ISI

SUSNO DUADJI : SAYA BUKAN KORUPTOR


29-May-2016, 12:40


JAKARTA (merdeka.com) – Lelaki berbadan tambun itu menepati janjinya bertemu untuk wawancara. Kebetulan dia sedang berada di Jakarta. Dia pun menyempatkan diri berbincang hampir satu jam di Restoran Pulau Dua, Senayan, Jakarta Pusat.

Pria itu bukan orang baru. Dialah Komisaris Jenderal (Purn) Susno Duadji. Belakangan ini namanya kembali hangat menjadi perbincangan setelah akun facebooknya mengunggah gambar sedang di sawah sabil memegang pacul.

Bukan kali ini saja namanya menjadi perbincangan. Dulu, ketika perseteruan Komisi Pemberantasan Korupsi dengan Kepolisian bermula, nama Susno menjadi isu sentral kala itu. Bahkan sampai ada sebutan cicak Vs buaya untuk pertama kalinya.

Perseteruan itu pun berbuntut panjang. Susno dicopot dari jabatannya. Dia pun dituding korupsi karena membongkar kasus-kasus besar. Dia harus merelakan kariernya tinggal selangkah lagi untuk menjadi Tribrata Satu (Kapolri).

Namun kepada merdeka.com, Mantan Kepala Badan Reserse Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia era Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri itu blak-blak soal perjalanan panjang hidupnya dulu.

“Saya ini beda, saya bukan koruptor. Koruptor itu musuh saya dan itu yang saya sikat,” katanya saat berbincang dengan merdeka.com sebelum bertolak menuju Solo, Jawa Tengah, buat menemui cucunya, Kamis kemarin.

Berikut petikan wawancara Susno Duadji kepada Didi Syafirdi, Wisnoe Murti, Arbi Sumandoyo dan juru kamera, Nuryandi Abdurohman.
Apakah masih sering berhubungan dengan petinggi-petinggi Polri?

Sering, saya masih sering juga kumpul dengan Kompolnas. Saya sering juga dimintai pendapat, sering sekali. Bahkan kemarin wartawan juga meminta pendapat soal pergantian Kapolri, Tidak ada masalah dengan Polri, wong saya Polisi juga kok. Mungkin kalau dulu ada yang dekat dengan saya, dan sekarang pun masih dekat.

Makanya kemarin saya baca koran, kenapa wartawan ini potong ujungnya. Saya tahu, supaya ingat Susno, ingat profil Susno, tetapi jangan panjang-panjang. Susno Duaji, masih ingatkah Kabareskrim yang baru, mendekam di penjara divonis karena terbukti melakukan korupsi. Memang bagus karena diangkat, karena terbukti korupsi di Jawa Barat. Jadi selalu kasus itu diputar terus, tetapi tidak pernah dilihat apakah kasus korupsi itu adalah korupsi benar atau tidak. Susno dibegitukan. Kan tidak gampang seorang Kabareskrim di begitu kan oleh institusinya sendiri.

Bisa dibilang, kejadian itu baru pertama kali di tubuh Polri?

Tidak tahu lah…hahaha. Itu kan ada sesuatu yang sangat besar sekali. Itukan banyak sangkutannya yang tidak pernah diungkap, apakah ada kaitannya dengan kasus Century. Apakah ada sangkutannya dengan kasus mafia pajak. Apa ada sangkutannya dengan mafia hukum, jadi anak-anak muda yang baru lahir pasti bilang apa bedanya Susno dengan penjahat.

Saya ini beda, saya bukan koruptor. Saya ini beda, koruptor itu musuh saya dan itu yang saya sikat. Tetapi pengadilan begitu bunyinya. Pengadilan kita begitu lah sekarang, saya tidak perlu sebutkan. Wong kemarin ada hakim tertangkap juga kok.

Menurut Anda, kenapa bisa di begitukan?

Tanya rakyat, apa kata rakyat dan rakyat tahu semua kok. Ingatan mereka belum lepas. Buktinya apa, saya jadi Kabareskrim, kasus yang besar-besar saya sikat kan. Mungkin tidak mungkin kan, Bank Century, kemudian kasus mafia pajak, kasus mafia hukum, dan lain-lain. Dengan itu saya dikait-kaitkan dengan KPK, Cicak-Buaya, berkali-kali saya katakan dalam penyidikan pimpinan KPK saya tidak masuk, saya tidak ikut. Tetapi opini dibuat-buat itu saya, sehingga saya di bentur-benturkan, di unjuk rasa itu saya dan kemudian dicopot. Setelah dicopot dan masih ada yang belum puas juga kemudian saya dijebloskan juga. Tetapi tidak apa-apa lah, saya buka sedikit dan silakan telusuri.

Anda sakit hati?

Tidak lah..hahahahaha..Happy (senang) malah.

Ini menjadi menarik karena karir Anda dikorbankan hingga tidak sampai di puncak Kepolisian, apa yang membuat Anda berani mengungkap kasus-kasus besar itu?

Pertama begini, kalau mengorbankan itu kan seolah-olah milik saya. Wong itu karir, jabatan, pangkat dan rezeki itu kan semua milik Allah. Kira-kira kan akan menuju ke sana, Kalau saya katakan itu milik saya kan salah juga. Enggak ada yang dikorbankan. Kalau tidak jadi iya dan tidak ada yang dikorbankan.

Artinya begini, percuma kita menduduki sesuatu jabatan tetapi kita tidak pernah berbuat sesuatu. Bagi saya pangkat bintang tiga itu sudah terlalu tinggi, karena sekampung saya pun pangkat Kopral sudah paling hebat. Dulu almarhum nenek saya pernah bilang, waktu saya pulang kampung kebetulan saya sudah Kapten. ‘Bagaimana Cung..cung (Panggilan cucu), apa pangkatnya sekarang, nenek doakan semoga cepat jadi Kopral ya’ ..hahaha. Ngapain kalau jadi Kopral? Itu lihat tetangga sebelah, kalau ada yang ngutang atau apa gampang nagihnya. Di kampung saya kopral pun sudah ketinggian.

Nah kalau saya tidak berbuat sesuatu kan percuma, satu. Kedua saya katakan, Susno kan Polisi, hidup dari mana? Saya dagang dan keluarga saya pun dagang, anak-anak saya, istri saya, itu untuk mencukupi kebutuhan hidup saya. Nah kalau ada yang tanya sudah bisnis kan kok masih mau ikut bertani? Anak saya kan yang bisnis, dan itu memang hobi dan tidak ada kaitannya dengan apa-apa. Saya puas kalau sudah memperjuangkan nasib petani kecil dan mereka adalah saudara saya. Jadi tidak ada pikiran bagi saya. saya nothing to lose lah, jabatan buat apa bagi saya. Bintang tiga saja sudah kegedean.

Apakah benar dulu ada tekanan tinggi hingga ke keluarga Anda?

Ya kalau terusik jelas ada, karena mereka mafia-mafia kan gabungan. Orang kan, kalau sudah begitu ketemunya mulai dari buntut, hingga punggungnya, jelas lah. Namanya mafia, mafia itu kan only one person kan. This is organization crime, pasti ada bosnya ada apa kan. Century itu kan dan sampai sekarang kasus itu juga belum tuntas.

Kabarnya Anda sampai harus melindungi anggota keluarga ke sesuatu tempat?

Itu sudah biasa lah. Itu masa lalu lah…hahahaha. Mari kita bicarakan masa depan. Rakyat sudah tahu dan pemerintahan saat ini juga sudah berganti. Pimpinan sudah ganti. Mari kita tatap masa depan, tatap kehidupan para petani-petani kita.

Jadi tidak sakit hati hingga sampai harus di penjara?

Tidak kok, anak-anak saya juga bangga. Anak saya bangga kok ketika saya di penjara karena mereka tahu, bapak saya bukan koruptor dan tidak merampok uang negara dan malah memberikan kepada negara. Berapa dari Century saya amankan, berapa dari mafia pajak gagal bermain. Memang saya tidak mengeluarkan uang sendiri dari kantong, tetapi akibat yang saya bongkar itu berapa? Jumlahnya triliunan gak?.

Kalau saya dicap oleh masyarakat sebagai koruptor, saya kira tidak. Buktinya masyarakat masih ingat saya kok. Dalam ingatan mereka, masih ingat ‘Oh Susno Kabareskrim yang agak aneh lah’. (mdk/arb)

Sumber :
http://googleweblight.com/?lite_url=http://m.merdeka.com/khas/saya-bukan-koruptor-wawancara-susno-duadji-2.html&ei=JBofRoN1&lc=id-ID&s=1&m=329&host=www.google.co.id&ts=1464437796&sig=APY536yUK2jm2vZtYmjwra539ujtGIRKiw

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

LAHAT - 5-October-2026, 12:44

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen Dosen UNSELA ke-SPKT Polda Sumsel Memasuki Babak Baru

PALI - 5-October-2026, 12:43

KOORDINASI SAMSAT PALI DAN KELURAHAN TALANG UBI TIMUR DORONG PENYELESAIAN PAJAK KENDARAAN

LAHAT - 4-October-2026, 14:49

Upaya Antisipasi Karhutla dan 3C Terus Dilakukan Polsek Pseksu

MUBA - 3-October-2026, 21:27

Wabup Muba Buka Resmi “Pakam Race” di Bailangu Timur.

LAHAT - 3-October-2026, 18:52

Jalan Wisata Megalitikum Kini Semakin Lebar, Warga Puji Bupati Bursah : Program Nyata, Bukan Janji

OKU - 3-October-2026, 18:32

POLSEK BATURAJA TIMUR PATROLI HUNTING PREMANISME DALAM RANGKA OPS SIKAT I MUSI TAHUN 2026

OKU - 3-October-2026, 18:21

Jual Minuman Beralkohol Tanpa Izin, Pria Ini Diamankan Tim Opsnal Sat Reskrim

PALEMBANG - 2-October-2026, 21:24

KDEKS SUMSEL BUPATI BANYUASIN DI KUKUHKAN SEBAGAI KETUA DEWAN PENGARAH KDEKS

OKU SELATAN - 2-October-2026, 21:04

Polres OKU Selatan Sapa 300 Warga di 14 Titik lewat Program Polisi Berbagi Ilmu

LAHAT - 2-October-2026, 21:01

YBM PLN UP3 Lahat Salurkan Beasiswa Cahaya Pintar untuk 66 Siswa di Kabupaten Lahat

LAHAT - 2-October-2026, 18:06

‎Japri Polsek Pseksu Dilaksanakan di Masjid Nurul Iman Desa Pagar Agung Pseksu

LAHAT - 2-October-2026, 18:05

Dipodcast PWI Lahat, Kades Mulak Ulu Sulap 5,5 Hektare Lahan Jadi Cuan

PALEMBANG - 2-October-2026, 18:04

Operasi Sikat Musi 2026, Polda Sumsel Ungkap 208 Kasus 3C dan Ratusan Aksi Premanisme

MUARA ENIM - 2-October-2026, 18:02

Ops Sikat I Musi 2026, Polsek Lembak Ungkap Kasus Pencurian Motor di Desa Lembak

PALEMBANG - 2-October-2026, 15:40

𝐁𝐮𝐩𝐚𝐭𝐢 𝐝𝐚𝐧 𝐒𝐞𝐤𝐝𝐚 𝐄𝐦𝐩𝐚𝐭 𝐋𝐚𝐰𝐚𝐧𝐠 𝐇𝐚𝐝𝐢𝐫𝐢 𝐏𝐞𝐧𝐠𝐮𝐤𝐮𝐡𝐚𝐧 𝐊𝐃𝐄𝐊𝐒 𝐒𝐮𝐦𝐬𝐞𝐥 𝐝𝐚𝐧 𝐊𝐚𝐛𝐮𝐩𝐚𝐭𝐞𝐧/𝐊𝐨𝐭𝐚 𝐬𝐞-𝐒𝐮𝐦𝐚𝐭𝐞𝐫𝐚 𝐒𝐞𝐥𝐚𝐭𝐚𝐧

EMPAT LAWANG - 2-October-2026, 04:20

𝐔𝐧𝐬𝐞𝐥𝐚 𝐏𝐞𝐫𝐥𝐮𝐚𝐬 𝐉𝐚𝐧𝐠𝐤𝐚𝐮𝐚𝐧 𝐏𝐌𝐁 𝟐𝟎𝟐𝟔/𝟐𝟎𝟐𝟕, 𝐁𝐚𝐧𝐠𝐮𝐧 𝐒𝐢𝐧𝐞𝐫𝐠𝐢 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐦𝐤𝐚𝐛 𝐄𝐦𝐩𝐚𝐭 𝐋𝐚𝐰𝐚𝐧𝐠 

PALEMBANG - 1-October-2026, 21:37

Beli Tanah Rp210 Juta untuk Pesantren, Warga Pagar Alam Laporkan Wali Kota Pagar Alam Dugaan Penipuan ke Polda Sumsel 

LAHAT - 1-October-2026, 21:35

Optimalkan Pemberitaan Positif di Pendidikan, PWI Lahat Jalin Kerjasama Dengan Seluruh SMA 

LAHAT - 1-October-2026, 21:35

Polres Lahat Laksanakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 

LAHAT - 1-October-2026, 21:28

DPO Selama Sembilan Bulan, AA Kasus Curat Berhasil Diringkus Unit Reskrim Polsek Kikim Timur 

MUBA - 1-October-2026, 20:15

SIGAPKE MUBA Diluncurkan, Bupati Toha Tohet Apresiasi Tenaga Kesehatan 

BANYU ASIN 1-October-2026, 19:46

PANEN RAYA PADI IP 100 BUPATI BANYUASIN PERKUAT KETAHANAN PANGAN

BANYU ASIN 1-October-2026, 19:45

BPKAD BANYUASIN BAHAS PERATURAN PERUBAHAN STANDAR BIYAYA 2026

BANYU ASIN 1-October-2026, 09:55

BANYUASIN TINGKATKAN PRODUKSI PADI NOMOR SATU DI INDONESIA

LAHAT - 30-September-2026, 16:59

Polres Lahat Raih KPPN Lahat Award 2026, Catat Nilai IKPA Terbaik Kategori Pagu Besar

CATATAN SRIWIJAYA

  • Catatan Sriwijaya 26-November-2023, 22:50

    DETERMINASI POLITIK TERHADAP HUKUM

    Oleh Burmansyahtia Darma,S.H.

    Muara Enim - Pemilihan Calon Legislatif atau yang trend nya Calon Anggota D

  • Catatan Sriwijaya 18-April-2020, 07:17

    CORONA & RAMADHAN : Sehari Saja

    Oleh : oleh Burmansyahtia Darma,S.H

    Indonesia menjadi salah satu negara yang terjangkit penyebaran Virus Covid-

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE