ISI

Korupsi DD 2017 – 2018, Kejari Tetapkan Tersangka Bapak dan Anak


16-September-2021, 19:38[post-views]


LAHAT SRIWIJAYA ONLINE—– Keseriusan kejaksaan negeri (Kejari) Lahat dalam menindak dan memberantas tindak pidana korupsi di Kabupaten Lahat, kian ditingkatkan.

Terbukti pada Kamis (16/09/2021) bertempat diruang Aula Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lahat Fithrah SH didampingi Kasi Intel Faisal SH, dan Kasi Pidsus Anjas Karya SH kembali mengumumkan dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana desa (DD) tahun 2017 – 2018 silam.

Dalam pagelaran Konfrensi Pers itu, terungkap Kejaksaan Negeri (Kejari) Lahat secara resmi menetapkan dua orang tersangka atas kasus dugaan korupsi Dana Desa (DD) Desa Banjar Negara Kecamatan Lahat Selatan, Kabupaten Lahat.

Penetapan kedua tersangka ini, merupakan mantan Kepala Desa (Kades) dan Sekretaris yang juga sekaligus merangkap sebagai Bendahara Desa Banjar Negara, yang tidak lain Bapak dan Anaknya.

Kepala Kejari Lahat Fithrah SH dalam konferensi pers nya membenarkan, bahwa telah menetapkan sebagai tersangka (TSK) yakni, Suldan Helmi selaku mantan Kepala Desa (Kades) Banjar Negara dan Jaka Batara selaku Sekretaris dan Bendahara Desa.

“Kedua tersangka ini merupakan Bapak dan Anak, yang kala itu menjabat Kepala Desa dan Sekretaris merangkap Bendahara Desa tidak bisa mempertanggung jawabkan anggaran Dana Desa (DD) tahun 2017 – 2018 silam,” ujarnya, pada Kamis (16/09/2021) kemarin.

Fithrah menjelaskan, untuk modus kejahatan yang dilakukan oleh Bapak dan Anak ini, berupa mengurangi volume pekerjaan dan tidak ada pekerjaan yang diselesaikan.

“Sehingga, berdasarkan hasil audit perhitungan kerugian keuangan Negara Inspektorat atas kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam kegiatan Dana Desa (DD) Nomor: R-700/25/LHP/Inspektorat/2021, yang menelan dana sebesar Rp.573.383.785,” tambah Kejari Lahat.

Dikarenakan, tidak bisa mengembalikan kerugian Negara tersebut, Tim Penyidik berkesimpulan untuk menetapkan mantan kepala desa (Kades) dan Sekretaris merangkap Bendahara Desa sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi DD tahun anggaran 2017 – 2018 silam.

“Insyaallah, bulan Oktober ini Kejari Lahat akan melimpahkan kasus dugaan korupsi dana desa (DD) ke Pengadilan Tipikor,” ucapnya.

Sementara, Kasi Pidsus Kejari Lahat Anjas Karya SH menambahkan, pada tahun 2017 Desa Banjar Negara menerima dana desa (DD) sebesar Rp.744 juta dan ditahun 2018 kembali menerima DD sebesar Rp.670 juta.

“Akan tetapi, mantan Kepala Desa dan Sekretaris merangkap Bendahara yang tidak lain anak dan bapaknya tidak bisa mempertanggung jawabkan anggaran dana desa (DD) tersebut, sehingga, kami memantapkan keduanya menjadi TSK kasus dugaan korupsi DD tahun 2017 – 2018 silam,” ujar Anjas.

Untuk kerugian Negara sendiri, dikatakannya, mulai pembangunan Gedung Serba Guna yang dinilai menyalahi, ditambah lagi pembangunan Jalan Desa dan Setapak dengan modus mengurangi volume pekerjaan tersebut.

“Yang pertama pembangunan Gedung serba guna dikerjakan tanpa melalui musyawarah lagi, dan parahnya saat ini kondisi Gedung yang dimaksud sudah roboh. Lalu, fisik pekerjaan lainnya dikurangi volume,” tutup Kasi Pidsus Kejari Lahat. (Din)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

MUBA - 22-October-2021, 21:56

Update COVID-19 Muba: Bertambah 4 Kasus Positif

LAHAT - 22-October-2021, 18:10

Wabup Lahat : “Tetap Jaga Kekompakan dan Kepercayaan Pimpinan”

LAHAT - 22-October-2021, 18:08

Danrem dan Bupati Tinjau Kegaiatan Serbuan Vaksinasi Kodim 0405 Lahat

BANYU ASIN 22-October-2021, 16:57

KETUA TP PPK KABUPATEN BANYUASIN KUKUHKAN 4 KETUA TP PKK KECAMATAN

MUARA ENIM - 22-October-2021, 16:50

Sempat Viral, Akhirnya PUPR Muara Enim Tinjau Langsung Kerusakan Jerambah Desa Pagar Jati

MUBA - 22-October-2021, 16:48

Forum Ponpes Apresiasi Kepedulian Pemkab Muba untuk Santri

PAGAR ALAM - 22-October-2021, 16:36

PERINGATAN HARI SANTRI, WAKO SAMPAIKAN AMANAT MENTERI AGAMA

LAHAT - 22-October-2021, 12:49

Muba Bakal Miliki Jalur dan Parkir Khusus Sepeda

LAHAT - 21-October-2021, 23:10

Polres Lahat Gelar Serangkaian Maulid Nabi Muhammad SAW

LAHAT - 21-October-2021, 22:42

2024, PPP Akan Rebut Kursi Unsur Pimpinan Dewan

MUARA ENIM - 21-October-2021, 22:39

Pj. Sekda Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Masal Tahap 2, Bersama Glow Muara Enim

JAKARTA - 21-October-2021, 22:39

HNU Beri Sambutan Di Munas Forsesdasi

LAHAT - 21-October-2021, 22:33

Penasehat DWP Lahat : “Jangan Banyak Menuntut Kepada Suami”

PALEMBANG - 21-October-2021, 21:44

Dinsos Muara Enim Raih Penghargaan, Salah Satu Kab Terbaik Perbaikan Data

OKU - 21-October-2021, 20:22

Pelantikan PAW Kepala Desa Lubuk Leban

OKU - 21-October-2021, 20:17

Inovasi Pelayanan “Soreo” SKCK On The Road di Semidang Aji.

MUBA - 21-October-2021, 19:12

Sisir Pelosok, Papa Darling Muba Disambut Antusias

MUBA - 21-October-2021, 19:12

Legislatif dan Eksekutif Tandatangani Persetujuan Bersama Raperda APBD Muba TA 2022

MUBA - 21-October-2021, 19:11

Polres Muba Bentuk Tim Khusus Selidiki Kasus Pembakaran Pos Security

MUBA - 21-October-2021, 19:10

Polres Muba Amankan Pemilik Narkoba Jenis Sabu

MUBA - 21-October-2021, 19:08

Pemkab Muba MoU dengan Kemenkeu RI Penempatan Lulusan PKN STAN

MUBA - 21-October-2021, 19:07

Sekda Apriyadi Ucapkan Selamat ke Ketum FORSESDASI Terpilih

PAGAR ALAM - 21-October-2021, 16:09

KUNJUNGI PAGAR ALAM, KADIV KEIMIGRASIAN KANWIL SUMSEL LAKUKAN MoU

BANYU ASIN 21-October-2021, 15:05

WARGA MANGGUS PANKALAN BALAI TAKUT ADANYA RANJAU DI JALAN

MUBA - 21-October-2021, 14:52

Aplikasi SRIKANDI Permudah Urusan Kearsipan di Muba

CATATAN SRIWIJAYA

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE

VIDEO