ISI

Kabut Asap Pekat, Siswa Suak Tapeh Boleh Dirumahkan


26-October-2019, 23:59


BANYUASIN – Guna mengantisipasi terjadinya penyakit gangguan pernapasan di kalangan pelajar di wilayah Kecamatan Suak tapeh, Kabupaten Banyuasin, telah beredar surat ke masing-masing satuan pendidikan untuk melakukan proses belajar di rumah bagi siswa di sini.

Surat edaran tersebut diberlakukan selama dua hari mulai tanggal 25 dan 26 Oktober 2019. Terbitnya surat edaran terkait semakin pekatnya asap akibat pembakaran lahan beberapa hari terakhir di wilayah Kecamatan Suak Tapeh dan sekitarnya.

Dihubungi Media ini, Koordinator Wilayah Disdikbud Kecamatan Suak Tapeh Ponimah M.Si membenarkan, bahwa telah dibuat surat edaran oleh Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), terutama bagi sekolah yang terganggu akibat asap tebal bisa merumahkan siswa.

Namun hanya siswa yang diliburkan, sedangkan bagi pendidik dan tenaga kependidikan masih tetap aktif melaksanakan tugas dan fungsi di satuan pendidikan. “Kasihan dengan peserta didik khususnya bagi yang terimbas kabut asap tebal, ditakutkan mereka terserang penyakit sesak napas akibat asap,” tutur dia.

Ini diberlakukan bagi satuan pendidikan yang terimbas kabut asap tebal, sebab hingga pukul 10.00 WIB kemarin pagi, kondisi kabut asap di wilayah kecamatan Suak Tapeh sangat tebal, sehingga sangat mengganggu pemandangan dan berdampak pada penyakit Ispa.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banyuasin Agus Suherwan membenarkan bahwa kondisi kabut asap semakin tebal, dia berharap bagi wilayah yang terkena dampak kabut asap tebal agar berkoodinasi dengan koorwil kecamatan untuk meliburkan siswa.

“Kondisi asap di masing-masing kecamatan atau desa memang berbeda, ada yang kabut asap tebal, ada juga yang tidak pekat, bagi wilayah yang sudah darurat kabut asap boleh meliburkan siswa asal koordinasi dengan koordinator wilayah kecamatan,” tutur dia.

Sementara Ketua K3S Kecamatan Suak Tapeh, Herlani mengaku harus mengabil langkah terbaik dalam menyelamatkan siswa dari gangguan penyakit Ispa, karena dalam tiga hari terakhir, kondisi di kecamatan Suak Tapeh memang sudah masuk darurat asap.

“Mulai dari subuh hari hingga menjelang sore kabut asap sangat pekat, sehingga dapat mengganggu kesehatan bagi pelajar yang melaksanakan proses pembelajaran, makanya kita membuat surat edara bagi satuan pendidikan,” tutur dia.

Surat tersebut sama sekali tidak mengikat, karena hanya untuk ansipasi bagi sekolah yang pekat asap, bagi sekolah yang tidak boleh menjalankan aktifitasnya untuk melaksanakan poembelajaran di sekolah, tapi kalau sudah berdampak kepada kesehatan pelajar maka boleh dirumahkan. Artinya siswa belajar di rumah. (Adm)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

LAHAT - 11-October-2026, 15:29

Perkuat Keandalan Listrik dan Dorong Potensi Pelanggan Besar, PLN UID S2JB dan UP3 Lahat Bersinergi dengan Pemprov Sumsel

LAHAT - 11-October-2026, 11:50

Jangan Biarkan Pelangsir Kuasai BBM Subsidi, YLKI Lahat Raya Desak Polisi Sidak SPBU di Lahat

LAHAT - 11-October-2026, 11:49

Batalnya APBD-P Lahat Jadi Alarm Kepemimpinan, DPRD Didesak Tempuh Langkah Konstitusional

LAHAT - 11-October-2026, 11:48

Asap Karhutla Serang Bumi Seganti Setungguan, Humas Polres Lahat Himbau Masyarakat Gunakan Masker Untuk Lindungi Diri

MUARA ENIM - 10-October-2026, 23:04

Di Muara Lawai, Dua Penggali Sumur Tewas Diduga Gas Beracun

MUARA ENIM - 10-October-2026, 21:43

Ketua Golkar Muara Enim: Aksi Warga Stop Truk Batu Bara PT. MME Sudah Tepat

SUMBAR 10-October-2026, 20:58

Apkasi Peduli Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Solok, Bursah Zarnubi Tegaskan Solidaritas Antarkabupaten

BANYU ASIN 10-October-2026, 19:35

Herman Deru dan Cik Ujang Tinjau Karhutla di Banyuasin, Uji Teknologi Pemadaman dari Brazil 

PALEMBANG - 10-October-2026, 19:35

𝐁𝐮𝐩𝐚𝐭𝐢 𝐄𝐦𝐩𝐚𝐭 𝐋𝐚𝐰𝐚𝐧𝐠 𝐇. 𝐉𝐨𝐧𝐜𝐢𝐤 𝐌𝐮𝐡𝐚𝐦𝐦𝐚𝐝𝐢 𝐇𝐚𝐝𝐢𝐫𝐢 𝐌𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐊𝐞𝐧𝐚𝐥 𝐏𝐚𝐦𝐢𝐭 𝐊𝐚𝐩𝐨𝐥𝐝𝐚 𝐒𝐮𝐦𝐬𝐞𝐥 𝐏𝐞𝐫𝐤𝐮𝐚𝐭 𝐒𝐢𝐧𝐞𝐫𝐠𝐢 𝐏𝐞𝐦𝐞𝐫𝐢𝐧𝐭𝐚𝐡 𝐝𝐚𝐧 𝐊𝐞𝐩𝐨𝐥𝐢𝐬𝐢𝐚𝐧 

MUBA - 10-October-2026, 13:29

Hadiri Majelis Dzikir di Sungai Lilin, Wabup Muba Kenang Keteladanan Ulama 

LAHAT - 9-October-2026, 21:59

Dari 514 Kabupaten/Kota se-Indonesia, Hanya Pemkab Lahat Tidak Menganggarkan ABT 2026 

BANYU ASIN 9-October-2026, 21:09

BANYUASIN UJI REALIZA ANTICHAMAS DILAHAN GAMBUT

LAHAT - 9-October-2026, 19:09

Sikapi Terkait Pemberitaan Tidak Ada Anggaran ABT, Ini Penjelasan Ketua PW GNPK-RI Sumsel 

LAHAT - 9-October-2026, 18:10

SMA Negeri 1 Kikim Barat Pacu Mutu Lewat Visitasi Akreditasi

MUARA ENIM - 9-October-2026, 16:48

Pelarian Tersangka Pembunuhan Anak Di Muara Enim Berakhir di Jawa Barat

MUARA ENIM - 9-October-2026, 03:06

Polisi Gagalkan Transaksi Ekstasi di Muara Enim, Dua Orang Diamankan

BANYU ASIN 8-October-2026, 21:08

BNK BNYUASIN DORONG PERAN KELUARGA DAN MASYARAKAT 

LAHAT - 8-October-2026, 21:07

Ajang Nasional 2026, Tiga Siswa SMAN 4 Lahat Panen Mendali 

PALEMBANG - 8-October-2026, 20:34

Wagub Cik Ujang Dorong Perguruan Tinggi Berkontribusi Nyata bagi Pembangunan Sumsel

LAHAT - 8-October-2026, 20:33

APBD Perubahan Batal, Tiga Kali DPRD Surati Pemkab Lahat Hingga Batas Waktu Proses Belum Tuntas

LAHAT - 8-October-2026, 17:44

Seorang Perempuan Diduga Pengedar Sabu di Kikim Tengah Diungkap Satresnarkoba Polres Lahat 

LAHAT - 8-October-2026, 17:43

Gubuk Reot Nenek Kamisah, Mulai Dibongkar Untuk Direhab Jadi RSLH 

MUBA - 8-October-2026, 16:35

Bupati Muba Cek Dampak Asap Karhutla, Fasilitas Kesehatan Disiagakan

LAHAT - 8-October-2026, 02:57

H. Adriansyah: Golkar Lahat di Tangan Tepat, Selamat Ibu Sri Marhaeni!

MUARA ENIM - 7-October-2026, 20:41

Polsek Rambang amankan Pria Bersama TV Hasil Curian

CATATAN SRIWIJAYA

  • Catatan Sriwijaya 26-November-2023, 22:50

    DETERMINASI POLITIK TERHADAP HUKUM

    Oleh Burmansyahtia Darma,S.H.

    Muara Enim - Pemilihan Calon Legislatif atau yang trend nya Calon Anggota D

  • Catatan Sriwijaya 18-April-2020, 07:17

    CORONA & RAMADHAN : Sehari Saja

    Oleh : oleh Burmansyahtia Darma,S.H

    Indonesia menjadi salah satu negara yang terjangkit penyebaran Virus Covid-

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE