ISI

Apkasi, Bappenas dan OECD Perkuat Kapasitas Pemkab untuk Pembiayaan Infrastruktur Berkelanjutan 


28-August-2026, 12:22


BSD, TANGERANG – Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) bersama Kementerian PPN/Bappenas dan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) menggelar National Capacity-Building Workshop in Support of Indonesia’s OECD Accession bertajuk “Enhancing Sustainable Infrastructure Financing and Development Across Levels of Government”.

Kegiatan tersebut berlangsung di Panggung Hall 3, ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (28/8/2026), dan diikuti para bupati dan wakil bupati, anggota Dewan Pengurus serta anggota Apkasi dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk jajaran pemerintah kabupaten yang menangani bidang perencanaan, investasi dan pembangunan.

Ketua Umum Apkasi Bursah Zarnubi mengatakan, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kapasitas pemerintah kabupaten dalam menghadapi tantangan pembangunan, khususnya dalam perencanaan dan pembiayaan infrastruktur yang berkelanjutan.

Menurut Bursah, agenda aksesi Indonesia menuju OECD tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, tetapi membutuhkan kesiapan seluruh tingkatan pemerintahan, termasuk pemerintah daerah.

“Forum hari ini bukan sekadar sosialisasi agenda internasional. Lebih dari itu, kegiatan ini adalah langkah nyata untuk menyambungkan agenda besar transformasi nasional dengan kesiapan tata kelola di tingkat kabupaten,” kata Bursah.

Ia menjelaskan, pemerintah kabupaten memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan kualitas tata kelola, manajemen keuangan, perencanaan pembangunan dan transparansi di daerah. Hal tersebut menjadi penting seiring proses aksesi Indonesia menuju keanggotaan OECD.

“Kita perlu menyadari bahwa aksesi Indonesia ke OECD bukan hanya urusan pemerintah pusat di Jakarta, melainkan taruhan nasional yang melibatkan seluruh tingkatan pemerintahan,” ujarnya.

Selain membahas dukungan pemerintah daerah terhadap proses aksesi OECD, workshop juga membahas tantangan pembiayaan pembangunan infrastruktur di daerah.

Bursah mengatakan, keterbatasan APBD membuat pemerintah kabupaten perlu memiliki kemampuan untuk mengembangkan sumber pembiayaan alternatif. Sejumlah skema yang dibahas antara lain Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), blended finance, serta berbagai instrumen pembiayaan lainnya.

“Melalui lokakarya hari ini, kabupaten dibekali keahlian praktis dan toolkit internasional untuk mengakses sumber pendanaan alternatif non-APBD,” katanya.

Menurutnya, kemampuan pemerintah daerah dalam menyiapkan proyek yang layak dan bankable juga menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya saing investasi. Dengan perencanaan yang baik, proyek pembangunan daerah diharapkan semakin menarik bagi investor domestik maupun asing.

Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi pemerintah kabupaten untuk memahami praktik dan standar investasi publik yang dikembangkan OECD serta mendiskusikan berbagai tantangan yang dihadapi daerah dalam pembangunan infrastruktur.

Workshop dibagi dalam dua agenda utama. Agenda pertama membahas investasi publik daerah dan perencanaan strategis yang diikuti sekitar 200 peserta. Sementara agenda kedua berupa sesi teknis dan interaktif mengenai pendanaan serta pembiayaan investasi publik, termasuk simulasi penyusunan proyek yang bankable dan eksplorasi sumber pembiayaan inovatif.

Bursah berharap, pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan tersebut dapat diterapkan oleh pemerintah kabupaten di daerah masing-masing.

“Saya minta kepada seluruh peserta agar memanfaatkan forum yang sangat berharga ini sebaik-baiknya. Dengarkan masukan narasumber, diskusikan kendala riil di lapangan, dan bawa pulang ilmu serta strategi yang bisa langsung diimplementasikan di kabupaten masing-masing,” tuturnya.

Apkasi, kata Bursah, akan terus mendorong sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan mitra internasional dalam memperkuat kapasitas daerah.

“Kita tidak hanya ingin membawa Indonesia masuk menjadi anggota penuh OECD, tetapi juga membawa kesejahteraan nyata bagi masyarakat di daerah,” pungkasnya.

(YOKI)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

LAHAT - 11-October-2026, 11:49

Batalnya APBD-P Lahat Jadi Alarm Kepemimpinan, DPRD Didesak Tempuh Langkah Konstitusional

LAHAT - 11-October-2026, 11:48

Asap Karhutla Serang Bumi Seganti Setungguan, Humas Polres Lahat Himbau Masyarakat Gunakan Masker Untuk Lindungi Diri

MUARA ENIM - 10-October-2026, 23:04

Di Muara Lawai, Dua Penggali Sumur Tewas Diduga Gas Beracun

MUARA ENIM - 10-October-2026, 21:43

Ketua Golkar Muara Enim: Aksi Warga Stop Truk Batu Bara PT. MME Sudah Tepat

SUMBAR 10-October-2026, 20:58

Apkasi Peduli Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Solok, Bursah Zarnubi Tegaskan Solidaritas Antarkabupaten

BANYU ASIN 10-October-2026, 19:35

Herman Deru dan Cik Ujang Tinjau Karhutla di Banyuasin, Uji Teknologi Pemadaman dari Brazil 

PALEMBANG - 10-October-2026, 19:35

𝐁𝐮𝐩𝐚𝐭𝐢 𝐄𝐦𝐩𝐚𝐭 𝐋𝐚𝐰𝐚𝐧𝐠 𝐇. 𝐉𝐨𝐧𝐜𝐢𝐤 𝐌𝐮𝐡𝐚𝐦𝐦𝐚𝐝𝐢 𝐇𝐚𝐝𝐢𝐫𝐢 𝐌𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐊𝐞𝐧𝐚𝐥 𝐏𝐚𝐦𝐢𝐭 𝐊𝐚𝐩𝐨𝐥𝐝𝐚 𝐒𝐮𝐦𝐬𝐞𝐥 𝐏𝐞𝐫𝐤𝐮𝐚𝐭 𝐒𝐢𝐧𝐞𝐫𝐠𝐢 𝐏𝐞𝐦𝐞𝐫𝐢𝐧𝐭𝐚𝐡 𝐝𝐚𝐧 𝐊𝐞𝐩𝐨𝐥𝐢𝐬𝐢𝐚𝐧 

MUBA - 10-October-2026, 13:29

Hadiri Majelis Dzikir di Sungai Lilin, Wabup Muba Kenang Keteladanan Ulama 

LAHAT - 9-October-2026, 21:59

Dari 514 Kabupaten/Kota se-Indonesia, Hanya Pemkab Lahat Tidak Menganggarkan ABT 2026 

BANYU ASIN 9-October-2026, 21:09

BANYUASIN UJI REALIZA ANTICHAMAS DILAHAN GAMBUT

LAHAT - 9-October-2026, 19:09

Sikapi Terkait Pemberitaan Tidak Ada Anggaran ABT, Ini Penjelasan Ketua PW GNPK-RI Sumsel 

LAHAT - 9-October-2026, 18:10

SMA Negeri 1 Kikim Barat Pacu Mutu Lewat Visitasi Akreditasi

MUARA ENIM - 9-October-2026, 16:48

Pelarian Tersangka Pembunuhan Anak Di Muara Enim Berakhir di Jawa Barat

MUARA ENIM - 9-October-2026, 03:06

Polisi Gagalkan Transaksi Ekstasi di Muara Enim, Dua Orang Diamankan

BANYU ASIN 8-October-2026, 21:08

BNK BNYUASIN DORONG PERAN KELUARGA DAN MASYARAKAT 

LAHAT - 8-October-2026, 21:07

Ajang Nasional 2026, Tiga Siswa SMAN 4 Lahat Panen Mendali 

PALEMBANG - 8-October-2026, 20:34

Wagub Cik Ujang Dorong Perguruan Tinggi Berkontribusi Nyata bagi Pembangunan Sumsel

LAHAT - 8-October-2026, 20:33

APBD Perubahan Batal, Tiga Kali DPRD Surati Pemkab Lahat Hingga Batas Waktu Proses Belum Tuntas

LAHAT - 8-October-2026, 17:44

Seorang Perempuan Diduga Pengedar Sabu di Kikim Tengah Diungkap Satresnarkoba Polres Lahat 

LAHAT - 8-October-2026, 17:43

Gubuk Reot Nenek Kamisah, Mulai Dibongkar Untuk Direhab Jadi RSLH 

MUBA - 8-October-2026, 16:35

Bupati Muba Cek Dampak Asap Karhutla, Fasilitas Kesehatan Disiagakan

LAHAT - 8-October-2026, 02:57

H. Adriansyah: Golkar Lahat di Tangan Tepat, Selamat Ibu Sri Marhaeni!

MUARA ENIM - 7-October-2026, 20:41

Polsek Rambang amankan Pria Bersama TV Hasil Curian

PALEMBANG - 7-October-2026, 20:37

Muara Enim Jadi Tuan Rumah FORPROV II KORMI Sumsel, Cik Ujang Tekankan Koordinasi Panitia 

MUARA ENIM - 7-October-2026, 20:35

Buka Gebyar SMANSAGEL Jilid 11, Wagub Cik Ujang Dorong Siswa Berani Berprestasi 

CATATAN SRIWIJAYA

  • Catatan Sriwijaya 26-November-2023, 22:50

    DETERMINASI POLITIK TERHADAP HUKUM

    Oleh Burmansyahtia Darma,S.H.

    Muara Enim - Pemilihan Calon Legislatif atau yang trend nya Calon Anggota D

  • Catatan Sriwijaya 18-April-2020, 07:17

    CORONA & RAMADHAN : Sehari Saja

    Oleh : oleh Burmansyahtia Darma,S.H

    Indonesia menjadi salah satu negara yang terjangkit penyebaran Virus Covid-

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE