ISI

Program Inovasi Budidaya Porang Muba Raih Penghargaan


12-July-2022, 12:45


PALEMBANG, SO – Gelombang pandemik COVID-19 dua tahun belakangan membuat sejumlah petani di Kabupaten Muba terpukul. Bahkan tak sedikit petani alih profesi karena tidak produktifnya hasil pertanian.

Namun, inovasi baru dilakukan Petani di Bumi Serasan Sekate yang di support Pemkab Muba dengan memaksimalkan budidaya Porang yakni tanaman penghasil umbi yang dapat dimakan.

“Jadi budidaya Porang ini salah satu komitmen Kabupaten Muba memaksimalkan serta mendorong Gerakan Sumsel Mandiri Pangan yang diinisiasi bapak Gubernur Herman Deru,” ungkap Pj Bupati Muba, Drs Apriyadi MSi saat menerima penghargaan Inovasi Pertanian Budidaya Porang Musi Banyuasin dalam rangkaian Sarasehan Nasional dengan Tema “1001 Cerita dari Bumi Sriwijaya untuk Indonesia Menuju Sumsel Mandiri Pangan”, Selasa (12/7/2022) di Griya Agung.

Dijelaskan, saat ini tercatat ada sekitar 18,6 hektar lahan tanam pertanian Porang yang dikelola petani mandiri di Muba yang tersebar di Kecamatan Babat Toman, Sungai Lilin, dan Babat Supat.

Kandidat Doktor Universitas Sriwijaya ini mengaku, Pemkab Muba akan terus mensupport petani di Muba dalam upaya memaksimalkan serta mendorong Gerakan Kemandirian Pangan.

“Terima kasih atas penghargaan ini, semoga dapat memotivasi petani-petani di Muba untuk program Kemandirian Pangan,” ulasnya.

Gubernur Sumsel Herman Deru, mengajak para petani dan Pemerintah Kabupaten di Sumsel komitmen menggencarkan serta inovasi pertanian dalam upaya realisasi Gerakan Sumsel Mandiri Pangan.

“Ini menjadi tugas kita bersama, Gerakan Sumsel Mandiri Pangan upaya kita meningkatkan kesejahteraan di Sumatera Selatan,” harapnya.

Kepala Newsroom Sripo-Tribun, Hj Wenny L Ramdiastuti mengatakan pihaknya mengaku penghargaan yang diberikan untuk petani budidaya Porang di Kabupaten Muba sudah melakukan riset yang selektif. “Petani budidaya Porang di Muba patut diapresiasi dan menjadi contoh dalam upaya menghidupkan lahan tanam pascapandemik,” ungkapnya.

Sementara itu, Suntoko salah satu petani Porang asal Desa Srigunung Sungai Lilin Muba mengaku inspirasi bertanam porang ini ia dapatkan setelah mengetahui jika tanaman ini sangat mudah dibudidayakan dan juga menghasilkan. Selain menanam porang dirinya sebelum ini melakukan penanaman cabai dan semangka, namun tetap saja baginya Porang lebih menguntungkan.

“Saya ngambil bibit dari Jawa. Untuk bibit 1 kilogram harganya Rp270 ribu dalam bentuk umbi kecil,” ujarnya.

Untuk proses tanam dan perawatan sendiri diakuinya sangat mudah. Selama dua tahun ini ia hanya fokus membersihkan hama. “Kalau umbinya sudah dipanen dipotong, dioven lalu dijemur kering kemudian dibuat seperti tepung terigu,” jelasnya.

Ia menambahkan, dulu saat Porang ini tengah populer kepastian harga untuk basahnya saja Rp17 ribu untuk awal-awal, kalau sekarang sekarang hanya Rp5 ribu. Popularitas tanaman ini pun kian meningkat, mengingat porang juga memiliki banyak sekali manfaat. Porang memiliki nilai yang strategis dan peluang besar untuk dikembangkan serta diekspor.

“Tetap saja lebih menguntungkan dibandingkan menanam yang lain dan butuh modal besar serta perawatan yang rumit. Apalagi tanaman porang ini sempat menjadi sorotan Presiden Jokowi karena bisa menjadi komoditas ekspor baru yang memberikan keuntungan tinggi,” ungkapnya.

Bahkan hasil dari tanaman Porang miliknya bisa dijual sampai ke Jawa dan diekspor keluar negeri salah satunya negara Jepang. “Baru pertama kali menanam Porang ini, dan ini panen perdana. Jadi masih bertahap dan semoga saja hasilnya sesuai yang diharapkan,” ungkapnya.

Dari hasil Porang ini dirinya mampu menghidupi istri dan ketiga anaknya hingga ke bangku kuliah. Ia juga bisa membuat usaha sendiri yakni wahana permainan air di daerahnya.

“Alhamdulillah semua berkat modal sendiri dan saya bisa mengembangkan budidaya Porang ini sehingga menghasilkan,” pungkasnya.

Dalam rangkaian Sarasehan Nasional dengan Tema “1001 Cerita dari Bumi Sriwijaya untuk Indonesia Menuju Sumsel Mandiri Pangan” tersebut juga turut dihadiri Direktur Perbenihan Hortikultura Kementerian Pertanian Dr. Inti Pertiwi Nashwari, SP, MSi dan Tokoh Petani Sumsel Komjen Pol (Purn) Susno Duadji.(bram)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

PALI - 5-October-2026, 12:43

KOORDINASI SAMSAT PALI DAN KELURAHAN TALANG UBI TIMUR DORONG PENYELESAIAN PAJAK KENDARAAN

LAHAT - 4-October-2026, 14:49

Upaya Antisipasi Karhutla dan 3C Terus Dilakukan Polsek Pseksu

MUBA - 3-October-2026, 21:27

Wabup Muba Buka Resmi “Pakam Race” di Bailangu Timur.

LAHAT - 3-October-2026, 18:52

Jalan Wisata Megalitikum Kini Semakin Lebar, Warga Puji Bupati Bursah : Program Nyata, Bukan Janji

OKU - 3-October-2026, 18:32

POLSEK BATURAJA TIMUR PATROLI HUNTING PREMANISME DALAM RANGKA OPS SIKAT I MUSI TAHUN 2026

OKU - 3-October-2026, 18:21

Jual Minuman Beralkohol Tanpa Izin, Pria Ini Diamankan Tim Opsnal Sat Reskrim

PALEMBANG - 2-October-2026, 21:24

KDEKS SUMSEL BUPATI BANYUASIN DI KUKUHKAN SEBAGAI KETUA DEWAN PENGARAH KDEKS

OKU SELATAN - 2-October-2026, 21:04

Polres OKU Selatan Sapa 300 Warga di 14 Titik lewat Program Polisi Berbagi Ilmu

LAHAT - 2-October-2026, 21:01

YBM PLN UP3 Lahat Salurkan Beasiswa Cahaya Pintar untuk 66 Siswa di Kabupaten Lahat

LAHAT - 2-October-2026, 18:06

‎Japri Polsek Pseksu Dilaksanakan di Masjid Nurul Iman Desa Pagar Agung Pseksu

LAHAT - 2-October-2026, 18:05

Dipodcast PWI Lahat, Kades Mulak Ulu Sulap 5,5 Hektare Lahan Jadi Cuan

PALEMBANG - 2-October-2026, 18:04

Operasi Sikat Musi 2026, Polda Sumsel Ungkap 208 Kasus 3C dan Ratusan Aksi Premanisme

MUARA ENIM - 2-October-2026, 18:02

Ops Sikat I Musi 2026, Polsek Lembak Ungkap Kasus Pencurian Motor di Desa Lembak

PALEMBANG - 2-October-2026, 15:40

𝐁𝐮𝐩𝐚𝐭𝐢 𝐝𝐚𝐧 𝐒𝐞𝐤𝐝𝐚 𝐄𝐦𝐩𝐚𝐭 𝐋𝐚𝐰𝐚𝐧𝐠 𝐇𝐚𝐝𝐢𝐫𝐢 𝐏𝐞𝐧𝐠𝐮𝐤𝐮𝐡𝐚𝐧 𝐊𝐃𝐄𝐊𝐒 𝐒𝐮𝐦𝐬𝐞𝐥 𝐝𝐚𝐧 𝐊𝐚𝐛𝐮𝐩𝐚𝐭𝐞𝐧/𝐊𝐨𝐭𝐚 𝐬𝐞-𝐒𝐮𝐦𝐚𝐭𝐞𝐫𝐚 𝐒𝐞𝐥𝐚𝐭𝐚𝐧

EMPAT LAWANG - 2-October-2026, 04:20

𝐔𝐧𝐬𝐞𝐥𝐚 𝐏𝐞𝐫𝐥𝐮𝐚𝐬 𝐉𝐚𝐧𝐠𝐤𝐚𝐮𝐚𝐧 𝐏𝐌𝐁 𝟐𝟎𝟐𝟔/𝟐𝟎𝟐𝟕, 𝐁𝐚𝐧𝐠𝐮𝐧 𝐒𝐢𝐧𝐞𝐫𝐠𝐢 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐦𝐤𝐚𝐛 𝐄𝐦𝐩𝐚𝐭 𝐋𝐚𝐰𝐚𝐧𝐠 

PALEMBANG - 1-October-2026, 21:37

Beli Tanah Rp210 Juta untuk Pesantren, Warga Pagar Alam Laporkan Wali Kota Pagar Alam Dugaan Penipuan ke Polda Sumsel 

LAHAT - 1-October-2026, 21:35

Optimalkan Pemberitaan Positif di Pendidikan, PWI Lahat Jalin Kerjasama Dengan Seluruh SMA 

LAHAT - 1-October-2026, 21:35

Polres Lahat Laksanakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 

LAHAT - 1-October-2026, 21:28

DPO Selama Sembilan Bulan, AA Kasus Curat Berhasil Diringkus Unit Reskrim Polsek Kikim Timur 

MUBA - 1-October-2026, 20:15

SIGAPKE MUBA Diluncurkan, Bupati Toha Tohet Apresiasi Tenaga Kesehatan 

BANYU ASIN 1-October-2026, 19:46

PANEN RAYA PADI IP 100 BUPATI BANYUASIN PERKUAT KETAHANAN PANGAN

BANYU ASIN 1-October-2026, 19:45

BPKAD BANYUASIN BAHAS PERATURAN PERUBAHAN STANDAR BIYAYA 2026

BANYU ASIN 1-October-2026, 09:55

BANYUASIN TINGKATKAN PRODUKSI PADI NOMOR SATU DI INDONESIA

LAHAT - 30-September-2026, 16:59

Polres Lahat Raih KPPN Lahat Award 2026, Catat Nilai IKPA Terbaik Kategori Pagu Besar

MUBA - 30-September-2026, 16:58

HUT ke-70 Muba, Bupati Toha Tegaskan Pembangunan Harus Berujung pada Kesejahteraan

CATATAN SRIWIJAYA

  • Catatan Sriwijaya 26-November-2023, 22:50

    DETERMINASI POLITIK TERHADAP HUKUM

    Oleh Burmansyahtia Darma,S.H.

    Muara Enim - Pemilihan Calon Legislatif atau yang trend nya Calon Anggota D

  • Catatan Sriwijaya 18-April-2020, 07:17

    CORONA & RAMADHAN : Sehari Saja

    Oleh : oleh Burmansyahtia Darma,S.H

    Indonesia menjadi salah satu negara yang terjangkit penyebaran Virus Covid-

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE