ISI

Literasi Digital, Bupati OKU Timur Sebagai Keynote Speaker


19-June-2021, 15:29


OKU Timur – Dalam rangka mewujudkan masyarakat Indonesia yang paham akan Literasi Digital, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengadakan kegiatan Literasi Digital untuk meng edukasi dan mewujudkan masyarakat agar paham akan Literasi Digital lebih dalam dan menyikapi secara bijaksana dalam menggunakan digital platform di 77 Kota / Kabupaten area Sumatera II, mulai dari Aceh sampai Lampung dengan jumlah peserta sebanyak 600 orang di setiap kegiatan yang ditujukan kepada PNS, TNI / Polri, Orang Tua, Pelajar, Penggiat Usaha, Pendakwah dan sebagainya. 4 kerangka digital yang akan diberikan dalam kegiatan tersebut, antara lain Digital Skill, Digital Safety, Digital Ethic dan Digital Culture dimana masing masing kerangka mempunyai beragam thema.

Sebagai Keynote Speaker, oleh Bupati Ogan Komering Ulu Timur H. Lanosin Hamzah S.T, menyatakan bahwa mendukung kegiatan Literasi Digital agar dapat memanfaatkan internet dan teknologi untuk hal yang positif dan kreatif serta menamba daya saing sehingga dapat meningkatkan perekonomian dan turut membangun Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, dilanjutkan oleh Bp. Presiden RI, Bapak Jokowi yang memberikan sambutan dalam mendukung Literasi Digital Kominfo 2021.

DIGITAL SKILL – Bp. BAMBANG EKA PURNAMA, M.Kom (Ketua Umum APMIMI) Thema : “BASIC SKILLS TENTANG HARDWARE & SOFTWARE DAN PENGGUNANYA ” Bambang menjelaskan dahulu orang di kamar mandi sambil merokok dan membaca koran, tetapi saat ini orang tidak pernah meninggalkan gadget walaupun ke kamar mandi. Hari ini banyak orang yang dengan mudah mencari informasi baik berupa informasi text, gambar maupun video, antara lain melalui search engine (seperti misalnya google search.

Dijelaskan pula ada beberapa perubahan fenomena saat ini, antara lain : • Banyak Koran cetak tutup. • Stasiun TV bahkan Radio punya Channel Youtube. • Dalam 3 bulan terakhir banyak iklan UMKM tayang di IG Ads, Youtube Ads, FB Ads, dan Google Ads. • Dalam 3 bulan terakhir lebih banyak nonton TV / Youtube. • Mulai menjamur radio web, TV on the Nett dan Apps. Untuk mencapai 50 juta pengguna, radio membutuhkan 38 tahun, TV 13 tahun, sedangkan internet hanya butuh 5 tahun saja.

Bambang dalam kesempatan pemaparannya juga memberikan tips aman dalam transaksi digital. • Jangan berikan nama Ibu Kandung ke siapapun. • Jangan berikan OTP dan Password. • Sebisa mungkin hindari WIFI public. • Aktifkan notifikasi. • Hapus Jejak Keuangan. Bijak dalam menggunakan media sosial, yakni gunakan untuk Personal Branding, Branding Wisata, Kuliner, UMKM dan Branding Digital Marketing. Bisnis tidak pernah menjual produk tapi menjual value. Sebagai contoh, kenapa beli beras di swalayan dan tidak di sawah langsung dengan petaninya? Secara value, Swalayan sudah menjual dengan kemasan, bersih dan tempat terjangkau (swalayan terdekat). Bambang memberikan penjelasan tentang bagaimana mendapatkan follower, yaitu dengan membeli dan saling mem follow. Kenapa banyak yang mem follow, karena ada beberapa faktor antara lain menarik, lucu, unik, bermanfaat, dan sebagainya. Tipe tipe follower : Stalker, Spammer dan Loyal Follower.

DIGITAL CULTURE – Bp. M IQBAL MUSTOFA, M.Kom. (Dosen Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi STKIP Nurul Huda OKU TIMUR ) Thema : “LITERASI DIGITAL BAGI TENAGA PENDIDIK DAN ANAK DIDIK DI ERA DIGITAL” Iqbal menjelaskan kalau dahulu memiliki kemampuan dasar bisa membaca dan menulis mungkin sudah cukup, sekarang setiap orang terkoneksi ke internet juga dituntut untuk memiliki kecakapan digital. Ada 4 pilar kurikulum Literasi Digital, yaitu Aman, Budaya, Cakap dan Etis. Sedangkan Literasi Digital bagi pendidik adalah : • Menganalisis dan mengevaluasi. • Membuat dan berkolaburasi. • Menggunakan dan membagikan. • Menerapkan penilaian etis. Lebih lanjut dijelaskan Iqbal, peran besar para pendidik hari ini lebih kepada mengajarkan nilai-nilai etika, budaya, kebijaksanaan, pengalaman hingga empati sosial karena nilai-nilai itulah yang tidak dapat diajarkan oleh mesin. Kompetensi masa depan antara lain : inovatif, reflektif, berkomitmen, komunikatif, berprinsip, dan sebagainya. Akhir pemaparannya Iqbal menyebutkan Bukan Guru yang diganti teknologi, tapi teknologi hadir untuk melengkapi peran Guru di era digital merdeka belajar.

DIGITAL SAFETY – Bp. DWI WAHYUDI, SE (Pengurus Wilayah RTIK Indonesia) Thema : “TREN PEKERJAAN DAN USAHA DI ERA DIGITAL” Beberapa jenis bidang pekerjaan yang banyak dibutuhkan di era Digital : 1. Social Media Specialist. 2. Content Writer. 3. Video Creator. 4. Design Graphis. 5. Data Analysis. 6. Web Designer. Sedangkan menurut Dwi, sumber penghasilan baru saat ini, antara lain : • Blogger. • Youtuber. • Podcaster. • Influencer, KOL dan Selegram. Untuk modal awal : ada niat dan kemampuan, Smartphone, Laptop, Professional Camera serta pendukung lainnya. Selanjutnya, di pemaparan terakhir, Dwi memberikan tips anti nganggur, yaitu : • Tekadkan Niat dan Selalu Berdo’a. • Belajar dan Berlatih Mengembangkan Diri Sesuai Keahlian Dasar dan Hobi. • Mempelajari Potensi dari Berbagai Referensi dan Literasi. • Belajar Bahasa Asing Minimal Pasif. • Memiliki Keterampilan Public Speaking (Opsional ). • Membangun Personal Branding. • Rajin Bersosialisasi dan Mencari Jejaring atau Relasi.

DIGITAL ETHICS – Bp. ARFAN HERMAWAN, S.T, MM (Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika) Thema : “LITERASI DALAM BERDAKWAH DI DUNIA DIGITAL ” Menurut Arfan, media dakwah saat ini ada 2 (dua) jenis yaitu konvensional dan digital. Tujuan umum dalam berdakwah adalah : • Menebar manfaat kepada seluruh manusia dan lingkungan. • Menebar damai kepada sesama manusia, untuk semua agama. • Memberikan informasi yang benar dan mendasar, bukan opini apalagi hoax / fitnah. Hindari mendistribusikan, mentrasnsmisikan konten konten yang berisi penghinaan, pelanggaran asusila, penyebaran hoax dan isu sara dalam menggunakan media sosial dan internet. Terakhir penjelasannya, Arfan mengingatkan “Jarimu Adalah Jerujimu”

SHARING SESSION- JOS OREN (Youtuber, 54,21K subscriber ) Jos sebagai seorang Youtuber memberikan beberapa penjelasan dalam sharingnya, antara lain : • Apa yang keluar dari diri kita adalah sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain. • Pekerjaan yang paling mahal adalah hobby. • Apabila kita membuat konten youtube yang terpenting adalah niat kita untuk meghasilkan sesuatu yang bermanfaat untuk banyak orang. • Kita harus mengubah mindset dari yang imposible menjadi possible,ketika kita berfikiran tidak mungkin maka yang terjadi akan seperti itu. Sedangkan Segala kekurangan apabila kita maksimalkan akan menjadi kelebihan buat kita. (Asmara Nian)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

LAHAT - 12-October-2026, 14:48

Pelaku Pencurian Uang Rp.66,6 Juta Terungkap, Polsek Pajar Bulan Amankan TSK di Bengkulu Selatan

MUARA ENIM - 11-October-2026, 21:22

Polsek Lawang Kidul Temukan Lubang PETI di Keban Agung

PALEMBANG - 11-October-2026, 20:08

Brigjen Pol Irwansyah Mantan Kapolres Lahat, Kini Jabat Wakapolda Sumsel

PALEMBANG - 11-October-2026, 15:30

Booth Rumah BUMN Jambi Hadir di Palembang Icon, PLN UID S2JB Bawa 12 UMK Binaan Perluas Pasar

LAHAT - 11-October-2026, 15:29

Perkuat Keandalan Listrik dan Dorong Potensi Pelanggan Besar, PLN UID S2JB dan UP3 Lahat Bersinergi dengan Pemprov Sumsel

LAHAT - 11-October-2026, 11:50

Jangan Biarkan Pelangsir Kuasai BBM Subsidi, YLKI Lahat Raya Desak Polisi Sidak SPBU di Lahat

LAHAT - 11-October-2026, 11:49

Batalnya APBD-P Lahat Jadi Alarm Kepemimpinan, DPRD Didesak Tempuh Langkah Konstitusional

LAHAT - 11-October-2026, 11:48

Asap Karhutla Serang Bumi Seganti Setungguan, Humas Polres Lahat Himbau Masyarakat Gunakan Masker Untuk Lindungi Diri

MUARA ENIM - 10-October-2026, 23:04

Di Muara Lawai, Dua Penggali Sumur Tewas Diduga Gas Beracun

MUARA ENIM - 10-October-2026, 21:43

Ketua Golkar Muara Enim: Aksi Warga Stop Truk Batu Bara PT. MME Sudah Tepat

SUMBAR 10-October-2026, 20:58

Apkasi Peduli Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Solok, Bursah Zarnubi Tegaskan Solidaritas Antarkabupaten

BANYU ASIN 10-October-2026, 19:35

Herman Deru dan Cik Ujang Tinjau Karhutla di Banyuasin, Uji Teknologi Pemadaman dari Brazil 

PALEMBANG - 10-October-2026, 19:35

𝐁𝐮𝐩𝐚𝐭𝐢 𝐄𝐦𝐩𝐚𝐭 𝐋𝐚𝐰𝐚𝐧𝐠 𝐇. 𝐉𝐨𝐧𝐜𝐢𝐤 𝐌𝐮𝐡𝐚𝐦𝐦𝐚𝐝𝐢 𝐇𝐚𝐝𝐢𝐫𝐢 𝐌𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐊𝐞𝐧𝐚𝐥 𝐏𝐚𝐦𝐢𝐭 𝐊𝐚𝐩𝐨𝐥𝐝𝐚 𝐒𝐮𝐦𝐬𝐞𝐥 𝐏𝐞𝐫𝐤𝐮𝐚𝐭 𝐒𝐢𝐧𝐞𝐫𝐠𝐢 𝐏𝐞𝐦𝐞𝐫𝐢𝐧𝐭𝐚𝐡 𝐝𝐚𝐧 𝐊𝐞𝐩𝐨𝐥𝐢𝐬𝐢𝐚𝐧 

MUBA - 10-October-2026, 13:29

Hadiri Majelis Dzikir di Sungai Lilin, Wabup Muba Kenang Keteladanan Ulama 

LAHAT - 9-October-2026, 21:59

Dari 514 Kabupaten/Kota se-Indonesia, Hanya Pemkab Lahat Tidak Menganggarkan ABT 2026 

BANYU ASIN 9-October-2026, 21:09

BANYUASIN UJI REALIZA ANTICHAMAS DILAHAN GAMBUT

LAHAT - 9-October-2026, 19:09

Sikapi Terkait Pemberitaan Tidak Ada Anggaran ABT, Ini Penjelasan Ketua PW GNPK-RI Sumsel 

LAHAT - 9-October-2026, 18:10

SMA Negeri 1 Kikim Barat Pacu Mutu Lewat Visitasi Akreditasi

MUARA ENIM - 9-October-2026, 16:48

Pelarian Tersangka Pembunuhan Anak Di Muara Enim Berakhir di Jawa Barat

MUARA ENIM - 9-October-2026, 03:06

Polisi Gagalkan Transaksi Ekstasi di Muara Enim, Dua Orang Diamankan

BANYU ASIN 8-October-2026, 21:08

BNK BNYUASIN DORONG PERAN KELUARGA DAN MASYARAKAT 

LAHAT - 8-October-2026, 21:07

Ajang Nasional 2026, Tiga Siswa SMAN 4 Lahat Panen Mendali 

PALEMBANG - 8-October-2026, 20:34

Wagub Cik Ujang Dorong Perguruan Tinggi Berkontribusi Nyata bagi Pembangunan Sumsel

LAHAT - 8-October-2026, 20:33

APBD Perubahan Batal, Tiga Kali DPRD Surati Pemkab Lahat Hingga Batas Waktu Proses Belum Tuntas

LAHAT - 8-October-2026, 17:44

Seorang Perempuan Diduga Pengedar Sabu di Kikim Tengah Diungkap Satresnarkoba Polres Lahat 

CATATAN SRIWIJAYA

  • Catatan Sriwijaya 26-November-2023, 22:50

    DETERMINASI POLITIK TERHADAP HUKUM

    Oleh Burmansyahtia Darma,S.H.

    Muara Enim - Pemilihan Calon Legislatif atau yang trend nya Calon Anggota D

  • Catatan Sriwijaya 18-April-2020, 07:17

    CORONA & RAMADHAN : Sehari Saja

    Oleh : oleh Burmansyahtia Darma,S.H

    Indonesia menjadi salah satu negara yang terjangkit penyebaran Virus Covid-

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE