ISI

Proyek Orasional dan Pemeliharaan D.I Terindikasi Fiktif


2-January-2021, 22:18


LAHAT SRIWIJAYA ONLINE—– Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) sepertinya susah untuk dihilangkan dari muka bumi. Bahkan, saat ini dinilai sudah menjadi darah dangin bagi setiap oknum oknum Pejabat, untuk meraup keuntungan sebesar besar mungkin. Tanpa memikirkan mutu dan fisik pengerjaan dikemudian hari.

Cukup miris sekali, dimasa Pandemi Covid 19 ini, ternyata masih banyak dugaan penyimpangan terutama yang dianggarkan melalui dana Pemerintah. Hal tersebut bisa terjadi, dikarenakan kuat dugaan adanya kongkalingkong antara oknum pejabat yang ada, bersama sikontraktor.

Sehingga, dari indikasi permainan kotor ini mengakibatkan uang Negara ratusan juta terkesan tidak mengarah dan terbuang sia sia. Untuk itu, diharapkan para Penegak Hukum benar benar dapat memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh CV Sumber Karya Abadi.

Seperti yang terjadi di Proyek Orasional dan Pemeliharaan D.I. di Kabupaten Lahat yang dikerjakan oleh CV Sumber Karya Abadi dengan menelan dana sebesar Rp.485.000.000.00, yang dikucurkan melalui dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) II Pemkab Lahat tahun 2020, terindikasi fiktif.

Deni selaku Koordinator Nasional Solidaritas Nasional Anti Korupsi dan Anti Makelar Kasus KORNAS SNAK MARKUS menjelaskan, berdasarkan hasil investigasi dilapangan yang dilakukan oleh Tim nya menemukan dugaan tindak pidana korupsi dalam pelaksanaan Oprasinal dan Pemeliharaan D.I. di Kabupaten Lahat tahun anggaran 2020.

“Proyek yang menyedot dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) II Pemkab Lahat ini sebesar Rp.485.000.000.00 yang dikerjakan oleh CV Sumber Karya Abadi yang terindikasi banyak sekali dugaan penyimpangan dan dikerjakan tidak berdasarkan aturan yang ada,” kata Deni, pada Sabtu (02/01/2021), kemarin.

Tidak sesuai aturan menurut Deni, dilokasi pekerjaan proyek pihak ketiga tidak memasang papan Merk proyek sehingga, dinilai pengerjaannya tidak transparan. Selain itu, dititik proyek tidak ada patut diduga tidak ada pembangunan yang dikerjakan oleh kontraktor.

“Karena, dari hasil investigasi kami tidak menemukan ada bekas pekerjaan. Bahwa, pemeliharaan D.I. di Kabupaten Lahat terindikasi tidak sama sekali dilaksanakan. Sehingga, kami dari KORNAS SNAK MARKUS menilai pengerjaan ini disnyalir Fiktif,” tambahnya.

Mirisnya lagi, sambung Deni, KORNAS SNAK MARKUS telah melakukan koordinasi dengan pemilik CV Sumber Karya Abadi ternyata sipemilik tidak pernah merasa ada menang Tender Proyek Pemeliharaan D.I di Kabupaten Lahat. Nah, dari keterangan inilah, kata Deni, membuat pihaknya menuding bahwa pengerjaan terhadap pemeliharaan D.I yang dikerjakan oleh CV Sumber Karya Abadi diduga kuat Fiktif.

“CV Sumber Karya Abadi ini, sudah kami lacak untuk keberadaannya yang beralamat Jl Kehutanan nomor 06 RT 018 RW 006 Kelurahan Bandar Jaya Kabupaten Lahat. Karena dari tender yang ada, pagu awal sebesar Rp.485.000.000.00, dan hanya ditawar dan berkurang menjadi 484.980.081.96, sehingga, disini juga terlihat adanya indikasi kongkalingkong atas proyek tersebut,” ucap Deni.

Atas pekerjaan tersebut, KORNAS SNAK MARKUS menilai telah melanggar UU No 8 tahun 1981 tentang azaz praduga tak bersalah, UU No 28 tahun 1999 tentang penyelenggaraan Negara yang bersih dan bebas KKN, UU No 31 tahun 1999 Jo UU No 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, UU No 17 tahun 2003 tentang keuangan Negara, UU No 15 tahun 2014 tentang pemeriksaan pengelolaan dan tanggungjawab keuangan Negara, UU RI No 18 tahun 1999 tentang jasa kontruksi, PPRI No 04 tahun 2015 dan PPRI No 70 tahun 2012 atas perubahan PPRI No 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang dan jasa Pemerintah, UU RI No 17 tahun 2013 tentang organisasi kemasyarakatan, dan UU RI No 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik.

Sementara, kepala dinas (Kadis) PUBM Lahat Mirza ST MT dikonfirmasik terkait dugaan indikasi proyek pemeliharaan D.I di Kabupaten Lahat yang dikerjakan oleh CV Sumber Karya Abadi Fiktif, dirinya mengaku tidak menguasai.

“Coba kau koordinasi dulu dengan disitu ada KPA nyo, dan PPTKA nyo din, yakni Fery Wisnu karena, kando Idak menguasai untuk pekerjaan itu. Temuilah dulu PPTKA Yo,” saran dari Kadis PUBM Kabupaten Lahat saat dibincangi wartawan.

Ketika disinggung terkait soal pengerjaan Proyek Pemeliharaan D.I Kabupaten Lahat ini, terindikasi Fiktif ditambahkan Mirza, apalagi dituding bahwa proyek D.I tahun 2020 tersebut Fiktif.

“Dari pada kita debat kusir bos, silakan saja karena itu hak mereka mau dilaporkan ya kita siap saja. Akan tetapi, alangkah baiknya dikoordinasikan terlebih dahulu dengan kabidnya Fery Wisnuh, jangan sampai salah. Takutnya proyek D.I tersebut milik dinas Pertanian. Namun, sebaiknya temui dulu KPA nya agar tidak salah dilapangan,” pintak Mirza ketika dibincangi media. (Din)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

LAHAT - 11-October-2026, 15:29

Perkuat Keandalan Listrik dan Dorong Potensi Pelanggan Besar, PLN UID S2JB dan UP3 Lahat Bersinergi dengan Pemprov Sumsel

LAHAT - 11-October-2026, 11:50

Jangan Biarkan Pelangsir Kuasai BBM Subsidi, YLKI Lahat Raya Desak Polisi Sidak SPBU di Lahat

LAHAT - 11-October-2026, 11:49

Batalnya APBD-P Lahat Jadi Alarm Kepemimpinan, DPRD Didesak Tempuh Langkah Konstitusional

LAHAT - 11-October-2026, 11:48

Asap Karhutla Serang Bumi Seganti Setungguan, Humas Polres Lahat Himbau Masyarakat Gunakan Masker Untuk Lindungi Diri

MUARA ENIM - 10-October-2026, 23:04

Di Muara Lawai, Dua Penggali Sumur Tewas Diduga Gas Beracun

MUARA ENIM - 10-October-2026, 21:43

Ketua Golkar Muara Enim: Aksi Warga Stop Truk Batu Bara PT. MME Sudah Tepat

SUMBAR 10-October-2026, 20:58

Apkasi Peduli Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Solok, Bursah Zarnubi Tegaskan Solidaritas Antarkabupaten

BANYU ASIN 10-October-2026, 19:35

Herman Deru dan Cik Ujang Tinjau Karhutla di Banyuasin, Uji Teknologi Pemadaman dari Brazil 

PALEMBANG - 10-October-2026, 19:35

𝐁𝐮𝐩𝐚𝐭𝐢 𝐄𝐦𝐩𝐚𝐭 𝐋𝐚𝐰𝐚𝐧𝐠 𝐇. 𝐉𝐨𝐧𝐜𝐢𝐤 𝐌𝐮𝐡𝐚𝐦𝐦𝐚𝐝𝐢 𝐇𝐚𝐝𝐢𝐫𝐢 𝐌𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐊𝐞𝐧𝐚𝐥 𝐏𝐚𝐦𝐢𝐭 𝐊𝐚𝐩𝐨𝐥𝐝𝐚 𝐒𝐮𝐦𝐬𝐞𝐥 𝐏𝐞𝐫𝐤𝐮𝐚𝐭 𝐒𝐢𝐧𝐞𝐫𝐠𝐢 𝐏𝐞𝐦𝐞𝐫𝐢𝐧𝐭𝐚𝐡 𝐝𝐚𝐧 𝐊𝐞𝐩𝐨𝐥𝐢𝐬𝐢𝐚𝐧 

MUBA - 10-October-2026, 13:29

Hadiri Majelis Dzikir di Sungai Lilin, Wabup Muba Kenang Keteladanan Ulama 

LAHAT - 9-October-2026, 21:59

Dari 514 Kabupaten/Kota se-Indonesia, Hanya Pemkab Lahat Tidak Menganggarkan ABT 2026 

BANYU ASIN 9-October-2026, 21:09

BANYUASIN UJI REALIZA ANTICHAMAS DILAHAN GAMBUT

LAHAT - 9-October-2026, 19:09

Sikapi Terkait Pemberitaan Tidak Ada Anggaran ABT, Ini Penjelasan Ketua PW GNPK-RI Sumsel 

LAHAT - 9-October-2026, 18:10

SMA Negeri 1 Kikim Barat Pacu Mutu Lewat Visitasi Akreditasi

MUARA ENIM - 9-October-2026, 16:48

Pelarian Tersangka Pembunuhan Anak Di Muara Enim Berakhir di Jawa Barat

MUARA ENIM - 9-October-2026, 03:06

Polisi Gagalkan Transaksi Ekstasi di Muara Enim, Dua Orang Diamankan

BANYU ASIN 8-October-2026, 21:08

BNK BNYUASIN DORONG PERAN KELUARGA DAN MASYARAKAT 

LAHAT - 8-October-2026, 21:07

Ajang Nasional 2026, Tiga Siswa SMAN 4 Lahat Panen Mendali 

PALEMBANG - 8-October-2026, 20:34

Wagub Cik Ujang Dorong Perguruan Tinggi Berkontribusi Nyata bagi Pembangunan Sumsel

LAHAT - 8-October-2026, 20:33

APBD Perubahan Batal, Tiga Kali DPRD Surati Pemkab Lahat Hingga Batas Waktu Proses Belum Tuntas

LAHAT - 8-October-2026, 17:44

Seorang Perempuan Diduga Pengedar Sabu di Kikim Tengah Diungkap Satresnarkoba Polres Lahat 

LAHAT - 8-October-2026, 17:43

Gubuk Reot Nenek Kamisah, Mulai Dibongkar Untuk Direhab Jadi RSLH 

MUBA - 8-October-2026, 16:35

Bupati Muba Cek Dampak Asap Karhutla, Fasilitas Kesehatan Disiagakan

LAHAT - 8-October-2026, 02:57

H. Adriansyah: Golkar Lahat di Tangan Tepat, Selamat Ibu Sri Marhaeni!

MUARA ENIM - 7-October-2026, 20:41

Polsek Rambang amankan Pria Bersama TV Hasil Curian

CATATAN SRIWIJAYA

  • Catatan Sriwijaya 26-November-2023, 22:50

    DETERMINASI POLITIK TERHADAP HUKUM

    Oleh Burmansyahtia Darma,S.H.

    Muara Enim - Pemilihan Calon Legislatif atau yang trend nya Calon Anggota D

  • Catatan Sriwijaya 18-April-2020, 07:17

    CORONA & RAMADHAN : Sehari Saja

    Oleh : oleh Burmansyahtia Darma,S.H

    Indonesia menjadi salah satu negara yang terjangkit penyebaran Virus Covid-

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE