ISI

RATUSAN KAWASAN HUTAN ILEGAL UNTUK DIKELOLA WARGA


3-December-2015, 17:15


//// Kemenhut Legalkan Pengelolaan Ratusan Kawasan Hutan
30 Perwakilan Kelompok Tani Diberikan Sosialisasi

Berdasarkan surat keputusan kementerian kehutanan (Kemenhut) RI, nomor 540 /Menhut-11/2013, yang diperkokoh dengan surat keputusan Bupati Lahat, nomor 522/08/KEP/Dishutbun/2015, tentang pemberian izin usaha pemanfaatan hutan kemasyarakat, diareal hutan kawasan masyarakat (HKM), dibeberapa titik kawasan, maka kedepan warga kemudian menjadi ilegal atau diperbolehkan mengelola kawasan hutan itu.

Adapun kawasan-kawasan yang dimaksud meliputi Desa Datar Balam, Padang Masa, Pengentaan, dan Desa Indayana, Kecamatan Mulak ulu. Ruslan (45) selaku ketua kelompak tani dari Desa Pengentaan saat jedah sosialisasi dan pelatihan tekhnis manajerial peningkatan kemampuan masyarakat bagi kelompok tani hutan kemasyarakatan bersama, oleh Balai Penyuluhan Daerah Aliran Sungai (BP DAS) dengan nara sumber dari dinas kehutanan, dan dinas koperasi Kabupaten Lahat di Wisma Haji pada Rabu (3/12) kemarin.

“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat dan pemkab Lahat, da;am hal ini bupati, yang telah memberikan izin pengelolaan hutan kawasan seluas 474 hektar kepada 156 kelompok tani dari 4 desa ini, kami yakin kedepan ini semua akan membawa dampak positif,” ungkap Ruslan.

Untuk pengelolaan awal dilanjutkannya, pihaknya akan menanam kopi dan palawija sebagai komoditi andalan dikawasan hutan tersebut. Bahkan sebelumnya, kelompok tani sudah diberi bantuan berupa 1 unit mesin penggiling biji kopi dan 1 unit mesin penggiling bubuk kopi.

”Yang sangat kami syukuri, usaha untuk mendapat izin pengelolaan HKM ini kami ajukan sejak tahun 2009 dan sekarang sudah dikabulkan, jadi kami tak ragu-ragu lagi,” ucapnya menambahkan.

Terpisah, Ketua BP DAS, Ir Alrasyid Msi melalui ketua seksi kelembagaan, Haryadi mengatakan. Bahwa pihaknya siap membantu masyarakat yang tergabung didalam keompok tani dalam pengelolaan HKM, melalui penyuluhan pelatihan kedepannya.

”Ya, kita bersyukur sekali. Izin dari kementerian ini adalah yang pertama kali diberikan di Provinsi Sumatera Selatan. Makanya kedepan kita siap membantu kelompok tani dari desa desa lain untuk mendapatkan izin pengeloaan HKM,” ujar Haryadi.

Sementara Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Lahat, Sri Mulyati SH MM, didampingi Kabid Rehabilitasi, Pemetaan dan Pengelolaan Hutan (RPPH), Wawan Ismawan Shut, selaku salah satu lembaga pemerintah yang menangani kehutanan, sangat merespon langkah yang dilakukan oleh kelompok tani yang mengajukan izin pengelolaan ke kementerian kehutanan dan pemkab sebelumnya.

”Paling tidak, dengan adanya izin ini, maka para petani akan dapat meningkatkan penghasilannya. Terlebih lagi jika semua SKPD yang terkait dapat membantu semua langkah demi kelancaran pengelolaan hutan kawasan masyarakat ini,” terang Wawan.

Apalagi, lanjut Wawan. Izin yang diberikan oleh pihak kementerian dan dan Bupati lahat ini selama 35 tahun kedepan. Dan jika nanti pengelolaannya berhasil, besar kemungkinan izin pengelolaannya akan ditambah tami selama 25 tahun.

”Kan lumayan selama 60 tahun izin pengelolaannya. Tinggal tergantung keseriuan para kelompok tani itulah yang harus ditingkatkan,” tandasnya.(CEPY -LAHAT)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

LAHAT - 16-July-2024, 22:04

Jabatan Kepala Desa Resmi Jadi 8 Tahun

LAHAT - 16-July-2024, 22:04

Tekan Inflasi, Pemkab Lahat Sukseskan Tanam Serentak Cabai & Bawang Merah Secara Virtual

OI - 16-July-2024, 21:54

Bantuan Hadroh/Rebana Wabup Ogan Ilir Untuk Ibu-ibu Pengajian

MUBA - 16-July-2024, 21:53

Penurunan Angka Kemiskinan Muba sebesar 2,02% penurunan terbesar ke-4 secara Nasional

LAHAT - 16-July-2024, 18:34

Mappilu PWI Lahat Audiensi Dengan Pj Bupati Lahat 

OKU - 16-July-2024, 16:25

Pelaksana Survei Seismik 2D Amalia Bayarkan Dana Kompensasi Kepada 31 Desa di Muara Enim dan OKU

BANYU ASIN 16-July-2024, 14:54

Dirjend Dukcapil Kemendagri Dr. Teguh Apresiasi Kinerja Dukcapil Banyuasin 

OKU - 16-July-2024, 14:54

Semidang Aji Menjadi Lokasi di Kabupaten OKU Dalam Kegiatan Tanam Cabe dan Bawang Merah Serentak se_Sumsel.

PAGAR ALAM - 16-July-2024, 13:24

SEORANG ANAK DI DUGA TEWAS TERENDAM, POLRES PAGAR ALAM OLAH TKP KOLAM RENANG HOTEL ORCHID 

OKU - 16-July-2024, 12:49

Sosialisasi Keselamatan Ketenagalistrikan Untuk Cegah Kebakaran

MUBA - 16-July-2024, 11:45

Monitor MPLS, Bunda Paud Muba Hj Triana Disambut Bahagia di TK dan SD 

BANYU ASIN 16-July-2024, 11:16

MOBIL TRUK GAS ELPIJI PT.ABMG TERBAKAR

OI - 15-July-2024, 23:07

Kecelakaan di Jalan Tol Indralaya-Prabumulih Kembali Terjadi

OI - 15-July-2024, 22:05

Bentuk Perhatian Pemerintah, Wabup Ogan Ilir Berikan Bantuan Pada Korban Kebakaran

OKU - 15-July-2024, 21:21

Api Melahap Gedung Pemkab OKU.

LAHAT - 15-July-2024, 20:35

Apel Team Khusus Antisipasi Balap Liar di Wilkum Polres Lahat 

LAHAT - 15-July-2024, 20:34

Peduli Pembalap Muda, Yulius Maulana Berikan Dukungan Untuk Dewa Sanjaya 

LAHAT - 15-July-2024, 20:33

Polres Lahat, Polda Sumsel Apel Gelar Pasukan Patuh Musi 2024 

MURATARA - 15-July-2024, 20:07

Pemkab- Kajari Muba Jalin Kerjasama Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara

PALEMBANG - 15-July-2024, 19:53

Tim Ditreskrimum Polda Sumsel Bekuk Seorang ASN Miliki Senpi

LAHAT - 15-July-2024, 19:02

Satukan Suara, Semua RT/RW Talang Jawa Selatan Siap Perjuangan YM Jadi Bupati Lahat 2024 

OKU - 15-July-2024, 18:42

Tujuh Sasaran Pelanggaran Prioritas Dalam Operasi Patuh Musi 2024

OKU - 15-July-2024, 18:13

PLN ULP Batujara Bergerak Cepat Pulihkan Gangguan Listrik di Baturaja

LAHAT - 15-July-2024, 17:16

Kemenko Marves Bersama PLN Gaet Komunitas Global Melalui Green Energy Buyers Dialogue

BANYU ASIN 15-July-2024, 11:29

POLRES BANYUASIN MENGGELAR PASUKAN OPERASI PATUH MUSI 2024 

CATATAN SRIWIJAYA

  • Catatan Sriwijaya 26-November-2023, 22:50

    DETERMINASI POLITIK TERHADAP HUKUM

    Oleh Burmansyahtia Darma,S.H.

    Muara Enim - Pemilihan Calon Legislatif atau yang trend nya Calon Anggota D

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE