ISI

Langsung Amankan Peredaran Permen Diduga Zat Berbahaya 


5-November-2022, 23:31


MUBA, SO – Kondisi dua beradik Za dan Me siswa sekolah dasar di Sekayu, Muba yang diduga keracunan makanan Sabtu, (05/11/2022) sudah membaik dan dalam pengawasan tim dokter RSUD Sekayu. Sebelumnya, Jumat dua beradik ini sempat mengalami gangguan kesehatan diduga akibat mengkonsumsi permen yang mereka beli di warung sekitar sekolah. Pj Bupati Muba H Apriyadi langsung memerintahkan Kadinkes dr Azmi Dariusmansyah untuk mengecek kebenaran kasus ini.

“Begitu mendapatkan perintah Pj Bupati kami langsung terjunkan tim. Satu tim bergerak bersama Dagperin Muba menyisir keberadaan warung yang menjual permen untuk digunakan sebagai sampel satu tim gerak cepat merawat dan memeriksa dengan seksama kondisi korban. Kondisi sua beradik Za dan Me kini sudah bagus dan tak ada keluhan lagi. Sedangkan sampel permen sudah kita sampaikan ke BP POM untuk tindak lanjut,” beber dr Azmi.

Azmi menegaskan, adanya viral keracunan permen yang menimpa Za dan Me masih berupa dugaaan. Meski begitu pihaknya mengeluarkan himbauan agar permen yang diduga menjadi penyebab keracunan untuk sementara tidak diedarkan sambil menunggu hasil penelitian dari BPOM.

Sedangkan dari hasil penyisiran ke sejumlah warga sekitar penjual permen dan kediaman korban dijelaskan Azmi tidak ditemukan korban lain. “Hasil penelusuran hingga Sabtu tak ada korban lain di luar dua korban yang kita rawat. Kita juga sedang mencari akar penyebab yang memicu korban hingga muntah dan mencret,” jelas Azmi.

Secara rinci kasus dugaan keracunan makanan ini sudah didalami dan dirumuskan dalam sebuah kronologis kejadian atas dua korban dugaan keracunan yang tercatat sebagai siswa SD 12 Kelurahan Balai Agung Kecamatan Sekayu.

Diketahui pada Jumat 4 November 2022 pukul 14.30 Wib, petugas Puskesmas Balai Agung mendapatkan informasi dari petugas surveilans RSUD Sekayu yang mengabarkan ada kejadian kasus keracunan makanan yang diduga dari permen lunak/warna-warni. Dua korban adalah Za (11) siswa kelas V SDN 12 Sekayu dan Me ( adik kandung Za).

Akibat keracunan dilaporkan setelah mengkonsumsi permen cair berwarna kuning pada sekitar 10.00 wib. Sampai di rumah pukul 11.00, Za sempat mengukonsumsi bubur ayam buatan ibunya sendiri. Usai makan bubur, pada pukul 14.00 wib, Za dan Me makan permen yang diperoleh dari temennya di sekolah. Saat itulah tak berapa lama makan permen kedua anak ini merasakan mual lalu muntah lima kali dan mencet sekali.

Kemudian pada pukul 14.30 wib kedua anak dibawa orang tuanya ke UGD RSUD Sekayu. Setelah ditangani oleh petugas UGD Za tidak ada keluhan lagi. Sedangkan Me masih mencret sebanyak 5 kali sampai pukul 10.05 wib tanggal 5 November 2022.

Selanjutnya, petugas surveilans Dinas Kesehatan beserta tim puskesmas (surveilans dan kesling) dan petugas dari Disdagperin langsung turun ke lokasi kejadian dengan melakukan penyelidikan epidemiologi dan melakukan pemeriksaan ke warung dekat SD N 2 Sekayu tempat anak tersebut membeli permen. Penyisiran di warung dilakukan karena tak ada lagi sisa permen yang dikonsumsi korban.

Di warung, petugas tidak menemukan permen lunak warna-warni. Begitupun warung sekitar sekolah juga tak ditemukan permen serupa yang dikonsumsi korban.

Kemudian tim melanjutkan penyelidikan ke agen penjualan permen di pasar terminal lama Sekayu dan berhasil menemukan permen sejenis. Petugas langsung membeli permen tersebut sebanyak satu toples, dan disimpan untuk dilakukan pemeriksaan di laboratorium.

Selanjutnya pada pukul 09.00 wib tim melanjutkan penyelidikan ke RSUD Sekayu menemui pasien dan orang tua mereka untuk mendapatkan informasi yang lebih jelas. Menurut keterangan dari orang tua pasien, kedua anaknya tidak ada keluhan lagi. Hanya saja, satu pasien yakni Me masih mengalami mencret sebanyak 5 kali sampai pukul 10.05 wib tanggal 5 November 2022.

Tim tidak mendapatkan sampel muntahan dari pasien karena pada saat kunjungan ke RS korban tidak mengalami muntah lagi dan kondisi sudah mulai membaik tetapi masih perlu mendapatkan perawatan.

Untuk memperoleh hasil pasti, dr Azmi masih melakukan survei dan dia mwnginformasikan tidak ada penambahan jumlah kasus

“Alhamdulillah, kondisi pasien sudah bagus, tim tetap bekerja sambil menunggu hasil lab BPOM,” tandas Azmi.

Kepala Disdagperin Muba, Azizah SSos MT menerangkan pihaknya telah menerjunkan tim dan mengamankan permen yang diduga menjadi penyebab siswa tersebut keracunan. “Permen-permen tersebut sudah diamankan dan diserahkan ke BPOM untuk diteliti dan diambil sample,” tandasnya.(bram)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

LAHAT - 30-September-2026, 12:36

Mahendra Reza Wijaya Polisikan Sariyono Terkait Pencemaran Nama Baik dan UU ITE

PALEMBANG - 29-September-2026, 19:44

PERHAPI SUMSEL APRESIASI KEBIJAKAN KEMENTERIAN ESDM, IMBAU PEMEGANG IUP GUNAKAN IUJP LOKAL

LAHAT - 29-September-2026, 13:05

Peredaran Ganja di Kikim Selatan Diungkap, Satresnarkoba Polres Lahat Aman TSK Berikut BB 22 Paket 

LAHAT - 29-September-2026, 12:37

Ketua PW GNPK RI Sumsel Angkat Bicara Maraknya LSM Datangi Proyek APBD Lahat 

LAHAT - 29-September-2026, 12:08

Aksi Demo JAKSI ke-Kejari Massa 10 Orang, Aprizal Muslim: Massa Demo dari Kalangan Tukang Ojek

LAHAT - 28-September-2026, 21:36

Warga Pseksu Kikim Sumringah, Jalan Idaman Akhirnya Terwujud, Terima Kasih Bupati Bursah

MUARA ENIM - 28-September-2026, 21:36

TO Ops Sikat I Musi 2026 Dibekuk Polsek Rambang, Pria 50 Tahun Diamankan Terkait Pencurian

LAHAT - 28-September-2026, 20:09

Jalan Menuju Megalit Dilebarkan, Warga: Terima Kasih Bupati Dan Wabup Lahat

LAHAT - 28-September-2026, 18:42

Hadiri Seminar Buruh Sawit, Wabup Lahat Widia Berkomitmen Perkuat Perlindungan dan Kesejahteraan Pekerja

BANYU ASIN 28-September-2026, 18:41

PEMERINTAH KABUPATEN BANYUASIN SIAPKAN DATA PEMERIKSAAN GWPP

LAHAT - 28-September-2026, 18:41

Dua Pelaku Terduga Pencuri Kabel Mesin Motor Grader Berhasil Dicokok Tim Jagal Bandit Polres Lahat

LAHAT - 28-September-2026, 18:33

Terkait Aksi Pemukulan Terhadap Saipul Alamsyah Oleh Security PT ALR, Ini Penjelasan Kapolsek Merapi Barat

MUBA - 28-September-2026, 13:58

Pemkab Muba Pacu Persiapan Lahan Tambahan Tol Betung–Tempino–Jambi

JAKARTA - 28-September-2026, 10:01

𝐁𝐚𝐰𝐚 𝐊𝐞𝐫𝐚𝐣𝐢𝐧𝐚𝐧 𝐄𝐦𝐩𝐚𝐭 𝐋𝐚𝐰𝐚𝐧𝐠 𝐤𝐞 𝐏𝐚𝐧𝐠𝐠𝐮𝐧𝐠 𝐍𝐚𝐬𝐢𝐨𝐧𝐚𝐥, 𝐊𝐞𝐭𝐮𝐚 𝐓𝐏-𝐏𝐊𝐊 𝐊𝐚𝐰𝐚𝐥 𝐒𝐭𝐚𝐧𝐝 𝐊𝐫𝐢𝐲𝐚𝐧𝐮𝐬𝐚 𝟐𝟎𝟐𝟔 

LUBUK LINGGAU - 28-September-2026, 09:58

PKPA IAI Silampari–PERADI Lubuklinggau Selesai, Peserta Siap Ikuti Ujian Profesi Advokat 

LAHAT - 27-September-2026, 22:28

Pecah Rekor! 64 Tim Ramaikan Penutupan Domino Piala Panglima TNI di Lahat

PALEMBANG - 27-September-2026, 20:21

Tiga Hari Operasi Sikat I Musi 2026, Polda Sumsel Ungkap 172 Kasus 

LAHAT - 27-September-2026, 18:50

Satresnarkoba Polres Lahat Cokok AS Dijalan Penghijauan Amankan BB 7,70 Gram Sabu 

LAHAT - 27-September-2026, 18:36

Dugaan Pemukulan Oleh Oknum Security PT ALR, Ini Keinginan PW GNPK-RI Sumsel

LAHAT - 27-September-2026, 18:35

HUT ke-25, Partai Demokrat Lahat Gelar Aksi Donor Darah

LAHAT - 27-September-2026, 18:35

Kodim 0405/Lahat Buka Open Tournament Domino Orado Piala Panglima TNI

LAHAT - 27-September-2026, 14:51

64 Tim Adu Strategi di Open Tournament Domino Piala Panglima TNI Battle Arena VI Lahat

JAKARTA - 27-September-2026, 07:04

Dorong Perajin Naik Kelas Hingga Tembus Pasar Global, Ketua Dekranasda OKU Timur dr. Sheila Hadiri Pembukaan Kriyanusa 2026

LAHAT - 26-September-2026, 20:05

 Unsur Tripika Pseksu Identifikasi Sejak Dini Titik-Titik Rawan Karhutla

LAHAT - 26-September-2026, 17:28

Tunjukkan Kepedulian, Kapolsek Pseksu Berikan Bansos Untuk Warga Sakit Didesa Talang Tinggi

CATATAN SRIWIJAYA

  • Catatan Sriwijaya 26-November-2023, 22:50

    DETERMINASI POLITIK TERHADAP HUKUM

    Oleh Burmansyahtia Darma,S.H.

    Muara Enim - Pemilihan Calon Legislatif atau yang trend nya Calon Anggota D

  • Catatan Sriwijaya 18-April-2020, 07:17

    CORONA & RAMADHAN : Sehari Saja

    Oleh : oleh Burmansyahtia Darma,S.H

    Indonesia menjadi salah satu negara yang terjangkit penyebaran Virus Covid-

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE