan Pangan harus dilakukan melalui pendekatan secara sistemik dengan melibatkan lintas sektoral. Pendekatan inidiarahkan untuk mewujudkan ketersediaan pangan yang memadai melalui produksi pangan domestik danperdagangan; tercapainya stabilitas ketersediaan dan akses pangan secara makro dan mikro, dan tercukupinya kualitas dan kuantitas konsumsi pangan yang didukung oleh penyediaan dan perbaikan infrastruktur. Intervensi Pemerintah, baik pusat maupun daerah kabupaten/kota, termasuk Kabupaten Banyuasin, dalam rangka peningkatan ketahanan pangan, dilaksanakan dalam berbagai bentuk atau cara, seperti; penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) berupa beras,” bebernya.

Masih kata Farid, sebagai salah satu perwujudan komitmen tersebut, pada hari ini juga saya akan menyampaikan informasi penting bahwa pada bulan Agustus ini akan disalurkan bantuan sebanyak 43.430 Kg Beras CPP (Cadangan Pangan Pemerintah) Tahap 3 dari BAPANAS untuk 4.343 KPM (Keluarga Penerima Manfaat), khusus di Kecamatan Betung. Dan untuk Desa Taja Raya II sendiri, akan mendapatkan alokasi bantuan sebanyak 2.770 Kg Beras untuk 227 KPM yang telah melalui proses verifikasi sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.

“Sebagai bukti nyata kita juga menyerahkan bantuan pangan berupa 10 kg beras per KPM secara simbolis kepada 10 KPM yang telah dipilih untuk mewakili 4.343 KPM yang ada di Kecamatan Betung,” jelasnya.

Ditempat yang sama Masita Liana, SP Kepala Dinas Ketahanan Pangan Banyuasin mengatakan, Launching Desa Bebas Rawan Pangan Melalui Gerakan Membangun Dusun Kite ini, merupakan Implementasi Proyek Perubahan yang digagas olehnya dalam rangka pembangunan ketahanan pangan di Kabupaten Banyuasin melalui penanganan yang lebih terkoordinasi antar Perangkat Daerah terkait dan lebih terfokus terhadap desa-desa rawan pangan yang ada di Kabupaten Banyuasin.

“Hal ini merupakan salah satu upaya inovatif agar terwujudnya percepatan terbebasnya desa-desa di Kabupaten Banyuasin dari kondisi rawan pangan, Tentunya upaya ini harus kita dukung dan terus dilaksanakan secara lebih Terstruktur, Spesifik, dan Masif (TSM) di masa yang akan datang,” pungkasnya.

Diketahui, dalam kesempatan yang sama juga dilaksanakan tabur benih ikan dan tanam Cabai, sekaligus panen sejumlah sayuran bersama warga yang berada dihalaman belakang kantor Desa Taja Mulya Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin.”(Dodi)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

LAHAT - 2-October-2026, 18:05

Dipodcast PWI Lahat, Kades Mulak Ulu Sulap 5,5 Hektare Lahan Jadi Cuan

PALEMBANG - 2-October-2026, 18:04

Operasi Sikat Musi 2026, Polda Sumsel Ungkap 208 Kasus 3C dan Ratusan Aksi Premanisme

MUARA ENIM - 2-October-2026, 18:02

Ops Sikat I Musi 2026, Polsek Lembak Ungkap Kasus Pencurian Motor di Desa Lembak

PALEMBANG - 2-October-2026, 15:40

𝐁𝐮𝐩𝐚𝐭𝐢 𝐝𝐚𝐧 𝐒𝐞𝐤𝐝𝐚 𝐄𝐦𝐩𝐚𝐭 𝐋𝐚𝐰𝐚𝐧𝐠 𝐇𝐚𝐝𝐢𝐫𝐢 𝐏𝐞𝐧𝐠𝐮𝐤𝐮𝐡𝐚𝐧 𝐊𝐃𝐄𝐊𝐒 𝐒𝐮𝐦𝐬𝐞𝐥 𝐝𝐚𝐧 𝐊𝐚𝐛𝐮𝐩𝐚𝐭𝐞𝐧/𝐊𝐨𝐭𝐚 𝐬𝐞-𝐒𝐮𝐦𝐚𝐭𝐞𝐫𝐚 𝐒𝐞𝐥𝐚𝐭𝐚𝐧

EMPAT LAWANG - 2-October-2026, 04:20

𝐔𝐧𝐬𝐞𝐥𝐚 𝐏𝐞𝐫𝐥𝐮𝐚𝐬 𝐉𝐚𝐧𝐠𝐤𝐚𝐮𝐚𝐧 𝐏𝐌𝐁 𝟐𝟎𝟐𝟔/𝟐𝟎𝟐𝟕, 𝐁𝐚𝐧𝐠𝐮𝐧 𝐒𝐢𝐧𝐞𝐫𝐠𝐢 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐦𝐤𝐚𝐛 𝐄𝐦𝐩𝐚𝐭 𝐋𝐚𝐰𝐚𝐧𝐠 

PALEMBANG - 1-October-2026, 21:37

Beli Tanah Rp210 Juta untuk Pesantren, Warga Pagar Alam Laporkan Wali Kota Pagar Alam Dugaan Penipuan ke Polda Sumsel 

LAHAT - 1-October-2026, 21:35

Optimalkan Pemberitaan Positif di Pendidikan, PWI Lahat Jalin Kerjasama Dengan Seluruh SMA 

LAHAT - 1-October-2026, 21:35

Polres Lahat Laksanakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 

LAHAT - 1-October-2026, 21:28

DPO Selama Sembilan Bulan, AA Kasus Curat Berhasil Diringkus Unit Reskrim Polsek Kikim Timur 

MUBA - 1-October-2026, 20:15

SIGAPKE MUBA Diluncurkan, Bupati Toha Tohet Apresiasi Tenaga Kesehatan 

BANYU ASIN 1-October-2026, 19:46

PANEN RAYA PADI IP 100 BUPATI BANYUASIN PERKUAT KETAHANAN PANGAN

BANYU ASIN 1-October-2026, 19:45

BPKAD BANYUASIN BAHAS PERATURAN PERUBAHAN STANDAR BIYAYA 2026

BANYU ASIN 1-October-2026, 09:55

BANYUASIN TINGKATKAN PRODUKSI PADI NOMOR SATU DI INDONESIA

LAHAT - 30-September-2026, 16:59

Polres Lahat Raih KPPN Lahat Award 2026, Catat Nilai IKPA Terbaik Kategori Pagu Besar

MUBA - 30-September-2026, 16:58

HUT ke-70 Muba, Bupati Toha Tegaskan Pembangunan Harus Berujung pada Kesejahteraan

LAHAT - 30-September-2026, 16:56

Tabrakan Antara Mobil Dump Truck VS Bus PT AMM

PALEMBANG - 30-September-2026, 12:54

𝐀𝐛𝐝𝐮𝐥𝐥𝐚𝐡 𝐀𝐫𝐚𝐟𝐚𝐡 𝐊𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢 𝐝𝐢 𝐊𝐏𝐈𝐃 𝐒𝐮𝐦𝐬𝐞𝐥, 𝐃𝐨𝐫𝐨𝐧𝐠 𝐑𝐚𝐝𝐢𝐨 𝐁𝐞𝐫𝐚𝐝𝐚𝐩𝐭𝐚𝐬𝐢 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐄𝐫𝐚 𝐃𝐢𝐠𝐢𝐭𝐚𝐥

LAHAT - 30-September-2026, 12:36

Mahendra Reza Wijaya Polisikan Sariyono Terkait Pencemaran Nama Baik dan UU ITE

PALEMBANG - 29-September-2026, 19:44

PERHAPI SUMSEL APRESIASI KEBIJAKAN KEMENTERIAN ESDM, IMBAU PEMEGANG IUP GUNAKAN IUJP LOKAL

LAHAT - 29-September-2026, 13:05

Peredaran Ganja di Kikim Selatan Diungkap, Satresnarkoba Polres Lahat Aman TSK Berikut BB 22 Paket 

LAHAT - 29-September-2026, 12:37

Ketua PW GNPK RI Sumsel Angkat Bicara Maraknya LSM Datangi Proyek APBD Lahat 

LAHAT - 29-September-2026, 12:08

Aksi Demo JAKSI ke-Kejari Massa 10 Orang, Aprizal Muslim: Massa Demo dari Kalangan Tukang Ojek

LAHAT - 28-September-2026, 21:36

Warga Pseksu Kikim Sumringah, Jalan Idaman Akhirnya Terwujud, Terima Kasih Bupati Bursah

MUARA ENIM - 28-September-2026, 21:36

TO Ops Sikat I Musi 2026 Dibekuk Polsek Rambang, Pria 50 Tahun Diamankan Terkait Pencurian

LAHAT - 28-September-2026, 20:09

Jalan Menuju Megalit Dilebarkan, Warga: Terima Kasih Bupati Dan Wabup Lahat

CATATAN SRIWIJAYA

  • Catatan Sriwijaya 26-November-2023, 22:50

    DETERMINASI POLITIK TERHADAP HUKUM

    Oleh Burmansyahtia Darma,S.H.

    Muara Enim - Pemilihan Calon Legislatif atau yang trend nya Calon Anggota D

  • Catatan Sriwijaya 18-April-2020, 07:17

    CORONA & RAMADHAN : Sehari Saja

    Oleh : oleh Burmansyahtia Darma,S.H

    Indonesia menjadi salah satu negara yang terjangkit penyebaran Virus Covid-

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE