ISI

Aksi Demo Enam Desa Berhasil Diredam Polsek Merapi


21-July-2026, 20:38


​LAHAT SRIWIJAYA ONLINE——- Rencana unjuk rasa jilid lanjutan yang dimotori masyarakat dari Enam Desa di Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, akhirnya tidak jadi dilaksanakan. Keputusan ini, tercapai setelah jajaran Kepolisian (Polsek Merapi) bersama Pemerintah Kecamatan menggelar jalan tengah melalui meja mediasi antara perwakilan warga dan PT Akses Lintas Raya (PT ALR).

​Mediasi krusial yang diinisiasi oleh Kapolsek Merapi AKP Edward Gultom bersama Camat Merapi Timur Dahri Pagustian tersebut berhasil mencairkan ketegangan.

Aksi unjuk rasa (UNRAS) yang bakal dilakukan oleh warga Enam Desa tersebut, sebagai bentuk protes tuntutan Ganti Rugi Lahan PT ALR, sekaligus mempertanyakan AMDAL perusahaan tersebut, pada Selasa (21/7/2026).

Alhasil, Polsek Merapi Barat, Polres Lahat bersama Pemerintahan Kecamatan Merapi Timur, melakukan mediasi dengan mempertemukan kedua belah pihak yang berfokus pada penyampaian “Aspirasi Akar Rumput’ sehingga, usaha itu berhasil dan memunculkan kesepakatan bersama untuk menunda UNRAS yang semula dijadwalkan pada Jum’at kemarin (17/7/2026)

Bentuk protes yang disampaikan oleh Enam Desa di Kecamatan Merapi Timur Kabupaten Lahat ini diantaranya, Desa Arahan, Tanjung Lontar, Gedung Agung, Sengkuang, Nanjungan, Cempaka Wangi, dan desa Lematang Jaya.

Dalam forum mediasi tersebut, masyarakat membeberkan serangkaian tuntutan mendasar yang ditujukan kepada PT ALR berkaitan dengan Proyek pembangunan jalan khusus angkutan batu bara atau jalan Hauling yang melintasi beberapa desa.

Saat pertemuan, salah satu poin krusial yang disampaikan warga desa yakni, mendesak agar perusahaan menghentikan sementara aktivitas konstruksi hingga seluruh sengkarut persoalan sosial dan administratif tuntas sepenuhnya.

​Selain itu, warga menuntut transparansi dan kejelasan hukum atas proses ganti rugi lahan yang hingga kini mangkrak. Mereka juga mempertanyakan status legalitas penggunaan lahan untuk jalur hauling serta mendesak adanya revisi dan penyempurnaan nota kesepahaman (MoU) agar lebih berpihak pada kepentingan serta kesejahteraan masyarakat di wilayah terdampak.

​”Kalau persoalan ganti rugi lahan dan akses jalan masyarakat ini tidak segera diselesaikan, dikhawatirkan warga akan kembali melakukan aksi, termasuk memortal akses menuju perusahaan,” sampai Yanuar, salah satu toko masyarakat Merapi Timur, Lahat.

Tidak berhenti pada persoalan ganti rugi, masyarakat turut mendesak perusahaan agar memprioritaskan penyerapan tenaga kerja lokal, memberikan kompensasi riil atas dampak lingkungan yang ditimbulkan, serta memberikan jaminan perlindungan hukum atas hak-hak masyarakat terhadap tanah yang diklaim sebagai tanah ulayat.

​Isu lingkungan hidup juga menjadi sorotan tajam dalam pertemuan itu. Warga meminta pemerintah daerah bertindak transparan dengan membuka dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) kepada publik, guna memastikan seluruh rangkaian pembangunan telah berjalan selaras dengan koridor peraturan perundang-undangan yang berlaku.

​Sebelumnya, proyek pembangunan jalan hauling PT ALR ini sempat menuai polemik dan menjadi sorotan publik menyusul tindakan penyegelan oleh Tim Penegakan Hukum (Gakkum) akibat dugaan pelanggaran prosedur.

Gesekan ini kian memanas di tengah upaya keras pemerintah menertibkan polemik angkutan batu bara agar steril dari ruas jalan umum.

​Kendati rencana demonstrasi telah resmi dibatalkan, masyarakat tetap menaruh atensi tinggi agar sisa persoalan segera menemui titik terang. Titik krusial yang dipersoalkan meliputi pembayaran ganti rugi lahan serta kepastian pemulihan akses jalan warga sepanjang kurang lebih dua kilometer yang terdampak langsung oleh proyek pembangunan jalur hauling.

​Meski demikian, tokoh masyarakat Merapi Timur, Yanuar, menegaskan bahwa warga tetap mengedepankan jalur dialog. Ia berharap penyelesaian sengketa ini dapat ditempuh lewat musyawarah mufakat demi meredam potensi konflik horizontal antara warga dan pihak korporasi di kemudian hari.

​Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PT Akses Lintas Raya (PT ALR) belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan warga termasuk hasil mediasi tersebut. (D1N)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

LAHAT - 11-October-2026, 11:48

Asap Karhutla Serang Bumi Seganti Setungguan, Humas Polres Lahat Himbau Masyarakat Gunakan Masker Untuk Lindungi Diri

MUARA ENIM - 10-October-2026, 23:04

Di Muara Lawai, Dua Penggali Sumur Tewas Diduga Gas Beracun

MUARA ENIM - 10-October-2026, 21:43

Ketua Golkar Muara Enim: Aksi Warga Stop Truk Batu Bara PT. MME Sudah Tepat

SUMBAR 10-October-2026, 20:58

Apkasi Peduli Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Solok, Bursah Zarnubi Tegaskan Solidaritas Antarkabupaten

BANYU ASIN 10-October-2026, 19:35

Herman Deru dan Cik Ujang Tinjau Karhutla di Banyuasin, Uji Teknologi Pemadaman dari Brazil 

PALEMBANG - 10-October-2026, 19:35

𝐁𝐮𝐩𝐚𝐭𝐢 𝐄𝐦𝐩𝐚𝐭 𝐋𝐚𝐰𝐚𝐧𝐠 𝐇. 𝐉𝐨𝐧𝐜𝐢𝐤 𝐌𝐮𝐡𝐚𝐦𝐦𝐚𝐝𝐢 𝐇𝐚𝐝𝐢𝐫𝐢 𝐌𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐊𝐞𝐧𝐚𝐥 𝐏𝐚𝐦𝐢𝐭 𝐊𝐚𝐩𝐨𝐥𝐝𝐚 𝐒𝐮𝐦𝐬𝐞𝐥 𝐏𝐞𝐫𝐤𝐮𝐚𝐭 𝐒𝐢𝐧𝐞𝐫𝐠𝐢 𝐏𝐞𝐦𝐞𝐫𝐢𝐧𝐭𝐚𝐡 𝐝𝐚𝐧 𝐊𝐞𝐩𝐨𝐥𝐢𝐬𝐢𝐚𝐧 

MUBA - 10-October-2026, 13:29

Hadiri Majelis Dzikir di Sungai Lilin, Wabup Muba Kenang Keteladanan Ulama 

LAHAT - 9-October-2026, 21:59

Dari 514 Kabupaten/Kota se-Indonesia, Hanya Pemkab Lahat Tidak Menganggarkan ABT 2026 

BANYU ASIN 9-October-2026, 21:09

BANYUASIN UJI REALIZA ANTICHAMAS DILAHAN GAMBUT

LAHAT - 9-October-2026, 19:09

Sikapi Terkait Pemberitaan Tidak Ada Anggaran ABT, Ini Penjelasan Ketua PW GNPK-RI Sumsel 

LAHAT - 9-October-2026, 18:10

SMA Negeri 1 Kikim Barat Pacu Mutu Lewat Visitasi Akreditasi

MUARA ENIM - 9-October-2026, 16:48

Pelarian Tersangka Pembunuhan Anak Di Muara Enim Berakhir di Jawa Barat

MUARA ENIM - 9-October-2026, 03:06

Polisi Gagalkan Transaksi Ekstasi di Muara Enim, Dua Orang Diamankan

BANYU ASIN 8-October-2026, 21:08

BNK BNYUASIN DORONG PERAN KELUARGA DAN MASYARAKAT 

LAHAT - 8-October-2026, 21:07

Ajang Nasional 2026, Tiga Siswa SMAN 4 Lahat Panen Mendali 

PALEMBANG - 8-October-2026, 20:34

Wagub Cik Ujang Dorong Perguruan Tinggi Berkontribusi Nyata bagi Pembangunan Sumsel

LAHAT - 8-October-2026, 20:33

APBD Perubahan Batal, Tiga Kali DPRD Surati Pemkab Lahat Hingga Batas Waktu Proses Belum Tuntas

LAHAT - 8-October-2026, 17:44

Seorang Perempuan Diduga Pengedar Sabu di Kikim Tengah Diungkap Satresnarkoba Polres Lahat 

LAHAT - 8-October-2026, 17:43

Gubuk Reot Nenek Kamisah, Mulai Dibongkar Untuk Direhab Jadi RSLH 

MUBA - 8-October-2026, 16:35

Bupati Muba Cek Dampak Asap Karhutla, Fasilitas Kesehatan Disiagakan

LAHAT - 8-October-2026, 02:57

H. Adriansyah: Golkar Lahat di Tangan Tepat, Selamat Ibu Sri Marhaeni!

MUARA ENIM - 7-October-2026, 20:41

Polsek Rambang amankan Pria Bersama TV Hasil Curian

PALEMBANG - 7-October-2026, 20:37

Muara Enim Jadi Tuan Rumah FORPROV II KORMI Sumsel, Cik Ujang Tekankan Koordinasi Panitia 

MUARA ENIM - 7-October-2026, 20:35

Buka Gebyar SMANSAGEL Jilid 11, Wagub Cik Ujang Dorong Siswa Berani Berprestasi 

LAHAT - 7-October-2026, 20:34

Dituntut Tingkatkan Politik Golkar di Parlemen, Sri Marhaeni Terpilih Secara Aklamasi 

CATATAN SRIWIJAYA

  • Catatan Sriwijaya 26-November-2023, 22:50

    DETERMINASI POLITIK TERHADAP HUKUM

    Oleh Burmansyahtia Darma,S.H.

    Muara Enim - Pemilihan Calon Legislatif atau yang trend nya Calon Anggota D

  • Catatan Sriwijaya 18-April-2020, 07:17

    CORONA & RAMADHAN : Sehari Saja

    Oleh : oleh Burmansyahtia Darma,S.H

    Indonesia menjadi salah satu negara yang terjangkit penyebaran Virus Covid-

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE