ISI

INSENTIF DIHAPUSKAN. PERAWAT RSUD LAHAT MENGELUH


4-February-2016, 14:59


//// Terkait Peniadaan Uang Insentif Jasa Kerjanya
Dilain Pihak, Insentif Dokter Justru Naik

Malang nian nasib tenaga perawat yang ada di lingkungan rumah sakit umum daerah (RSUD) Lahat kedepannya. Dimana jangan bermimpi untuk mendapatkan peningkatan dari uang insentif jasa kerjanya kedepan, justru informasi akan rencana penghapusan berhembus. Kondisi inilah yang kemudian dikeluhkan dan juga menimbulkan tanda tanya di beberapa pihak atau perorangan perawat yang dijumpai belum lama ini.

Kondisi ini sendiri justru bertolak belakang dengan informasi yang beredar lainnya, dimana untuk uang insentif jasa bagi tenaga dokter, kedepannya justru bakal mengalami kenaikan, meski diketahui mereka (perawat.red) untuk angka yang ada saat ini saja, nilainya sudah sangat besar. Ini seperti dikemukakan TC (inisial.red) seorang perawat di RSUD Lahat dijumpai kemarin (4/2), dimana menurutnya saat ini, kondisi sudah susah, kedepan malahan susah lagi didapati tenaga perawat yang ada.

“Malang nian nasib kami ini mas, sudah begawenyo banyak, dengan resiko berhadapan dengan berbagai bentuk perangai keluarga dan bahkan pasien sendiri, justru saat berharap akan ada imbalan tak seberapa, justru denger kabar bakal dihapuske,” ungkapnya.

Dilanjutkannya, jika boleh menjadi masukan, dirinya sungguh menyesalkan jika disisi lain, justru tenaga dokter yang insentifnya ditingkatkan, dengan kinerja yang dilapangannya justru bisa dikatakan tak begitu banyak dibandingkan perawat. Melirik asas keadilan, hal itu memang justru sangatlah jauh dirasakannya, belum lagi selama ini, untuk uang insentif sendiri pembayarannya seringkali terlambat diberikan, dengan alasan tak jelas.

“Selamo ini bae insentif yang ada kadang pembayarannyo dak tentu waktunyo, kedepan kami justru nak dihapuske, alangke malangnyo,” tukasnya lagi.

FN, perawat lainnya yang juga meminta namanya disamarkan menambahkan, jika boleh menyarankan, hendaknya jajaran Pemkab Lahat, dalam hal ini di dinas terkait, bahkan kepada bupati H Saifudin Aswari Rivai SE sekalipun dirinya mewakili perawat-perawat lainnya memohon kiranya insentif yang ada minimal jangan dihapuskan saja, dan pembayaran tepat waktu saja, tak usah berharap akan dinaikkan nominalnya.

“Kami akui, uang itu sangat membantu bagi kami, khususnya yang sudah berkeluarga dilapangannya. Dimano kami menerimo besarannyo sesuai kepangkatan dan golongan, meliputi angka Rp.500 – Rp.700 ribu, jadi, minimal jangan dihapuske bae jadilah, men nak dinaekke, kalo memang belum biso, dak papo,” tegasnya lagi.

Terpisah, saat hal ini dikonfirmasikan ke pihak Dinas Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD), kepala Dinasnya, H Hariyanto SE, melalui Kabid Anggaran, Niel Adrien mengelak jika uang insentif perawat dihilangkan, melainkan namanya saja yang sedikit berubah, sesuai aturan yang ada. Namun memang diakuinya, untuk nominalnya belum bisa mengalami kenaikan untuk tahun ini.

“Kita tidak hapuskan, hanya saja memang berubah namanya saja, dan memang pula nominalnya belum mengalami kenaikan, nanti kedepan masih melihat kondisi keuangan kabupaten Lahat lebih dulu,” tegas Niel. (CEPY – LAHAT)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

MUBA - 21-March-2023, 13:24

Pj Sekda Muba : Alokasi Dana Pilkada Harus, Efisiensi dan Mengacu Pada Peraturan Perundang-undangan 

MUBA - 21-March-2023, 13:23

Wajibkan Rumah Makan di Muba Pakai Tabir Penutup Selama Puasa 

MUARA ENIM - 21-March-2023, 00:01

M Zen Sukri Anggota DPRD Muara Enim Ajak Masyarakat Sambut Ramadhan Dengan Semangat

OKU - 20-March-2023, 23:16

PJ. Sekda OKU Dampingi Pj. Bupati OKU Menyerahkan Bantuan Uang Tunai Rp.15 juta

MUARA ENIM - 20-March-2023, 23:14

LPAI Rayakan Hari Gizi Nasional Ke-63 Bersama Siswa/i Di SLB

PALEMBANG - 20-March-2023, 22:58

GSMP Merupakan Upaya Herman Deru Mengubah Mindset Dari Pembeli Menjadi Penghasil Pangan.

MUARA ENIM - 20-March-2023, 22:54

PLT Bupati Muara Enim, Kaffa Buka Musrenbang Tingkat Kabupaten

LAHAT - 20-March-2023, 22:44

Bupati Lahat Akan Bangun Rumah Warga Yang Hanyut Sistem Knock Down

PALI - 20-March-2023, 21:11

PWI AJAK MASYARAKAT IKUT LKTI MERIAHKAN HUT PALI 

LAHAT - 20-March-2023, 20:41

Lapas Kelas IIA Lahat Touring Bantu Korban Banjir Bandang 

MUBA - 20-March-2023, 20:36

Regu Putri Kwarcab Muba Bakal Wakili Sumsel Lomba Tingkat Regu Penggalang IV Tingkat Nasional 

MUBA - 20-March-2023, 19:14

Sadis ! Seorang Ayah Di Sanga Desa Muba, Digorok Lehernya Oleh Anak, Istri Dan Menantu 

BANYU ASIN 20-March-2023, 17:35

PENGURUS PERSATUAN DRUMBAND INDONESIA KABUPATEN BANYUASIN RESMI DILANTIK 

PALEMBANG - 20-March-2023, 17:33

BUPATI BANYUASIN KOORDINASI BIDANG KETAHANAN PANGAN 

JAKARTA - 20-March-2023, 16:58

Pj Bupati Apriyadi Mahmud Masuk ke Penilaian Triwulan Ketiga Jabatan 

OKU TIMUR 20-March-2023, 16:57

Bupati Enos Letakkan Batu Pertama Pembangunan Griya Lansia Majelis Ar-Raudhah 

JAKARTA - 20-March-2023, 14:25

Kadis Kominfo Muba Ikuti Forum SPBE Summit 2023 

BANYU ASIN 19-March-2023, 22:30

Herman Deru Menyebut Dirinya Tidak Asing Dengan Warga Hindu Bali.

PALEMBANG - 19-March-2023, 22:25

Gubernur Sumsel H. Herman Deru Apresiasi Pelayanan Terbaik Insan Perawat di Sumsel

LAHAT - 19-March-2023, 22:16

Ratusan Ucapan Banjiri Menjelang Pelantikan Pengurus PWI Lahat

MUBA - 19-March-2023, 20:49

Tim Voli Muba Sapu Bersih Piala Liga Voli Sumsel 2023 

LAHAT - 19-March-2023, 20:09

Sambut Bulan Suci Ramadhan, Pengurus Masjid Al-Huda Helat Perlombaan Kultum 

PALEMBANG - 19-March-2023, 15:55

Pengurus DPD PJS Prov Sumsel, Resmi di Lantik

PALEMBANG - 18-March-2023, 22:57

Seminar Bersama Prof. Dr. H. Edwar Jualiarta dan Ormas Laskar Merah Putih (LMP) se_Sumsel

LAHAT - 18-March-2023, 21:22

Mapala UMP, Serahkan Bantuan Kekorban Terdampak Banjir Bandang di Kabupaten Lahat

CATATAN SRIWIJAYA

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE
X