ISI

Muba Dukung RI Protes Larangan Ekspor Sawit


17-December-2019, 17:43


MUBA – PEMERINTAH Indonesia melalui Perutusan Tetap Republik Indonesia (PTRI) di Jenewa, Swiss, akhirnya secara resmi mengajukan gugatan terhadap Uni Eropa (UE) ke Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization/WTO), terkait tata niaga kelapa sawit.

Gugatan diajukan atas kebijakan Renewable Energy Directive (RED) II dan Delegated Regulation yang dikeluarkan UE. Kebijakan-kebijakan tersebut dianggap mendiskriminasi produk kelapa sawit dan turunannya asal Indonesia.

“Indonesia resmi mengirimkan Request for Consultation pada 9 Desember 2019 kepada UE sebagai tahap inisiasingan awal dalam gugatan. Keputusan ini dilakukan setelah kami bertemu dengan asosiasi/pelaku usaha produk kelapa sawit dalam negeri dan setelah melalui kajian ilmiah serta konsultasi ke semua pemangku kepentingan sektor kelapa sawit dan turunannya,” ungkap Menteri Perdagangan Agus Suparmanto melalui keterangan resmi, Minggu (15/12).

Agus memegaskan gugatan tersebut dilayangkan sebagai bukti keseriusan pemerintah dalam melawan diskriminasi yang dilakukan UE melalui kebijakan RED II dan Delegated Regulation.

Masih ingat sejumlah langkah pemerintah pusat sebelum resmi protes ke WTO? Untuk menegaskan upaya itu, mari simak kembali yang dikakukan Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex saat menghadiri undangan Aliansi Minyak Sawit Eropa/(EPOA) di European Palm Oil Conference, Madrid awal Oktober 2018. Saat itu Dodi menilai kampanye negatif Uni Eropa merugikan industri sawit Indonesia.

Selaku Bupati Musi Banyuasin dan Ketua LKTL (Lingkar Temu Kabupaten Lestari /Chairman of sustainable Districts Platform), Dodi punya banyak energi menuntaskan persoalan ini.
Dodi tak mau Muba yang punya potensi sawit besar dan menjadi penyumbang produk ekspor di Indonesia dengan nilai US$ 20 miliar pada 2013 terganggu. U

Uni Eropa (UE) yang mengeluarkan EU Labelling Regulation 1169/2011 mempersyaratkan pencantuman sumber minyak nabati secara spesifik untuk seluruh produk makanan yang beredar di UE. Selain itu Indonesia juga mendapat tuduhan dari UE atas produk biodiesel dan fatty alcohol. A

“Muba ini kabupaten di Sumatera Selatan yang punya lahan sawit sangat luas. Muba pun tercatat sebagai pelopor peremajaan sawit di Indonesia. Muba menjadi contoh program peremajaan kebun (Replanting) kelapa sawit melalui pendanaan langsung dari pemerintah pusat untuk tahap awal 4.446 hektare kebun kelapa sawit masyarakat,” dan sekarang mencapai lebih kurang mencapai 12.000 Ha ungkap Dodi Reza Alex

Di arena konferensi Minyak Sawit Eropa (European Palm Oil Conference,) EPOC 2018, Madrid Spanyol, Dodi meyakinkan pihak swasta industri sawit dunia, pemerintah Eropa serta para pakar minyak sawit dunia. Misi dan pesan bahwa kelapa Sawit Indonesia Ramah Lingkungan menjadi topik utama kampanyenya.

“Dunia harus tahu industri sawit Indonesia ramah lingkungan dan berkelanjutan,” terang Dodi yang berbicara pada 3 dan 4 Oktober 2018 lalu.

Menurut Dodi Reza Alex, konferensi ini menghadirkan Yayasan Spanyol tentang Minyak Sawit Berkelanjutan, proyek Minyak Sawit Berkelanjutan Eropa, dan sejalan dengan Inisiatif Nasional Eropa untuk Minyak Sawit Berkelanjutan, Negara Penghasil Minyak Sawit dan ‘Deklarasi Amsterdam Group. Pihak paling kompeten dalam industri sawit Eropa ini fokus dalam mendukung rantai suplai minyak sawit berkelanjutan sepenuhnya pada tahun 2020.

Dari sisi pelaku industri sawit, kampanye juga dikakukan. Salah satunya dari Ketua GAPKI Pusat Bidang Tenaga Kerja Sumarjono Saragih. Ia hadir di Italia, awal Desember 2019. Sebuah negara Uni Eropa yang tak ramah sawit. Sumarjono bicara soal buruh sawit Indonesia.

Tepatnya, di Turin, Italy. Acara digagas ILO (International Labour Organisation). Salah satu organ PBB yang mengurusi buruh. Acara digelar di ruangan ITC ILO di Turin. Sejak pukul 11 waktu Italia, hadir 100 orang lebih dari 38 negara. Ada High Level Panel: Promotion Decent Work in Rural Economy. Alias Promosi Kerja Layak (Sawit) di Pedesaan. Ia hadir sebagai wakil sawit Indonesia. Bersama 5 panelis lain dari berbagai negara. Ada juga panelis dari organisasi penting Dunia: FAO, IFAD, ILO mendampingi juga delegasi Mexico dan Zambia.e

Kesempatan penting ini dipakai Sumarjono sebagai promosi paling manjur di kancah dunia. Maklum, kata dia, stigma buruk akibat kampanye negatif dan hitam harus di-counter. Dan dunia harus tahu ada banyak hal baik yang sudah dicapai. “Ini kesempatan bagus menyampaikan buah kerjasama GAPKI-Buruh-Petani bersama ILO,” pikirnya. Menurut dia, sejak 2016 ragam aksi ILO-GAPKI-Buruh sudah dilakukan. Ada pelatihan, workshop, promosi dan implementasi. Apresiasi kita kepada ILO Indonesia, sudah menjadi mitra penting dalam upaya merubah wajah sawit khususnya aspek buruh. Bahkan diberi panggung publikasi langsung di negara UE.

“Nah. Secara khusus saya sangat terimakasih kepada Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin yang sepakat menjadi Kabupaten “pilot project” Implementasi Kerja Layak. Tahap awal akan dimulai dengan “Kabupaten Sawit Ramah Anak,” terangnya..

Untuk diketahui, tuduhan UE dan masyarakat global atas sawit kita cukup banyak. Lingkungan, kesehatan, sosial dan manusia. Dalam aspek manusia kita dituduh melakukan praktek yang jauh dari kerja layak atau ‘decent work’ yang sudah menjadi acuan global (ILO/PBB).

“Merubah wajah sawit Indonesia perlu upaya gotong royong. Perbaikan dalam negeri dan diplomasi global. Anda tertarik menjadi bagian kerja besar ini? Ini urusan menyelamatkan 16.2 juta manusia yang hidup dari sawit. Juga menjaga industri sawit yang ‘terlanjur’ jantung ekonomi dan devisa negara,” tutup Sumarjono.(Bram)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

LUBUK LINGGAU - 28-September-2026, 09:58

PKPA IAI Silampari–PERADI Lubuklinggau Selesai, Peserta Siap Ikuti Ujian Profesi Advokat 

LAHAT - 27-September-2026, 22:28

Pecah Rekor! 64 Tim Ramaikan Penutupan Domino Piala Panglima TNI di Lahat

PALEMBANG - 27-September-2026, 20:21

Tiga Hari Operasi Sikat I Musi 2026, Polda Sumsel Ungkap 172 Kasus 

LAHAT - 27-September-2026, 18:50

Satresnarkoba Polres Lahat Cokok AS Dijalan Penghijauan Amankan BB 7,70 Gram Sabu 

LAHAT - 27-September-2026, 18:36

Dugaan Pemukulan Oleh Oknum Security PT ALR, Ini Keinginan PW GNPK-RI Sumsel

LAHAT - 27-September-2026, 18:35

HUT ke-25, Partai Demokrat Lahat Gelar Aksi Donor Darah

LAHAT - 27-September-2026, 18:35

Kodim 0405/Lahat Buka Open Tournament Domino Orado Piala Panglima TNI

LAHAT - 27-September-2026, 14:51

64 Tim Adu Strategi di Open Tournament Domino Piala Panglima TNI Battle Arena VI Lahat

JAKARTA - 27-September-2026, 07:04

Dorong Perajin Naik Kelas Hingga Tembus Pasar Global, Ketua Dekranasda OKU Timur dr. Sheila Hadiri Pembukaan Kriyanusa 2026

LAHAT - 26-September-2026, 20:05

 Unsur Tripika Pseksu Identifikasi Sejak Dini Titik-Titik Rawan Karhutla

LAHAT - 26-September-2026, 17:28

Tunjukkan Kepedulian, Kapolsek Pseksu Berikan Bansos Untuk Warga Sakit Didesa Talang Tinggi

PALEMBANG - 26-September-2026, 14:27

Hari Kedua Operasi Sikat I Musi, Polda Sumsel dan Jajaran Ungkap 32 Kasus 3C

PALEMBANG - 26-September-2026, 14:26

Bhayangkari Sumsel Bagikan 4.000 Paket Sembako, Dekatkan Layanan Kesehatan kepada Masyarakat

OKU - 25-September-2026, 21:21

Bupati OKU Menegaskan Pejabat Yang Dilantik Akan Dievaluasi Dalam Tiga Hingga Enam Bulan.

LAHAT - 25-September-2026, 20:37

Tak Ketinggalan, Polres Lahat Tunjukkan Kepedulian kepada Juru Parkir Korban Pembunuhan

LAHAT - 25-September-2026, 20:36

Polsek Pseksu Laksanakan Patroli dan Antisipasi Karhutla di Desa Tanjung Raya

PALEMBANG - 25-September-2026, 20:34

Hari Pertama Operasi Sikat I Musi, 18 Tersangka 3C Diamankan

MUARA ENIM - 25-September-2026, 20:22

Aksi Curas di Jalinsum Berujung Penangkapan, Team Lebah Bekuk S (44)

MUARA ENIM - 25-September-2026, 20:21

Getah Karet 50 Kg Dicuri, Polsek Gelumbang Amankan Terduga Pelaku di Rumahnya

PALEMBANG - 25-September-2026, 18:29

Mobil Listrik di Sumsel Tumbuh Dua Kali Lipat, PLN Perkuat Layanan melalui SPKLU Center Pertama di Sumsel

LAHAT - 25-September-2026, 18:11

Giliran PWI Lahat Berikan Bantuan Kepada Keluarga Almarhum Jukir

BANYU ASIN 25-September-2026, 17:07

DELPAN TAHUN MENANTI CAHAYA TERANG LISTRIK KINI TERWUJUD

BANYU ASIN 25-September-2026, 17:07

PEMBINAAN STATISTIK SEKTORAL PERKUAT KUALITAS DATA KABUPATEN BANYUASIN

LAHAT - 25-September-2026, 17:01

Azan Kini Lebih Menggema, Warga Bandar Agung Bersyukur Menara Impian Akhirnya Berdiri

LAHAT - 24-September-2026, 23:05

DPRD Kabupaten Lahat dan PLN UID S2JB Bahas Peningkatan Kualitas Layanan dan Keandalan Listrik

CATATAN SRIWIJAYA

  • Catatan Sriwijaya 26-November-2023, 22:50

    DETERMINASI POLITIK TERHADAP HUKUM

    Oleh Burmansyahtia Darma,S.H.

    Muara Enim - Pemilihan Calon Legislatif atau yang trend nya Calon Anggota D

  • Catatan Sriwijaya 18-April-2020, 07:17

    CORONA & RAMADHAN : Sehari Saja

    Oleh : oleh Burmansyahtia Darma,S.H

    Indonesia menjadi salah satu negara yang terjangkit penyebaran Virus Covid-

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE