ISI

RSUD Sekayu Musi Banyuasin, Tepis Isu Meng-Covid-kan Pasien


21-January-2021, 19:29


MUBA, SO – Pihak RSUD Sekayu menampik isu yang beredar di masyarakat bahwa RSUD Sekayu meng-Covid-kan pasien. Hal ini disampaikan oleh direktur RSUD Sekayu dr.Makson Parulian Purba melalui dr.Alif Alfiansyah selaku Manager Operasional Covid RSUD Sekayu saat ditemui awak media di ruang kerjanya. Kamis (21/01/2021).

“Isu itu tidak benar, karena apa, RSUD Sekayu memiliki dua pintu masuk, pertama pintu masuk RS utama merawat pasien non covid, kedua pintu masuk pasien khusus Covid, adapun untuk RS utama pelayanan non Covid ada beberapa jalur untuk masuk dalam rawat inapnya, ada lewat Poli dan IGD, jika ada pasien ingin masuk ke RS non covid, maka pasien itu wajib akan dilakukan screening covid terlebih dahulu”jelasnya

Tujuan screening Covid adalah untuk memotong resiko terjadinya penularan kepada pasien-pasien dirawat non covid, sehingga pasien yang baru masuk tersebut discreening terlebih dahulu sehingga benar-benar bebas dari covid, baru kita masukkan ke RS utama.

“Melalui screening ini menjaga pasien-pasien yang dirawat, terutama kita menjaga agar tidak tertular pada petugas perawat di RS utama, karena kalau petugas tertular covid otomatis pelayanan RS terganggu, harus benar-benar kita jaga” urainya

Kemudian pasien yang baru masuk di RS utama baik melalui Poli maupun IGD di screening tahap awal yakni screening Anamnesa atau wawancara, apa gejalanya, bagaimana riwayat bepergiannya, ada kontak dengan siapa saja.

Setelah itu tahap kedua, kita lihat dari hasil laboratorium dan Rontgen, karena virus Corona ini walaupun hanya dirumah saja, tapi kita tidak tau keluarga kita yang ada kontak dengan orang luar rumah.karena ada orang tanpa gejala (OTG).

Setelah melewati tahap screening yaitu Anamnesis, pemeriksaan fisik, uji lab, rontgen apa bila pasien tersebut di dapatkan hasilnya mengarah ke infeksi Virus, maka pasien tersebut tidak langsung kita katakan Terdiagnosis Covid 19, melainkan suspek Covid 19, artinya pasien tersebut belum tentu positif maupun negatif covid19.

Adapun pasien- pasien yang suspek kita rawatnya tidak di RS utama dan tidak pula di RS darurat covid, tapi di ruangan transisi atau ruangan khusus. karena RSUD Sekayu hasil Swab PCR (Polymerase chain reaction) nya cepat, misal pagi swab malamnya hasil Swab sudah keluar karena kita punya PCR sendiri.

Sesuai Peraturan Kemenkes No.01.07/MENKES/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan Dan Pengendalian CoronaVirus Disease 2019 (2019). Dikatakan negatif setelah pasien hasil Swabnya dua kali negatif. Pasien yang dirawat di ruangan transisi apabila pasien hasil Swab pertama positif, maka tidak perlu Swab kedua, artinya pasien tersebut langsung kita rawat di RS darurat Covid, tapi apabila hasil Swab pertama negatif maka lanjut Swab kedua, apabila hasil Swab kedua positif artinya pasien positif.

Andodi Humas RSUD Sekayu mengatakan bahwa stigma di masyarakat bahwa RS sarang Covid itu tidak benar, RS ada dua pintu masuk, dan semua pasien masuk RS harus melalui tahap screening.

“Ini semua support dari semua pihak Pemkab Muba, bahwa pasien harus dipisahkan antara pasien yang terpapar covid dan pasien non Covid”ucapnya (Bram)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

PALEMBANG - 7-June-2024, 20:12

BAWASLU SUMSEL AKAN TURUN GUNUNG TERKAIT PERHITUNGAN ULANG SURAT SUARA DI LAHAT 

OKU - 7-June-2024, 19:45

Sebanyak 1.740 PPPK Dilantik Oleh Pj. Bupati OKU

LAHAT - 7-June-2024, 18:25

MK PUTUSKAN HITUNG ULANG 6 TPS DAPIL 4 HASIL PILEG 2024 

LAHAT - 7-June-2024, 15:53

Ini Pesan YM Saat Safari Jum’at di Masjid Darussalam Desa Selawi 

OKU - 7-June-2024, 12:19

Truk Berisi Batubara Terjungkal di Jalan Cor Beton Batu Kuning

LAHAT - 7-June-2024, 10:56

Setiap Jum’at, Plaza Ayik Lematang Bakal Dijadikan Pusat Senam Lansia dan Jantung 

LAHAT - 7-June-2024, 09:17

CALYSTHA : “WIDYA NINGSIH, REPRESENTATIF KAUM MUDA DAN MEWAKILI GENDER PEREMPUAN” 

LAHAT - 6-June-2024, 23:59

Polres Lahat, Polda Sumsel Giat Bansos Peringati Hari Bhayangkara ke-78 Tahun 

BANYU ASIN 6-June-2024, 23:59

PJ BUPATI BANYUASIN RESPON CEPAT KERUSAKAN JALAN OPI RAYA 

BANYU ASIN 6-June-2024, 23:59

HANI SYOPIAR RUSTAM INGATKAN KESELAMATAN KERJA SANGAT PENTING 

LAHAT - 6-June-2024, 21:29

ARIADI : “PAN USUNG BURSAH ZARNUBI, DI PILKADA LAHAT”

PALEMBANG - 6-June-2024, 21:21

Korsahli Kapolri Irjen Eddy Sumitro Tambunan di Polda Sumsel : Orientasi Penggunaan Medsos Untuk Pelayanan Masyarakat 

MUBA - 6-June-2024, 21:19

Kunjungi Muba, Kabupaten Muara Enim Belajar Penerapan Sistem Sewa Kendaraan Dinas 

PALEMBANG - 6-June-2024, 21:18

Tak Mengenal Lelah, YM Langsung Jenguk Warga Lahat di RSMH Palembang 

OKU - 6-June-2024, 20:56

Mutasi Jabatan di Polres OKU, Ini Dia Nama-Namanya ..

JAKARTA - 6-June-2024, 20:48

YM dan HD Ngobrol Santai Bersama Para Tokoh Politik 

JAKARTA - 6-June-2024, 20:47

YM dan HD Ngobrol Santai Bersama Para Tokoh Politik 

LAHAT - 6-June-2024, 16:20

ARISTOTILES : INI BAYANG BAYANG CALON BUPATI LAHAT AKAN DIUSUNG PARTAI PBB

LAHAT - 6-June-2024, 09:54

LSPI , NETRALITAS PILKADA HARGA MATI PENYELENGGARA PEMILU JANGAN JADI BONEKA 

JAKARTA - 5-June-2024, 20:59

PPP Rekomendasikan YM – ARY Maju di Pilkada Lahat 2024 

LAHAT - 5-June-2024, 20:13

Warga Lahat Keluhkan Alat Elektronik Banyak Yang Rusak 

LAHAT - 5-June-2024, 20:11

Surat Tugas DPP Diberikan, Puluhan Ribu Kader DPC Demokrat Lahat Siap Memenangkan Pasangan “BERLIAN” 

PALEMBANG - 5-June-2024, 18:52

Kapolda Sumsel Koordinasi dengan GM PLN UID Sumsel Terkait Padamnya Aliran Listrik 

LAHAT - 5-June-2024, 18:20

Peringati HLH Sedunia, PJ Bupati Lahat Ajak Masyarakat Fokus Restorasi Lahan 

LAHAT - 5-June-2024, 18:19

Jika Diberikan Mandat, BERLIAN Canangkan Program Ekonomi Kerakyatan 

CATATAN SRIWIJAYA

  • Catatan Sriwijaya 26-November-2023, 22:50

    DETERMINASI POLITIK TERHADAP HUKUM

    Oleh Burmansyahtia Darma,S.H.

    Muara Enim - Pemilihan Calon Legislatif atau yang trend nya Calon Anggota D

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE