ISI

MESKI KERAP DIEJEK, TARI ANAK PEMULUNG TETAP SEMANGAT BERSEKOLAH


20-December-2017, 21:16[post-views]


PAGARALAM, SO – Meski harus terlahir sebagai anak pemulung, Tari Chelse Lestari siswa kelas 4 SD di Kota Pagaralam ini tetap semangat menjalani sekolah. Dia harus menerima semua ejekan teman teman sekolahnya yang sering nyindir tentang kehidupan dan pekerjaan orang tuanya memungut barang bekas.

Tari tinggal di sebuah gubuk di RT 03 RW 01 Kelurahan Ulu Rurah Kecamatan Pagaralam Selatan Kota Pagaralam. Dia bersama kedua orang tuanya terpaksa menempati tempat tinggal yang jauh dari kata layak, sebab di rumah petak berukuran 4 X 4 meter, disanalah mereka berlindung dari panas matahari dan hujan. Tempat tinggalnya pun menumpang di atas tanah kantor RT 03, berdinding papan bekas, yang didirikan atas bantuan warga setempat.
“Kadang kadang, teman saya di sekolah mengejek ayah saya. Katanya Timbul, pemulung dengan satu tangan. Iya memang nama ayah saya Timbul, dan ayah saya seorang pemulung barang bekas,” kata dia sambil belajar membaca, Rabu (20/12).

Tari bercerita bahwa dirinya tidak pernah malu atas pekerjaan ayahnya tersebut. Dia bahkan ingin bersekolah sehingga bisa menjadi anak yang bisa merubah nasibnya tersebut. Dia bahkan pernah meraih juara kelas dari hasil belajarnya.
“Saya ingin jadi dokter, karena ketika ayah dan ibu saya sakit, mereka hanya menahannya saja. Mereka memilih diam dengan penyakitnya karena biaya berobat mahal,” ungkap gadis kecil itu.

Di tempat tinggalnya Timbul Orang tua tari mengaku sedih dengan kehidupan yang dia dan keluarganya jalani. Dia mendorong anaknya untuk bersekolah agar tak bernasib sama dengan mereka.
“Saya memang pemulung, namun saya bukan peminta minta. Sehari dapat uang 10 ribu rupiah, cukup untuk makan sehari hari saja. Meski anak saya jarang punya baju baru, tapi saya tanamkan untuk terus belajar dan menjadi orang sukses,” ujar dia haru.

Timbul sendiri tak ingin kemiskinan menjadi penghalang bagi anaknya untuk mengenyam pendidikan. Meski dia hanya punya satu tangan kiri untuk melakukan semua aktifitas, tapi dirinya tetap bekerja mencari gelas plastik bekas untuk dijual.
“Terkadang istri saya juga ikut mulung, anak saya juga sering ikut. Iya bisa dibilang kami sekeluarga ini pemulung semua. Kondisi saya pun tak se kuat dulu, sebelum saya kesetrum listrik akibat kerja serabutan mengecat rumah orang, sehingga tangan kanan saya harus di amputasi,” tambahnya.

Sementara itu, Arsi Ketua RT 03 RW 01 Kelurahan Ulu Rurah menuturkan, bahwa Timbul dan keluarganya sudah tinggal disana sejak 4 tahun silam. Mereka memang jarang tersentuh bantuan pemerintah.
“Dulu ada orang dari Dinas Sosial yang datang mendata, namun setahu saya Timbul tak kunjung menerima bantuan. Akan tetapi, setiap lebaran, memang selalu dapat baik dari pemberi zakat, maupun warga setempat,” tutur dia.

Arsi berharap, bahwa keluarga tersebut mendapatkan bantuan tempat tinggal, agar bisa hidup lebih layak.
“Kalau bisa diberi bantuan tempat tinggal, Timbul ini orang yang tepat untuk menerima bantuan. Karena sejak dahulu, keluarganya belum pernah punya tempat tinggal sendiri, alias selalu hidup menumpang. Kalau mengenai kependudukan, mereka sudah terdaftar di RT 03 ini, dan mereka punya Kartu Keluarga dan KTP sebagai warga saya,” pungkasnya. (SO/Lnpga)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

LAHAT - 15-January-2019, 13:40

Aan: 3 Organisasi Kalau Ingin Maju

BANYU ASIN 15-January-2019, 12:11

SMK N 1 Talang Ubi telah mempersiapkan valisitas UNBK

BANYU ASIN 15-January-2019, 12:06

Patroli Dipasar Kalangan, Kapolsek Air Kumbang Berikan Himbauan

PALEMBANG - 14-January-2019, 21:55

Hadi Ingin Wujudkan PWI Sumsel Zaman Now

LAHAT - 14-January-2019, 20:07

SUBARDI NYALON DPRD SUMSEL, ALUMNI SMA NU IX LAHAT BANGGA

BANYU ASIN 14-January-2019, 19:18

Mulai Tahun Ini Visi dan Misi Banyuasin Bangkit Harus Dilaksanakan Seluruh Perangkat Daerah

BANYU ASIN 14-January-2019, 18:31

Pemkab Banyuasin Kembali Gagal Raih Penghargaan Adipura

OKU - 14-January-2019, 13:23

Acara Penyuluhan Hukum Program “Jaksa Masuk Sekolah” di SMA Negeri 3 OKU

LAHAT - 14-January-2019, 12:18

BERDASARKAN GIO POLITIK, KEMENANGAN JON HERI PIMPIN PWI SUMSEL SULIT UNTUK DIBENDUNG

PAGAR ALAM - 14-January-2019, 10:40

MUSCAB KE – II DPC PPMI PAGAR ALAM BERJALAN LANCAR

PALEMBANG - 12-January-2019, 22:39

TIM RELAWAN CALON DPD RI NOMOR 37 SE-PALEMBANG, RESMI DI KUKUHKAN

OKU - 12-January-2019, 22:33

Rangkaian Baksos Polres OKU di Semidang Aji

LAHAT - 12-January-2019, 20:53

ADA APA ? DODO ARMAN SIBUK DEMO, SUBARDI SIBUK KAMPANYE

LAHAT - 12-January-2019, 18:19

APRESIASI PRESTASI DON JON PUTAR RODA ORGANISASI PWI SUMSEL

PAGAR ALAM - 12-January-2019, 12:53

KENDARAI SEPEDA MOTOR, WAKO PAGAR ALAM TINJAU KONDISI TERKINI PASAR NENDAGUNG

LAHAT - 12-January-2019, 11:26

JON HERI : JIKA TERPILIH, SAYA AKAN MEMPOSISIKAN DIRI KETUA PWI BUKAN KETUA KELOMPOK

LAHAT - 12-January-2019, 10:03

KEHADIRAN CALON DPD RI NO 31 HJ. EVA SUSANTI GEGERKAN MASYARAKAT LAHAT

OKU - 11-January-2019, 22:19

Manager PLN ULP Baturaja : Listrik Padam Karena Konduktor Tersambar Petir

OKU - 11-January-2019, 20:31

Kapolres OKU Berikan Bantuan Kursi Roda Pada Eko Yang Lumpuh, Ada Juga Kue Ultahnya Yang Unik

PAGAR ALAM - 11-January-2019, 20:27

TINGKATKAN SINERGITAS, KAPOLRES PAGAR ALAM SEDIAKAN RUANGAN KHUSUN UNTUK WARTAWAN

PALEMBANG - 11-January-2019, 19:46

Mengenal Hadi Prayoga Bersama Misinya Untuk PWI SUMSEL

LAHAT - 11-January-2019, 19:44

ANGGOTA DPRD LAHAT ANGKAT BICARA TERKAIT KEJANGGALAN HASIL TEST KPU LAHAT

LAHAT - 11-January-2019, 10:28

DIDESAK MASYARAKAT, INI JAWABAN SUBARDI

PALEMBANG - 11-January-2019, 09:38

Jon Heri Punya Cara Sejahterakan Wartawan

LAHAT - 10-January-2019, 19:29

WALAU BANYAK BALEHO/SPANDUK  HILANG, TIM RJ. 6. 37 TETAP TERUSKAN PERJUANGAN

CATATAN SRIWIJAYA

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE

VIDEO

  • film pengkhianat
  • LAGU DAERAH SUMSEL
  • BPJS KESEHATAN