ISI

PTBL ACUHKAN HAK-HAK KARYAWAN


15-April-2015, 17:10


//// Anggap ‘Sepele’ Anjuran Disnaker
42 Orang Pekerja Terus Kejar Hak-haknya

Sungguh miris nasib sedikitnya 42 orang pekerja di perusahaan tambang PT Batubara Lahat (PTBL) yang sejak 1 Agustus 2013 lalu, hingga hari ini karyawan dirumahkan, selama statusnya ini, seluruh hak-hak karyawan yang dijanjikan tak diberikan, bahkan hasil mediasi yang sempat dilakukan dengan pihak pekerja, perusahaan dan Dinas Ketegakerjaan Transmigrasi (Disnakertrans) Lahat, yang menghasilkan surat anjuran sekalipun terkesan disepelekan, tanpa ada perhatian apalagi pemenuhan dari pihak perusahaan sendiri.

Hal itulah yang kemudian melandasi perwakilan pekerja, wakil dari 42 orang yang ada, kemarin (15/4) kembali mendatangi kantor Disnakertrans, dengan didampingi Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi dan Pertambangan, Serikat Pekerja Seluruh Indonseia (SPSI) Lahat, guna mempertanyakan nasibnya yang menggantung tanpa kejelasan akan hak-haknya yang sudah ‘dikebiri’ perusahaan.

Ketua SPSI Lahat, Harun Nurasyid SmHk, melalui wakil ketua I, Heryandi SH MH mengatakan, setidaknya 42 orang karyawan yang bekerja di PT Batubara Lahat (PTBL) ini kembali meminta agar perusahaan yang bergerak disektor batubara tersebut membayar gaji, uang cuti dan pesangon seperti yang pada awalnya dijanjikan dalam surat perumahan mereka. Puluhan pekerja tersebut mengklaim, sejak ‘dirumahkan’ 2 tahun silam, sudah 8 bulan, tepatnya sejak bulan Agustus 2014 sampai saat ini tidak menerima gaji atau hak-hak lainnya.

Menurutnya, toleransi dan kesabaran yang dimiliki karyawan sudah diatas kewajaran. Sejauh ini, sesal Heryandi, pihaknya tidak melihat itikad baik dari pihak perusahaan. Terbukti sikap PT BL yanh tak kooperatif dan menganggap remeh tuntutan karyawan. Padahal apa yang dituntut memang hak dan menyangkut hajat hidup seseorang.

“Kita sudah berapakali minta dimediasi dengan pemkab dan menuntut agar karyawan diberikan. Namun sampai hari ini hal tersebut tidak diindahkan, bahkan surat dari Disnakertrans sendiri sampai saat ini sama sekali diacuhkan,” sesalnya, saat kembali mengadukan permasalah tersebut ke kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Lahat, Rabu (15/4).

Lebih lanjut ia menegaskan, akan terus berjuang hingga hak karyawan tersebut dipenuhi pihak perusahaan. Bahkan, karena di Disnakertrans Lahat belum ada penyidik akan membawa permasalahan tersebut ke Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) di tingkat provinsi, bahkan ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) sekalipun, sehingga permasalahan tersebut terang dan diketahui siapa yang menyalahi.

“Jika masih juga mentok, kami bakal segera melaksanakan aksi demonstrasi damai ke Pemkab. Kita menyadari Disnakertrans hanya fasilitator untuk menengahi masalah ini. Makanya, kita juga meminta dukungan agar masalah ini selesai, salah satunya mendesak Disnaker untuk meneruskan masalah ini ke tingkat provinsi sekalipun,” bebernya.

Ditempat yang sama, Kepala Bidang Perlindungan dan Pengawasan Ketenaga kerjaan, Ujang Sujana SE didampingi Kasi Organisasi Pekerja dan Penyelesaian Perselisihan Kerja Kadisnakertrans, Aris Toteles SH mengatakan, pihaknya telah menerima adanya tuntutan karyawan PTBL terkait tuntutan pembayaran gaji, uang kesejahteraan, uang kesehatan dan lain lain. Menurutnya, atas perhitungan yang dilakukan pihaknya berdasarkan laporan karyawan yang mengadu perusahaan harus membayar tunggakan uang gaji sebesar Rp.621.507.000, dan uang uang cuti sebesar Rp.50.230.400.

”Dari surat yang di laporkan ke kita kalau PT BL sejak tahun 2013 lalu merumahkan 42 orang karyawanya dan 8 bulan tak terima gaji,” ungkapnya.

Disnaker sendiri dilanjutkannya, telah beberapa kali memfasilitasi pertemuan antara karyawan dengan menejemen PTBL. Namun hingga saat ini belum titik temu lantaran merasa tidak saling menguntungkan. Untuk itu, agar ada pengadil atau pemutus dalam persoalan tersebut sebaiknya di bawah ke penyidik di Palembang atau PHI.

“Kita tidak bisa memutus hanya fasilitasi dan meluruskan sesuai ketentaun yang ada dalam hal ini UU tentang ketenaga kerjaan. Kita sudah berupaya melayangkan surat panggilan ke PTBL namun tampaknya belum titik temu. Makanya harus ada pemutus sehingga kedua bela pihak bisa menerima kenyataan jika memang apa yang menjadi argument selama ini ternyata salah,” tegasnya. (Cepy-Lahat)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

MUARA ENIM - 25-February-2024, 22:12

Jadi Tuan Rumah Sumatera Fire Rescue Challenge, Bukit Asam Borong Penghargaan

PALEMBANG - 25-February-2024, 20:14

Universitas Sriwijaya Lantik 5 Dokter Muda Dari Polda Sumsel 

OKU - 25-February-2024, 18:51

Pasukan BKO Brimob Polda Sumsel Di Lepas Polres OKU Usai Melaksanakan Pengamanan Pemilu

LAHAT - 25-February-2024, 18:34

Kejuaraan Balap Sepeda Kapolres Lahat Cup Tahun 2024 

LAHAT - 25-February-2024, 18:32

Kapolres Lahat Kawal Langsung Kotak Suara PPK Tanjung Sakti PUMU 

LAHAT - 25-February-2024, 18:29

Polres Lahat Kontrol dan Monitori gudang KPU dan kantor Bawaslu 

PALEMBANG - 25-February-2024, 17:59

GSMP Bakal Goes To School dan Goes To Office, Pemkab Muba Siap Dukung 

MUARA ENIM - 25-February-2024, 13:32

Libur Akhir Pekan, Pj. Bupati Muara Enim Gelar Pasar Murah di Kecamatan Benakat

MUARA ENIM - 25-February-2024, 13:23

Disambut Antusias Masyarakat Kelekar, Pj. Bupati Buka MTQ ke-40 Kabupaten Muara Enim Tahun 2024

MUARA ENIM - 25-February-2024, 13:14

Babinsa Koramil 404-05/TE, Lakukan Pengamanan logistik Hasil pemilu 2024 dan Pleno di Kec Lawang Kidul

MUARA ENIM - 24-February-2024, 13:36

Babinsa Desa Pandan Enim Koramil 404-05/TE Gencarkan Komsos di Tengah Masyarakat

MUBA - 24-February-2024, 12:35

Pemkab Muba Bakal Berikan Reward Bagi OPD Terapkan KTR 

MUARA ENIM - 23-February-2024, 16:46

Warnai Hari Esok : Bukit Asam Dukung Bakat Seni Anak-anak Lewat Lomba Mewarnai

BANYU ASIN 23-February-2024, 15:05

MUSYAWARAH KHUSUS PENETAPAN KPM BLT DD 2024 PEMDES SUKARAJA BARU 

MUBA - 23-February-2024, 14:08

TP PKK Muba Lakukan Pembinaan Ke 15 Kecamatan Secara Maraton 

MUBA - 23-February-2024, 10:34

Pastikan Stok Kebutuhan Pokok, pemkab Muba chek langsung ke Pasar Randik 

PALEMBANG - 23-February-2024, 09:10

Hadiri Penandatanganan Program Kerja Pembina Samsat di Palembang, Kakorlantas Polri : Untuk Validitas Data dan Sinergi Kesamsatan Indonesia

LAHAT - 23-February-2024, 08:45

PERERAT SILAHTUHRAHMI LINTAS SEKTORAL PJ. BUPATI LAHAT GELAR SENAM BERSAMA

LAHAT - 22-February-2024, 23:59

Pj Bupati Lahat Tutup Kegiatan MTQ Tingkat Kabupaten Lahat 

LAHAT - 22-February-2024, 22:32

Polsanak Kunjungi TK Bhayangkari 12 dan 13 Lahat Kekantor Satlantas

MUARA ENIM - 22-February-2024, 22:26

Kendalikan Inflasi, Pj. Bupati Muara Enim Luncurkan Gerakan Menanam Bawang Putih, Cabai Dan Kentang

MUARA ENIM - 22-February-2024, 18:11

Berikut Usulan Prioritas Pada Musrenbang Tingkat Kec Benakat, Salah satunya Cukup Extrim

PALEMBANG - 22-February-2024, 17:36

Kapolda Sumsel Bersama Kakorlantas Polri Hadiri Penandatangan Kerjasama 

MUBA - 22-February-2024, 16:57

Tanggulangi Peningkatan Kasus DBD, Pemkab Muba Gelar Rakor 

MUARA ENIM - 22-February-2024, 15:58

Seleksi Program Bidiksiba dari Bukit Asam, 240 Peserta Lolos Tahap Administrasi

CATATAN SRIWIJAYA

  • Catatan Sriwijaya 26-November-2023, 22:50

    DETERMINASI POLITIK TERHADAP HUKUM

    Oleh Burmansyahtia Darma,S.H.

    Muara Enim - Pemilihan Calon Legislatif atau yang trend nya Calon Anggota D

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE