ISI

BELANJAKAN ‘UPAL’ DIWARUNG. 3 PEMUDA DIAMANKAN


23-July-2016, 19:28


//// Polisi Sita BB Uang Rp.100 Ribuan 17 Lembar

Nekat. Mungkin itulah yang ada di otak 3 orang anak baru gede (ABG) dan pemuda, masing-masing WS (25), warga Sokoharjo, serta AS (18) dan JY (16), warga Kikim Timur ini. Dimana akibat perbuatannya, saat ini harus meringkuk di jeruji Polres Lahat, karena sebelumnya kedapatan mengedarkan uang palsu (UPAL) disebuah warung, didesanya itu sendiri.

Adapun modus yang dilakukan ketiganya bermula pada hari Kamis (21/7) sekira pukul 22.00 WIB, saat JY dan AS membawa UPAL, dan kemudian membelanjakannya ke salah satu warung di Desa Suharjo, yang diketahui milik Kurniadi (46), di Desa Sukoharjo itu juga. Keduanya datang dan berbelanja bensin serta rokok dengan cara bergantian. Awalnya, korban dan pemilik warung tak menaruh curiga, akan tetapi, melihat bentuk fisik uang yang diterimanya, kecurigaan lalu muncul.

Tak lama berselang, si pemilik warung pun melaporkan kecurigaannya itu kepada Kades setempat, yang kemudian berkoordinasi dan melaporkannya ke Polsek Kikim Timur. Dengan adanya laporan inilah, kemudian tim Polsek Kikim Timur kemudian merapat ke lokasi, mengecek kepastian uang dimaksud adalah palsu, baru kemudian menjemput kedua pemuda yang disebutkan korban adalah pemilik uang tersebut.

Petugaspun tak hanya mengamankan kedua ABG JY dan AS saja, melainkan juga tersangka lainnya, WS, yang disinyalir ada kaitannya dengan kepemilikan UPAL di kedua pemuda sebelumnya. Ketiganya pun tak bisa lagi berkutik, saat polisi mendapati keberadaan UPAL lainnya masih berada dan ada ditangan ketiganya.

“Kita terima laporan Kades dan warga, lalu kita telusuri dan akhirnya berhasil diamankan 3 orang pemuda pemilik dan penyimpan UPAL dimaksud, hingga saat ini mesti kita tahan dan mintai keterangan lebih lanjut,” ungkap Kasat Reskrim Polres Lahat, AKP Arif Mansyur Sik, didampingi Kapolsek Kikim Timur, Iptu Fredy Rajaguguk, diwawancarai kemarin.

Dilanjutkan Arif, saat ini kasus yang ada masih dalam tahap pengembangan lebih jauh, khususnya mengenai asal mula UPAL sebanyak 17 lembar pecahan 100 ribu yang ada di ketiga tersangka. Untuk sementara, jika menurut keterangan ketiga tersangka yang ada, mereka mendapatkannya dari seseorang yang tidak dikenal.

“Ketiganya masih belum mengakui gamblang asal usul UPAL yang ada pada mereka. Namun, hal ini tetap akan dilakukan upaya penyelidikannya lebih mendalam oleh petugas Polres dan Polsek yang ada,” beber Arif lagi.

Fredy kemudian menambahkan, kepada ketiga tersangka yang ada, saat ini mesti mendekam di tahanan Mapolres Lahat, sembari menunggu proses hukum yang ada bagi mereka, sesuai dengan aturan Pasal 36 (3) UU No.7 thn 2011 tentang Mata Uang, dengan ancaman hukumannya adalah 15 tahun.(BOIM – LAHAT)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

JAKARTA - 18-May-2024, 18:28

Kapolri Beri Penghargaan Casis Bintara Jari Putus Dibegal Masuk Bintara Polri 

LAHAT - 18-May-2024, 18:27

Polres Lahat Buka Fun Bike Adventure Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-78 

LAHAT - 18-May-2024, 18:26

Tim Gabungan Bongkar Gudang Penyimpanan BBM Ilegal 

LAHAT - 18-May-2024, 18:24

Polres Lahat, Polda Sumsel Sosialisasi Kepada Expedisi dan Sopir Angkutan Barang 

LAHAT - 18-May-2024, 15:47

PT BGG Bangun Tiga Unit RTLH Milik Warga Muara Lawai 

OKU TIMUR 18-May-2024, 14:58

Hadiri HUT Ke 50 Desa Harjomulyo, Ini Pesan Bupati Enos 

LAHAT - 18-May-2024, 02:38

Puluhan Pedagang UMKM Ngotot Tetap Akan Berjualan di MTQ

MUBA - 17-May-2024, 23:59

Serius tangani Pengelolaan Sampah, Pemkab Muba Akan Buat TPA Baru 

EMPAT LAWANG - 17-May-2024, 22:21

Hanya, Siska Hidayat Muhammad Perwakilan Propinsi Sumsel Berangkat CJH

PALEMBANG - 17-May-2024, 21:31

Ratusan Mahasiswa Tergabung Aliansi Mahasiswa Sumsel Demo Kekantor Gubernur 

LAHAT - 17-May-2024, 20:49

Gerak Cepat, Satlantas Polres lahat Tindak Pelanggaran ODOL 

LAHAT - 17-May-2024, 20:37

YM Safari Jum’at di Masjid Al-Mubaroq Jl Penghijauan 

PALEMBANG - 17-May-2024, 16:41

 KABUPATEN BANYUASIN RAIH WTP KE 13

LUBUK LINGGAU - 17-May-2024, 14:26

Prihatin, Tak Ada Cakada Bicara Masalah Hukum

MUBA - 17-May-2024, 13:29

Kunjungi RSUD BayLen, Pj Bupati Sandi Cek Pelayanan, Sarana dan Prasarana 

OKU - 17-May-2024, 00:32

PT. SSP Kembali Berikan Bantuan Melalui Pemkab OKU Untuk Warga Terdampak Banjir.

JAWA TENGAH - 16-May-2024, 23:59

Pj Ketua TP PKK Muba Hadiri Malam Puncak HKG PKK ke-52 di Solo 

JAKARTA - 16-May-2024, 19:20

Genjot Percepatan Pengalihan PI 10 Persen Wilayah Kerja Jambi Merang, Pemkab Muba Audiensi Bersama Dirut PT Pertamina Hulu Energi 

LAHAT - 16-May-2024, 18:54

Masyarakat Enam Kecamatan Mengingkan Nopran Marjani Mencalonkan Cabup atau Cawabup 

PALEMBANG - 16-May-2024, 18:52

Rakor Bersama SKK Migas, Kapolda Sumsel Komitmen Tindak Tegas Illegal Drilling dan Illegal Refinery 

MUBA - 16-May-2024, 18:15

Datangi Muba, Kapolda Sumsel Komitmen Penegakan Hukum Penyalahgunaan Minyak Ilegal 

MUBA - 16-May-2024, 15:18

Agus Fatoni : Expo HUT ke-44 Dekranas, Momen Majukan Produk Kerajinan UMKM 

BANYU ASIN 16-May-2024, 14:19

SATU DATA INDONESIA KABUPATEN BANYUASIN EVALUASI PELAKSANAAN DESA CANTIK 

OKU - 15-May-2024, 22:49

Komando Mahar Kabupaten OKU Siap Perjuangkan Mawardi Yahya menjadi Gubernur Sumsel

MUBA - 15-May-2024, 18:04

Cuaca Ekstrem Pemkab Muba Ingatkan Warga Waspada Banjir, Petir dan Longsor 

CATATAN SRIWIJAYA

  • Catatan Sriwijaya 26-November-2023, 22:50

    DETERMINASI POLITIK TERHADAP HUKUM

    Oleh Burmansyahtia Darma,S.H.

    Muara Enim - Pemilihan Calon Legislatif atau yang trend nya Calon Anggota D

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE