ISI

Belasan Tahun Jalan Desa TPT Tidak Tersentuh Pemerintah

Sepanjang 10 KM Becak dan Berlubang

22-March-2021, 23:56


LAHAT SRIWIJAYA ONLINE—– Jalan bagus dan mulus memang menjadi dambaan setiap masyarakat yang ada, terutama dalam meningkatkan perekonomian warga khususnya yang berkebun.

Namun, disesalkan impian tersebut tidak dirasakan oleh masyarakat Desa Talang Padang Tinggi (TPT) Kecamatan Pajar Bulan, Kabupaten Lahat. Pasalnya, sepanjang 10 Kilo meter (KM) akses jalan di Desa Talang Padang Tinggi Kecamatan Pajar Bulan ini, mengalami kerusakan yang cukup parah.

Selain becak, jalan juga berlubang cukup dalam, sehingga, kendaraan pun saat susah ketika hendak melintas, apalagi saat memasuki musim hujan. Mirisnya lagi, beberapa Oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lahat dari Dapil IV, seolah disnyalir tidak memperjuangkan ataupun berusaha memperbaiki jalan tersebut.

Belasan tahun jalan di Desa Talang Padang Tinggi (TPT) Kecamatan Pajar Bulan, Kabupaten Lahat diduga tak tersentuh oleh Pemerintahan Daerah (Pemda) Kabupaten Lahat, baik Pengaspalan ataupun melalui Cor Beton. Sehingga, mengakibatkan warga sedikit terlambat membawa hasil kebun mereka, apalagi ketika memasuki musim penghujan.

Oleh karenanya, warga di Desa Talang Padang Tinggi (TPT) Kecamatan Pajar Bulan, Lahat, sangat berharap ada perhatian dari Pemerintah Daerah (Pemkab) Kabupaten Lahat melalui Instansi terkait (Dinas PUPR) dapat membangun ataupun memperbaiki akses tersebut, agar hasil bumi yang dibawa oleh warga dapat berjalan lancar.

“Sudah sangat lama sekali warga mendambakan adanya uluran tangan dari Pemerintah, memperbaiki Akses jalan Desa Talang Padang Tinggi Kecamatan Pajar Bulan ini, jangankan di Aspal, di Cor Beton pun jadilah. Agar warga kami yang membawa hasil kebun dapat berjalan lancar,” terang Helen Syafaringa SE MM, Pjs Kades Talang Padang Tinggi, saat dibincangi wartawan pada Senin (22/03/2021) kemarin.

Kerusakan akses jalan desa ini, sambung Helen Syafaringa, lebih kurang sepanjang 10 kilometer, dan tidak mendapat perhatian ataupun uluran tangan dari Pemerintah sudah belasan tahun.

“Ya, sangat berharap sekali adanya perbaikan dan dibangun oleh Pemkab Lahat. Karena, pembangunan jalan Desa Talang Tinggi ini, membutuhkan anggaran yang cukup besar. Semoga saja jeritan hati kami dapat didengar oleh Kepala Daerah Kabupaten Lahat,” pintaknya.

Padahal, dijelaskan Helen Syafaringa, bahwa jalan utama Desa Talang Padang Tinggi (TPT) itu, merupakan akses keluar dan masuk masyarakat setempat menuju Kota Lahat, Pagar Alam dan Kantor Kecamatan Pajar Bulan. Yang lebih utama lagi, dalam membawa hasil kebun untuk meningkatkan ekonomi.

Dikhawatirkan jika pembangunan tidak segera direalisasikan, dikatakannya, maka tentunya kondisi ini sangat berpotensi membahayakan bagi para pengguna jalan yang ada saat melintas dilokasi ini.

“Ketakutan masyarakat kami, sudah sangat lam, seperti terjadinya kecelakaan ketika melintas di Medan yang becak dan berlubang, sehingga, menjadi kendala bagi warga kami teruatama dalam membawa hasil bumi,” tutupnya.

Asrul (39) salah satu warga yang berhasil dibincangi wartawan mengaku, warga menggeluhkan jalan yang ada, seperti saat ini musim penghujan. Karena, selain becak juga banyak menimbulkan lubang lubang yang berdiameter cukup besar.

“Sehingga, menyebabkan jalan yang hendak dilalui sangat becak dan licin, jadi warga kesusahan untuk melintas. Khususnya, warga hendak menjalankan aktivitas keluar, masuk Desa. Belum lagi, kondisi jalan yang lubang cukup dalam dan membahayakan para pengemudi kendaraan. Padahal, kita sudah berulang kali mengajukan pembangunan jalan ini kepada Pemkab Lahat melalui Musrenbang Tingkat Kabupaten. Tapi, sampai saat ini tak kunjung adanya pembangunan,” pungkas Asrul.

Sementara, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lahat, dari Dapil IV, Dedi Candera SE mengatakan, jalan itu sebenarnya sudah dianggarkan 11 Miliyar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) karena ada Rekopusing maka dibatalkan, diringa berharap selaku perwakilan masyarakat disana, pembangunannya untuk diperjuangkan kembali oleh Pemerintah.

“Benar, waktu itu sebenarnya sudah kami anggarkan melalui DAK, akan tetapi, dikarenakan, ada Rekopusing sehingga, dibatalkan. Namun, saya selaku perwakilan dari sana tetap akan berusaha dan berupaya memperjuangkan kembali,” janji Dedi Candera. (Din)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

LAHAT - 11-October-2026, 15:29

Perkuat Keandalan Listrik dan Dorong Potensi Pelanggan Besar, PLN UID S2JB dan UP3 Lahat Bersinergi dengan Pemprov Sumsel

LAHAT - 11-October-2026, 11:50

Jangan Biarkan Pelangsir Kuasai BBM Subsidi, YLKI Lahat Raya Desak Polisi Sidak SPBU di Lahat

LAHAT - 11-October-2026, 11:49

Batalnya APBD-P Lahat Jadi Alarm Kepemimpinan, DPRD Didesak Tempuh Langkah Konstitusional

LAHAT - 11-October-2026, 11:48

Asap Karhutla Serang Bumi Seganti Setungguan, Humas Polres Lahat Himbau Masyarakat Gunakan Masker Untuk Lindungi Diri

MUARA ENIM - 10-October-2026, 23:04

Di Muara Lawai, Dua Penggali Sumur Tewas Diduga Gas Beracun

MUARA ENIM - 10-October-2026, 21:43

Ketua Golkar Muara Enim: Aksi Warga Stop Truk Batu Bara PT. MME Sudah Tepat

SUMBAR 10-October-2026, 20:58

Apkasi Peduli Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Solok, Bursah Zarnubi Tegaskan Solidaritas Antarkabupaten

BANYU ASIN 10-October-2026, 19:35

Herman Deru dan Cik Ujang Tinjau Karhutla di Banyuasin, Uji Teknologi Pemadaman dari Brazil 

PALEMBANG - 10-October-2026, 19:35

𝐁𝐮𝐩𝐚𝐭𝐢 𝐄𝐦𝐩𝐚𝐭 𝐋𝐚𝐰𝐚𝐧𝐠 𝐇. 𝐉𝐨𝐧𝐜𝐢𝐤 𝐌𝐮𝐡𝐚𝐦𝐦𝐚𝐝𝐢 𝐇𝐚𝐝𝐢𝐫𝐢 𝐌𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐊𝐞𝐧𝐚𝐥 𝐏𝐚𝐦𝐢𝐭 𝐊𝐚𝐩𝐨𝐥𝐝𝐚 𝐒𝐮𝐦𝐬𝐞𝐥 𝐏𝐞𝐫𝐤𝐮𝐚𝐭 𝐒𝐢𝐧𝐞𝐫𝐠𝐢 𝐏𝐞𝐦𝐞𝐫𝐢𝐧𝐭𝐚𝐡 𝐝𝐚𝐧 𝐊𝐞𝐩𝐨𝐥𝐢𝐬𝐢𝐚𝐧 

MUBA - 10-October-2026, 13:29

Hadiri Majelis Dzikir di Sungai Lilin, Wabup Muba Kenang Keteladanan Ulama 

LAHAT - 9-October-2026, 21:59

Dari 514 Kabupaten/Kota se-Indonesia, Hanya Pemkab Lahat Tidak Menganggarkan ABT 2026 

BANYU ASIN 9-October-2026, 21:09

BANYUASIN UJI REALIZA ANTICHAMAS DILAHAN GAMBUT

LAHAT - 9-October-2026, 19:09

Sikapi Terkait Pemberitaan Tidak Ada Anggaran ABT, Ini Penjelasan Ketua PW GNPK-RI Sumsel 

LAHAT - 9-October-2026, 18:10

SMA Negeri 1 Kikim Barat Pacu Mutu Lewat Visitasi Akreditasi

MUARA ENIM - 9-October-2026, 16:48

Pelarian Tersangka Pembunuhan Anak Di Muara Enim Berakhir di Jawa Barat

MUARA ENIM - 9-October-2026, 03:06

Polisi Gagalkan Transaksi Ekstasi di Muara Enim, Dua Orang Diamankan

BANYU ASIN 8-October-2026, 21:08

BNK BNYUASIN DORONG PERAN KELUARGA DAN MASYARAKAT 

LAHAT - 8-October-2026, 21:07

Ajang Nasional 2026, Tiga Siswa SMAN 4 Lahat Panen Mendali 

PALEMBANG - 8-October-2026, 20:34

Wagub Cik Ujang Dorong Perguruan Tinggi Berkontribusi Nyata bagi Pembangunan Sumsel

LAHAT - 8-October-2026, 20:33

APBD Perubahan Batal, Tiga Kali DPRD Surati Pemkab Lahat Hingga Batas Waktu Proses Belum Tuntas

LAHAT - 8-October-2026, 17:44

Seorang Perempuan Diduga Pengedar Sabu di Kikim Tengah Diungkap Satresnarkoba Polres Lahat 

LAHAT - 8-October-2026, 17:43

Gubuk Reot Nenek Kamisah, Mulai Dibongkar Untuk Direhab Jadi RSLH 

MUBA - 8-October-2026, 16:35

Bupati Muba Cek Dampak Asap Karhutla, Fasilitas Kesehatan Disiagakan

LAHAT - 8-October-2026, 02:57

H. Adriansyah: Golkar Lahat di Tangan Tepat, Selamat Ibu Sri Marhaeni!

MUARA ENIM - 7-October-2026, 20:41

Polsek Rambang amankan Pria Bersama TV Hasil Curian

CATATAN SRIWIJAYA

  • Catatan Sriwijaya 26-November-2023, 22:50

    DETERMINASI POLITIK TERHADAP HUKUM

    Oleh Burmansyahtia Darma,S.H.

    Muara Enim - Pemilihan Calon Legislatif atau yang trend nya Calon Anggota D

  • Catatan Sriwijaya 18-April-2020, 07:17

    CORONA & RAMADHAN : Sehari Saja

    Oleh : oleh Burmansyahtia Darma,S.H

    Indonesia menjadi salah satu negara yang terjangkit penyebaran Virus Covid-

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE