ISI

BANYAK PR DAN JANJI PEMKAB BELUM DIPENUHI


15-May-2016, 16:59


//// Merapi ‘Masih’ Berdebu. Kikim Jalanan ‘Bunyak’
Musim Hujan, Warga Kikim Dipastikan Terancam Terisolir

Miris. Mungiin itulah yang tepat dikemukakan untuk kondisi masyarakat yang ada di beberapa kawasan di kabupaten Lahat. Diantaranya adalah warga yang ada dikawasan Kecamatan Merapi Barat, tepatnya disepanjang Desa Ulak Pandan, Tanjung Baru, hingga ke Desa Merapi. Kondisi terakhir terlihat, jalanan yang berdebu, becek dan penuh kerusakan kembali dan masih menghiasi dilapangannya. Semuanya sungguh berbanding terbalik dengan hingar-bingar dunia batubara yang ada selama ini.

Dari pantauan yang ada, kondisi jalanan terlihat diwaktu pagi hari kemarin (15/5), dimana malam hari sebelumnya turun hujan, sehingga membuat kondisi jalanan menjadi becek, dan banyak sekali genangan-genangan air yang notabene adalah lubang jalanan, yang siap menanti korbannya, khususnya pengendara jika kurang jeli dan waspada.

“Makinilah dek, kalo abes hujan kayak semalam, jalanan menjadi becek parah. Nah, kalo agek siangnyo panas, debu yang ado begitu tebal, dan otomatis kami warga disinilah yang menjadi dan terkeno imbasnyo. Kalo kecelakaan, ai la sering nian disini ini terjadi,” pungkas Muklis (48), seorang warga Desa Tanjung Baru, dijumpai kemarin.

Untuk upaya penanggulangan atau perbaikan, bisa dikatakan masih sangat minim sekali, khususnya dari pihak pemerintah kabupaten. Jika pun ada upaya perbaikan, itu hanya sebatas menimbun lubang-lubang yang menganga terlalu besar, dengan menggunakan krokos atau batu split, yang notabenenya menimbulkan dampak debu dan yang lainnya.

“Kami ini cuma biso pasrah bae dek. Janji-janji pemerintah, apolagi perusahaan-perusahaan batubara yang selalu lewat dengan angkutan besar untuk memperhatikan kondisi masih biso dikatoke nol besar. Faktanyo, kondisi jalanan masih hancur-hancuran dan kayak inilah,” beber Yadi (51), warga lainnya mengeluhkan.

Hal lebih miris lagi justru ada di kawasan Kikim area, tepatnya di akses jalan desa dari kawasan simpang dumir, Desa Sukarami, menuju ke Desa Lubuk Seketi, Kecamatan Kikim Barat. Janji pemerintah yang akan memprioritaskan pembangunan infrastruktur masyarakat, salah satunya akses jalan, disini sama sekali tidak terlihat adanya.

Dimana dilapangan, dari informasi yang berhasil kami himpun, akses jalanan yang diperkirakan mencapai panjang sekitar 32 Km itu belum sama sekali tersentuh pembangunan jalan aspal, alias masih berbentuk jalan tanah merah. Nah, akibatnya jika masuk musim penghujan, kondisi jalanan menjadi sangat becek dan bahkan sangat sulit dilewati.

“Jangankan kendaraan roda empat pak, motor bae sangat perlu perjuangan dan pastinyo susah nak lewat dijalan ini. Kondisi ini sendiri sudah terjadi dan ado sejak bertahun-tahun belakangan, tapi samo sekali belum ado upaya apopun dari pihak terkait,” ujar Putra (36), pria yang diketahui seorang tenaga pengajar kawasan sana yang diwawancarai, kemarin.

Sobirin, warga lainnya mengaku, kondisi dilapangannya memang begitu parahnya. Bahkan, jika tak ada upaya serta perhatian dari pihak terkait, dalam hal ini pemkab dengan janji-janjinya jauh hari lalu, bukan tak mungkin, beberapa desa yang ada dikawasan itu menjadi terancam terisolir dan jelas kesusahan.

“Memang sih ado akses jalan lain. Akan tetapi, kondisinyo jelas lebih jauh dan memutar, sementaro untuk jalur rusak itu, jarak tempuhnyo relatif lebih singkat. Jadi, sekali lagi kami harapkan perhatian dari pemkab Lahat dilapangannyo, jangan cuma janji-janji bae,” pungkasnya ketus.

Sampai berita ini diturunkan, untuk konfirmasi mengenai masalah yang ada dilapangan dari pihak terkait, pemkab Lahat belum ada yang berhasil dimintai keterangan resminya, bahkan saat hal ini akan dikonfirmasikan dengan bupati saat acara Car Free Days, nampak begitu sibuk dengan jalannya kegiatan. (CITIZEN – LAHAT)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

PALEMBANG - 2-October-2026, 15:40

𝐁𝐮𝐩𝐚𝐭𝐢 𝐝𝐚𝐧 𝐒𝐞𝐤𝐝𝐚 𝐄𝐦𝐩𝐚𝐭 𝐋𝐚𝐰𝐚𝐧𝐠 𝐇𝐚𝐝𝐢𝐫𝐢 𝐏𝐞𝐧𝐠𝐮𝐤𝐮𝐡𝐚𝐧 𝐊𝐃𝐄𝐊𝐒 𝐒𝐮𝐦𝐬𝐞𝐥 𝐝𝐚𝐧 𝐊𝐚𝐛𝐮𝐩𝐚𝐭𝐞𝐧/𝐊𝐨𝐭𝐚 𝐬𝐞-𝐒𝐮𝐦𝐚𝐭𝐞𝐫𝐚 𝐒𝐞𝐥𝐚𝐭𝐚𝐧

EMPAT LAWANG - 2-October-2026, 04:20

𝐔𝐧𝐬𝐞𝐥𝐚 𝐏𝐞𝐫𝐥𝐮𝐚𝐬 𝐉𝐚𝐧𝐠𝐤𝐚𝐮𝐚𝐧 𝐏𝐌𝐁 𝟐𝟎𝟐𝟔/𝟐𝟎𝟐𝟕, 𝐁𝐚𝐧𝐠𝐮𝐧 𝐒𝐢𝐧𝐞𝐫𝐠𝐢 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐦𝐤𝐚𝐛 𝐄𝐦𝐩𝐚𝐭 𝐋𝐚𝐰𝐚𝐧𝐠 

PALEMBANG - 1-October-2026, 21:37

Beli Tanah Rp210 Juta untuk Pesantren, Warga Pagar Alam Laporkan Wali Kota Pagar Alam Dugaan Penipuan ke Polda Sumsel 

LAHAT - 1-October-2026, 21:35

Optimalkan Pemberitaan Positif di Pendidikan, PWI Lahat Jalin Kerjasama Dengan Seluruh SMA 

LAHAT - 1-October-2026, 21:35

Polres Lahat Laksanakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 

LAHAT - 1-October-2026, 21:28

DPO Selama Sembilan Bulan, AA Kasus Curat Berhasil Diringkus Unit Reskrim Polsek Kikim Timur 

MUBA - 1-October-2026, 20:15

SIGAPKE MUBA Diluncurkan, Bupati Toha Tohet Apresiasi Tenaga Kesehatan 

BANYU ASIN 1-October-2026, 19:46

PANEN RAYA PADI IP 100 BUPATI BANYUASIN PERKUAT KETAHANAN PANGAN

BANYU ASIN 1-October-2026, 19:45

BPKAD BANYUASIN BAHAS PERATURAN PERUBAHAN STANDAR BIYAYA 2026

BANYU ASIN 1-October-2026, 09:55

BANYUASIN TINGKATKAN PRODUKSI PADI NOMOR SATU DI INDONESIA

LAHAT - 30-September-2026, 16:59

Polres Lahat Raih KPPN Lahat Award 2026, Catat Nilai IKPA Terbaik Kategori Pagu Besar

MUBA - 30-September-2026, 16:58

HUT ke-70 Muba, Bupati Toha Tegaskan Pembangunan Harus Berujung pada Kesejahteraan

LAHAT - 30-September-2026, 16:56

Tabrakan Antara Mobil Dump Truck VS Bus PT AMM

PALEMBANG - 30-September-2026, 12:54

𝐀𝐛𝐝𝐮𝐥𝐥𝐚𝐡 𝐀𝐫𝐚𝐟𝐚𝐡 𝐊𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢 𝐝𝐢 𝐊𝐏𝐈𝐃 𝐒𝐮𝐦𝐬𝐞𝐥, 𝐃𝐨𝐫𝐨𝐧𝐠 𝐑𝐚𝐝𝐢𝐨 𝐁𝐞𝐫𝐚𝐝𝐚𝐩𝐭𝐚𝐬𝐢 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐄𝐫𝐚 𝐃𝐢𝐠𝐢𝐭𝐚𝐥

LAHAT - 30-September-2026, 12:36

Mahendra Reza Wijaya Polisikan Sariyono Terkait Pencemaran Nama Baik dan UU ITE

PALEMBANG - 29-September-2026, 19:44

PERHAPI SUMSEL APRESIASI KEBIJAKAN KEMENTERIAN ESDM, IMBAU PEMEGANG IUP GUNAKAN IUJP LOKAL

LAHAT - 29-September-2026, 13:05

Peredaran Ganja di Kikim Selatan Diungkap, Satresnarkoba Polres Lahat Aman TSK Berikut BB 22 Paket 

LAHAT - 29-September-2026, 12:37

Ketua PW GNPK RI Sumsel Angkat Bicara Maraknya LSM Datangi Proyek APBD Lahat 

LAHAT - 29-September-2026, 12:08

Aksi Demo JAKSI ke-Kejari Massa 10 Orang, Aprizal Muslim: Massa Demo dari Kalangan Tukang Ojek

LAHAT - 28-September-2026, 21:36

Warga Pseksu Kikim Sumringah, Jalan Idaman Akhirnya Terwujud, Terima Kasih Bupati Bursah

MUARA ENIM - 28-September-2026, 21:36

TO Ops Sikat I Musi 2026 Dibekuk Polsek Rambang, Pria 50 Tahun Diamankan Terkait Pencurian

LAHAT - 28-September-2026, 20:09

Jalan Menuju Megalit Dilebarkan, Warga: Terima Kasih Bupati Dan Wabup Lahat

LAHAT - 28-September-2026, 18:42

Hadiri Seminar Buruh Sawit, Wabup Lahat Widia Berkomitmen Perkuat Perlindungan dan Kesejahteraan Pekerja

BANYU ASIN 28-September-2026, 18:41

PEMERINTAH KABUPATEN BANYUASIN SIAPKAN DATA PEMERIKSAAN GWPP

LAHAT - 28-September-2026, 18:41

Dua Pelaku Terduga Pencuri Kabel Mesin Motor Grader Berhasil Dicokok Tim Jagal Bandit Polres Lahat

CATATAN SRIWIJAYA

  • Catatan Sriwijaya 26-November-2023, 22:50

    DETERMINASI POLITIK TERHADAP HUKUM

    Oleh Burmansyahtia Darma,S.H.

    Muara Enim - Pemilihan Calon Legislatif atau yang trend nya Calon Anggota D

  • Catatan Sriwijaya 18-April-2020, 07:17

    CORONA & RAMADHAN : Sehari Saja

    Oleh : oleh Burmansyahtia Darma,S.H

    Indonesia menjadi salah satu negara yang terjangkit penyebaran Virus Covid-

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE