ISI

OKU Timur Dukung Literasi Digital, Manfaatkan Internet dan Teknologi Positif dan Kreatif


15-June-2021, 18:16


OKU Timur – Dalam rangka mewujudkan masyarakat Indonesia yang paham akan Literasi Digital, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengadakan kegiatan Literasi Digital untuk meng edukasi dan mewujudkan masyarakat agar paham akan Literasi Digital lebih dalam dan menyikapi secara bijaksana dalam menggunakan digital platform di 77 Kota/Kabupaten area Sumatera II, mulai dari Aceh sampai Lampung dengan jumlah peserta sebanyak 600 orang di setiap kegiatan yang ditujukan kepada PNS, TNI / Polri, Orang Tua, Pelajar, Penggiat Usaha, Pendakwah dan sebagainya. 4 kerangka digital yang akan diberikan dalam kegiatan tersebut, antara lain Digital Skill, Digital Safety, Digital Ethic dan Digital Culture dimana masing masing kerangka mempunyai beragam thema.

Sebagai Keynote Speaker, oleh Bupati Ogan Komering Ulu Timur H. Lanosin Hamzah S.T, menyatakan bahwa mendukung kegiatan Literasi Digital agar dapat memanfaatkan internet dan teknologi untuk hal yang positif dan kreatif serta menamba daya saing sehingga dapat meningkatkan perekonomian dan turut membangun Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, dilanjutkan oleh Bp. Presiden RI, Bapak Jokowi yang memberikan sambutan dalam mendukung Literasi Digital Kominfo 2021.

DIGITAL SKILL – Bp. MUHAMMAD ARIFIN, S.Kom (Kabid Komunikasi Publik Relawan TIK Indonesia) Thema : “TIPS DAN TRIK MENGHINDARI PENIPUAN DIGITAL” Menurut sumber dari katadata.co.id bahwa laporan terbanyak pertama tentang kasus kejahatan siber dari Januari September 2020 adalah penyebaran konten provokatif (1,048 kasus) dan di ikuti oleh terbanyak ke dua yaitu penipuan online (649 kasus). Phising merupakan tindakan memperoleh data pribadi (user, password dan data lainnya melalui email, media sosial dan aplikasi chat) yang dapat disalah gunakan oleh pelaku phising. Sementara OPT (One- Time Password) adalah kode yang biasa dikirim melalui sms atau email untuk verifikasi dalam memasukan sebuah ID dan password. OTP ini untuk mencegah tindak kejahatan yang merugikan salah satu pihak. Verifikasi terhadap segala informasi, permintaan maupun hal yang memancing penyerahan data. Tidak ada istilah aman di dunia digital. Sesuatu yang sudah tersebar di internet, menjadi milik semua orang.

Ada beberapa tips untuk menghindari penipuan online, antara lain : Ganti password dan PIN secara berkala. Kurangi penyebaran data pribadi di internet. Cek penipuan online melalui www.kredibel.co.id : cek rekenin penipu, cek telepon penipu dan lapor penipuan.

DIGITAL CULTURE – Bp. PUJIANTO, S.Kom., M.Sc (Dosen Fakultas Teknik Universitas Baturaja) Thema : “MEMBUAT KONTEN AGAMA YANG POSITIF DI SOSIAL MEDIA” Pujianto memberikan pemaparannya dalam membuat konten agama yang positif dengan beberapa penjelasan yang cukup baik. Etika dalam Media Sosial : 1. Hati hati dalam menyebarkan infomasi pribadi ke publik. 2. Gunakan norma saat berinteraksi dengan siapapun. 3. Pastikan unggahan tidak mengandung SARA dan Pornografi. 4. Cantumkan sumber konten. Jenis data yang dibutuhkan : 1. Data internal (aset digital). 2. Data hasil riset. 3. Dokumentasi dari kegiatan baru . 4. Data dari artikel ilmiah buku, Al Quran, Hadist dan lain lain. 5. Data dari lembaga keagamaan, dari media sosial sebelumnya. Karakteristik data berkualitas : Akurat, tepat waktu, relevan dan lengkap.

DIGITAL SAFETY – Bp. HARIQO WIBAWA SATRIA, M.HI (Direktur Eksekutif Komuniten & CEO Global Influencer School) Thema : “POSITIF, KREATIF, DAN AMAN DI INTERNET ” Hariqo menjelaskan bahwa ada banyak pengguna internet yang malas untuk membaca syarat dan ketentuan di jagat maya sehingga banyak yang terjebak. Belajarlah menjadi diri sendiri (learning to be) dan belajar hidup bersama (learning to live together), hindari slacktivism dan kombinasikan gerakan di internet dengan di lapangan.

Secara fakta bahwa : 1. Orang Indonesia paling religius – survey Gallup & Abts Associate 2019, yang di rilis Pew Research Center. 2. Indonesia di peringkat pertama sebagai negara yang paling murah hati di dunia dari 146 negara – survey Charities Aid Fondation 2018. 3. 49% netizen pernah menjadi korban bulliying – riset Polling Indonesia dan APJII, Maret April 2019. 4. 50% orang mengaku terlibat dalam bulliying dan 19% responden mengaku menjadi target bulliying – riset Microsoft 2020 Digital Civility Index (CDI) dalam mengukur kesopanan di dunia maya. Terakhir dalam pemaparannya Hariqo menyebut sebuah pepatah Gajah Mati Meninggalkan Gading, Manusia Mati Meninggalkan Konten.

DIGITAL ETHICS – Bp. HILMI WIRANAWATA, SE, MM (Penggiat Media Sosial Media Radio Jaringan) Thema : “KIAT MENJADI KRITIS DAN BIJAK DALAM MENGHADAPI HOA DI MASA PANDEMI ” Berita hoax menurut Hilmi dapat membahayakan intregrasi nasional. Berita hoax dapat mendorong masyarakat mengambil tindakan yang salah sebagai tanggapan dari isi berita. Akibatnya, dapat terjadi konflik sosial di tengah masyarakat serta hilangnya rasa saling percaya antar anggota masyarakat. Hal inilah yang kemudian membahayakan integrasi nasional. Berita hoax yang paling sering diterima adalah dari tulisan (62,10%), dan gambar (37,50%) sisanya berupa video. Sedangkan penyebaran hoax terbanyak dari media sosial (92,40%), dan aplikasi chatting (62,80%). Sumber yang di dapat dari AIS, Isu hoax 3 (tiga) besar terbanyak dari jenis kategorinya adalah politik, pemerintahan, dan kesehatan. Sementara jumlah sebaran hoax tentang Covid 19 di Indonesia antara lain : • Ketua Mafindo, Septiaji mencatat 712 kasus hoax selama Januari – November 2020. • Data Kominfo, ada lebih 2,000 (dua ribu) hoax beredar selama pandemi. • Per 26 Desember 2020, Kominfo menemukan 44 hoax dan disinformasi tentang vaksin Covid 19. Bahaya hoax yang tersebar bagi publik : • Dapat menyulut kebencian, kemarahan, hasutan kepada orang banyak hingga terjadi huru-hara, pemberontakan, dan sebagainya) biasanya dilakukan oleh tokoh atau aktivitis partai politik, pidato yang berapi-api untuk mempengaruhi massa. • Dapat membentuk persepsi, memanipulasi alam pikiran atau kognisi, dan mempengaruhi langsung perilaku agar memberikan respon sesuai yang dikehendaki oleh pelaku. • Selain itu HOAX bisa memicu perpecahan, baik itu antar individu maupun antar kelompok tertentu. • Berita hoax juga bisa merugikan kesehatan mental seperti post-traumatic stress syndrome (PTSD), menimbulkan kecemasan, sampai kekerasan. Penyebab dan pemicu hoax, diantaranya : • Lebih meperioritaskan isi berita daripada sumber berita nya. • Suka berbagi, malas membaca. • Terlalu cemas terancam bakal terjadi bahaya. • Mengikuti Tren. • Paling update, ingin pengakuan. • Psikopat atau dibayar oleh pihak tertentu.

Ada (tiga) langkah tangkal hoax, yaitu : 1. Cek sumber informasi. 2. Cek fakta pada sumber resmi sebelum menyebarkan berita. 3. Laporkan hoax ke email [email protected]. Cara melaporkan hoax : • Face Book : gunakan fitur Report Status dan kategorikan informasi hoax sebagai hatespeech/harrasment/rude/threatening. • Google : bisa menggunakan fitur feedback untuk melaporkan situs dari hasil pencarian apabila mengandung informasi palsu. • Twitter memiliki fitur Report Tweet untuk melaporkan twit yang negatif, demikian juga dengan Instagram. • Dapat juga pengaduan ke pihak Kominfo melalui email [email protected] dan ke Masyarakat Anti Hoax di laman data.turnbackhoax.id.

SHARING SESSION- IVO HERAWATY ( Influencer, 331K subscriber ) Dalam memberikan sharing sessionnya, Ivo memberikan kesimpulan sebagai berikut : • Tidak bisa dipungkiri, bahwa perkembangan teknologi telah berdampak signifikan terhadap kehidupan kita, mulai dari cara kita berkomunikasi, belajar, mapun berpikir. • Manusia akan terus membutuhkan teknologi dan berinovasi menciptakan teknologi baru untuk memudahkan segala aktivitas kehidupan sosialnya. • Optimalkan mental kreatif untuk terus berinovasi dan menghasilkan ide-ide original.

(Asmara Nian)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

LAHAT - 30-September-2026, 16:59

Polres Lahat Raih KPPN Lahat Award 2026, Catat Nilai IKPA Terbaik Kategori Pagu Besar

MUBA - 30-September-2026, 16:58

HUT ke-70 Muba, Bupati Toha Tegaskan Pembangunan Harus Berujung pada Kesejahteraan

LAHAT - 30-September-2026, 16:56

Tabrakan Antara Mobil Dump Truck VS Bus PT AMM

PALEMBANG - 30-September-2026, 12:54

𝐀𝐛𝐝𝐮𝐥𝐥𝐚𝐡 𝐀𝐫𝐚𝐟𝐚𝐡 𝐊𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢 𝐝𝐢 𝐊𝐏𝐈𝐃 𝐒𝐮𝐦𝐬𝐞𝐥, 𝐃𝐨𝐫𝐨𝐧𝐠 𝐑𝐚𝐝𝐢𝐨 𝐁𝐞𝐫𝐚𝐝𝐚𝐩𝐭𝐚𝐬𝐢 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐄𝐫𝐚 𝐃𝐢𝐠𝐢𝐭𝐚𝐥

LAHAT - 30-September-2026, 12:36

Mahendra Reza Wijaya Polisikan Sariyono Terkait Pencemaran Nama Baik dan UU ITE

PALEMBANG - 29-September-2026, 19:44

PERHAPI SUMSEL APRESIASI KEBIJAKAN KEMENTERIAN ESDM, IMBAU PEMEGANG IUP GUNAKAN IUJP LOKAL

LAHAT - 29-September-2026, 13:05

Peredaran Ganja di Kikim Selatan Diungkap, Satresnarkoba Polres Lahat Aman TSK Berikut BB 22 Paket 

LAHAT - 29-September-2026, 12:37

Ketua PW GNPK RI Sumsel Angkat Bicara Maraknya LSM Datangi Proyek APBD Lahat 

LAHAT - 29-September-2026, 12:08

Aksi Demo JAKSI ke-Kejari Massa 10 Orang, Aprizal Muslim: Massa Demo dari Kalangan Tukang Ojek

LAHAT - 28-September-2026, 21:36

Warga Pseksu Kikim Sumringah, Jalan Idaman Akhirnya Terwujud, Terima Kasih Bupati Bursah

MUARA ENIM - 28-September-2026, 21:36

TO Ops Sikat I Musi 2026 Dibekuk Polsek Rambang, Pria 50 Tahun Diamankan Terkait Pencurian

LAHAT - 28-September-2026, 20:09

Jalan Menuju Megalit Dilebarkan, Warga: Terima Kasih Bupati Dan Wabup Lahat

LAHAT - 28-September-2026, 18:42

Hadiri Seminar Buruh Sawit, Wabup Lahat Widia Berkomitmen Perkuat Perlindungan dan Kesejahteraan Pekerja

BANYU ASIN 28-September-2026, 18:41

PEMERINTAH KABUPATEN BANYUASIN SIAPKAN DATA PEMERIKSAAN GWPP

LAHAT - 28-September-2026, 18:41

Dua Pelaku Terduga Pencuri Kabel Mesin Motor Grader Berhasil Dicokok Tim Jagal Bandit Polres Lahat

LAHAT - 28-September-2026, 18:33

Terkait Aksi Pemukulan Terhadap Saipul Alamsyah Oleh Security PT ALR, Ini Penjelasan Kapolsek Merapi Barat

MUBA - 28-September-2026, 13:58

Pemkab Muba Pacu Persiapan Lahan Tambahan Tol Betung–Tempino–Jambi

JAKARTA - 28-September-2026, 10:01

𝐁𝐚𝐰𝐚 𝐊𝐞𝐫𝐚𝐣𝐢𝐧𝐚𝐧 𝐄𝐦𝐩𝐚𝐭 𝐋𝐚𝐰𝐚𝐧𝐠 𝐤𝐞 𝐏𝐚𝐧𝐠𝐠𝐮𝐧𝐠 𝐍𝐚𝐬𝐢𝐨𝐧𝐚𝐥, 𝐊𝐞𝐭𝐮𝐚 𝐓𝐏-𝐏𝐊𝐊 𝐊𝐚𝐰𝐚𝐥 𝐒𝐭𝐚𝐧𝐝 𝐊𝐫𝐢𝐲𝐚𝐧𝐮𝐬𝐚 𝟐𝟎𝟐𝟔 

LUBUK LINGGAU - 28-September-2026, 09:58

PKPA IAI Silampari–PERADI Lubuklinggau Selesai, Peserta Siap Ikuti Ujian Profesi Advokat 

LAHAT - 27-September-2026, 22:28

Pecah Rekor! 64 Tim Ramaikan Penutupan Domino Piala Panglima TNI di Lahat

PALEMBANG - 27-September-2026, 20:21

Tiga Hari Operasi Sikat I Musi 2026, Polda Sumsel Ungkap 172 Kasus 

LAHAT - 27-September-2026, 18:50

Satresnarkoba Polres Lahat Cokok AS Dijalan Penghijauan Amankan BB 7,70 Gram Sabu 

LAHAT - 27-September-2026, 18:36

Dugaan Pemukulan Oleh Oknum Security PT ALR, Ini Keinginan PW GNPK-RI Sumsel

LAHAT - 27-September-2026, 18:35

HUT ke-25, Partai Demokrat Lahat Gelar Aksi Donor Darah

LAHAT - 27-September-2026, 18:35

Kodim 0405/Lahat Buka Open Tournament Domino Orado Piala Panglima TNI

CATATAN SRIWIJAYA

  • Catatan Sriwijaya 26-November-2023, 22:50

    DETERMINASI POLITIK TERHADAP HUKUM

    Oleh Burmansyahtia Darma,S.H.

    Muara Enim - Pemilihan Calon Legislatif atau yang trend nya Calon Anggota D

  • Catatan Sriwijaya 18-April-2020, 07:17

    CORONA & RAMADHAN : Sehari Saja

    Oleh : oleh Burmansyahtia Darma,S.H

    Indonesia menjadi salah satu negara yang terjangkit penyebaran Virus Covid-

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE