ISI

Terkait Isu Pemkab Pinjam Uang 288 Milyar, Tokoh Pemuda Banyuasin Angkat Bicara


11-July-2019, 20:12


BANYUASIN — Terkait adanya isu pemerintah kabupaten (Pemkab) Banyuasin pinjam uang senilai Rp 288 Miliar ke Bank Sumsel Babel, menuai pro dan kontra dari berbagai pihak. Kali ini, tokoh pemudah Kabupaten Banyuasin Agus Saputra Holidu angkat bicara.

Agus menilai, uang milliaran rupiah yang didapat dari hasil berhutang itu kurang tepat jika diletakkan untuk pembangunan tujuh poros jalan. Menginat masih ada wilayah banyuasin yang belum teraliri PDAM.

“Dari hasil kajian kami, asas manfaat dan urgensitas, bahwa Pemerintah Kabupaten Banyuasin terlebih dulu fokus pada pembangunan atau pengembangan PDAM, di beberapa Kecamatan padat penduduk seperti Kecamatan Talang kelapa, Banyuasin III, Banyuasin 1 dan Kecamatan Betung, artinya dengan melakukan perbaikan secara merata, tentu akan menambah pelanggan di setiap Kecamatan yang akan menambah pundi – pundi PAD,” kata dia.

Menurutnya, dari beberapa Kecamatan tersebut, dengan asumsi tambahan pelanggan sebanyak 25 ribu jaringan dalam satu tahun PAD akan bertambah 50 – 15 milliar rupiah.

Asumsi tersebut, dihitung dari penambahan layanan di empat Kecamatan, belum pendapatan dari pelanggan eksisting yang mencapai 13 Milliar per tahun.

“Dalam jangka 5 tahun dari akumulasi pelanggan yang ada, Pemerintah Kabupaten Banyuasin akan mendapatkan PAD sebesar Rp 175 miliar rupiah. Ditambah lagi perkembangan penduduk sangat pesat dan pembangunan perumahan dan lain sebagainya yang akan menambah peningkatan pendapatan setiap tahunnya,”jelasnya, kamis (11/07)

Setelah persoalan air bersih di wilayah Kecamatan Daratan dapat diselesaikan, dengan peningkatan pelayanan dan perbaikan secara menyeluruh. maka tugas lainya untuk ekspansi ke wilayah Kecamatan Perairan sehingga terwujudnya Banyuasin Bangkit Adil dan Sejahtera.

“Formulasi peningkatan PAD melalui PDAM dapat menjadi acuan kita bersama. Dan tidak harus angka terlalu besar untuk memperbaiki jaringan pipa PDAM, tinggal dilakukan perencanaan awal yang matang,”tuturnya

Mengenai Pembangunan tuju poros jalan, saya kira APBD masih mampu, dengan pola pembiayaan Multiyears Contract secara biaya lebih hemat, mutu terkendali dan tidak perlu membayar bunga pinjaman.

“Pembangunan jalan di daerah rawah tentu harus memiliki perencanaan awal yang matang, sehingga output dari pembangunan tersebut dapat dirasakan masyarakat. Kami khawatir dengan besarnya dana 288 untuk pembangunan jalan poros di tanah rawa yang memiliki kontur tanah rendah, pembangunan tersebut akan mubazir,” tandasnya. (Adm)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

LAHAT - 11-October-2026, 11:50

Jangan Biarkan Pelangsir Kuasai BBM Subsidi, YLKI Lahat Raya Desak Polisi Sidak SPBU di Lahat

LAHAT - 11-October-2026, 11:49

Batalnya APBD-P Lahat Jadi Alarm Kepemimpinan, DPRD Didesak Tempuh Langkah Konstitusional

LAHAT - 11-October-2026, 11:48

Asap Karhutla Serang Bumi Seganti Setungguan, Humas Polres Lahat Himbau Masyarakat Gunakan Masker Untuk Lindungi Diri

MUARA ENIM - 10-October-2026, 23:04

Di Muara Lawai, Dua Penggali Sumur Tewas Diduga Gas Beracun

MUARA ENIM - 10-October-2026, 21:43

Ketua Golkar Muara Enim: Aksi Warga Stop Truk Batu Bara PT. MME Sudah Tepat

SUMBAR 10-October-2026, 20:58

Apkasi Peduli Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Solok, Bursah Zarnubi Tegaskan Solidaritas Antarkabupaten

BANYU ASIN 10-October-2026, 19:35

Herman Deru dan Cik Ujang Tinjau Karhutla di Banyuasin, Uji Teknologi Pemadaman dari Brazil 

PALEMBANG - 10-October-2026, 19:35

𝐁𝐮𝐩𝐚𝐭𝐢 𝐄𝐦𝐩𝐚𝐭 𝐋𝐚𝐰𝐚𝐧𝐠 𝐇. 𝐉𝐨𝐧𝐜𝐢𝐤 𝐌𝐮𝐡𝐚𝐦𝐦𝐚𝐝𝐢 𝐇𝐚𝐝𝐢𝐫𝐢 𝐌𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐊𝐞𝐧𝐚𝐥 𝐏𝐚𝐦𝐢𝐭 𝐊𝐚𝐩𝐨𝐥𝐝𝐚 𝐒𝐮𝐦𝐬𝐞𝐥 𝐏𝐞𝐫𝐤𝐮𝐚𝐭 𝐒𝐢𝐧𝐞𝐫𝐠𝐢 𝐏𝐞𝐦𝐞𝐫𝐢𝐧𝐭𝐚𝐡 𝐝𝐚𝐧 𝐊𝐞𝐩𝐨𝐥𝐢𝐬𝐢𝐚𝐧 

MUBA - 10-October-2026, 13:29

Hadiri Majelis Dzikir di Sungai Lilin, Wabup Muba Kenang Keteladanan Ulama 

LAHAT - 9-October-2026, 21:59

Dari 514 Kabupaten/Kota se-Indonesia, Hanya Pemkab Lahat Tidak Menganggarkan ABT 2026 

BANYU ASIN 9-October-2026, 21:09

BANYUASIN UJI REALIZA ANTICHAMAS DILAHAN GAMBUT

LAHAT - 9-October-2026, 19:09

Sikapi Terkait Pemberitaan Tidak Ada Anggaran ABT, Ini Penjelasan Ketua PW GNPK-RI Sumsel 

LAHAT - 9-October-2026, 18:10

SMA Negeri 1 Kikim Barat Pacu Mutu Lewat Visitasi Akreditasi

MUARA ENIM - 9-October-2026, 16:48

Pelarian Tersangka Pembunuhan Anak Di Muara Enim Berakhir di Jawa Barat

MUARA ENIM - 9-October-2026, 03:06

Polisi Gagalkan Transaksi Ekstasi di Muara Enim, Dua Orang Diamankan

BANYU ASIN 8-October-2026, 21:08

BNK BNYUASIN DORONG PERAN KELUARGA DAN MASYARAKAT 

LAHAT - 8-October-2026, 21:07

Ajang Nasional 2026, Tiga Siswa SMAN 4 Lahat Panen Mendali 

PALEMBANG - 8-October-2026, 20:34

Wagub Cik Ujang Dorong Perguruan Tinggi Berkontribusi Nyata bagi Pembangunan Sumsel

LAHAT - 8-October-2026, 20:33

APBD Perubahan Batal, Tiga Kali DPRD Surati Pemkab Lahat Hingga Batas Waktu Proses Belum Tuntas

LAHAT - 8-October-2026, 17:44

Seorang Perempuan Diduga Pengedar Sabu di Kikim Tengah Diungkap Satresnarkoba Polres Lahat 

LAHAT - 8-October-2026, 17:43

Gubuk Reot Nenek Kamisah, Mulai Dibongkar Untuk Direhab Jadi RSLH 

MUBA - 8-October-2026, 16:35

Bupati Muba Cek Dampak Asap Karhutla, Fasilitas Kesehatan Disiagakan

LAHAT - 8-October-2026, 02:57

H. Adriansyah: Golkar Lahat di Tangan Tepat, Selamat Ibu Sri Marhaeni!

MUARA ENIM - 7-October-2026, 20:41

Polsek Rambang amankan Pria Bersama TV Hasil Curian

PALEMBANG - 7-October-2026, 20:37

Muara Enim Jadi Tuan Rumah FORPROV II KORMI Sumsel, Cik Ujang Tekankan Koordinasi Panitia 

CATATAN SRIWIJAYA

  • Catatan Sriwijaya 26-November-2023, 22:50

    DETERMINASI POLITIK TERHADAP HUKUM

    Oleh Burmansyahtia Darma,S.H.

    Muara Enim - Pemilihan Calon Legislatif atau yang trend nya Calon Anggota D

  • Catatan Sriwijaya 18-April-2020, 07:17

    CORONA & RAMADHAN : Sehari Saja

    Oleh : oleh Burmansyahtia Darma,S.H

    Indonesia menjadi salah satu negara yang terjangkit penyebaran Virus Covid-

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE