ISI

Menjaga Keamanan Digital Anak-Anak


3-September-2021, 17:54


LITERASI DIGITAL KABUPATEN MUSI RAWAS UTARA – PROVINSI SUMATERA SELATAN

Sesuai dengan arahan Bapak Presiden Republik Indonesia tentang pentingnya Sumber Daya Manusia yang memiliki talenta digital maka Kementerian Komunikasi dan Informatika selain meningkatkan infrastruktur digital, juga melakukan program pengembangan sumber daya manusia talenta digital. Kemkominfo melalui Direktorat Pemberdayaan Informatika, Ditjen Aptika memiliki target hingga tahun 2024 untuk menjangkau 50 juta masyarakat agar mendapatkan literasi di bidang digital dengan secara spesifik untuk tahun 2021, Rabu, 11 Agustus 2021, Jam 13.00 WIB.

Target yang telah dicanangkan adalah 12,5 juta masyarakat dari berbagai kalangan untuk mendapatkan literasi dibidang digital. Hal ini menjadi sangat penting untuk dilakukan mengingat penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi dan Internet saat ini sudah semakin masif dan pentingnya peningkatan kemampuan dan pemahaman masyarakat dalam penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan internet yang benar melalui implementasi program literasi digital di daerah. Berkenaan dengan hal tersebut, Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung.
Sebagai Keynote Speaker, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika yaitu, Samuel Abrijani Pangarepan, B.Sc., memberikan sambutan Acara Literasi Digital 2021 adalah program Kementerian Kominfo yang bekerjasama dengan siber kreasi. Dengan pesatnya kemajuan teknologi dan adanya pandemi merubah segala aktifitas masyarakat, dan untuk menghadapinya kita harus mempercepat agenda literasi digital. Salah satunya adalah menciptakan masyarakat digital dimana kemampuan literasi digital memegang peranan penting di dalamnya. Literasi digital adalah kunci bagi masyarakat pada saat ini.

WIEN AULIA, M.PD (Pengajar dan Aktivis Sosial), pada sesi KECAKAPAN DIGITAL. Wien memaparkan tema “DIGITAL SKILL IN ACTION: SUKSES BELAJAR ONLINE DENGAN KEMAMPUAN LITERASI DIGITAL”. Dalam pemaparannya, Wien menjelaskan literasi digital merupakan pengetahuan dan kecakapan untuk menggunakan media digital, alat-alat komunikasi, atau jaringan dalam menemukan, mengevaluasi, menggunakan, serta membuat informasi, dan memanfaatkannya secara sehat, bijak, cerdas, cermat, tepat, dan patuh hukum dalam rangka membina komunikasi dan interaksi dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan literasi digital untuk pendidik, orang tua dan peserta didik dalam mengenal dan memiliki kemampuan literasi digital. Paradigma baru dalam sistem pembelajaran saat ini, siswa dan tenaga pendidik sudah sangat terbiasa dengan segala sesuatu dalam sistem pengajaran sekarang.
Ciri pembelajaran online, antara lain bertumpu pada kemandirian peserta didik dalam belajar, penggunaan media elektronik berbasis komputer, penggunaan hardware, software dan jaringan internet, serta beberapa platform yang disesuaikan sudah memudahkan masyarakat. Tips pembelajaran online, dengan cara pemilihan media pembelajaran yang tepat, disiplin waktu, menjalin komunikasi antara pengajar, siswa atau mahasiswa dan orang tua, serta persiapan perangkat belajar mengajar online.

Dilanjutkan dengan sesi KEAMANAN DIGITAL, oleh RINA AGUSTINI, S.PD (Guru Tata Boga SMK ICB Cinta Wisata Bandung). Rina mengangkat tema “KENALI DAN PAHAMI: REKAM JEJAK DIGITAL”. Rina membahas era digital merupakan sebuah jaman dimana segala sesuatu telah dilakukan secara teknologi. Semua aktifitas telah berubah menjadi sesuatu yang lebih mudah karena telah diubah dalam bentuk sistem online. Rekam jejak digital adalah memori segala kegiatan yang lakukan di dalam dunia maya atau internet. Mendampingi anak di era digital, dengan cara memberikan arahan dalam hal penggunaan perangkat dan media digital, mengimbangi waktu penggunaan media digital, temukan area di rumah yang bisa duduk dengan nyaman dan fokus, memberikan anak perangkat sesuai dengan keperluan, serta memilih suatu program atau aplikasi yang positif.
Pembelajaran di era digital dapat mengasah keterampilan yang berguna seumur hidup, seperti manajemen waktu dan energi, kemandirian, dan kemampuan berpikir kreatif. Kemampuan dalam rekam jejak digital, meliputi mengakses, memahami dan mencari tau rekam jejak digital, mengetahui bentuk-bentuk rekam jejak digital, menyeleksi apa yang akan diunggah, verifikasi apakah meninggalkan jejak negatif atau positif, evaluasi kegiatan daring, menditribusikan atau meneruskan pesan, serta memproduksi rekam jejak digital yang baik.

Sesi BUDAYA DIGITAL, oleh SOLEHUN, M.PD (Pokja Media Shuttle AMSI Sumatera Selatan). Solehun memberikan materi dengan tema “PENGGUNAAN BAHASA YANG BAIK DAN BENAR DI DUNIA DIGITAL”. Solehun menjelaskan penggunaan bahasa indoensia yang baik dan benar sesuai dengan aturan baik ejaan, struktur, dan logika tata bahasa. Santun berbahasa merupakan kondisi kebahasaan dewasa ini cukup memprihatinkan terutama terkait penggunaan bahasa indonesia dalam komunikasi verbal. Hal yg harus diperhatikan dalam komunikasi, antara lain, kesantunan berbahasa, kesopanan berbahasa, serta etika dalam berbahasa.
Tingkat kesopanan digital di Idonesia menempati peringkat ke dua tidak sopan di dunia dibawah Brazil. Untuk itu perlu pendampingan orang tua. Bahasa yang baik dan benar, meliputi perkembangan dunia digital berpengaruh terhadap pengunaan bahasa yang baik dan benar, media sosial sangat rentan terhadap multitafsir, hindari mengunggah sesuatu di media sosial saat emosi, perhatikan penggunaan huruf capital, cari kebenaran berita, serta butuh keteladanan dalam berbahasa yang baik dan benar.

Narasumber terakhir pada sesi ETIKA DIGITAL, oleh M. IQBAl, S.H., M.E (Dosen Ekonomi Islam UIN Raden Fatah Palembang). Iqbal mengangkat tema “ETIKA MENGHARGAI KARYA ATAU KONTEN ORANG LAIN DI MEDIA SOSIAL”. Iqbal menjelaskan etika merupakan suatu norma atau aturan yang dipakai sebagai pedoman dalam berperilaku di masyarakat bagi seseorang terkait dengan sifat baik dan buruk. Pada dasarnya etika bukan hukum positif, namun etika dapat bertransformasi menjadi hukum positif ketika banyak fenomena yang merampas hak-hak individu. Implementasi etika yang berkembang di masyarakat, meliputi etika berkomunikasi, etika berpenampilan, dan etika melayani. Ketiga hal ini sangat berkaitan dengan etika menghargai orang lain, namun yang paling relevan terkait menghargai karya orang lain ialah etika berkomunikasi.
Masalah yang sering terjadi di media sosial terkait karya atau konten, meliputi apatisme, bullying, hoax, dan plagiarisme. Menghargai merupakan Memberi apresiasi dan menjadi pengamat yang bijak terhadap karya atau konten orang lain. Seperti, mengomentari unggahan orang lain kesan pertama harus positif, kritik dan saran yang membangun menjadi penyeimbang, serta opsi diam menjadi alternatif. Alasan harus menghargai karya orang lain karena memahami suma makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa, memahami manusia adalah makhluk individu yang juga makhluk sosial, serta agar harmonisasi dapat terus terjalin dan silaturahmi tetap terjaga.

Webinar diakhiri, oleh RIRIS REBECCA (Influencer dengan Followers 16,1 Ribu). Riris menyimpulkan hasil webinar dari tema yang sudah diangkat oleh para narasumber, berupa tips pembelajaran online, dengan cara pemilihan media pembelajaran yang tepat, disiplin waktu, menjalin komunikasi antara pengajar, siswa atau mahasiswa dan orang tua, serta persiapan perangkat belajar mengajar online. Mendampingi anak di era digital, dengan cara memberikan arahan dalam hal penggunaan perangkat dan media digital, mengimbangi waktu penggunaan media digital, temukan area di rumah yang bisa duduk dengan nyaman dan fokus, memberikan anak perangkat sesuai dengan keperluan, serta memilih suatu program atau aplikasi yang positif.
Bahasa yang baik dan benar, meliputi perkembangan dunia digital berpengaruh terhadap pengunaan bahasa yang baik dan benar, media sosial sangat rentan terhadap multitafsir, hindari mengunggah sesuatu di media sosial saat emosi, perhatikan penggunaan huruf capital, cari kebenaran berita, serta butuh keteladanan dalam berbahasa yang baik dan benar. Cara menghargai karya atau konten orang lain, antara lain mengomentari unggahan orang lain kesan pertama harus positif, kritik dan saran yang membangun menjadi penyeimbang, serta opsi diam menjadi alternatif. (Asmara Nian)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

LAHAT - 11-October-2026, 15:29

Perkuat Keandalan Listrik dan Dorong Potensi Pelanggan Besar, PLN UID S2JB dan UP3 Lahat Bersinergi dengan Pemprov Sumsel

LAHAT - 11-October-2026, 11:50

Jangan Biarkan Pelangsir Kuasai BBM Subsidi, YLKI Lahat Raya Desak Polisi Sidak SPBU di Lahat

LAHAT - 11-October-2026, 11:49

Batalnya APBD-P Lahat Jadi Alarm Kepemimpinan, DPRD Didesak Tempuh Langkah Konstitusional

LAHAT - 11-October-2026, 11:48

Asap Karhutla Serang Bumi Seganti Setungguan, Humas Polres Lahat Himbau Masyarakat Gunakan Masker Untuk Lindungi Diri

MUARA ENIM - 10-October-2026, 23:04

Di Muara Lawai, Dua Penggali Sumur Tewas Diduga Gas Beracun

MUARA ENIM - 10-October-2026, 21:43

Ketua Golkar Muara Enim: Aksi Warga Stop Truk Batu Bara PT. MME Sudah Tepat

SUMBAR 10-October-2026, 20:58

Apkasi Peduli Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Solok, Bursah Zarnubi Tegaskan Solidaritas Antarkabupaten

BANYU ASIN 10-October-2026, 19:35

Herman Deru dan Cik Ujang Tinjau Karhutla di Banyuasin, Uji Teknologi Pemadaman dari Brazil 

PALEMBANG - 10-October-2026, 19:35

𝐁𝐮𝐩𝐚𝐭𝐢 𝐄𝐦𝐩𝐚𝐭 𝐋𝐚𝐰𝐚𝐧𝐠 𝐇. 𝐉𝐨𝐧𝐜𝐢𝐤 𝐌𝐮𝐡𝐚𝐦𝐦𝐚𝐝𝐢 𝐇𝐚𝐝𝐢𝐫𝐢 𝐌𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐊𝐞𝐧𝐚𝐥 𝐏𝐚𝐦𝐢𝐭 𝐊𝐚𝐩𝐨𝐥𝐝𝐚 𝐒𝐮𝐦𝐬𝐞𝐥 𝐏𝐞𝐫𝐤𝐮𝐚𝐭 𝐒𝐢𝐧𝐞𝐫𝐠𝐢 𝐏𝐞𝐦𝐞𝐫𝐢𝐧𝐭𝐚𝐡 𝐝𝐚𝐧 𝐊𝐞𝐩𝐨𝐥𝐢𝐬𝐢𝐚𝐧 

MUBA - 10-October-2026, 13:29

Hadiri Majelis Dzikir di Sungai Lilin, Wabup Muba Kenang Keteladanan Ulama 

LAHAT - 9-October-2026, 21:59

Dari 514 Kabupaten/Kota se-Indonesia, Hanya Pemkab Lahat Tidak Menganggarkan ABT 2026 

BANYU ASIN 9-October-2026, 21:09

BANYUASIN UJI REALIZA ANTICHAMAS DILAHAN GAMBUT

LAHAT - 9-October-2026, 19:09

Sikapi Terkait Pemberitaan Tidak Ada Anggaran ABT, Ini Penjelasan Ketua PW GNPK-RI Sumsel 

LAHAT - 9-October-2026, 18:10

SMA Negeri 1 Kikim Barat Pacu Mutu Lewat Visitasi Akreditasi

MUARA ENIM - 9-October-2026, 16:48

Pelarian Tersangka Pembunuhan Anak Di Muara Enim Berakhir di Jawa Barat

MUARA ENIM - 9-October-2026, 03:06

Polisi Gagalkan Transaksi Ekstasi di Muara Enim, Dua Orang Diamankan

BANYU ASIN 8-October-2026, 21:08

BNK BNYUASIN DORONG PERAN KELUARGA DAN MASYARAKAT 

LAHAT - 8-October-2026, 21:07

Ajang Nasional 2026, Tiga Siswa SMAN 4 Lahat Panen Mendali 

PALEMBANG - 8-October-2026, 20:34

Wagub Cik Ujang Dorong Perguruan Tinggi Berkontribusi Nyata bagi Pembangunan Sumsel

LAHAT - 8-October-2026, 20:33

APBD Perubahan Batal, Tiga Kali DPRD Surati Pemkab Lahat Hingga Batas Waktu Proses Belum Tuntas

LAHAT - 8-October-2026, 17:44

Seorang Perempuan Diduga Pengedar Sabu di Kikim Tengah Diungkap Satresnarkoba Polres Lahat 

LAHAT - 8-October-2026, 17:43

Gubuk Reot Nenek Kamisah, Mulai Dibongkar Untuk Direhab Jadi RSLH 

MUBA - 8-October-2026, 16:35

Bupati Muba Cek Dampak Asap Karhutla, Fasilitas Kesehatan Disiagakan

LAHAT - 8-October-2026, 02:57

H. Adriansyah: Golkar Lahat di Tangan Tepat, Selamat Ibu Sri Marhaeni!

MUARA ENIM - 7-October-2026, 20:41

Polsek Rambang amankan Pria Bersama TV Hasil Curian

CATATAN SRIWIJAYA

  • Catatan Sriwijaya 26-November-2023, 22:50

    DETERMINASI POLITIK TERHADAP HUKUM

    Oleh Burmansyahtia Darma,S.H.

    Muara Enim - Pemilihan Calon Legislatif atau yang trend nya Calon Anggota D

  • Catatan Sriwijaya 18-April-2020, 07:17

    CORONA & RAMADHAN : Sehari Saja

    Oleh : oleh Burmansyahtia Darma,S.H

    Indonesia menjadi salah satu negara yang terjangkit penyebaran Virus Covid-

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE