ISI

Canggih, Lelang Karet di Muba Bisa Secara Online


17-December-2020, 18:01


MUBA, SO – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus mendongkrak harga jual karet dan kelapa sawit hasil usaha petani rakyat.

Pabrik aspal karet sudah ada dan langsung diresmikan oleh Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA. Pabrik aspal karet yang beroperasi di Kota Sekayu ini menjadi yang pertama di Indonesia. Tak lama lagi, operasional pabrik pengolahan bensin dari kelapa sawit juga diresmikan.

Terbaru, Kamis (17/12/2020) secara resmi Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dan Wakil Bupati Beni Hernedi SIP bersama Dinas Perkebunan Muba meluncurkan sistem Aplikasi Lelang Bahan Olahan Karet pertama di Indonesia yang dinamai SANG Bokar dan aplikasi e-STDB (Surat Tanda Daftar Budidaya).

“Muba begitu luar biasa, bulan lalu resmi mengoperasionalkan pabrik aspal karet dan hari ini melaunching aplikasi digital lelang karet Sang Bokar. Bupati-nya sangat peduli terhadap petani rakyat. Ini terobosan inovasi yang hebat dan visioner,” ungkap Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Kementerian Pertanian, Ir Dedi Junaedi MSc di sela Peringatan Hari Perkebunan Nasional (HARBUNAS) ke-63 Kabupaten Musi Banyuasin, di Opproom Pemkab Muba, Kamis (17/12/2020).

Menurutnya, peluncuran aplikasi Sang Bokar sangat tepat dilakukan untuk memasarkan olahan karet petani rakyat di Muba agar dapat diserap oleh investor dari seluruh mancanegara.

“Apalagi saat ini pergeseran dunia digital sangat cepat. Tentu dalam upaya pemasaran produk juga harus diikuti, agar serapan olahan karet petani rakyat di Muba dapat lebih maksimal lagi,” ungkapnya.

Lanjutnya, upaya-upaya yang dilakukan Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin yang visioner ini dilakukan semata demi memaksimalkan serapan karet petani di Muba. Upaya ini juga sebagai laku nyata dan langkah konkrit andil memulihkan perekenomian petani ditengah pandemi COVID-19 saat ini.

“Ini aplikasi pertama di Indonesia, saya berharap agar Kepala Daerah lainnya di Indonesia khususnya yang wilayahnya dominan hasil perkebunan karet dapat mencontoh terobosan di Muba demi meningkatkan kesejahteraan petani karet,” harapnya.

Bupati Musi Banyuasin Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA menegaskan, aplikasi Sang Bokar dan e-STDB diterapkan bukan untuk gagah-gagahan. Tapi, aplikasi ini akan sangat berguna ke depannya.

“Semakin mudah memasarkan hasil olahan karet dari petani karet di Muba dan dapat diakses seluruh investor dari mancanegara,” tegasnya.

Peraih Penghargaan Anugrah Pratama Perkebunan Indonesia Award dari Menteri Pertanian ini melanjutkan, e-STDB (surat tanda daftar budidaya secara elektronik )
manfaatnya disamping untuk memberikan keterangan budidaya kepada pekebun juga sebagai instrumen kemudahan pemutakhiran data dan antisipasi hal-hal yang mungkin terjadi.

“Seperti hilang atau rusak, pada e-STDB yang sudah diserahkan ke Pemerintah Desa dan Pekebun,” ungkap Dodi.

Kepala Daerah Inovatif tahun 2020 ini menambahkan, terbitnya Inpres no 6 thn 2019 tentang RAN KSB dan perpres no 44 tahun 2020 tentang Percepatan ISPO yang dimana dalam ke 2 mandatory tersebut menuntut Pemda untuk menyusun Rencana Aksi mewujudkan Kelapa Sawit Berkelanjutan maka Pemkab Muba juga secara resmi melaunching Komitmen Muba Sustainable Palm Oil Initiative.

” Komitmen MSPOI menyatakan Muba melawan isu negatif mengenai kelapa sawit Indonesia oleh negara-negara Uni Eropa,” jelasnya.

Implementasi yang telah dilakukan dalam mewujudkan MSPOI initiative adalah impementasi PSR. yg Terlebih saat ini Muba dikenal sebagai daerah yang pertama di indonesia melakukan PSR pada tahun 2017 lalu serta menyandang predikat PSR terluas dengan realisasi rekomtek sebanyak 14.920 ha , tumbang chiping 12.238 ha dan tertanam dengan jumlah 12.068 ha.

“Bahkan dari 4446 PSR tahap pertama yang statusnya blm Masuk TM 1 , tetapi sudah panen dengan luas 1781 ha yang menghasilkan TBS dengan RBT diatas 4 Kg per tandan,” bebernya.

Bupati Muba juga menyampaikan 3 pesan untuk terus dilakukan dan dilanjutkan oleh OPD dan pihak terkait yakni pertama untuk komunitas perkebunan kelapa sawit, karet dan Gambir.

“Yang utama meningkatkan produktivitas yang sudah dilakukan selama ini dengan mereplanting kelapa sawit, dan karet. Dan untuk mendapatkan hasilnya yang lebih bagus kini digunakan digitalisasi.Pekebun dapat mendirikan pabrik CPO ke IVO sendiri, dapat memproduksi sendiri CPO maupun IVO sebagai bahan baku Biohidrokarbon (green diesel, bensin sawit dan avtur),” tandas Dodi.

“Kedua, lanjutkan hilirisasi, ini penting karena nilai tambah petani dan pekebun karet dan sawit bisa tambah besar” ungkanya

“Ketiga kita gunakan teknologi untuk tes DNA bibit sawit berkualitas pertama kali di Indonesia. Juga mengunakan teknologi untuk mesin sentrifugal untuk menghasilkan karet lateks. Jadi pengunaan teknologi kedepanya sangatlah penting” tambah dia.

Terakhir Dodi mengatakan bahwa Muba bisa menjadi ujung tombak diplomasi sawit Indonesia. Caranya, adanya kelembagaan yang kuat dan rencana aksi sustainable keberlanjutan.

Plt Kepala Dinas Perkebunan Muba, Akhmad Toyibir SSTP MM melaporkan kegiatan hari perkebunan ke 63 di tingkat Kabupaten Musi Banyuasin ini diadakan sebagai ajang untuk silaturahmi antar pemerintah, pelaku usaha perkebunan, asosiasi perkebunan dan kelembagaan pekebun serta insan perkebunan lainnya.

“Juga sebagai momentum untuk bersyukur dan mawas diri atas segala keberhasilan yang telah dicapai karena di masa pandemi COVID-19 sektor perkebunan tidak terlalu berpengaruh secara signifikan. Semoga kegiatan peringatan hari perkebunan dapat dijadikan rutinitas tahunan,” katanya.

Ia menambahkan, dalam rangkaian Harbunas juga dilakukan pengukuhan kepengurusan asosiasi UPPB Kabupaten Muba yang saat ini memiliki jumlah UPPB yang terbanyak se Indonesia dengan jumlah UPPB yang sudah teregister sebanyak 92 dari 457 per 10 Desember 2020.

“Hal ini menandakan tingginya tingkat kesadaran para petani karet untuk menghasilkan kualitas BOKAR yang baik dan mplementasi dari Permentan 38 tahun 2008 tentang UPPB yang dilakukan oleh pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan kualitas produksi dan Nilai Tukar Tambah bagi petani karet di Musi Banyuasin, ” tandasnya.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan Pengukuhan Asosiasi UPPB Kabupaten Musi Banyuasin 13 Orang dan sekaligus Penyerahan Penghargaan oleh Bupati Musi Banyuasin kepada 40 penerima penghargaan.(bram)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

LAHAT - 27-September-2026, 22:28

Pecah Rekor! 64 Tim Ramaikan Penutupan Domino Piala Panglima TNI di Lahat

PALEMBANG - 27-September-2026, 20:21

Tiga Hari Operasi Sikat I Musi 2026, Polda Sumsel Ungkap 172 Kasus 

LAHAT - 27-September-2026, 18:50

Satresnarkoba Polres Lahat Cokok AS Dijalan Penghijauan Amankan BB 7,70 Gram Sabu 

LAHAT - 27-September-2026, 18:36

Dugaan Pemukulan Oleh Oknum Security PT ALR, Ini Keinginan PW GNPK-RI Sumsel

LAHAT - 27-September-2026, 18:35

HUT ke-25, Partai Demokrat Lahat Gelar Aksi Donor Darah

LAHAT - 27-September-2026, 18:35

Kodim 0405/Lahat Buka Open Tournament Domino Orado Piala Panglima TNI

LAHAT - 27-September-2026, 14:51

64 Tim Adu Strategi di Open Tournament Domino Piala Panglima TNI Battle Arena VI Lahat

JAKARTA - 27-September-2026, 07:04

Dorong Perajin Naik Kelas Hingga Tembus Pasar Global, Ketua Dekranasda OKU Timur dr. Sheila Hadiri Pembukaan Kriyanusa 2026

LAHAT - 26-September-2026, 20:05

 Unsur Tripika Pseksu Identifikasi Sejak Dini Titik-Titik Rawan Karhutla

LAHAT - 26-September-2026, 17:28

Tunjukkan Kepedulian, Kapolsek Pseksu Berikan Bansos Untuk Warga Sakit Didesa Talang Tinggi

PALEMBANG - 26-September-2026, 14:27

Hari Kedua Operasi Sikat I Musi, Polda Sumsel dan Jajaran Ungkap 32 Kasus 3C

PALEMBANG - 26-September-2026, 14:26

Bhayangkari Sumsel Bagikan 4.000 Paket Sembako, Dekatkan Layanan Kesehatan kepada Masyarakat

OKU - 25-September-2026, 21:21

Bupati OKU Menegaskan Pejabat Yang Dilantik Akan Dievaluasi Dalam Tiga Hingga Enam Bulan.

LAHAT - 25-September-2026, 20:37

Tak Ketinggalan, Polres Lahat Tunjukkan Kepedulian kepada Juru Parkir Korban Pembunuhan

LAHAT - 25-September-2026, 20:36

Polsek Pseksu Laksanakan Patroli dan Antisipasi Karhutla di Desa Tanjung Raya

PALEMBANG - 25-September-2026, 20:34

Hari Pertama Operasi Sikat I Musi, 18 Tersangka 3C Diamankan

MUARA ENIM - 25-September-2026, 20:22

Aksi Curas di Jalinsum Berujung Penangkapan, Team Lebah Bekuk S (44)

MUARA ENIM - 25-September-2026, 20:21

Getah Karet 50 Kg Dicuri, Polsek Gelumbang Amankan Terduga Pelaku di Rumahnya

PALEMBANG - 25-September-2026, 18:29

Mobil Listrik di Sumsel Tumbuh Dua Kali Lipat, PLN Perkuat Layanan melalui SPKLU Center Pertama di Sumsel

LAHAT - 25-September-2026, 18:11

Giliran PWI Lahat Berikan Bantuan Kepada Keluarga Almarhum Jukir

BANYU ASIN 25-September-2026, 17:07

DELPAN TAHUN MENANTI CAHAYA TERANG LISTRIK KINI TERWUJUD

BANYU ASIN 25-September-2026, 17:07

PEMBINAAN STATISTIK SEKTORAL PERKUAT KUALITAS DATA KABUPATEN BANYUASIN

LAHAT - 25-September-2026, 17:01

Azan Kini Lebih Menggema, Warga Bandar Agung Bersyukur Menara Impian Akhirnya Berdiri

LAHAT - 24-September-2026, 23:05

DPRD Kabupaten Lahat dan PLN UID S2JB Bahas Peningkatan Kualitas Layanan dan Keandalan Listrik

MUARA ENIM - 24-September-2026, 21:59

Polisi Amankan 52 Paket Diduga Sabu dan 3 Pil Ekstasi di Jalan Desa Jiwa Baru Lubai

CATATAN SRIWIJAYA

  • Catatan Sriwijaya 26-November-2023, 22:50

    DETERMINASI POLITIK TERHADAP HUKUM

    Oleh Burmansyahtia Darma,S.H.

    Muara Enim - Pemilihan Calon Legislatif atau yang trend nya Calon Anggota D

  • Catatan Sriwijaya 18-April-2020, 07:17

    CORONA & RAMADHAN : Sehari Saja

    Oleh : oleh Burmansyahtia Darma,S.H

    Indonesia menjadi salah satu negara yang terjangkit penyebaran Virus Covid-

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE