ISI

BIBIR JURANG TERANCAM AMBRUK. WARGA RESAH


17-July-2016, 14:47


//// Tepian Lematang Terus Kikis Tebing Desa

Belakangan ini. Tak kurang dari puluhan orang warga Desa Tanjung Telang, Kecamatan Merapi Barat diketahui mulai resah. Pasalnya, kondisi tepian tebing yang berada tak jauh dari lokasi bangunan rumahnya, yang berada di tepian sungai lematang, makin hari kian tergerus arus sungai dan air, hingga bukan tak mungkin akan mengancam keberadaan serta nasib rumahnya kedepan, jika tak kunjung ada perhatian dan tindakan dari pihak terkait.

HD, salah satu warga desa yang meminta namanya disamarkan saat menghubungi wartawan mengatakan, saat ini kondisi tebing sungai sudah semakin parah kondisinya. Dimana antara bibir jurang dengan jarak terdekat salah satu rumah warga saja katanya, belakangan diketahui ada yang hanya berjarakkan sekitar 10 meter saja. Kondisi ini jelas sangat mengkhawatirkan, jika tak ada upaya dan tindakan cepat dari pihak terkait.

“Ai kami sekarang ini kalo malem, apolagi kalo hujan turun, raso khawatir selalu jadi hantu. Soalnyo, kapan bae bibir jurang itu biso makin lebar dan bahkan menyapu rumah kami,” ungkapnya kepada wartawan.

Dari informasi yang dihimpun lainnya, dilapangan memang kondisi yang ada, bibir jurang batas desa dengan sungai lematang, berjarak sekitar 300 meteran yang ada di kawasan Desa Tanjung Telang, belakangan sudah dalam kondisi tergerus parah oleh aliran sungai lematang itu sendiri. Memang, jika tidak segera diberikan upaya perbaikan, akan mengancam kondisi kediaman warga.

“Kami ini sudah melaporkan dengan Kades, ujinyo sudah dilaporkan ke Pemkab. Tapi, sampe hari ini masih jugo belum ado upaya perbaikannyo, jadi kami makin was-was bae,” ujar Yandi (38), warga lainnya.

Sementara, Kepala Desa (Kades) Tanjung Telang, Husnan juga membenarkan kondisi yang ada. Dirinya sendiri sudah lama mengajukan usulan dilapangan kepada pihak pemkab, bahkan juga sudah disertai rekomendasi pihak anggota DPRD. Akan tetapi, sampai saat ini memang masih juga belum ada upaya dilapangannya.

“Kalo usulan la lamo kami sampaikan ke pihak BPBD dan pemkab Lahat. Namun, upaya nyato dilapangannyo, masih nihil alias nol besar,” tegasnya.

Idealnya menurut warga, dilapangannya untuk kondisi yang ada bisa dilakukan upaya pembangunan tembok penahan, minimal memasang beronjong di kawasan bibir jurang yang berjarak sekitar 300 meteran, agar kedepannya bisa aman bagi warga dan juga pemukiman yang ada.

“Kami usulke dan harapke nian, ini jugo sudah sempat kami sampaikan ke Wabup dan Sekda beberapo waktu lalu. Jadi mohon nian pak, beneri desa kami ini,” ucapnya.

Sementara, saat hal ini coba dikonfirmasikan kepada pihak terkait, dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya dan Tata Ruang, melalui Sekretarisnya, Wancik Sip. Dirinya belum menerima laporan tertulis terkait masalah dilapangannya itu, akan tetapi, jika memang ada laporan dalam waktu dekat, pihaknya akan berkoordinasi dengan bupati, untuk kemudian segera melakukan upaya penanggulangan dilapangannya.

“Kami cek dulu laporannya. Jika ada, baru akan kita segera tindak lanjuti, baik itu melapor ke bupati atau melaksanakan kegiatan dan upaya dilapangannya,” tegas Wancik. (CEPY – LAHAT)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

PALEMBANG - 20-May-2024, 15:27

PJ Bupati Sandi Fahlepi Ikuti langsung Rakor Pengendalian Inflasi 2024

PALEMBANG - 19-May-2024, 23:00

Wakili Pj Bupati, Kadin Kominfo Muba Hadiri Malam Tasyakuran Hari Jadi Provinsi Sumsel ke-78

OKU - 19-May-2024, 22:47

Bandar Dan Kurir Narkoba Diamankan Satresnarkoba Polres OKU

OKU - 19-May-2024, 22:26

Curi HP di Kosan, Dua Pelaku Berurusan Dengan Polisi

JAKARTA - 19-May-2024, 22:18

DPR Apresiasi Jenderal Sigit Atas Penghargaan Bagi Satrio 

MUBA - 19-May-2024, 21:26

Respon Cepat, BPBD Muba Tuntaskan Pohon Tumbang yang Ganggu Akses Jalan Praja Permai 

LAHAT - 19-May-2024, 21:25

Polres Lahat Pengamanan Puncak Pesta Rakyat HUT Lahat ke-155 Tahun 2024 

LAHAT - 19-May-2024, 20:20

Yulius Maulana ST Dapat Pantun Dari Pendukung Saat Undangan di Kikim Area 

BANYU ASIN 19-May-2024, 18:18

PJ BUPATI BANYUASIN LAKUKAN PENINJAUAN PEMBANGUNAN JALAN SRI MERANTI 

MUBA - 18-May-2024, 19:09

DLH Gotong Royong Bersihkan Pasar Perjuangan Sekayu 

BANYU ASIN 18-May-2024, 19:05

PJ BUPATI BANYUASIN MENINJAU PEMBANGUNAN JALAN ALFA ONE 

LAHAT - 18-May-2024, 18:32

Waw.!!! Penuhi Undangan di Kota Lahat, Yulius Maulana ST Diserbu Warga 

LAHAT - 18-May-2024, 18:31

Antusias Warga Pasar Lama Sambut Yulius Maulana ST dan Rombongan 

LAHAT - 18-May-2024, 18:29

Jarwo Kuwat DKK Akui Lahat Miliki Potensi Alam Yang Menarik 

JAKARTA - 18-May-2024, 18:28

Kapolri Beri Penghargaan Casis Bintara Jari Putus Dibegal Masuk Bintara Polri 

LAHAT - 18-May-2024, 18:27

Polres Lahat Buka Fun Bike Adventure Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-78 

LAHAT - 18-May-2024, 18:26

Tim Gabungan Bongkar Gudang Penyimpanan BBM Ilegal 

LAHAT - 18-May-2024, 18:24

Polres Lahat, Polda Sumsel Sosialisasi Kepada Expedisi dan Sopir Angkutan Barang 

LAHAT - 18-May-2024, 15:47

PT BGG Bangun Tiga Unit RTLH Milik Warga Muara Lawai 

OKU TIMUR 18-May-2024, 14:58

Hadiri HUT Ke 50 Desa Harjomulyo, Ini Pesan Bupati Enos 

LAHAT - 18-May-2024, 02:38

Puluhan Pedagang UMKM Ngotot Tetap Akan Berjualan di MTQ

MUBA - 17-May-2024, 23:59

Serius tangani Pengelolaan Sampah, Pemkab Muba Akan Buat TPA Baru 

EMPAT LAWANG - 17-May-2024, 22:21

Hanya, Siska Hidayat Muhammad Perwakilan Propinsi Sumsel Berangkat CJH

PALEMBANG - 17-May-2024, 21:31

Ratusan Mahasiswa Tergabung Aliansi Mahasiswa Sumsel Demo Kekantor Gubernur 

LAHAT - 17-May-2024, 20:49

Gerak Cepat, Satlantas Polres lahat Tindak Pelanggaran ODOL 

CATATAN SRIWIJAYA

  • Catatan Sriwijaya 26-November-2023, 22:50

    DETERMINASI POLITIK TERHADAP HUKUM

    Oleh Burmansyahtia Darma,S.H.

    Muara Enim - Pemilihan Calon Legislatif atau yang trend nya Calon Anggota D

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE