ISI

Diduga Faktor Ekonomi, Ibu Muda Ini Akhiri Hidup Dengan Gantung Diri


10-August-2022, 22:43


Banyak faktor yang menjadi penyebab sehingga manusia mengalami rasa putus asa yang tidak dapat tertahankan lagi dan akhirnya melakukan hal yang semestinya tidak boleh.

Seperti yang terjadi pada seorang ibu muda bernama Tia berusia 26 tahun, warga Kelurahan Bindung langit, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu. Diduga karena latar belakang faktor ekonomi, lalu mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, pada hari Rabu tanggal 10 Agustus 2022, sekitar pukul 14.30 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum kejadian, korban meminta agar Agung anaknya keluar dari rumah, kemudian korban menutup seluruh pintu rumah dan membiarkan anaknya berada diluar.

Melihat hal ini, Agung memanggil manggil ibunya meminta dibukakan pintu agar bisa masuk, akan tetapi tidak ada jawaban.

Karena tidak ada jawaban dari ibunya, Agung mengintip kedalam rumah melalui celah-celah papan rumah dan melihat ibunya sudah tergantung di kusen atas rumah bagian ruang tengah menggunakan kain warna coklat.

Melihat kejadian tersebut Agung langsung memanggil dan meminta tolong tetangga sekitar lalu berusaha membuka pintu dan melepaskan tali serta menurunkan ibunya, dengan harapan masih bisa diselamatkan.

“Namun apa hendak dinyana, nyawa ibunya tidak dapat terselamatkan lagi”, terang Kapolsek Baturaja Timur melalui Kasie Humas Polres OKU AKP Syafaruddin SH.

Ketika personil polisi tiba, korban sudah diletakkan tergeletak dalam keadaan meninggal dunia di ruang tengah.

Berdasarkan keterangan dari saksi-saksi menjelaskan bahwa, sebelum korban melakukan tindakan gantung diri, bahwasanya saat itu dua anak almarhumah Tia merusak HP nya.

“saat kejadian suami almarhumah tidak berada dirumah lantaran sedang mencari pekerjaan”, terang Kasie Humas Polres OKU.

Diketahui bahwa dalam kehidupan sehari-hari keluarga almarhumah dalam keadaan kesulitan ekonomi dan kekurangan. Keluarga korban saat ini tidak mempunyai beras dan kebutuhan pokok lainnya, selain itu juga diketahui sebelumnya korban ingin menjahit tas anaknya yang sudah robek tetapi tidak memiliki uang.

Dari hasil olah TKP yang dilakukan oleh Inanfis Polres OKU serta Piket Fungsi Polsek Baturaja Timur dan Polres OKU telah ditemukan beberapa barang bukti yaitu 1 (satu) helai kain warna coklat, 1 (satu) buah kursi kayu, 1 (satu) helai baju tangan pendek warna merah, 1 (satu) helai celana pendek warna pink.
(Asmara Nian)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

LAHAT - 11-October-2026, 15:29

Perkuat Keandalan Listrik dan Dorong Potensi Pelanggan Besar, PLN UID S2JB dan UP3 Lahat Bersinergi dengan Pemprov Sumsel

LAHAT - 11-October-2026, 11:50

Jangan Biarkan Pelangsir Kuasai BBM Subsidi, YLKI Lahat Raya Desak Polisi Sidak SPBU di Lahat

LAHAT - 11-October-2026, 11:49

Batalnya APBD-P Lahat Jadi Alarm Kepemimpinan, DPRD Didesak Tempuh Langkah Konstitusional

LAHAT - 11-October-2026, 11:48

Asap Karhutla Serang Bumi Seganti Setungguan, Humas Polres Lahat Himbau Masyarakat Gunakan Masker Untuk Lindungi Diri

MUARA ENIM - 10-October-2026, 23:04

Di Muara Lawai, Dua Penggali Sumur Tewas Diduga Gas Beracun

MUARA ENIM - 10-October-2026, 21:43

Ketua Golkar Muara Enim: Aksi Warga Stop Truk Batu Bara PT. MME Sudah Tepat

SUMBAR 10-October-2026, 20:58

Apkasi Peduli Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Solok, Bursah Zarnubi Tegaskan Solidaritas Antarkabupaten

BANYU ASIN 10-October-2026, 19:35

Herman Deru dan Cik Ujang Tinjau Karhutla di Banyuasin, Uji Teknologi Pemadaman dari Brazil 

PALEMBANG - 10-October-2026, 19:35

𝐁𝐮𝐩𝐚𝐭𝐢 𝐄𝐦𝐩𝐚𝐭 𝐋𝐚𝐰𝐚𝐧𝐠 𝐇. 𝐉𝐨𝐧𝐜𝐢𝐤 𝐌𝐮𝐡𝐚𝐦𝐦𝐚𝐝𝐢 𝐇𝐚𝐝𝐢𝐫𝐢 𝐌𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐊𝐞𝐧𝐚𝐥 𝐏𝐚𝐦𝐢𝐭 𝐊𝐚𝐩𝐨𝐥𝐝𝐚 𝐒𝐮𝐦𝐬𝐞𝐥 𝐏𝐞𝐫𝐤𝐮𝐚𝐭 𝐒𝐢𝐧𝐞𝐫𝐠𝐢 𝐏𝐞𝐦𝐞𝐫𝐢𝐧𝐭𝐚𝐡 𝐝𝐚𝐧 𝐊𝐞𝐩𝐨𝐥𝐢𝐬𝐢𝐚𝐧 

MUBA - 10-October-2026, 13:29

Hadiri Majelis Dzikir di Sungai Lilin, Wabup Muba Kenang Keteladanan Ulama 

LAHAT - 9-October-2026, 21:59

Dari 514 Kabupaten/Kota se-Indonesia, Hanya Pemkab Lahat Tidak Menganggarkan ABT 2026 

BANYU ASIN 9-October-2026, 21:09

BANYUASIN UJI REALIZA ANTICHAMAS DILAHAN GAMBUT

LAHAT - 9-October-2026, 19:09

Sikapi Terkait Pemberitaan Tidak Ada Anggaran ABT, Ini Penjelasan Ketua PW GNPK-RI Sumsel 

LAHAT - 9-October-2026, 18:10

SMA Negeri 1 Kikim Barat Pacu Mutu Lewat Visitasi Akreditasi

MUARA ENIM - 9-October-2026, 16:48

Pelarian Tersangka Pembunuhan Anak Di Muara Enim Berakhir di Jawa Barat

MUARA ENIM - 9-October-2026, 03:06

Polisi Gagalkan Transaksi Ekstasi di Muara Enim, Dua Orang Diamankan

BANYU ASIN 8-October-2026, 21:08

BNK BNYUASIN DORONG PERAN KELUARGA DAN MASYARAKAT 

LAHAT - 8-October-2026, 21:07

Ajang Nasional 2026, Tiga Siswa SMAN 4 Lahat Panen Mendali 

PALEMBANG - 8-October-2026, 20:34

Wagub Cik Ujang Dorong Perguruan Tinggi Berkontribusi Nyata bagi Pembangunan Sumsel

LAHAT - 8-October-2026, 20:33

APBD Perubahan Batal, Tiga Kali DPRD Surati Pemkab Lahat Hingga Batas Waktu Proses Belum Tuntas

LAHAT - 8-October-2026, 17:44

Seorang Perempuan Diduga Pengedar Sabu di Kikim Tengah Diungkap Satresnarkoba Polres Lahat 

LAHAT - 8-October-2026, 17:43

Gubuk Reot Nenek Kamisah, Mulai Dibongkar Untuk Direhab Jadi RSLH 

MUBA - 8-October-2026, 16:35

Bupati Muba Cek Dampak Asap Karhutla, Fasilitas Kesehatan Disiagakan

LAHAT - 8-October-2026, 02:57

H. Adriansyah: Golkar Lahat di Tangan Tepat, Selamat Ibu Sri Marhaeni!

MUARA ENIM - 7-October-2026, 20:41

Polsek Rambang amankan Pria Bersama TV Hasil Curian

CATATAN SRIWIJAYA

  • Catatan Sriwijaya 26-November-2023, 22:50

    DETERMINASI POLITIK TERHADAP HUKUM

    Oleh Burmansyahtia Darma,S.H.

    Muara Enim - Pemilihan Calon Legislatif atau yang trend nya Calon Anggota D

  • Catatan Sriwijaya 18-April-2020, 07:17

    CORONA & RAMADHAN : Sehari Saja

    Oleh : oleh Burmansyahtia Darma,S.H

    Indonesia menjadi salah satu negara yang terjangkit penyebaran Virus Covid-

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE