ISI

Jubir Covid 19 Muara Enim Benarkan Adanya 1 Dokter RSHM Rabain dan 1 Bayi Terinveksi Corona


19-April-2020, 11:09


Muara Enim, sriwijayaonline.com – Adanya pesan berantai yang beredar lewat Whatapp, yang isinya para staff dan dokter di RSUD HM Rabain diduga terinfeksi virus Corona membuat Warga Kabupaten Muara Enim diresahkan, akhirnya, Juru bicara Covid 19 Kabupaten Muara Enim Surya Panca angkat bicara.

Menurut keterangan resmi Pemkab Muara Enim, bahwa pesan berantai tersebut tidak semuanya benar. Sebab hanya satu orang dokter dan seorang bayi saja yang terinfeksi covid-19.

“Kami memohon maaf sebesar besarnya atas keterlambatan info  Covid19 ini, karena untuk memastikan suatu kasus harus dilengkapi dengan bukti yang lengkap, akurat dan terpercaya untuk di informasikan,” Kata Juru Bicara Covid-19 Pemkab Muara Enim, Panca Surya Diharta, minggu (19/4).

Menurutnya, pihaknya telah melakukan penelusuran dan hasilnya seorang dokter di RSUD HM Rabain Muaraenim positif tertular covid-19.

“Benar yang bersangkutan positif Covid-19 dari hasil tes swab di BBLK palembang, namun yang bersangkutan transmisi import tertular dari keluarga di palembang dan berdomisili di Palembang,” kata Panca.

Panca menjelaskan, Pemkab Muara Enim menghimbau agar semua orang yang pernah kontak langsung dengan  yang bersangkutan, untuk dilakukan rapid tes. Dan bagi mereka yang hasilnya positif, agar  dilanjutkan dengan tes swab di BBLK Palembang.

“Kami harapkan kepada yang kontak langsung untuk tetap menjaga kesehatan dan menyampaikan kondisi tubuh kepada medis serta mengisolasi diri, ikuti langkah langkah anjuran SOP dari Pemerintah. Dan kepada masyarakat jangan panik, tetap ikuti anjuran dari pemerintah, selalu menjaga kebersihan,” Ucap Panca.

Mengenai keberadaan bayi empat bulan yang terinfeksi Covid-19, Panca mengungkapkan, saat ini petugas medis sedang melakukan tracking terpaparnya bayi tersebut. Hal ini dilakukan dalam rangka mengetahui kawasan tertularnya sang bayi dan identifikasi wilayah penyebarannya apakah dari kawasan Muaraenim atau luar Muaraenim.

“Sebagai daerah yang bersebelahan dengan daerah zona merah kita harus lebih extra hati hati dan mengikuti protokol kesehatan serta senantiasa menyampaikan bahwa pandemi ini harus lebih serius  kita hadapi dan tidak menyepelekan anjuran pemerintah agar dapat memutus rantai penyebaran, sekali lagi saya mohon maaf atas keterlambatan ini,” Ungkap Panca.

Joko salah satu aktifis membidangi dunia kesehatan menyayangkan keterlambatan kabar adanya salah satu Dokter yang dinyatakan Negatif kepada Masyarakat, karna menurut nya walau kabar itu akan membuat hawatir masyarakat tapi setidak nya masyarakat akan lebih berhati hati lagi.

Selain itu, joko berharap supaya Pasien yang sudah terindikasi Positif corona dapat di berikan tindakan cepat dan ditempatkan di tempat yang sudah ditetapkan seperti di islamic center tanpa ada pandang bulu.

“Demi kenyamanan bersama saya minta kepada tim gugus tugas dapat mengambil langkah cepat untuk penanganan kabar tersebut yang menyatakan dokter interensif yang ada di rs rabain dan yang kontak dengan dokter positif corona dapat di isolasi tempat yang sudah di siapkan oleh pemerintah yaitu di islamic tanpa ada pandang bulu, karna beberapa waktu yang lalu salah satu keluarga kawan kami yang berprofesi sebagai perawat yang ada di salah satu kecamatan di kabupaten Muara Enim yang dinyatakan ODP dan dinyatakan di isolasi ditolak di isolasi di rs rabain dengan alasan isolasi mandiri dirumah saja.

Jujur saya sangat kecewa apabila benar kabar tersebut, apa bedanya dokter dangan perawat. Jadi saran saya alangka baik nya apabila ada masyarakat atau dokter dan perawat terindikasi status ODP atau yang lain nya, harus cepat ditangani tanpa ada pandang bulu. kalo bisa hindari untuk ditempatkan di rs supaya corona tidak menyebar di pasien yang lain nya, “Pungkasnya. (Ali).

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

EMPAT LAWANG - 2-October-2026, 04:20

𝐔𝐧𝐬𝐞𝐥𝐚 𝐏𝐞𝐫𝐥𝐮𝐚𝐬 𝐉𝐚𝐧𝐠𝐤𝐚𝐮𝐚𝐧 𝐏𝐌𝐁 𝟐𝟎𝟐𝟔/𝟐𝟎𝟐𝟕, 𝐁𝐚𝐧𝐠𝐮𝐧 𝐒𝐢𝐧𝐞𝐫𝐠𝐢 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐦𝐤𝐚𝐛 𝐄𝐦𝐩𝐚𝐭 𝐋𝐚𝐰𝐚𝐧𝐠 

PALEMBANG - 1-October-2026, 21:37

Beli Tanah Rp210 Juta untuk Pesantren, Warga Pagar Alam Laporkan Wali Kota Pagar Alam Dugaan Penipuan ke Polda Sumsel 

LAHAT - 1-October-2026, 21:35

Optimalkan Pemberitaan Positif di Pendidikan, PWI Lahat Jalin Kerjasama Dengan Seluruh SMA 

LAHAT - 1-October-2026, 21:35

Polres Lahat Laksanakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 

LAHAT - 1-October-2026, 21:28

DPO Selama Sembilan Bulan, AA Kasus Curat Berhasil Diringkus Unit Reskrim Polsek Kikim Timur 

MUBA - 1-October-2026, 20:15

SIGAPKE MUBA Diluncurkan, Bupati Toha Tohet Apresiasi Tenaga Kesehatan 

BANYU ASIN 1-October-2026, 19:46

PANEN RAYA PADI IP 100 BUPATI BANYUASIN PERKUAT KETAHANAN PANGAN

BANYU ASIN 1-October-2026, 19:45

BPKAD BANYUASIN BAHAS PERATURAN PERUBAHAN STANDAR BIYAYA 2026

BANYU ASIN 1-October-2026, 09:55

BANYUASIN TINGKATKAN PRODUKSI PADI NOMOR SATU DI INDONESIA

LAHAT - 30-September-2026, 16:59

Polres Lahat Raih KPPN Lahat Award 2026, Catat Nilai IKPA Terbaik Kategori Pagu Besar

MUBA - 30-September-2026, 16:58

HUT ke-70 Muba, Bupati Toha Tegaskan Pembangunan Harus Berujung pada Kesejahteraan

LAHAT - 30-September-2026, 16:56

Tabrakan Antara Mobil Dump Truck VS Bus PT AMM

PALEMBANG - 30-September-2026, 12:54

𝐀𝐛𝐝𝐮𝐥𝐥𝐚𝐡 𝐀𝐫𝐚𝐟𝐚𝐡 𝐊𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢 𝐝𝐢 𝐊𝐏𝐈𝐃 𝐒𝐮𝐦𝐬𝐞𝐥, 𝐃𝐨𝐫𝐨𝐧𝐠 𝐑𝐚𝐝𝐢𝐨 𝐁𝐞𝐫𝐚𝐝𝐚𝐩𝐭𝐚𝐬𝐢 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐄𝐫𝐚 𝐃𝐢𝐠𝐢𝐭𝐚𝐥

LAHAT - 30-September-2026, 12:36

Mahendra Reza Wijaya Polisikan Sariyono Terkait Pencemaran Nama Baik dan UU ITE

PALEMBANG - 29-September-2026, 19:44

PERHAPI SUMSEL APRESIASI KEBIJAKAN KEMENTERIAN ESDM, IMBAU PEMEGANG IUP GUNAKAN IUJP LOKAL

LAHAT - 29-September-2026, 13:05

Peredaran Ganja di Kikim Selatan Diungkap, Satresnarkoba Polres Lahat Aman TSK Berikut BB 22 Paket 

LAHAT - 29-September-2026, 12:37

Ketua PW GNPK RI Sumsel Angkat Bicara Maraknya LSM Datangi Proyek APBD Lahat 

LAHAT - 29-September-2026, 12:08

Aksi Demo JAKSI ke-Kejari Massa 10 Orang, Aprizal Muslim: Massa Demo dari Kalangan Tukang Ojek

LAHAT - 28-September-2026, 21:36

Warga Pseksu Kikim Sumringah, Jalan Idaman Akhirnya Terwujud, Terima Kasih Bupati Bursah

MUARA ENIM - 28-September-2026, 21:36

TO Ops Sikat I Musi 2026 Dibekuk Polsek Rambang, Pria 50 Tahun Diamankan Terkait Pencurian

LAHAT - 28-September-2026, 20:09

Jalan Menuju Megalit Dilebarkan, Warga: Terima Kasih Bupati Dan Wabup Lahat

LAHAT - 28-September-2026, 18:42

Hadiri Seminar Buruh Sawit, Wabup Lahat Widia Berkomitmen Perkuat Perlindungan dan Kesejahteraan Pekerja

BANYU ASIN 28-September-2026, 18:41

PEMERINTAH KABUPATEN BANYUASIN SIAPKAN DATA PEMERIKSAAN GWPP

LAHAT - 28-September-2026, 18:41

Dua Pelaku Terduga Pencuri Kabel Mesin Motor Grader Berhasil Dicokok Tim Jagal Bandit Polres Lahat

LAHAT - 28-September-2026, 18:33

Terkait Aksi Pemukulan Terhadap Saipul Alamsyah Oleh Security PT ALR, Ini Penjelasan Kapolsek Merapi Barat

CATATAN SRIWIJAYA

  • Catatan Sriwijaya 26-November-2023, 22:50

    DETERMINASI POLITIK TERHADAP HUKUM

    Oleh Burmansyahtia Darma,S.H.

    Muara Enim - Pemilihan Calon Legislatif atau yang trend nya Calon Anggota D

  • Catatan Sriwijaya 18-April-2020, 07:17

    CORONA & RAMADHAN : Sehari Saja

    Oleh : oleh Burmansyahtia Darma,S.H

    Indonesia menjadi salah satu negara yang terjangkit penyebaran Virus Covid-

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE