ISI

LSM dan Aktivis Muara Enim Pinta APH, Ungkap Dugaan Korupsi Terkait pembangunan Jembatan Geometrik

Pulau Panggung Segamit

30-May-2022, 14:03


Muara Enim, sriwijayaonlone.com – Adanya pemberitaan yang viral, beredar di media sosial maupun media massa, terkait proyek pembangunan Jembatan Geometrik Pulau Panggung Segamit, kini kian menyita banyak perhatian publik baik awam maupun aktivis. 

Seperti yang dikatakan Yulianto, S.E., Ketua DPD LSM Brantas Kabupaten Muara Enim kepada media ini. ” Setelah membaca viralnya pemberitaan di beberapa media sosial, media massa maupun elektronik beberapa waktu lalu, membuat kami, pada kamis 26 Mei 2022 melakukan peninjauan dan investigasi langsung ke lokasi proyek untuk memastikan kebenaran terkait viralnya permasalahan tersebut.

Proyek dengan dua tahap pengerjaan tersebut, dananya bersumber dari APBD Kabupaten Muara Tahun 2020. Tahap keduanya bersumber dari dana Bantuan Gubernur (BanGub) APBD Kabupaten Muara Enim tahun 2021.

Jalan tersebut berpotensi disfungsi atau tidak dapat dipergunakan, karena jalan yang terlalu terjal dan curam. Diduga di dalam pengerjaan proyek tersebut pihak oknum pelaksana kangkangi petunjuk teknis (JUKNIS) dan Pertimbangan Teknis (PERTEK) sebagaimana dimaksud dalam aturan pengerjaan. Dasar inilah yang menarik simpatik para tokoh-tokoh aktivis untuk menyoroti hasil dari infrastruktur pembangunan jalan dan jembatan tersebut. Hasil pengerjaan yang tidak maksimal akan berdampak menimbulkan terganggunya sistem roda perekonomian masyarakat Kabupaten Muara Enim.

Menanggapi keluhan masyarakat terkait hasil pengerjaan pembangunan Proyek jembatan penghubung antara Kecamatan Semendo Darat Laut dan Semendo Darat Tengah yang viral di media sosial maupun media massa itu membuat ketua DPD LSM Brantas Kabupaten Muara Enim Yulianto, S.E., turun langsung ke lokasi proyek untuk meninjau dan melakukan investigasi langsung ke lapangan.

Yulianto mengatakan “Setelah saya dan tim meninjau langsung hasil dari pengerjaan proyek tersebut, di dalam pengerjaan proyek tersebut kami selaku kontrol sosial berpandangan bahwa dalam proses pengerjaan proyek tersebut, kuat dugaan adanya konspirasi, banyak indikasi kecurangan yang dilakukan oleh oknum pihak perusahaan dengan pihak dinas terkait. Pasalnya, proyek yang dikerjakan secara dua tahap tersebut, menelan biaya yang tidaklah sedikit.

Tahap pertama dikerjakan pada tahun 2020 dengan nilai anggaran Dua Belas Miliar lebih (12M) kemudian dilanjutkan dengan tahap kedua dengan nilai anggaran Dua Puluh Tujuh Miliar lebih (27M). Bila ditotalkan biaya pengerjaan tahap satu dan tahap dua, jumlah nilai anggarannya mencapai Tiga Puluh Sembilan Miliar lebih, dengan jumlah total biaya anggaran sebesar itu seharusnya proyek tersebut mendapatkan hasil yang optimal bukan malah menjadi momok yang menakutkan .

Ditambah munculnya dugaan kuat adanya unsur gratifikasi di dalam birokrasi kepemerintahan Kabupaten Muara Enim, seperti adanya pengarahan paket-paket proyek APBD maupun APBN. Maka dari itu, kami akan segera menyurati pihak Aparat Penegak Hukum (APH), Kepolisian Daerah, pihak Kejaksaan Tinggi (KEJATI), Kejaksaan Agung (KEJAGUNG) , dan KPK-RI untuk berkoordinasi terkait permasalahan yang ada di Kabupaten Muara Enim”. Ujar Yulianto kepada wartawan.

Disampaikan pula oleh salah satu pengguna jalan dan Aktivis Pemerhati Lingkungan Muara Enim, Dadang Hariansyah “Saat melintasi jalan tersebut, harus benar-benar konsentrasi dan ekstra hati-hati, karena jalanan yang terjal dan curam serta menikung tajam itu salah-salah bisa tergelincir ke dalam jurang, apalagi pada saat hujan lintasan menjadi licin dan ditutupi kabut, bila tidak ekstra hati-hati nyawa bisa melayang”. Tutur Dadang.

Senada dengan Yulianto dan Dadang Hariansyah, Rudiansyah selaku Ketua DPC Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) Muara Enim “Di duga dalam proses pengerjaan proyek tersebut, adanya indikasi kecurangan, bisa dilihat dari hasil pengerjaan proyek yang menelan biaya anggaran puluhan miliar itu. Diduga adanya juga indikasi kecurangan yang dilakukan pada saat proses pengerjaan berlangsung, makanya proyek tersebut tidak mendapatkan hasil yang optimal”. Cetus Rudi.

(Ali).

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

LAHAT - 11-October-2026, 11:50

Jangan Biarkan Pelangsir Kuasai BBM Subsidi, YLKI Lahat Raya Desak Polisi Sidak SPBU di Lahat

LAHAT - 11-October-2026, 11:49

Batalnya APBD-P Lahat Jadi Alarm Kepemimpinan, DPRD Didesak Tempuh Langkah Konstitusional

LAHAT - 11-October-2026, 11:48

Asap Karhutla Serang Bumi Seganti Setungguan, Humas Polres Lahat Himbau Masyarakat Gunakan Masker Untuk Lindungi Diri

MUARA ENIM - 10-October-2026, 23:04

Di Muara Lawai, Dua Penggali Sumur Tewas Diduga Gas Beracun

MUARA ENIM - 10-October-2026, 21:43

Ketua Golkar Muara Enim: Aksi Warga Stop Truk Batu Bara PT. MME Sudah Tepat

SUMBAR 10-October-2026, 20:58

Apkasi Peduli Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Solok, Bursah Zarnubi Tegaskan Solidaritas Antarkabupaten

BANYU ASIN 10-October-2026, 19:35

Herman Deru dan Cik Ujang Tinjau Karhutla di Banyuasin, Uji Teknologi Pemadaman dari Brazil 

PALEMBANG - 10-October-2026, 19:35

𝐁𝐮𝐩𝐚𝐭𝐢 𝐄𝐦𝐩𝐚𝐭 𝐋𝐚𝐰𝐚𝐧𝐠 𝐇. 𝐉𝐨𝐧𝐜𝐢𝐤 𝐌𝐮𝐡𝐚𝐦𝐦𝐚𝐝𝐢 𝐇𝐚𝐝𝐢𝐫𝐢 𝐌𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐊𝐞𝐧𝐚𝐥 𝐏𝐚𝐦𝐢𝐭 𝐊𝐚𝐩𝐨𝐥𝐝𝐚 𝐒𝐮𝐦𝐬𝐞𝐥 𝐏𝐞𝐫𝐤𝐮𝐚𝐭 𝐒𝐢𝐧𝐞𝐫𝐠𝐢 𝐏𝐞𝐦𝐞𝐫𝐢𝐧𝐭𝐚𝐡 𝐝𝐚𝐧 𝐊𝐞𝐩𝐨𝐥𝐢𝐬𝐢𝐚𝐧 

MUBA - 10-October-2026, 13:29

Hadiri Majelis Dzikir di Sungai Lilin, Wabup Muba Kenang Keteladanan Ulama 

LAHAT - 9-October-2026, 21:59

Dari 514 Kabupaten/Kota se-Indonesia, Hanya Pemkab Lahat Tidak Menganggarkan ABT 2026 

BANYU ASIN 9-October-2026, 21:09

BANYUASIN UJI REALIZA ANTICHAMAS DILAHAN GAMBUT

LAHAT - 9-October-2026, 19:09

Sikapi Terkait Pemberitaan Tidak Ada Anggaran ABT, Ini Penjelasan Ketua PW GNPK-RI Sumsel 

LAHAT - 9-October-2026, 18:10

SMA Negeri 1 Kikim Barat Pacu Mutu Lewat Visitasi Akreditasi

MUARA ENIM - 9-October-2026, 16:48

Pelarian Tersangka Pembunuhan Anak Di Muara Enim Berakhir di Jawa Barat

MUARA ENIM - 9-October-2026, 03:06

Polisi Gagalkan Transaksi Ekstasi di Muara Enim, Dua Orang Diamankan

BANYU ASIN 8-October-2026, 21:08

BNK BNYUASIN DORONG PERAN KELUARGA DAN MASYARAKAT 

LAHAT - 8-October-2026, 21:07

Ajang Nasional 2026, Tiga Siswa SMAN 4 Lahat Panen Mendali 

PALEMBANG - 8-October-2026, 20:34

Wagub Cik Ujang Dorong Perguruan Tinggi Berkontribusi Nyata bagi Pembangunan Sumsel

LAHAT - 8-October-2026, 20:33

APBD Perubahan Batal, Tiga Kali DPRD Surati Pemkab Lahat Hingga Batas Waktu Proses Belum Tuntas

LAHAT - 8-October-2026, 17:44

Seorang Perempuan Diduga Pengedar Sabu di Kikim Tengah Diungkap Satresnarkoba Polres Lahat 

LAHAT - 8-October-2026, 17:43

Gubuk Reot Nenek Kamisah, Mulai Dibongkar Untuk Direhab Jadi RSLH 

MUBA - 8-October-2026, 16:35

Bupati Muba Cek Dampak Asap Karhutla, Fasilitas Kesehatan Disiagakan

LAHAT - 8-October-2026, 02:57

H. Adriansyah: Golkar Lahat di Tangan Tepat, Selamat Ibu Sri Marhaeni!

MUARA ENIM - 7-October-2026, 20:41

Polsek Rambang amankan Pria Bersama TV Hasil Curian

PALEMBANG - 7-October-2026, 20:37

Muara Enim Jadi Tuan Rumah FORPROV II KORMI Sumsel, Cik Ujang Tekankan Koordinasi Panitia 

CATATAN SRIWIJAYA

  • Catatan Sriwijaya 26-November-2023, 22:50

    DETERMINASI POLITIK TERHADAP HUKUM

    Oleh Burmansyahtia Darma,S.H.

    Muara Enim - Pemilihan Calon Legislatif atau yang trend nya Calon Anggota D

  • Catatan Sriwijaya 18-April-2020, 07:17

    CORONA & RAMADHAN : Sehari Saja

    Oleh : oleh Burmansyahtia Darma,S.H

    Indonesia menjadi salah satu negara yang terjangkit penyebaran Virus Covid-

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE