ISI

Ketua GCL Mahendra Minta Kepada Kapolda Sumsel dan Poltabes Palembang Segera Tangkap WNA Aniayaah Warga Palembang 


5-June-2026, 19:55


PALEMBANG SRIWIJAYA ONLINE——Aksi penganiayaan cukup brutal terekam Vidio yang dilakukan oleh diduga Warga Negara Asing (WNA) terhadap seseorang masyarakat Palembang beredar luar dan memicu amarah sekaligus keperihatian warga Palembang Provinsi Sumsel.

Amarah dan emosi Publik usai menyaksikan Vidio yang berdurasi pendek tersebut, terlihat terduga Pelaku Penganiayaan yang dilakukan oleh AJ warga Tionghoa terhadap masyarakat Sumatera Selatan, terjadi disesuatu tempat pada Kamis (4/6/2026) sore.

Dalam Vidio tersebut, seorang Pria yang bertubuh sedikit kurus memakai baju warna abu-abu dan memakai celana jens warna hitam serta kedua tangannya terikat dibawah meja. Lalu, dengan leluasa diduga AJ warna Cina ini memukul dengan menggunakan sebatang kayu bertubi-tubi ketubuh korban, hingga, mengakibatkan kayu itu patah menjadi dua.

Viralnya Vidio dugaan Penganiayaan tersebut, mengundang banyak reaksi dari Publik yang mengutuk AJ, tak terkecuali Ketua Gerakan Cintai Lahat (GCL), Mahendra Reza Wijaya SH dengan nada tegas meminta Kapolda Sumsel, dan Poltabes Palembang agar dapat segera bergerak untuk menangkap Pelaku Penganiayaan tersebut.

“Oleh karenanya, saya minta kepada Kapolda Sumsel maupun Poltabes Palembang agar dapat segera menangkap AJ warga Tionghoa ini, karena, telah melakukan dugaan Penganiayaan terhadap salah satu warga Kota Palembang Provinsi Sumsel,” teriak Mahendra Reza Wijaya SH, pada Jum’at (5/6/2026).

Terlihat jelas, sambung Pengecara Muda ini, dugaan Penganiayaan yang dilakukan oleh AJ ini sudah diluar batas kewajaran. Kedua tangan korban diikat dibawah meja, sehingga, dengan leluasa AJ warga Cina ini menghantamkan sebatang kayu ketubuh korban.

“Akibat pemukulan tersebut, korban terlihat menangis menahan kesakitan. Mirisnya, walaupun korban telah meminta maaf beberapa kali, tapi tetap tidak diindahkan, bahkan AJ terus memukuli kepala, tubuh, sampai menyebabkan kayu tersebut patah menjadi dua bagian,” tambah Mahendra dengan nada geram.

Menurut Mahendra, kalau dilihat dari rekaman Vidio yang beredar AJ warna Cina yang berdomisili di Palembang ini, sudah tidak berprikemanusiaan lagi, karena, menganiaya korban yang sudah tidak berdaya lagi.

“Walaupun korban sudah berteriak meminta maaf, serta mengaku memiliki istri dan menangis menahan rasa kesakitan akibat pemukulan tersebut. Namun, tangisan dan jeritan korban tidak diindahkan, AJ terus memukuli korban hingga batang kayu yang dipakainya terpatah menjadi dua bagian,” ujarnya.

Alih-alih dari teriakan korban, kata Mahendra, agar AJ berhenti memukulinya, malah dijawab AJ dengan nada sombong dan angkuh bahwa dirinya berada diatas dari hukum Negara ini atau bisa dibilang kebal hukum.

“Kau tau dak, Polisi kawan aku galo, tidak ada yang sanggup nangkap aku,” imbuh Pelaku dengan nada yang tinggi dan penuh kesombongan dan melanjutkan pemukulan terhadap korban lagi.

Dengan keluarnya kata-kata dari AJ, bahwa Polisi tidak sanggup menangkap dirinya, menjadikan Pertanyaan bagi Publik apakah benar Aparat Penegak Hukum (APH) tidak sanggup mengungkap atau menangkap AJ warga Tionghoa ini.

Mahendra menjelaskan, dari Peristiwa ini Publik mempertanyakan kinerja APH apakah Hukum itu benar-benar tidak tebang pilih, dan kami mempertanyakan kinerja Kepolisian.

“Tumpul bagi para Penguasa, Tajam bagi yang lemah, dan sampai sekarang kami tetap percaya tegaknya hukum kepada siapa saja, tanpa pandang bulu. Kami menanti kinerja Aparat Penegak Hukum untuk dapat segera bertindak,” pinta Mahendra.

Sampai berita ini diturunkan, termasuk viralnya Vidio penganiayaan tersebut, belum ada jawaban dari pihak Kepolisian untuk membuktikan hukum di Negara ini benar-benar adil dan tanpa pandang bulu. (SYAH)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

PALEMBANG - 2-October-2026, 15:40

𝐁𝐮𝐩𝐚𝐭𝐢 𝐝𝐚𝐧 𝐒𝐞𝐤𝐝𝐚 𝐄𝐦𝐩𝐚𝐭 𝐋𝐚𝐰𝐚𝐧𝐠 𝐇𝐚𝐝𝐢𝐫𝐢 𝐏𝐞𝐧𝐠𝐮𝐤𝐮𝐡𝐚𝐧 𝐊𝐃𝐄𝐊𝐒 𝐒𝐮𝐦𝐬𝐞𝐥 𝐝𝐚𝐧 𝐊𝐚𝐛𝐮𝐩𝐚𝐭𝐞𝐧/𝐊𝐨𝐭𝐚 𝐬𝐞-𝐒𝐮𝐦𝐚𝐭𝐞𝐫𝐚 𝐒𝐞𝐥𝐚𝐭𝐚𝐧

EMPAT LAWANG - 2-October-2026, 04:20

𝐔𝐧𝐬𝐞𝐥𝐚 𝐏𝐞𝐫𝐥𝐮𝐚𝐬 𝐉𝐚𝐧𝐠𝐤𝐚𝐮𝐚𝐧 𝐏𝐌𝐁 𝟐𝟎𝟐𝟔/𝟐𝟎𝟐𝟕, 𝐁𝐚𝐧𝐠𝐮𝐧 𝐒𝐢𝐧𝐞𝐫𝐠𝐢 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐦𝐤𝐚𝐛 𝐄𝐦𝐩𝐚𝐭 𝐋𝐚𝐰𝐚𝐧𝐠 

PALEMBANG - 1-October-2026, 21:37

Beli Tanah Rp210 Juta untuk Pesantren, Warga Pagar Alam Laporkan Wali Kota Pagar Alam Dugaan Penipuan ke Polda Sumsel 

LAHAT - 1-October-2026, 21:35

Optimalkan Pemberitaan Positif di Pendidikan, PWI Lahat Jalin Kerjasama Dengan Seluruh SMA 

LAHAT - 1-October-2026, 21:35

Polres Lahat Laksanakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 

LAHAT - 1-October-2026, 21:28

DPO Selama Sembilan Bulan, AA Kasus Curat Berhasil Diringkus Unit Reskrim Polsek Kikim Timur 

MUBA - 1-October-2026, 20:15

SIGAPKE MUBA Diluncurkan, Bupati Toha Tohet Apresiasi Tenaga Kesehatan 

BANYU ASIN 1-October-2026, 19:46

PANEN RAYA PADI IP 100 BUPATI BANYUASIN PERKUAT KETAHANAN PANGAN

BANYU ASIN 1-October-2026, 19:45

BPKAD BANYUASIN BAHAS PERATURAN PERUBAHAN STANDAR BIYAYA 2026

BANYU ASIN 1-October-2026, 09:55

BANYUASIN TINGKATKAN PRODUKSI PADI NOMOR SATU DI INDONESIA

LAHAT - 30-September-2026, 16:59

Polres Lahat Raih KPPN Lahat Award 2026, Catat Nilai IKPA Terbaik Kategori Pagu Besar

MUBA - 30-September-2026, 16:58

HUT ke-70 Muba, Bupati Toha Tegaskan Pembangunan Harus Berujung pada Kesejahteraan

LAHAT - 30-September-2026, 16:56

Tabrakan Antara Mobil Dump Truck VS Bus PT AMM

PALEMBANG - 30-September-2026, 12:54

𝐀𝐛𝐝𝐮𝐥𝐥𝐚𝐡 𝐀𝐫𝐚𝐟𝐚𝐡 𝐊𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢 𝐝𝐢 𝐊𝐏𝐈𝐃 𝐒𝐮𝐦𝐬𝐞𝐥, 𝐃𝐨𝐫𝐨𝐧𝐠 𝐑𝐚𝐝𝐢𝐨 𝐁𝐞𝐫𝐚𝐝𝐚𝐩𝐭𝐚𝐬𝐢 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐄𝐫𝐚 𝐃𝐢𝐠𝐢𝐭𝐚𝐥

LAHAT - 30-September-2026, 12:36

Mahendra Reza Wijaya Polisikan Sariyono Terkait Pencemaran Nama Baik dan UU ITE

PALEMBANG - 29-September-2026, 19:44

PERHAPI SUMSEL APRESIASI KEBIJAKAN KEMENTERIAN ESDM, IMBAU PEMEGANG IUP GUNAKAN IUJP LOKAL

LAHAT - 29-September-2026, 13:05

Peredaran Ganja di Kikim Selatan Diungkap, Satresnarkoba Polres Lahat Aman TSK Berikut BB 22 Paket 

LAHAT - 29-September-2026, 12:37

Ketua PW GNPK RI Sumsel Angkat Bicara Maraknya LSM Datangi Proyek APBD Lahat 

LAHAT - 29-September-2026, 12:08

Aksi Demo JAKSI ke-Kejari Massa 10 Orang, Aprizal Muslim: Massa Demo dari Kalangan Tukang Ojek

LAHAT - 28-September-2026, 21:36

Warga Pseksu Kikim Sumringah, Jalan Idaman Akhirnya Terwujud, Terima Kasih Bupati Bursah

MUARA ENIM - 28-September-2026, 21:36

TO Ops Sikat I Musi 2026 Dibekuk Polsek Rambang, Pria 50 Tahun Diamankan Terkait Pencurian

LAHAT - 28-September-2026, 20:09

Jalan Menuju Megalit Dilebarkan, Warga: Terima Kasih Bupati Dan Wabup Lahat

LAHAT - 28-September-2026, 18:42

Hadiri Seminar Buruh Sawit, Wabup Lahat Widia Berkomitmen Perkuat Perlindungan dan Kesejahteraan Pekerja

BANYU ASIN 28-September-2026, 18:41

PEMERINTAH KABUPATEN BANYUASIN SIAPKAN DATA PEMERIKSAAN GWPP

LAHAT - 28-September-2026, 18:41

Dua Pelaku Terduga Pencuri Kabel Mesin Motor Grader Berhasil Dicokok Tim Jagal Bandit Polres Lahat

CATATAN SRIWIJAYA

  • Catatan Sriwijaya 26-November-2023, 22:50

    DETERMINASI POLITIK TERHADAP HUKUM

    Oleh Burmansyahtia Darma,S.H.

    Muara Enim - Pemilihan Calon Legislatif atau yang trend nya Calon Anggota D

  • Catatan Sriwijaya 18-April-2020, 07:17

    CORONA & RAMADHAN : Sehari Saja

    Oleh : oleh Burmansyahtia Darma,S.H

    Indonesia menjadi salah satu negara yang terjangkit penyebaran Virus Covid-

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE