ISI

Gubernur Herman Deru dan Wagub Cik Ujang Tegaskan Kesiapsiagaan Sumsel Hadapi Karhutla 2026


7-May-2026, 15:31


PALEMBANG SRIWIJAYA ONLINE—— Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru bersama Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang menegaskan komitmen kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tahun 2026 saat mendampingi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI, Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, memimpin Apel Kesiapsiagaan Personel dan Peralatan Penanganan Karhutla Sumsel sekaligus Reaktivasi Desk Karhutla Nasional Tahun 2026.

Apel tersebut, dipusatkan di Halaman Griya Agung, Rabu tanggal 6 Mei 2026, yang ditandai dengan pemeriksaan lapangan, reaktivasi desk koordinasi penanggulangan karhutla, serta simulasi penanganan Karhutla secara terintegrasi.

Dalam arahannya, Menko Polkam Djamari Chaniago menyampaikan bahwa apel kali ini berbeda dari sebelumnya karena adanya reaktivasi desk koordinasi penanggulangan karhutla tahun 2026.

Oleh karenanya, Ia berharap langkah ini mampu memperkuat keterpaduan seluruh kementerian, lembaga, pemerintah daerah, serta unsur terkait dalam mitigasi pencegahan, penanggulangan, penegakan hukum, hingga pemulihan pascakebakaran.

Menko juga menyampaikan, bahwa Presiden memberikan perhatian besar terhadap upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla. Karena itu, capaian pengendalian yang telah diraih harus terus dipertahankan dan ditingkatkan.

“Seluruh komponen bangsa harus memperkuat kesiapsiagaan dan meningkatkan mitigasi serta membangun kerja sama yang solid dalam penanganan karhutla,” tegasnya.

Lebih jauh dikatakannya, Sumatera Selatan merupakan wilayah strategis yang perlu mendapat perhatian serius karena memiliki tingkat kerawanan tinggi, dipengaruhi oleh karakter lahan gambut, area perkebunan, serta riwayat kebakaran yang berulang.

Berdasarkan data Kementerian Kehutanan, luas karhutla secara nasional pada 2024 mencapai sekitar 376.805 hektare dan pada 2025 sekitar 359.619 hektare. Sementara itu, di Provinsi Sumatera Selatan, luas karhutla pada 2024 tercatat sekitar 15.422 hektare dan menurun menjadi 5.939 hektare pada 2025. Untuk periode 1 Januari hingga 30 April 2026, luas karhutla di Sumsel tercatat sekitar 79 hektare.

“Penurunan ini patut disyukuri, tetapi tidak boleh membuat kita lengah. Justru capaian ini harus dipertahankan melalui kerja yang lebih disiplin, lebih dini, dan lebih terpadu,” ujarnya.

Lebih lanjut, Menko meminta seluruh pihak mencermati faktor cuaca dan iklim. Berdasarkan data BMKG, sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi memasuki musim kemarau pada periode April hingga Juni 2026. Khusus Sumatera Selatan, awal musim kemarau diperkirakan terjadi pada Mei.

Berdasarkan pemetaan BPBD Sumsel, terdapat 12 kabupaten/kota yang rawan karhutla pada 2026. Wilayah tersebut harus menjadi prioritas pengawasan, patroli pencegahan, serta penyiapan sumber daya karena memiliki karakteristik lahan gambut atau mineral kering, area perkebunan, dan riwayat kebakaran berulang.

“Dengan mencermati hal itu, saya minta kepada Gubernur Sumatera Selatan, para Forkopimda, bupati dan wali kota, serta seluruh jajaran agar menjadikan penanggulangan karhutla sebagai prioritas daerah menjelang dan selama musim kemarau 2026,” ujarnya.

Maka dari itu, Ia menekankan pentingnya kesiapan seluruh perangkat daerah, termasuk memastikan posko siaga berjalan optimal, personel dan peralatan siap, sumber air terpetakan, jalur mobilisasi terbuka, serta sistem komando lapangan berfungsi efektif.

Selain itu, dirinya meminta agar data dan informasi terintegrasi dalam satu sistem yang cepat dan akurat. Setiap titik panas harus segera diverifikasi, dan setiap kejadian harus segera dilaporkan serta ditangani tanpa ego sektoral.

Menko juga menegaskan peran dunia usaha di sektor kehutanan, perkebunan, dan pertambangan agar memenuhi seluruh kewajiban dalam pencegahan dan penanggulangan karhutla di wilayah kerja masing-masing.

“Dunia usaha harus menjadi bagian dari solusi, bukan menjadi sumber persoalan,” tegasnya.

Dalam sambutannya, ia juga menyebut Sumatera Selatan harus diposisikan sebagai salah satu barometer pengendalian karhutla di kawasan Sumatera bagian selatan. Hal ini mengingat dampaknya tidak hanya dirasakan secara lokal, tetapi juga berpengaruh pada kesehatan masyarakat, transportasi, kegiatan ekonomi, kualitas udara, serta citra daerah dan negara.

“Kita jadikan apel kesiapsiagaan hari ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen, menyatukan langkah, dan memastikan Sumatera Selatan siap menghadapi musim kemarau 2026 dengan kesiapsiagaan penuh. Kita harus bergerak lebih awal, lebih cepat, dan lebih terpadu,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., Menteri Lingkungan Hidup RI Drs. Moh. Jumhur Hidayat, M.Si., Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman, Kepala BMKG RI Teuku Faisal Fatahni, Wakil Menteri Dalam Negeri Ahmad Wijayagus, Wakil Menteri Perhubungan Drs. Suntana, Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Darmawan, serta Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan awal penanggulangan bencana karhutla sebesar Rp2,8 miliar, berupa motor trail pemadam karhutla, mesin pompa pemadam, alat pelindung diri personel, dan perlengkapan lainnya. Apel ditutup dengan simulasi pemadaman karhutla secara terintegrasi. (SYAH)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

PALEMBANG - 2-October-2026, 15:40

𝐁𝐮𝐩𝐚𝐭𝐢 𝐝𝐚𝐧 𝐒𝐞𝐤𝐝𝐚 𝐄𝐦𝐩𝐚𝐭 𝐋𝐚𝐰𝐚𝐧𝐠 𝐇𝐚𝐝𝐢𝐫𝐢 𝐏𝐞𝐧𝐠𝐮𝐤𝐮𝐡𝐚𝐧 𝐊𝐃𝐄𝐊𝐒 𝐒𝐮𝐦𝐬𝐞𝐥 𝐝𝐚𝐧 𝐊𝐚𝐛𝐮𝐩𝐚𝐭𝐞𝐧/𝐊𝐨𝐭𝐚 𝐬𝐞-𝐒𝐮𝐦𝐚𝐭𝐞𝐫𝐚 𝐒𝐞𝐥𝐚𝐭𝐚𝐧

EMPAT LAWANG - 2-October-2026, 04:20

𝐔𝐧𝐬𝐞𝐥𝐚 𝐏𝐞𝐫𝐥𝐮𝐚𝐬 𝐉𝐚𝐧𝐠𝐤𝐚𝐮𝐚𝐧 𝐏𝐌𝐁 𝟐𝟎𝟐𝟔/𝟐𝟎𝟐𝟕, 𝐁𝐚𝐧𝐠𝐮𝐧 𝐒𝐢𝐧𝐞𝐫𝐠𝐢 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐦𝐤𝐚𝐛 𝐄𝐦𝐩𝐚𝐭 𝐋𝐚𝐰𝐚𝐧𝐠 

PALEMBANG - 1-October-2026, 21:37

Beli Tanah Rp210 Juta untuk Pesantren, Warga Pagar Alam Laporkan Wali Kota Pagar Alam Dugaan Penipuan ke Polda Sumsel 

LAHAT - 1-October-2026, 21:35

Optimalkan Pemberitaan Positif di Pendidikan, PWI Lahat Jalin Kerjasama Dengan Seluruh SMA 

LAHAT - 1-October-2026, 21:35

Polres Lahat Laksanakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 

LAHAT - 1-October-2026, 21:28

DPO Selama Sembilan Bulan, AA Kasus Curat Berhasil Diringkus Unit Reskrim Polsek Kikim Timur 

MUBA - 1-October-2026, 20:15

SIGAPKE MUBA Diluncurkan, Bupati Toha Tohet Apresiasi Tenaga Kesehatan 

BANYU ASIN 1-October-2026, 19:46

PANEN RAYA PADI IP 100 BUPATI BANYUASIN PERKUAT KETAHANAN PANGAN

BANYU ASIN 1-October-2026, 19:45

BPKAD BANYUASIN BAHAS PERATURAN PERUBAHAN STANDAR BIYAYA 2026

BANYU ASIN 1-October-2026, 09:55

BANYUASIN TINGKATKAN PRODUKSI PADI NOMOR SATU DI INDONESIA

LAHAT - 30-September-2026, 16:59

Polres Lahat Raih KPPN Lahat Award 2026, Catat Nilai IKPA Terbaik Kategori Pagu Besar

MUBA - 30-September-2026, 16:58

HUT ke-70 Muba, Bupati Toha Tegaskan Pembangunan Harus Berujung pada Kesejahteraan

LAHAT - 30-September-2026, 16:56

Tabrakan Antara Mobil Dump Truck VS Bus PT AMM

PALEMBANG - 30-September-2026, 12:54

𝐀𝐛𝐝𝐮𝐥𝐥𝐚𝐡 𝐀𝐫𝐚𝐟𝐚𝐡 𝐊𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢 𝐝𝐢 𝐊𝐏𝐈𝐃 𝐒𝐮𝐦𝐬𝐞𝐥, 𝐃𝐨𝐫𝐨𝐧𝐠 𝐑𝐚𝐝𝐢𝐨 𝐁𝐞𝐫𝐚𝐝𝐚𝐩𝐭𝐚𝐬𝐢 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐄𝐫𝐚 𝐃𝐢𝐠𝐢𝐭𝐚𝐥

LAHAT - 30-September-2026, 12:36

Mahendra Reza Wijaya Polisikan Sariyono Terkait Pencemaran Nama Baik dan UU ITE

PALEMBANG - 29-September-2026, 19:44

PERHAPI SUMSEL APRESIASI KEBIJAKAN KEMENTERIAN ESDM, IMBAU PEMEGANG IUP GUNAKAN IUJP LOKAL

LAHAT - 29-September-2026, 13:05

Peredaran Ganja di Kikim Selatan Diungkap, Satresnarkoba Polres Lahat Aman TSK Berikut BB 22 Paket 

LAHAT - 29-September-2026, 12:37

Ketua PW GNPK RI Sumsel Angkat Bicara Maraknya LSM Datangi Proyek APBD Lahat 

LAHAT - 29-September-2026, 12:08

Aksi Demo JAKSI ke-Kejari Massa 10 Orang, Aprizal Muslim: Massa Demo dari Kalangan Tukang Ojek

LAHAT - 28-September-2026, 21:36

Warga Pseksu Kikim Sumringah, Jalan Idaman Akhirnya Terwujud, Terima Kasih Bupati Bursah

MUARA ENIM - 28-September-2026, 21:36

TO Ops Sikat I Musi 2026 Dibekuk Polsek Rambang, Pria 50 Tahun Diamankan Terkait Pencurian

LAHAT - 28-September-2026, 20:09

Jalan Menuju Megalit Dilebarkan, Warga: Terima Kasih Bupati Dan Wabup Lahat

LAHAT - 28-September-2026, 18:42

Hadiri Seminar Buruh Sawit, Wabup Lahat Widia Berkomitmen Perkuat Perlindungan dan Kesejahteraan Pekerja

BANYU ASIN 28-September-2026, 18:41

PEMERINTAH KABUPATEN BANYUASIN SIAPKAN DATA PEMERIKSAAN GWPP

LAHAT - 28-September-2026, 18:41

Dua Pelaku Terduga Pencuri Kabel Mesin Motor Grader Berhasil Dicokok Tim Jagal Bandit Polres Lahat

CATATAN SRIWIJAYA

  • Catatan Sriwijaya 26-November-2023, 22:50

    DETERMINASI POLITIK TERHADAP HUKUM

    Oleh Burmansyahtia Darma,S.H.

    Muara Enim - Pemilihan Calon Legislatif atau yang trend nya Calon Anggota D

  • Catatan Sriwijaya 18-April-2020, 07:17

    CORONA & RAMADHAN : Sehari Saja

    Oleh : oleh Burmansyahtia Darma,S.H

    Indonesia menjadi salah satu negara yang terjangkit penyebaran Virus Covid-

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE