ISI

Thia Yufada Dinilai Sukses Cegah Stunting


9-March-2021, 15:04


MUBA, SO – Selain menghadapi pandemi COVID-19, Indonesia juga punya masalah yang perlu diatasi yakni gizi buruk. Sebab gizi buruk bisa memicu stunting. Dilansir dari laporan resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, sebanyak 3 dari 10 anak Indonesia mengalami stunting atau kondisi gagal tumbuh masa bayi di bawah umur lima tahun (balita).

Menurut Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Hj Thia Yufada Dodi Reza, keluarga adalah aspek terpenting menekan angka stunting di masa pandemi COVID-19. Menurutnya seorang ibu punya peran sangat penting bagi anak-anaknya.

“Angka stunting di Kabupaten Muba tahun 2020 menurun, berkat PKK bersama Dinas Kesehatan dan semua stakeholder berkoordinasi dan kerjasama untuk pencegahan stunting,” ujarnya saat jadi Keynote Speaker dalam acara Web Seminar (Webinar) yang diselenggarakan oleh Habibie Institute for Publik Policy and Governance (HIPPG) Universitas Indonesia (UI), di Ruang rapat Guest House Griya Bumi Serasan Sekate, Selasa (9/3/2021).

Duta Cegah Stunting Kabupaten Muba ini juga mengatakan, pencegahan stunting telah diupayakan secara aktif oleh posyandu, sosialisasi dan edukasi. Namun, selama pandemi COVID-19 kegiatan tersebut menjadi terhambat.

Oleh karena itu, Istri Bupati Muba ini mengajak para ibu-ibu berusaha mewujudkan berbagai inovasi agar upaya pencegahan stunting tetap berjalan dengan baik seperti sebelumnya.

Selain keluarga sebagai wadah terpenting, menurut Thia kolaborasi antar pihak seperti sekolah juga penting untuk memberikan edukasi pengawasan di kalangan remaja.

Salah satu upaya yang dilakukannya antara lain, sosialisasi, edukasi dan pengawasan secara online melalui media sosial. Dia menambahkan, bantuan lain yang diberikan berupa pemberian makanan yang mengandung nutrisi, protein, dan gizi yang cukup.

Direktur Eksekutif HIPPG Dr drg Widya Leksmanawati Habibie Sp Ort MM menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Pemkab Muba menurunkan angka stunting di Kabupaten Muba.

“Luar biasa program-program yang telah dilakukan Pemkab Muba dalam menurunkan angka stunting, terutama peran Ibu Thia Yufada sebagai Duta Cegah Stunting. Di sini peran ibu-ibu sangat dimanfaatkan. Kami mengharapkan Bu Thia bisa jadi narasumber atau motivator untuk cegah stunting secara nasional. Kami yakin bisa memotivasi para kader-kader posyandu di indonesia terkait angka stunting ini,”ucapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabuoaten Muba dr Azmi Dariusmansyah MARS mengungkapkan, pihaknya telah melakukan berbagai program dalam penurunan angka stunting ini. Seperti sosialisasi untuk ibu hamil serta pasangannya dapat memperoleh informasi terkait asupan nutrisi yang baik selama masa kehamilan yakni menu sehat seimbang, asupan zat besi, asam folat, dan yodium. Saran lain berupa himbauan agar ibu hamil dapat menjalankan pemeriksaan rutin ke posyandu.

Dikatakan Azmi, stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak lebih pendek untuk usianya. Kekurangan gizi terjadi sejak bayi dalam kandungan dan pada masa awal kehidupan setelah lahir dan nampak setelah anak berusia 2 tahun.

“Untuk itu perlu perbaikan pola asuh, pola makan dan perbaikan sanitasi tiga komponen ini perlu penanggulangan dengan cepat, akan didata kelapangan ke daerah, desa-desa, tentu Pemkab juga ikut berperan dalam hal ini,” ucapnya.

Dirinya menambahkan, masalah stunting merupakan tata kelola dalam penanganannya sehingga diperlukan kesamaan visi. Dirinya berharap lewat webinar muncul kesamaan visi dalam menangani stunting hingga nilai angka stuting di tahun 2024 turun. Upaya ini diyakininya bisa mempercepat langkah dan lebih inovatif menyelamatkan rakyat dari era pandemi covid ini.

“Di Muba menghadapi masalah gizi yang berdampak terhadap kulitas Sumber Daya Manusia (SDM) yaitu masih tinggi prevalensi anak balita pendek (stunting). Dan stunting tersebut adalah sebuah kondisi berdasarkan pengukuran tinggi badan menurut umur seseorang ternyata lebih pendek dibandikan tinggi badan seusianya,” ungkapnya.

Azmi  juga menyebutkan, faktor langsung mempengaruhi status gizi balita yaitu faktor konsumsi makanan dan penyakit infeksi kedua ini saling mempengaruhi. Kualitas lingkungan hidup terutama adalah ketersediaan air bersih sarana sanitasi dan perilaku hidup sehat seperti kebiasaan cuci tangan dengan sabun, buang air besar di jamban, tidak merokok dan sirkulasi udara dalam rumah.(bram)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

PALI - 5-October-2026, 12:43

KOORDINASI SAMSAT PALI DAN KELURAHAN TALANG UBI TIMUR DORONG PENYELESAIAN PAJAK KENDARAAN

LAHAT - 4-October-2026, 14:49

Upaya Antisipasi Karhutla dan 3C Terus Dilakukan Polsek Pseksu

MUBA - 3-October-2026, 21:27

Wabup Muba Buka Resmi “Pakam Race” di Bailangu Timur.

LAHAT - 3-October-2026, 18:52

Jalan Wisata Megalitikum Kini Semakin Lebar, Warga Puji Bupati Bursah : Program Nyata, Bukan Janji

OKU - 3-October-2026, 18:32

POLSEK BATURAJA TIMUR PATROLI HUNTING PREMANISME DALAM RANGKA OPS SIKAT I MUSI TAHUN 2026

OKU - 3-October-2026, 18:21

Jual Minuman Beralkohol Tanpa Izin, Pria Ini Diamankan Tim Opsnal Sat Reskrim

PALEMBANG - 2-October-2026, 21:24

KDEKS SUMSEL BUPATI BANYUASIN DI KUKUHKAN SEBAGAI KETUA DEWAN PENGARAH KDEKS

OKU SELATAN - 2-October-2026, 21:04

Polres OKU Selatan Sapa 300 Warga di 14 Titik lewat Program Polisi Berbagi Ilmu

LAHAT - 2-October-2026, 21:01

YBM PLN UP3 Lahat Salurkan Beasiswa Cahaya Pintar untuk 66 Siswa di Kabupaten Lahat

LAHAT - 2-October-2026, 18:06

‎Japri Polsek Pseksu Dilaksanakan di Masjid Nurul Iman Desa Pagar Agung Pseksu

LAHAT - 2-October-2026, 18:05

Dipodcast PWI Lahat, Kades Mulak Ulu Sulap 5,5 Hektare Lahan Jadi Cuan

PALEMBANG - 2-October-2026, 18:04

Operasi Sikat Musi 2026, Polda Sumsel Ungkap 208 Kasus 3C dan Ratusan Aksi Premanisme

MUARA ENIM - 2-October-2026, 18:02

Ops Sikat I Musi 2026, Polsek Lembak Ungkap Kasus Pencurian Motor di Desa Lembak

PALEMBANG - 2-October-2026, 15:40

𝐁𝐮𝐩𝐚𝐭𝐢 𝐝𝐚𝐧 𝐒𝐞𝐤𝐝𝐚 𝐄𝐦𝐩𝐚𝐭 𝐋𝐚𝐰𝐚𝐧𝐠 𝐇𝐚𝐝𝐢𝐫𝐢 𝐏𝐞𝐧𝐠𝐮𝐤𝐮𝐡𝐚𝐧 𝐊𝐃𝐄𝐊𝐒 𝐒𝐮𝐦𝐬𝐞𝐥 𝐝𝐚𝐧 𝐊𝐚𝐛𝐮𝐩𝐚𝐭𝐞𝐧/𝐊𝐨𝐭𝐚 𝐬𝐞-𝐒𝐮𝐦𝐚𝐭𝐞𝐫𝐚 𝐒𝐞𝐥𝐚𝐭𝐚𝐧

EMPAT LAWANG - 2-October-2026, 04:20

𝐔𝐧𝐬𝐞𝐥𝐚 𝐏𝐞𝐫𝐥𝐮𝐚𝐬 𝐉𝐚𝐧𝐠𝐤𝐚𝐮𝐚𝐧 𝐏𝐌𝐁 𝟐𝟎𝟐𝟔/𝟐𝟎𝟐𝟕, 𝐁𝐚𝐧𝐠𝐮𝐧 𝐒𝐢𝐧𝐞𝐫𝐠𝐢 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐦𝐤𝐚𝐛 𝐄𝐦𝐩𝐚𝐭 𝐋𝐚𝐰𝐚𝐧𝐠 

PALEMBANG - 1-October-2026, 21:37

Beli Tanah Rp210 Juta untuk Pesantren, Warga Pagar Alam Laporkan Wali Kota Pagar Alam Dugaan Penipuan ke Polda Sumsel 

LAHAT - 1-October-2026, 21:35

Optimalkan Pemberitaan Positif di Pendidikan, PWI Lahat Jalin Kerjasama Dengan Seluruh SMA 

LAHAT - 1-October-2026, 21:35

Polres Lahat Laksanakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 

LAHAT - 1-October-2026, 21:28

DPO Selama Sembilan Bulan, AA Kasus Curat Berhasil Diringkus Unit Reskrim Polsek Kikim Timur 

MUBA - 1-October-2026, 20:15

SIGAPKE MUBA Diluncurkan, Bupati Toha Tohet Apresiasi Tenaga Kesehatan 

BANYU ASIN 1-October-2026, 19:46

PANEN RAYA PADI IP 100 BUPATI BANYUASIN PERKUAT KETAHANAN PANGAN

BANYU ASIN 1-October-2026, 19:45

BPKAD BANYUASIN BAHAS PERATURAN PERUBAHAN STANDAR BIYAYA 2026

BANYU ASIN 1-October-2026, 09:55

BANYUASIN TINGKATKAN PRODUKSI PADI NOMOR SATU DI INDONESIA

LAHAT - 30-September-2026, 16:59

Polres Lahat Raih KPPN Lahat Award 2026, Catat Nilai IKPA Terbaik Kategori Pagu Besar

MUBA - 30-September-2026, 16:58

HUT ke-70 Muba, Bupati Toha Tegaskan Pembangunan Harus Berujung pada Kesejahteraan

CATATAN SRIWIJAYA

  • Catatan Sriwijaya 26-November-2023, 22:50

    DETERMINASI POLITIK TERHADAP HUKUM

    Oleh Burmansyahtia Darma,S.H.

    Muara Enim - Pemilihan Calon Legislatif atau yang trend nya Calon Anggota D

  • Catatan Sriwijaya 18-April-2020, 07:17

    CORONA & RAMADHAN : Sehari Saja

    Oleh : oleh Burmansyahtia Darma,S.H

    Indonesia menjadi salah satu negara yang terjangkit penyebaran Virus Covid-

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE