ISI

Kesbangpol dan Polres PALI Gandeng Densus 88 AT POLRI Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di SMAN 1 Talang Ubi


3-November-2026, 21:28


PALI – Upaya pencegahan penyebaran paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme dan Terorisme (IRET) di kalangan pelajar terus digencarkan di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten PALI bekerja sama dengan Tim Pencegahan Satgaswil Sumsel, Densus 88 AT Polri dan Polres PALI menggelar kegiatan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan serta Pencegahan dan Pembinaan Anak dari Paham Radikalisme dan Tindak Pidana Terorisme, Selasa (3/11/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Aula SMAN 1 Talang Ubi tersebut diikuti sekitar 125 peserta yang terdiri dari siswa, dewan guru, serta perwakilan OPD.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Densus 88 AT Polri, IPDA Fahrurrozi, S.H., yang didampingi personel lainnya, yakni Brigpol Putra Yesa, S.H., M.H., Briptu MT Wahyudi, S.H., Briptu Aziz AF, S.H., dan Briptu Jody Yaumul Q, S.H.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemkab PALI Haryono, S.H., M.H., Kepala Badan Kesbangpol PALI Dedi Ahmadi, S.E.,M.Si., KBO Intelkam Polres PALI Iptu Najam, S.H., perwakilan Kemenag PALI Dr. H. Muslim Gani, M.M., serta perwakilan dari TP PKK, DPPKB PPA, Dinas Pendidikan Kabupaten PALI, dan Kepala Sekolah beserta jajaran guru SMAN 1 Talang Ubi.

Kepala Kesbangpol PALI Dedi Ahmadi menegaskan, kegiatan ini merupakan langkah preventif strategis pemerintah daerah untuk membentengi generasi muda, khususnya pelajar, dari ancaman paham yang dapat memecah belah persatuan bangsa.

Dalam paparannya, IPDA Fahrurrozi menjelaskan secara komprehensif mengenai tugas dan fungsi Densus 88 AT Polri, tidak hanya dalam penindakan, tetapi juga pada aspek pencegahan dan penanggulangan terorisme.

Ia mengingatkan bahwa terorisme tidak muncul secara tiba-tiba, melainkan merupakan sebuah proses yang berjenjang. Proses tersebut, menurutnya, berawal dari sikap intoleransi, kemudian berkembang menjadi radikalisme, ekstremisme, hingga berpotensi menjadi aksi terorisme.

“Terorisme adalah sebuah proses. Tidak ujug-ujug seseorang menjadi teroris. Semua berawal dari bibit intoleransi di lingkungan sekitar,” jelas IPDA Fahrurrozi di hadapan ratusan pelajar.

Lebih lanjut, ia membeberkan sejumlah poin krusial yang perlu diwaspadai di era digital saat ini. Di antaranya adalah sasaran pelaku radikalisme yang kerap menyasar individu dengan kerentanan sosial seperti korban perundungan, broken home, kurang perhatian keluarga, hingga akses gawai yang berlebihan.

Ia juga menyoroti terjadinya transisi pola radikalisasi. Jika dulu penyebaran paham radikal lebih banyak terjadi di dunia nyata, kini ruang digital menjadi medan pertarungan baru yang jauh lebih masif, cepat, dan sulit terdeteksi melalui media sosial, komunitas online, hingga platform digital lainnya.

“Ruang digital ini punya dua sisi. Di satu sisi bermanfaat untuk edukasi dan komunikasi, di sisi lain rawan disusupi hoaks, propaganda, ujaran kebencian, serta paham intoleran,” ungkapnya.

Untuk itu, ia memperkenalkan prinsip literasi digital yang mudah diingat para pelajar, yaitu “Stop, Cek, Pikir, Bagikan”. Pelajar diajak untuk membiasakan diri berhenti sejenak, memverifikasi kebenaran sumber, memikirkan dampak dari informasi tersebut, baru kemudian membagikannya secara bertanggung jawab.

Dalam sesi tersebut, IPDA Fahrurrozi juga menjelaskan mengenai pemetaan ekstremisme kekerasan, yakni tiga klaster RMVE (Radically Motivated Violent Extremism), IMVE (Ideologically Motivated Violent Extremism), dan NVE (Nationalist Violent Extremism), serta irisan di antara klaster tersebut baik dari sisi narasi maupun metode perekrutan.

Salah satu modus yang paling ditekankan adalah pola perekrutan dengan pendekatan “Sahabat”. Pelaku, kata dia, biasanya membangun hubungan personal, memberikan perhatian, empati, dan rasa kekeluargaan kepada target yang dianggap rentan hingga timbul rasa percaya, sebelum akhirnya disusupi ideologi menyimpang.

Ia juga mengungkapkan data bahwa khusus di wilayah Sumatera Selatan, terdapat 27 Nomor dalam Grafik Pengembangan dan Intervensi TCC yang menjadi perhatian bersama.

Di akhir materi, IPDA Fahrurrozi menguatkan kembali pentingnya 4 konsensus dasar kebangsaan sebagai benteng utama, yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI. Ia mendorong siswa-siswi SMAN 1 Talang Ubi untuk menjadi agen perubahan, pelopor toleransi, dan agen literasi digital di lingkungan sekolah maupun di ruang digital.

Diharapkan melalui kegiatan ini, sinergi antara pemerintah daerah, Polri, dan pihak sekolah dapat menjadi langkah konkret dalam mencegah penyebaran paham IRET di Kabupaten PALI, khususnya di lingkungan pendidikan.

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

PALI - 28-October-2026, 23:49

Komisi III DPRD Sumsel Tinjau Samsat PALI untuk Optimalkan Layanan dan Penerimaan Pajak Daerah 

LAHAT - 28-October-2026, 22:25

Sukses Budidaya Patin, Program PPM PT BAU di Desa Telatang Hasilkan 3,5 Ton

EMPAT LAWANG - 28-October-2026, 20:03

𝗕𝘂𝗽𝗮𝘁𝗶 𝗝𝗼𝗻𝗰𝗶𝗸 𝗠𝘂𝗵𝗮𝗺𝗺𝗮𝗱 𝗣𝗶𝗺𝗽𝗶𝗻 𝗨𝗽𝗮𝗰𝗮𝗿𝗮 𝗛𝗮𝗿𝗶 𝗦𝘂𝗺𝗽𝗮𝗵 𝗣𝗲𝗺𝘂𝗱𝗮 𝗸𝗲-𝟵𝟴 𝗱𝗶 𝗘𝗺𝗽𝗮𝘁 𝗟𝗮𝘄𝗮𝗻𝗴 

BANYU ASIN 28-October-2026, 16:55

POLRES BANYUASIN PERKUAT SINERGI DENGAN MEDIA TEGASKAN KOMITMEN BERANTAS NARKOBA

BANYU ASIN 28-October-2026, 16:54

BUPATI BANYUASIN PIMPIN UPACARA SUMPAH PEMUDA KE – 98

MUBA - 28-October-2026, 13:53

Pemkab Muba Matangkan Kerja Sama dengan Badan Bank Tanah

MUARA ENIM - 28-October-2026, 11:53

Kobarkan Semangat Persatuan, Kapolres Muara Enim Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026

Artike/Opini 28-October-2026, 11:43

Membangun pertanian bangsa lewatdata statistik

MUARA ENIM - 28-October-2026, 09:18

PLTU Banjarsari Mati 3 Bulan, GNPK-RI Sumsel Desak DPRD Lahat Bentuk Pansus dan Laporkan PTBA ke KPK

MUBA - 27-October-2026, 19:56

Muba Rebut Peringkat Teratas Indeks SDI 2026 Se-Sumsel

LAHAT - 27-October-2026, 19:07

Polsek Jarai Polres Lahat Gencarkan Himbauan dan Patroli Stop Karhutla

LAHAT - 27-October-2026, 19:06

Hari ke-2, Operasi Patuh Musi 2026 Didepan Lapangan Gelora Serame

JAKARTA - 27-October-2026, 19:05

Kuliah Umum di UMJ, Apkasi Dorong Kampus Perkuat Inovasi dan SDM Daerah

MUARA ENIM - 27-October-2026, 14:57

Operasi Patuh Musi 2026 Dimulai, Ini 6 Sasaran Prioritas di Muara Enim

MUBA - 26-October-2026, 20:03

Pemkab dan DPRD Muba Sepakati Jadwal Pembahasan KUA-PPAS dan RAPBD 2027 

PALEMBANG - 26-October-2026, 16:36

Operasi Patuh Musi 2026, Polda Sumsel Dorong Budaya Tertib dan Keselamatan Berlalu Lintas

LAHAT - 26-October-2026, 15:52

MALANG.!!! Operator Dozer PT BDS Ditikam Secara Brutal Rekan Kerja, Pelaku Diringkus Kurang dari 24 Jam 

LAHAT - 26-October-2026, 15:36

Semangat Muda Warnai Prestasi Enam Siswa SMAN 4 Lahat 

LAHAT - 26-October-2026, 15:36

Penyampaian Pesan Humanis di SMA N 3 Lahat 

LAHAT - 26-October-2026, 13:57

Kasat Lantas: Operasi Patuh Musi 2026 Utamakan Keselamatan dan Kedepankan Edukasi Humanis serta Disiplin Berlalu Lintas

LAHAT - 25-October-2026, 16:09

POLRES LAHAT IMBAU MASYARAKAT CEGAH KARHUTLA DAN SEGERA LAPORKAN TITIK API

LAHAT - 25-October-2026, 16:08

Aroma Khas Kopi Lahat Menyapa SMAN 2 Lahat: Edukasi Sejarah hingga Peluang Kreatif Gen-Z

LAHAT - 25-October-2026, 15:47

Kapolsek dan Personel Kikim Timur Gerbek Sarang Narkoba, Amankan TSK Berikut 10 Paket Sabu

LAHAT - 25-October-2026, 15:47

Sejuta Kebaikan: SMA Negeri 1 Lahat Gelar Aksi Berbagi SMANSALA

OKU - 23-October-2026, 23:50

Wabup OKU Hadiri Kegiatan Verifikasi Lapangan Evaluasi Penyelenggaraan PUG Tahun 2024-2025 Secara Daring

CATATAN SRIWIJAYA

  • Catatan Sriwijaya 26-November-2023, 22:50

    DETERMINASI POLITIK TERHADAP HUKUM

    Oleh Burmansyahtia Darma,S.H.

    Muara Enim - Pemilihan Calon Legislatif atau yang trend nya Calon Anggota D

  • Catatan Sriwijaya 18-April-2020, 07:17

    CORONA & RAMADHAN : Sehari Saja

    Oleh : oleh Burmansyahtia Darma,S.H

    Indonesia menjadi salah satu negara yang terjangkit penyebaran Virus Covid-

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE