ISI

Proyek Cor Beton Usaha Perkebunan Rp.384 Juta Diduga Berubah Lokasi Masuk Kekebun Milik Pribadi Oknum 


22-October-2026, 16:36


LAHAT—— Pembangunan jalan usaha tani yang seharusnya menunjang aktivitas perkebunan masyarakat kini menuai keberatan dari Kelompok Tani Harapan Maju di Desa Babat Lama, Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat.

Pasalnya, lokasi pembangunan jalan yang mereka persoalkan diduga bergeser dari titik yang sebelumnya diusulkan, bahkan ditengah kawasan kebun pribadi oknum tertentu.

Kelompok tani meminta Dinas Perkebunan Kabupaten Lahat memberikan penjelasan terbuka mengenai dasar perubahan lokasi tersebut. Mereka berharap pembangunan yang menggunakan anggaran daerah benar-benar menjawab kebutuhan petani, bukan justru menimbulkan persoalan di tengah masyarakat.

Paket pekerjaan yang menjadi sorotan bernama Jalan Cor Beton Usaha Perkebunan Desa Babat Lama, dengan pagu anggaran sebesar Rp384 juta dari APBD Kabupaten Lahat.

Bagi para petani, jalan usaha tani bukan sekadar proyek pembangunan fisik. Akses jalan sangat berarti untuk menunjang mobilitas, mempermudah pengangkutan hasil perkebunan, serta mendukung kegiatan ekonomi masyarakat.

Karena itu, perubahan titik pembangunan yang dinilai tidak sesuai dengan usulan awal menimbulkan pertanyaan mengenai perencanaan dan penentuan lokasi pekerjaan.

24 PERWAKILAN PETANI DATANGI DINAS PERKEBUNAN

Sebanyak 24 orang perwakilan Kelompok Tani Harapan Maju telah mendatangi Dinas Perkebunan Kabupaten Lahat dan bertemu dengan kepala bidang terkait untuk menyampaikan keberatan mereka.

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan kelompok tani tetap meminta agar pembangunan jalan dikembalikan ke titik semula sesuai lokasi yang mereka usulkan.

Langkah ini ditempuh sebagai upaya mencari kejelasan melalui jalur komunikasi dengan instansi terkait. Mereka berharap aspirasi petani tidak berhenti sebatas pertemuan, tetapi ditindaklanjuti dengan pemeriksaan dan penjelasan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Saat wartawan berupaya meminta tanggapan kepala bidang melalui pesan singkat WhatsApp 0821639xxxx terkait mengenai keberatan kelompok tani dan dugaan perubahan lokasi tersebut, yang bersangkutan belum memberikan jawaban.

Dengan demikian, alasan perubahan titik pembangunan serta tanggapan resmi Dinas Perkebunan Kabupaten Lahat masih perlu dikonfirmasi.

MINTA KONSULTASI HUKUM, PERSOALAN PERLU DIBUKA SECARA TRANSPARAN

Untuk mengetahui hak dan langkah yang dapat ditempuh, perwakilan Kelompok Tani Harapan Maju meminta konsultasi hukum kepada Kantor Hukum Sanderson Syafe’i, SH.

Konsultasi tersebut diharapkan dapat membantu kelompok tani menelaah dokumen pengusulan lokasi, perencanaan pekerjaan, serta dasar administrasi apabila benar terjadi perubahan titik pembangunan.

Kelompok tani juga perlu memperoleh kejelasan apakah lokasi yang dikerjakan telah sesuai dengan dokumen perencanaan dan mekanisme perubahan yang berlaku.

Dugaan bergesernya lokasi ke kebun pribadi harus ditelusuri berdasarkan fakta dan dokumen, bukan sekadar asumsi. Karena itu, diperlukan pemeriksaan terhadap titik usulan awal, lokasi pekerjaan yang sebenarnya, serta status dan peruntukan lahan yang menjadi sasaran pembangunan.

Apabila ditemukan ketidaksesuaian, instansi terkait perlu menjelaskan penyebabnya dan mengambil langkah sesuai ketentuan yang berlaku, ujar Sanderson Syafe’i, SH, pada Kamis (22/10/2026).

UANG RAKYAT HARUS MEMBERIKAN MANFAAT BAGI PETANI

Penggunaan anggaran daerah menuntut perencanaan yang jelas, pelaksanaan yang dapat dipertanggungjawabkan, serta manfaat yang sesuai dengan tujuan program.

Kelompok Tani Harapan Maju berharap Dinas Perkebunan Kabupaten Lahat tidak mengabaikan keberatan mereka. Penjelasan terbuka diperlukan agar masyarakat mengetahui alasan penentuan lokasi dan memastikan pembangunan jalan usaha tani benar-benar sesuai dengan peruntukannya.

Sejumlah pertanyaan yang perlu dijawab antara lain: Mengapa titik pembangunan diduga berubah dari usulan awal? Siapa yang menetapkan lokasi pekerjaan? Apakah perubahan tersebut telah melalui prosedur yang semestinya? Dan bagaimana tindak lanjut atas permintaan kelompok tani agar jalan dikembalikan ke titik semula?

Pertanyaan tersebut penting dijawab secara objektif demi mencegah kesalahpahaman dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan program pemerintah.

Pada akhirnya, para petani tidak sekadar mengharapkan jalan beton dibangun. Mereka menginginkan agar pembangunan tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi kelompok tani yang membutuhkan.

Dinas Perkebunan Kabupaten Lahat diharapkan segera memberikan klarifikasi dan membuka ruang penyelesaian yang adil. Aspirasi petani patut didengar, sementara dugaan penyimpangan lokasi harus diperiksa secara objektif berdasarkan bukti.

Hingga berita ini disusun, Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Lahat, Vivi Anggraini, S.STP., M.Si. saat dimintai tanggapannya melalui pesan singkat WhatsApp 08127943xxxx belum diperoleh. Kesempatan untuk memberikan penjelasan tetap terbuka demi pemberitaan yang berimbang. (D1N)

​

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

LAHAT - 15-October-2026, 14:47

Dari Tangan D.R Satresnarkoba Polres Lahat Sita Ganja Kering Seberat 4,65 Kilogram

LAHAT - 15-October-2026, 14:47

PWI Lahat Sampaikan Pernyataan Sikap ke-Polres Lahat, Desak Kepolisian Tindak Tegas Pelaku

OKU - 15-October-2026, 12:36

Kenal Sambut Kajari OKU, Momentum Awal Sinergi dan Kolaborasi

LAHAT - 15-October-2026, 09:13

Usai Pemilihan Ketua OSIS, Ini Pesan Kepsek SMAN 1 Kikim Timur

PALEMBANG - 14-October-2026, 21:37

AKTIVIS PEMBARUAN SUMSEL DESAK POLDA USUT TUNTAS BENTROK DI MAPOLDA SUMSEL

PALEMBANG - 14-October-2026, 21:35

Operasi Sikat I Musi 2026, Polda Sumsel Tindak 1.218 Aksi Premanisme dan Perkuat Kamtibmas

PALEMBANG - 14-October-2026, 21:34

Polda Sumsel Tegaskan Komitmen Lindungi Wartawan dan Usut Tuntas Bentrokan di Mapolda

PALEMBANG - 14-October-2026, 21:34

Pelantikan Wakapolda dan Sertijab Dirreskrimsus, Polda Sumsel Mantapkan Pelayanan kepada Masyarakat

PALEMBANG - 14-October-2026, 21:33

Wagub Cik Ujang Dorong Lulusan UT Palembang Berkontribusi Nyata bagi Pembangunan Sumsel

PALEMBANG - 14-October-2026, 21:33

Sinergi TNI-Polri Jadi Fondasi Kamtibmas Kondusif, Kapolda Sumsel Lakukan Lawatan ke Kodam II/Sriwijaya

PALEMBANG - 14-October-2026, 21:32

Wagub Cik Ujang Tekankan Sinergi TVRI Sumsel dan Pemprov, Dorong Inovasi Digital

BANYU ASIN 14-October-2026, 21:31

YATIM MANDIRI PALEMBANG SUKSES GELAR OMATIQ 2026

LAHAT - 14-October-2026, 09:27

PLN ULP Lembayung Intensifkan Pemeriksaan Gardu dan Sosialisasi PLN Mobile

LAHAT - 13-October-2026, 23:07

Kecam Kekerasan Terhadap Jurnalis PWI Lahat Minta Polisi Tangkap Pelaku Kekerasan

MUBA - 13-October-2026, 21:04

Kemiskinan Muba Turun Lagi Menjadi 9,07 Persen, Berkurang 5.520 Jiwa di Tahun 2026

LAHAT - 13-October-2026, 20:06

Sejumlah BB Berikut Pelaku Diamankan, dari Pengerebekan Ditiga Lokasi Oleh Satresnarkoba Polres Lahat 

PALEMBANG - 13-October-2026, 20:00

Wagub Cik Ujang Pimpin Rakor Akui Pemerintah Provinsi Terus Dorong Jalur Khusus Batubara 

BANYU ASIN 13-October-2026, 19:53

BUPATI BANYUASIN BERSAMA DANREM 044 GAPO TINDAK TEGAS SEGEL LAHAN KEBAKARAN DESA SUNGAI RENGIT 

MUARA ENIM - 13-October-2026, 17:26

Fun Swimming Kapolres Cup 2026 Sukses Digelar, 527 Peserta Ramaiankan Muara Enim

MURATARA - 13-October-2026, 15:10

SAMSAT MENYAPA DORONG KETAATAN PAJAK KENDARAAN DI MUSI RAWAS UTARA

EMPAT LAWANG - 13-October-2026, 09:45

𝐁𝐮𝐩𝐚𝐭𝐢 𝐉𝐨𝐧𝐜𝐢𝐤 𝐌𝐮𝐡𝐚𝐦𝐦𝐚𝐝 𝐝𝐚𝐧 𝐖𝐚𝐛𝐮𝐩 𝐀. 𝐑𝐢𝐟𝐚𝐢 𝐒𝐚𝐦𝐛𝐮𝐭 𝐊𝐮𝐧𝐣𝐮𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐊𝐞𝐫𝐣𝐚 𝐊𝐚𝐣𝐚𝐭𝐢 𝐒𝐮𝐦𝐬𝐞𝐥 𝐝𝐢 𝐊𝐚𝐛𝐮𝐩𝐚𝐭𝐞𝐧 𝐄𝐦𝐩𝐚𝐭 𝐋𝐚𝐰𝐚𝐧𝐠 

BANYU ASIN 12-October-2026, 19:47

JAMBORE KADER PPK BANYUASIN 2026 PERKUAT 10 PROGRAM POKOK PKK MENUJU INDONESIA EMAS

LAHAT - 12-October-2026, 16:50

Sebelum KBM di SMAN 1 Kikim Barat Membaca Al-Qur’an

MUBA - 12-October-2026, 14:51

Perkuat Etika, Kepercayaan Diri, dan Kekompakan Anggota Menuju Keluarga Sejahtera

LAHAT - 12-October-2026, 14:48

Pelaku Pencurian Uang Rp.66,6 Juta Terungkap, Polsek Pajar Bulan Amankan TSK di Bengkulu Selatan

CATATAN SRIWIJAYA

  • Catatan Sriwijaya 26-November-2023, 22:50

    DETERMINASI POLITIK TERHADAP HUKUM

    Oleh Burmansyahtia Darma,S.H.

    Muara Enim - Pemilihan Calon Legislatif atau yang trend nya Calon Anggota D

  • Catatan Sriwijaya 18-April-2020, 07:17

    CORONA & RAMADHAN : Sehari Saja

    Oleh : oleh Burmansyahtia Darma,S.H

    Indonesia menjadi salah satu negara yang terjangkit penyebaran Virus Covid-

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE