ISI

Canangkan Zona Integritas Pemkab Muba Wujudkan Tanpa KKN


14-January-2020, 18:19


MUBA, SO – Pemkab Muba menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM)

Penataan reformasi birokrasi yang transparan dan bersih merupakan prioritas Bupati Muba Dodi Reza dalam menjalankan roda pemerintahan di ruang lingkup Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, hal ini pula ditunjukkan dengan dilakukannya Pencanangan Zona Integritas dan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Tentang Koordinasi Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) Dengan Aparatur Penegak Hukum (APH) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Muba yang digelar di ruang Auditorium Pemkab Muba, Selasa (14/1/2020).

“Reformasi birokrasi merupakan langkah penting untuk melakukan penataan sistem penyelenggaraan pemerintahan menjadi lebih efektif, efisien, dan melayani. Nantinya birokrasi yang efektif, efisien, dan melayani tersebut akan memberikan pelayanan kepada masyarakat secara tepat cepat profesional dan bersih dari praktik KKN,” ujar Bupati Muba Dodi Reza.

Dikatakan, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dalam beberapa tahun ini telah banyak melakukan perubahan dalam birokrasi. Hal ini dilihat dari indeks reformasi birokrasi dan nilai akuntabilitas kinerja yang terus meningkat. “Perkembangan nilai ini menunjukkan birokrasi Pemerintah Kabupaten Muba semakin efektif, efisien dan berintegritas,” urainya.

Lanjutnya, hasil survei reformasi birokrasi terhadap masyarakat juga menunjukkan bahwa kualitas pelayanan dan integritas semakin membaik dari tahun ke tahun, dan semakin diakui oleh masyarakat. Hal ini juga dibuktikan dengan diterimanya Penghargaan Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh BPK RI selama lima tahun berturut-turut dari tahun 2014, 2015, 2017, 2018, dan 2019, Meraih nilai A pada penilaian penyelenggara pelayanan publik dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI.

“Kemudian, meraih zona hijau ada penilaian kualitas standar pelayanan publik dari Ombudsman RI, dan dalam penyelenggaraan program pemberantasan korupsi Pemkab Muba memperoleh nilai 95% dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta masih banyak lagi penghargaan lain yang diterima oleh Pemkab Muba. Hal ini menunjukkan komitmen yang tinggi pemerintah dalam mewujudkan good governace dan clean government,” terangnya.

Kandidat Doktor Universitas Padjajaran ini menambahkan, melalui pencanangan zona integritas pada 22 Organisasi Perangkat Daerah di kabupaten Muba ini merupakan wujud dari keseriusan Pemkab Muba menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dan merupakan langkah besar bagi pemerintah daerah untuk mewujudkan reformasi birokrasi di Kabupaten Muba.

“Untuk itu bagi Organisasi Perangkat Daerah yang belum dicanangkan pada hari ini, saya perintahkan agar segera melakukan penataan birokrasi di lingkungannya sehingga pemberantasan korupsi di Kabupaten Muba dapat dilakukan secara masif dan semuanya dapat menunjukkan kinerja yang baik sehingga terbebas dari praktik perbuatan tercela yang dapat mencederai amanah rakyat,” jelasnya.

Dikatakan, pencanangan integritas dan penandatanganan perjanjian kerjasama antara pemerintah daerah dengan aparat penegak hukum bertujuan untuk meningkatkan koordinasi terkait penanganan pengaduan masyarakat serta dalam upaya menangani berbagai persoalan dalam penyelenggaraan pembangunan dan pelayanan publik. hal ini adalah wujud keseriusan dari pemerintah untuk senantiasa melayani masyarakat. “Dan Besar harapan saya agar kegiatan ini bukan hanya bersifat seremonial belaka tapi agar masing-masing Organisasi Perangkat Daerah dapat menjalankannya dengan sungguh-sungguh,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Inspektur Kabupaten Muba Drs Aidil Fitri menjelaskan, tujuan pencanangan zona integritas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muba bertujuan untuk mewujudkan komitmen pimpinan dan jajaran dalam menjadikan unit kerja menuju WBK dan WBBM melalui upaya pencegahan korupsi, reformasi birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Sedangkan perjanjian kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Muba dan Aparat Penegak Hukum dalam hal ini pihak Kejari bertujuan untuk memperkuat sinergisitas kerjasama di antara pihak APIP dengan APH dalam melakukan koordinasi penanganan Laporan atau pengaduan masyarakat yang terindikasi tindak pidana korupsi pada penyelenggaraan pemerintah daerah guna terwujudnya penyelenggaraan pemerintah daerah yang efektif efisien dan akuntabel dalam rangka mewujudkan good governance dan clean government,” tuturnya.

Aidil menyebutkan, berdasarkan Permenpan RB Nomor 10 tahun 2019 tentang perubahan atas Permenpan RB nomor 52 tahun 2014 tentang pedoman pembangunan zona integritas menuju WBK/WBBM di lingkungan instansi pemerintah bahwa kriteria pencanangan zona integritas menuju WBK/WBBM adalah mendapatkan predikat minimal dengan pengecualian dari BPK atas opini laporan keuangan untuk predikat WBK dan wajar tanpa pengecualian arti predikat WBBM, sedangkan Pemkab Muba telah mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian dari BPK berturut-turut sehingga sangat layak untuk diberikan predikat WBK/WBBM.

“Kemudian mendapat nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKiP) minimal B, sedangkan Pemkab Muba telah memenuhi kriteria tersebut dengan nilai SAKIP B. Sehingga berdasarkan kriteria Permenpan RB No.10 tahun 2019 tersebut, maka Pemkab Muba bertekad untuk mewujudkan zona integritas menuju WBK/WBBM,” imbuhnya.

“Dapat kami laporkan juga bawa berdasarkan identifikasi internal 22 dari 48 OPD di lingkungan Pemkab Muba telah memiliki dokumen-dokumen yang lengkap terkait persyaratan untuk dilakukan pencanangan zona integritas termasuk salah satunya Kecamatan Sekayu yang memenuhi dokumen untuk pencanangan ZI,” tambahnya.

Ketua Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Sumsel M Adrian Agustiansah SH MHum mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Pemkab Muba tersebut, dan merupakan salah satu langkah besar untuk mencangkan zona integritas yang daerah lain belum tentu berani melakukannya. “Mudah-mudahan bisa menjadi percontohan bagi daerah lainnya, semoga menjadi bentuk awal komitmen anti korupsi, dan agar penanaman budaya anti korupsi dapat dilaksanakan dari segala kegiatan,” pungkasnya. (Bram)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

LAHAT - 27-September-2026, 22:28

Pecah Rekor! 64 Tim Ramaikan Penutupan Domino Piala Panglima TNI di Lahat

PALEMBANG - 27-September-2026, 20:21

Tiga Hari Operasi Sikat I Musi 2026, Polda Sumsel Ungkap 172 Kasus 

LAHAT - 27-September-2026, 18:50

Satresnarkoba Polres Lahat Cokok AS Dijalan Penghijauan Amankan BB 7,70 Gram Sabu 

LAHAT - 27-September-2026, 18:36

Dugaan Pemukulan Oleh Oknum Security PT ALR, Ini Keinginan PW GNPK-RI Sumsel

LAHAT - 27-September-2026, 18:35

HUT ke-25, Partai Demokrat Lahat Gelar Aksi Donor Darah

LAHAT - 27-September-2026, 18:35

Kodim 0405/Lahat Buka Open Tournament Domino Orado Piala Panglima TNI

LAHAT - 27-September-2026, 14:51

64 Tim Adu Strategi di Open Tournament Domino Piala Panglima TNI Battle Arena VI Lahat

JAKARTA - 27-September-2026, 07:04

Dorong Perajin Naik Kelas Hingga Tembus Pasar Global, Ketua Dekranasda OKU Timur dr. Sheila Hadiri Pembukaan Kriyanusa 2026

LAHAT - 26-September-2026, 20:05

 Unsur Tripika Pseksu Identifikasi Sejak Dini Titik-Titik Rawan Karhutla

LAHAT - 26-September-2026, 17:28

Tunjukkan Kepedulian, Kapolsek Pseksu Berikan Bansos Untuk Warga Sakit Didesa Talang Tinggi

PALEMBANG - 26-September-2026, 14:27

Hari Kedua Operasi Sikat I Musi, Polda Sumsel dan Jajaran Ungkap 32 Kasus 3C

PALEMBANG - 26-September-2026, 14:26

Bhayangkari Sumsel Bagikan 4.000 Paket Sembako, Dekatkan Layanan Kesehatan kepada Masyarakat

OKU - 25-September-2026, 21:21

Bupati OKU Menegaskan Pejabat Yang Dilantik Akan Dievaluasi Dalam Tiga Hingga Enam Bulan.

LAHAT - 25-September-2026, 20:37

Tak Ketinggalan, Polres Lahat Tunjukkan Kepedulian kepada Juru Parkir Korban Pembunuhan

LAHAT - 25-September-2026, 20:36

Polsek Pseksu Laksanakan Patroli dan Antisipasi Karhutla di Desa Tanjung Raya

PALEMBANG - 25-September-2026, 20:34

Hari Pertama Operasi Sikat I Musi, 18 Tersangka 3C Diamankan

MUARA ENIM - 25-September-2026, 20:22

Aksi Curas di Jalinsum Berujung Penangkapan, Team Lebah Bekuk S (44)

MUARA ENIM - 25-September-2026, 20:21

Getah Karet 50 Kg Dicuri, Polsek Gelumbang Amankan Terduga Pelaku di Rumahnya

PALEMBANG - 25-September-2026, 18:29

Mobil Listrik di Sumsel Tumbuh Dua Kali Lipat, PLN Perkuat Layanan melalui SPKLU Center Pertama di Sumsel

LAHAT - 25-September-2026, 18:11

Giliran PWI Lahat Berikan Bantuan Kepada Keluarga Almarhum Jukir

BANYU ASIN 25-September-2026, 17:07

DELPAN TAHUN MENANTI CAHAYA TERANG LISTRIK KINI TERWUJUD

BANYU ASIN 25-September-2026, 17:07

PEMBINAAN STATISTIK SEKTORAL PERKUAT KUALITAS DATA KABUPATEN BANYUASIN

LAHAT - 25-September-2026, 17:01

Azan Kini Lebih Menggema, Warga Bandar Agung Bersyukur Menara Impian Akhirnya Berdiri

LAHAT - 24-September-2026, 23:05

DPRD Kabupaten Lahat dan PLN UID S2JB Bahas Peningkatan Kualitas Layanan dan Keandalan Listrik

MUARA ENIM - 24-September-2026, 21:59

Polisi Amankan 52 Paket Diduga Sabu dan 3 Pil Ekstasi di Jalan Desa Jiwa Baru Lubai

CATATAN SRIWIJAYA

  • Catatan Sriwijaya 26-November-2023, 22:50

    DETERMINASI POLITIK TERHADAP HUKUM

    Oleh Burmansyahtia Darma,S.H.

    Muara Enim - Pemilihan Calon Legislatif atau yang trend nya Calon Anggota D

  • Catatan Sriwijaya 18-April-2020, 07:17

    CORONA & RAMADHAN : Sehari Saja

    Oleh : oleh Burmansyahtia Darma,S.H

    Indonesia menjadi salah satu negara yang terjangkit penyebaran Virus Covid-

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE