ISI

Pemkab Muba Maksimalkan Perlindungan Terhadap Anak


3-December-2021, 23:33


MUBA, SO – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menyambut kunjungan Staf Ahli Presiden Republik Indonesia Deputi V Sunarman Sukamto dan Asisten Deputi Layanan Anak Berkebutuhan Khusus Kementerian PPPA RI Robert P Sitinjak dalam rangka kunjungan ke keluarga korban penganiayaan anak oleh orangtuanya sekaligus sosialisasi kepada masyarakat terkait perlindungan anak penyandang disabilitas, di Kecamatan Lawang Wetan, Jumat (3/12/2021).

Kunjungan tersebut menyusul kejadian kekerasan terhadap anak hingga meninggal dunia usai dianiaya oleh kedua orangtuanya di Kecamatan Lawang Wetan pada 24 November 2021 lalu, yang saat ini sudah mengikuti proses hukum dan meninggalkan dua anak balita.

Camat Lawang Wetan Candra SKM dalam kesempatan itu sangat berterimakasih dan bersyukur, atas perhatian dari semua pihak Pemerintah Pusat, Provinsi, dan Kabupaten telah berkunjung ke rumah korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), dan menjadi kejadian tersebut sebagai pembelajaran yang berharga.

“Kami bersyukur banyak juga yang turut bersimpati dan berempati, kejadian ini adalah sebuah pembelajaran yang sangat berharga bagi masyarakat dan kami selaku pemerintah untuk lebih memperhatikan masyarakat,” kata Candra.

Diungkapkannya, Tersangka pasangan suami istri sudah mengikuti proses hukum di Polres Muba, sementara anaknya sekarang sudah diasuh dan tinggal bersama neneknya dari kedua belah pihak.

“Tentu kami dari pemerintah daerah, pemerintah desa, kecamatan, kabupaten, dan komisi perlindungan anak daerah, insyaallah semaksimal mungkin untuk membantu proses pengasuhan anak ini sesuai tugas dan tanggungjawab kita,” ujarnya.

Selaku Pemerintah Kecamatan, Candra menganggap hal itu (penganiayaan terhadap anak) menjadi pembelajaran sangat berarti, sehingga ia menghimbau ke semua perangkat desa, BPD sampai tingkat RT di 15 desa dalam Kecamatan Lawang Wetan kedepan lebih sensitif terhadap warganya, untuk memantau, sehingga kejadian-kejadian yang tidak diinginkan bisa terpantau dan dilakukan langkah-langkah antisipasi.

Staf Ahli Presiden Republik Indonesia Deputi V Sunarman Sukamto menyampaikan bahwa menurut arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo penyandang disabilitas adalah program prioritas nasional, dan sudah ada Undang-undang Nomor 8 Tahun 2016 serta sudah turun 5 Peraturan Pemerintah 2 Peraturan Presiden dan 2 Peraturan Menteri PPPA.

“Artinya Pemerintah Indonesia sejak 2016 sampai tahun 2021 ini sudah memiliki Undang-undang tentang penyandang disabilitas yang mana penyandang disabilitas itu harus diterima, didukung, dihormati dan dipenuhi hak-hak nya,” bebernya.

Mengenai hal tersebut Sunarman memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Muba yang dinilai cukup progresif dalam memenuhi hak-hak penyandang disabilitas.

“Kami sudah memonitor dan menilai Pemkab Muba sangat progresif sekali, atensi dari pihak terkait mulai Plt Bupati Muba Beni Hernedi SIP dan perangkat daerah dalam memenuhi hak-hak penyandang disabilitas,” ujarnya.

Akan tetapi lanjutnya, ada juga kasus-kasus yang perlu dicermati seperti kekerasan seksual, penelantaran anak dan penganiayaan terhadap anak disabilitas ditengah-tengah peningkatan perhatian Pemerintah Kabupaten Muba.

Hari ini bertepatan juga dengan Hari Disabilitas Internasional yang diperingati setiap tanggal 3 Desember, pihaknya turun dalam rangka memberikan sosialisasi, sekaligus melihat secara langsung situasi anak-anak yang ditinggalkan begitu orang tuanya berproses hukum tersebut.

“Kita kesini ingin mendengarkan aspirasi dan harapan masyarakat Muba terutama pihak keluarga korban. Kami juga ingin tahu suport sistem dan dukungan pemerintah seperti apa.

Lebih lanjut pihaknya ingin memastikan bahwa hak anak-anak disabilitas dilakukan lebih intens lagi, karena anak-anak penyandang disabilitas harus mendapatkan perhatian khusus dan perlindungan lebih. Perhatian khusus karena anak disabilitas memerlukan kebutuhan khusus, yang harus dipenuhi agar tumbuh kembangnya maksimal.

“Kita kesini ingin mendengarkan aspirasi dan harapan, kemudian akan kami sampaikan ke pimpinan dan koordinasikan dengan pihak terkait, tapi yang jelas beberapa urusan dasar menjadi urusan pemerintahan daerah, tadi yang kami dengarkan ada 1203 orang penyandang disabilitas sudah mendapatkan bantuan sosial dari APBD Muba, tidak banyak pemerintah kabupaten memiliki komitmen sebesar itu,” imbuhnya.

Senada Asisten Deputi Layanan Anak Berkebutuhan Khusus Kementerian PPPA RI Robert P Sitinjak mengatakan maksud dan tujuannya berkunjung ke tempat kediaman korban karena kejadian itu menarik perhatian semua pihak manakala ayah dan ibu sedang mengikuti proses hukum kasus kekerasan yang meninggal dua orang anak.

“Sehingga kami turun untuk melakukan penjangkauan, mudah-mudahan ini tidak terjadi lagi khususnya di Kabupaten Muba, jadi kita ingin melindungi anak, memberikan perlindungan dari kekerasan maupun diskriminasi,” ungkapnya.

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Muba Emilia yang turut hadir menghimbau kepada masyarakat untuk tidak malu dan melaporkan jika ada keluarga yang mempunyai anak penyandang disabilitas, untuk antisipasi kejadian yang tidak diinginkan.

“Kami butuh peran serta masyarakat. Tolong informasikan, jangan anggap anak ini (penyandang disabilitas) musibah. Jadi jangan malu untuk di data. Ini anugerah, karena kita dianggap mampu menghadapi apa yang diberikan Allah SWT.

Sementara Arpani Kakek dari Bapak Anak Penyandang Autis, menuturkan perhatian dan bantuan dari pemerintah daerah sudah sangat baik. Namun disisi lain ia memohon pendampingan dari pemerintah dalam mendidik dan mengasuh anak penyandang disabilitas.

“Kedepannya kami mohon, terus terang saja bagi kami masih awam untuk mendidik anak-anak seperti ini. Untuk itu kami mohon bagi yang berwewenang dan berkompeten beri kami saran, untuk bagaimana mendidik anak seperti ini,” kata Arpani.

Turut hadir Kasi Tindak Lanjut Kasus UPTD DPPPA Provinsi Sumatera Selatan Amiruddin SH MSi, Komisioner Perlindungan Anak Daerah Salman, Kepala Desa Ulak Teberau Rusman, dan tokoh masyarakat desa setempat.(bram)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

BANYU ASIN 12-October-2026, 19:47

JAMBORE KADER PPK BANYUASIN 2026 PERKUAT 10 PROGRAM POKOK PKK MENUJU INDONESIA EMAS

LAHAT - 12-October-2026, 16:50

Sebelum KBM di SMAN 1 Kikim Barat Membaca Al-Qur’an

MUBA - 12-October-2026, 14:51

Perkuat Etika, Kepercayaan Diri, dan Kekompakan Anggota Menuju Keluarga Sejahtera

LAHAT - 12-October-2026, 14:48

Pelaku Pencurian Uang Rp.66,6 Juta Terungkap, Polsek Pajar Bulan Amankan TSK di Bengkulu Selatan

MUARA ENIM - 11-October-2026, 21:22

Polsek Lawang Kidul Temukan Lubang PETI di Keban Agung

PALEMBANG - 11-October-2026, 20:08

Brigjen Pol Irwansyah Mantan Kapolres Lahat, Kini Jabat Wakapolda Sumsel

PALEMBANG - 11-October-2026, 15:30

Booth Rumah BUMN Jambi Hadir di Palembang Icon, PLN UID S2JB Bawa 12 UMK Binaan Perluas Pasar

LAHAT - 11-October-2026, 15:29

Perkuat Keandalan Listrik dan Dorong Potensi Pelanggan Besar, PLN UID S2JB dan UP3 Lahat Bersinergi dengan Pemprov Sumsel

LAHAT - 11-October-2026, 11:50

Jangan Biarkan Pelangsir Kuasai BBM Subsidi, YLKI Lahat Raya Desak Polisi Sidak SPBU di Lahat

LAHAT - 11-October-2026, 11:49

Batalnya APBD-P Lahat Jadi Alarm Kepemimpinan, DPRD Didesak Tempuh Langkah Konstitusional

LAHAT - 11-October-2026, 11:48

Asap Karhutla Serang Bumi Seganti Setungguan, Humas Polres Lahat Himbau Masyarakat Gunakan Masker Untuk Lindungi Diri

MUARA ENIM - 10-October-2026, 23:04

Di Muara Lawai, Dua Penggali Sumur Tewas Diduga Gas Beracun

MUARA ENIM - 10-October-2026, 21:43

Ketua Golkar Muara Enim: Aksi Warga Stop Truk Batu Bara PT. MME Sudah Tepat

SUMBAR 10-October-2026, 20:58

Apkasi Peduli Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Solok, Bursah Zarnubi Tegaskan Solidaritas Antarkabupaten

BANYU ASIN 10-October-2026, 19:35

Herman Deru dan Cik Ujang Tinjau Karhutla di Banyuasin, Uji Teknologi Pemadaman dari Brazil 

PALEMBANG - 10-October-2026, 19:35

𝐁𝐮𝐩𝐚𝐭𝐢 𝐄𝐦𝐩𝐚𝐭 𝐋𝐚𝐰𝐚𝐧𝐠 𝐇. 𝐉𝐨𝐧𝐜𝐢𝐤 𝐌𝐮𝐡𝐚𝐦𝐦𝐚𝐝𝐢 𝐇𝐚𝐝𝐢𝐫𝐢 𝐌𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐊𝐞𝐧𝐚𝐥 𝐏𝐚𝐦𝐢𝐭 𝐊𝐚𝐩𝐨𝐥𝐝𝐚 𝐒𝐮𝐦𝐬𝐞𝐥 𝐏𝐞𝐫𝐤𝐮𝐚𝐭 𝐒𝐢𝐧𝐞𝐫𝐠𝐢 𝐏𝐞𝐦𝐞𝐫𝐢𝐧𝐭𝐚𝐡 𝐝𝐚𝐧 𝐊𝐞𝐩𝐨𝐥𝐢𝐬𝐢𝐚𝐧 

MUBA - 10-October-2026, 13:29

Hadiri Majelis Dzikir di Sungai Lilin, Wabup Muba Kenang Keteladanan Ulama 

LAHAT - 9-October-2026, 21:59

Dari 514 Kabupaten/Kota se-Indonesia, Hanya Pemkab Lahat Tidak Menganggarkan ABT 2026 

BANYU ASIN 9-October-2026, 21:09

BANYUASIN UJI REALIZA ANTICHAMAS DILAHAN GAMBUT

LAHAT - 9-October-2026, 19:09

Sikapi Terkait Pemberitaan Tidak Ada Anggaran ABT, Ini Penjelasan Ketua PW GNPK-RI Sumsel 

LAHAT - 9-October-2026, 18:10

SMA Negeri 1 Kikim Barat Pacu Mutu Lewat Visitasi Akreditasi

MUARA ENIM - 9-October-2026, 16:48

Pelarian Tersangka Pembunuhan Anak Di Muara Enim Berakhir di Jawa Barat

MUARA ENIM - 9-October-2026, 03:06

Polisi Gagalkan Transaksi Ekstasi di Muara Enim, Dua Orang Diamankan

BANYU ASIN 8-October-2026, 21:08

BNK BNYUASIN DORONG PERAN KELUARGA DAN MASYARAKAT 

LAHAT - 8-October-2026, 21:07

Ajang Nasional 2026, Tiga Siswa SMAN 4 Lahat Panen Mendali 

CATATAN SRIWIJAYA

  • Catatan Sriwijaya 26-November-2023, 22:50

    DETERMINASI POLITIK TERHADAP HUKUM

    Oleh Burmansyahtia Darma,S.H.

    Muara Enim - Pemilihan Calon Legislatif atau yang trend nya Calon Anggota D

  • Catatan Sriwijaya 18-April-2020, 07:17

    CORONA & RAMADHAN : Sehari Saja

    Oleh : oleh Burmansyahtia Darma,S.H

    Indonesia menjadi salah satu negara yang terjangkit penyebaran Virus Covid-

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE