ISI

Apkasi Dorong Pendampingan Nyata untuk Percepat Bangunan Gedung Hijau di Daerah


12-June-2026, 15:02


Jakarta – Sektor bangunan dan konstruksi diketahui menyumbang sekitar 21 persen emisi gas rumah kaca dunia. Di Indonesia, subsektor ini bahkan menjadi kontributor emisi terbesar, sehingga upaya dekarbonisasi menjadi agenda penting dalam mendukung transisi menuju pembangunan berkelanjutan.

Menanggapi kondisi tersebut, Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) menegaskan komitmennya untuk mendukung percepatan transisi energi berkelanjutan di tingkat daerah. Namun, berbagai tantangan di lapangan dinilai masih menjadi hambatan utama bagi pemerintah kabupaten dalam mengimplementasikan program bangunan hijau dan konservasi energi.

Hal tersebut disampaikan Direktur Eksekutif Apkasi, Sarman Simanjorang, saat mewakili Dewan Pengurus Apkasi dalam Focus Group Discussion (FGD) Konsultasi Pemangku Kepentingan yang digelar di Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Dalam kesempatan itu, Sarman mengapresiasi penyusunan draf Panduan Pembiayaan Proyek Bangunan Gedung Hijau (BGH) dan Konservasi Energi untuk Pemerintah Daerah yang tengah disusun oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Dalam Negeri bersama GIZ SETI.

Menurutnya, meskipun panduan tersebut dinilai cukup komprehensif, persoalan utama yang dihadapi pemerintah daerah saat ini bukanlah ketersediaan dana, melainkan kesiapan proyek untuk dapat diimplementasikan.

“Tantangan utama daerah bukan pada ketersediaan anggaran, melainkan kesiapan proyek. Daerah butuh pendampingan nyata, bukan sekadar dokumen kebijakan,” tegas Sarman.

Ia menjelaskan, banyak kabupaten sebenarnya memiliki potensi besar untuk melakukan efisiensi energi pada berbagai fasilitas publik, seperti kantor pemerintahan, puskesmas, dan sekolah. Namun, sebagian besar daerah masih menghadapi keterbatasan data dasar (baseline) konsumsi energi, belum pernah melaksanakan audit energi, serta minim kapasitas teknis dalam menyiapkan proyek yang layak didanai.

Menghadapi ketimpangan kapasitas fiskal dan kelembagaan antarwilayah, Apkasi mendorong pemerintah pusat untuk memberikan fleksibilitas kebijakan yang disertai program pendampingan yang konkret dan operasional. Pendampingan tersebut dinilai penting agar pemerintah daerah mampu menyusun proyek yang siap dilaksanakan dan memenuhi persyaratan pembiayaan.

Selain itu, Apkasi mengusulkan pendekatan quick wins melalui proyek-proyek sederhana yang memberikan dampak cepat dan terukur, seperti peningkatan efisiensi sistem pencahayaan serta retrofit fasilitas publik. Langkah tersebut diyakini dapat meningkatkan kepercayaan diri pemerintah daerah dalam mengembangkan program bangunan hijau secara lebih luas.

Apkasi juga menekankan pentingnya kejelasan integrasi program bangunan hijau dan konservasi energi ke dalam dokumen perencanaan daerah, seperti RPJMD dan RKPD, sehingga memiliki kepastian dukungan anggaran dan keberlanjutan program.

Sebagai mitra strategis pemerintah pusat, Apkasi menyatakan kesiapan untuk berperan sebagai pusat pembelajaran, fasilitator peningkatan kapasitas melalui bimbingan teknis, serta jembatan pertukaran praktik terbaik antarwilayah guna mempercepat implementasi bangunan gedung hijau di seluruh Indonesia.

Melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan upaya pengurangan emisi sektor bangunan dapat berjalan lebih efektif sekaligus mendukung target pembangunan rendah karbon nasional.

(YOKI)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

LAHAT - 28-September-2026, 20:09

Jalan Menuju Megalit Dilebarkan, Warga: Terima Kasih Bupati Dan Wabup Lahat

LAHAT - 28-September-2026, 18:42

Hadiri Seminar Buruh Sawit, Wabup Lahat Widia Berkomitmen Perkuat Perlindungan dan Kesejahteraan Pekerja

BANYU ASIN 28-September-2026, 18:41

PEMERINTAH KABUPATEN BANYUASIN SIAPKAN DATA PEMERIKSAAN GWPP

LAHAT - 28-September-2026, 18:41

Dua Pelaku Terduga Pencuri Kabel Mesin Motor Grader Berhasil Dicokok Tim Jagal Bandit Polres Lahat

LAHAT - 28-September-2026, 18:33

Terkait Aksi Pemukulan Terhadap Saipul Alamsyah Oleh Security PT ALR, Ini Penjelasan Kapolsek Merapi Barat

MUBA - 28-September-2026, 13:58

Pemkab Muba Pacu Persiapan Lahan Tambahan Tol Betung–Tempino–Jambi

JAKARTA - 28-September-2026, 10:01

𝐁𝐚𝐰𝐚 𝐊𝐞𝐫𝐚𝐣𝐢𝐧𝐚𝐧 𝐄𝐦𝐩𝐚𝐭 𝐋𝐚𝐰𝐚𝐧𝐠 𝐤𝐞 𝐏𝐚𝐧𝐠𝐠𝐮𝐧𝐠 𝐍𝐚𝐬𝐢𝐨𝐧𝐚𝐥, 𝐊𝐞𝐭𝐮𝐚 𝐓𝐏-𝐏𝐊𝐊 𝐊𝐚𝐰𝐚𝐥 𝐒𝐭𝐚𝐧𝐝 𝐊𝐫𝐢𝐲𝐚𝐧𝐮𝐬𝐚 𝟐𝟎𝟐𝟔 

LUBUK LINGGAU - 28-September-2026, 09:58

PKPA IAI Silampari–PERADI Lubuklinggau Selesai, Peserta Siap Ikuti Ujian Profesi Advokat 

LAHAT - 27-September-2026, 22:28

Pecah Rekor! 64 Tim Ramaikan Penutupan Domino Piala Panglima TNI di Lahat

PALEMBANG - 27-September-2026, 20:21

Tiga Hari Operasi Sikat I Musi 2026, Polda Sumsel Ungkap 172 Kasus 

LAHAT - 27-September-2026, 18:50

Satresnarkoba Polres Lahat Cokok AS Dijalan Penghijauan Amankan BB 7,70 Gram Sabu 

LAHAT - 27-September-2026, 18:36

Dugaan Pemukulan Oleh Oknum Security PT ALR, Ini Keinginan PW GNPK-RI Sumsel

LAHAT - 27-September-2026, 18:35

HUT ke-25, Partai Demokrat Lahat Gelar Aksi Donor Darah

LAHAT - 27-September-2026, 18:35

Kodim 0405/Lahat Buka Open Tournament Domino Orado Piala Panglima TNI

LAHAT - 27-September-2026, 14:51

64 Tim Adu Strategi di Open Tournament Domino Piala Panglima TNI Battle Arena VI Lahat

JAKARTA - 27-September-2026, 07:04

Dorong Perajin Naik Kelas Hingga Tembus Pasar Global, Ketua Dekranasda OKU Timur dr. Sheila Hadiri Pembukaan Kriyanusa 2026

LAHAT - 26-September-2026, 20:05

 Unsur Tripika Pseksu Identifikasi Sejak Dini Titik-Titik Rawan Karhutla

LAHAT - 26-September-2026, 17:28

Tunjukkan Kepedulian, Kapolsek Pseksu Berikan Bansos Untuk Warga Sakit Didesa Talang Tinggi

PALEMBANG - 26-September-2026, 14:27

Hari Kedua Operasi Sikat I Musi, Polda Sumsel dan Jajaran Ungkap 32 Kasus 3C

PALEMBANG - 26-September-2026, 14:26

Bhayangkari Sumsel Bagikan 4.000 Paket Sembako, Dekatkan Layanan Kesehatan kepada Masyarakat

OKU - 25-September-2026, 21:21

Bupati OKU Menegaskan Pejabat Yang Dilantik Akan Dievaluasi Dalam Tiga Hingga Enam Bulan.

LAHAT - 25-September-2026, 20:37

Tak Ketinggalan, Polres Lahat Tunjukkan Kepedulian kepada Juru Parkir Korban Pembunuhan

LAHAT - 25-September-2026, 20:36

Polsek Pseksu Laksanakan Patroli dan Antisipasi Karhutla di Desa Tanjung Raya

PALEMBANG - 25-September-2026, 20:34

Hari Pertama Operasi Sikat I Musi, 18 Tersangka 3C Diamankan

MUARA ENIM - 25-September-2026, 20:22

Aksi Curas di Jalinsum Berujung Penangkapan, Team Lebah Bekuk S (44)

CATATAN SRIWIJAYA

  • Catatan Sriwijaya 26-November-2023, 22:50

    DETERMINASI POLITIK TERHADAP HUKUM

    Oleh Burmansyahtia Darma,S.H.

    Muara Enim - Pemilihan Calon Legislatif atau yang trend nya Calon Anggota D

  • Catatan Sriwijaya 18-April-2020, 07:17

    CORONA & RAMADHAN : Sehari Saja

    Oleh : oleh Burmansyahtia Darma,S.H

    Indonesia menjadi salah satu negara yang terjangkit penyebaran Virus Covid-

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE