ISI

TAK PUAS. KELUARGA BAKAL ADUKAN KE KY


15-May-2015, 14:03


 

//// Terkait Putusan Bebas Ustad RF

Raut wajah Ratna Dewi, salah satu ibu korban dugaan pencabulan berinisial AW, dengan terdakwa Ramlan Fauzi, masih tampak begitu kecewa atas putusan mejelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Lahat, diketuai Abdul Ropik SH MH, dengan anggota, Erslan Abdillah SH MH, dan Joni Mauludin Saputra SH MH.

Bagaimana tidak, majelis hakim menyatakan Ramlan Fauzi yang menjabat Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakanmenag) Banyuasin, tidak bersalah, alias bebas dari segala tuntutan yang ada. Meski sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Lahat telah menuntut terdakwa 7 tahun penjara, denda Rp.60 juta subsider 6 bulan kurungan, karena diduga melanggar pasal 82 Undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Kami kecewa, majelis hakim nyatoke cerito anak kami itu, cuma pengalaman pribadi,” tegas ibu empat anak itu, kemarin.

Tidak saja upaya hukum kasasi ke Mahkamah Agung (MA) oleh JPU, Ratna juga mempunyai rencana bahwa akan melaporkan majelis hakim perkara tersebut ke Komisi Yudisial (KY). Sebab seluruh bukti yang dihadirkan ke persidangan, tidak satu pun dijadikan majelis hakim sebagai pertimbangan untuk kemudian menjerat Ramlan Fauzi (RF), yang pernah menjabat Kakanmenag Lahat itu kedalam bui penjara.

Dirinya juga sangat menyesalkan, apa yang diputus majelis hakim. Sebab, menurutnya, dugaan pencabulan itu dilaporkan lantaran, ingin meminta perlindungan hukum. Dengan adanya putusan bebas murni itu, masa depan anaknya dikorban.

“La ngubungi dulur di Jakarta, kebetulan jugo begawe bidang hukum. Secepatnyo kami akan laporkan majelis hakim ke Komisi Yudisial,” bebernya dengan nada berbau kesal lagi.

Disisi lain, Ratna mengaku, dirinya sama sekali tidak pernah meminta uang Rp.180 juta, seperti yang dibacakan dalam amar putusan majelis hakim. Uang tersebut, katanya, diberikan Ramlan Fauzi kepada orang yang mengaku sebagai Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), lantaran takut dengan ancaman demo. Bahkan, saat proses hukum sedang berlangsung, Ramlan Fauzi sempat mendatangi Ratna, dengan menawarkan umroh gratis, bila dirinya ingin damai.

“Bukti-bukti itu la kami sampaike galo samo hakim, tapi kareno keterbatasan ekonomi kami, kami dak sanggup sewa pengacara,” katanya.

Terpisah, Ketua LP3A Kabupaten Lahat, Septasa Andrian SE melalui Sekretaris, Dedy Mulyadi SPdi juga merasa kecewa atas putusan tersebut, walaupun masih ada upaya hukum. Namun, secara kelembagaan mereka akan terus memantau, bahkan mendampingi korban yang masih berstatus anak dibawah umur.

“Kami tidak bisa mengatakan apa-apa lagi. Yang kami pikirkan itu masa depan korban. Tapi sebagai lembaga yang memang membidangi anak-anak, kami siap
mendampingi perjuangan korban, sampai kepada Komisi Yudisial pun,” katanya.

Putusan bebas murni ini, ungkap Dedy, juga ikut berimbas dengan pencanangan Kabupaten Lahat sebagai kabupaten layak anak. Bagaimana anak yang harusnya mendapat perlindungan secara hukum, terbaikan. Apalagi dalam amar putusan, korelasi keterangan lima saksi korban, dianggap tidak ada hubungan. Justru keterangan dari pihak terdakwa diterima diperkuat.

“Anggaplah kalau 1, 2 yang bercerita mungkin rekayasa. Tapi ini ada 5 anak, dengan cerita berbeda,” ungkapnya.

Dedy juga mengakui upaya para korban mencari perlindungan dimentahkan mejelis hakim dengan putusan tersebut. Kalau berbicara fakta anak-anak yang diduga telah jadi korban pelecehan seksual tersebut sudah jadi korban. “Mereka sudah menderita fisik atau fisikis,” ucapnya.

Sementara, humas PN Lahat, yang juga adalah salah satu majelis hakim dalam kasus RF ini, Erslan Apdillah SH MH sebelumnya mengatakan, untuk kasus RF sendiri, sudah menemui titik akhir dan semuanya sudah berjalan sesuai dengan hasil pemeriksaan data dan fakta sesuai didalam pengadilan. Untuk upaya selanjutnya, Erslan mengatakan, hal itu merupakan milik para pihak yang ada, dan pihak pengadilan tak bisa melarang atau membatasinya.

“Kasus ini sudah dilaksanakan sesuai pemeriksaan sidang, terkait upaya atau sikap para pihak, hal itu silahkan dan sah-sah saja,” tegasnya singkat.

Diketahui, pada periode 2012 hingga 2013, diduga terdakwa Ramlan Fauzi, yang juga pimpinan pondok pesantren ini telah melakukan pencabulan terhadap lima santri lelakinya. Peristiwa itu pun dilaporkan ke Polres Lahat, hingga bergulir ke meja hijau PN Lahat, yang akhirnya menjatuhkan vonis bebas murni. (CEPY – LAHAT)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

OKU - 16-June-2024, 18:36

Rayakan Idul Adha, Citimall Baturaja Bagikan Hewan Qurban Untuk Masyarakat Sekitar

LAHAT - 16-June-2024, 15:25

Perwakilan YM Sampaikan Program Andalan YM Pada Masyarakat Ulak Mas 

LAHAT - 15-June-2024, 19:49

ADA APA ? PARTAI GERINDRA BELUM MEMILIKI PASLON BUPATI LAHAT 2024

PALEMBANG - 15-June-2024, 19:48

Kapolda Sumsel Hadiri Upacara Pemberangkatan Satgas Pamtas Pasukan Yonif 141/AYJP Oleh Panglima Kodam II/Sriwijaya 

LAHAT - 15-June-2024, 19:16

Cabup Lahat Yulius Maulana Hadiri Pernikahan Warga Trans Senabing 

LAHAT - 15-June-2024, 17:49

Berikan Kemudahan Masyarakat, BRILink Sebanyak 1332 Agen Siap Beroperasi 

LAHAT - 15-June-2024, 17:25

Polres Lahat Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Putusan MK Sebelum Pelaksanaan PUSS 

JOGYAKARTA 15-June-2024, 15:13

Ditlantas Polda Sumsel Raih Peringkat III IRSMS Award Kategori Polda Tipe A 

LAHAT - 15-June-2024, 15:09

DPD Grib Jaya Sumsel Serahkan SK DPC Grib Jaya Lahat 

LAHAT - 15-June-2024, 14:45

Takziah 40 Hari Siti Baniyaha, YM Kirim Perwakilan Doakan Almarhumah 

OKU - 15-June-2024, 00:12

PT. Pertamina Sosialisasi Rencana Eksploitasi Tambang Minyak Baru Di Muara Jaya.

PALEMBANG - 14-June-2024, 20:10

Tim Dokter RS Bhayangkara Polda Sumsel Gelar Bhakti Kesehatan, Berikan Pelayanan 113 Penyandang Disabilitas. 

LAHAT - 14-June-2024, 20:07

Jum’at Barokah, Tim YM Berbagi Rezeki Untuk Masyarakat di Gugah 

BANYU ASIN 14-June-2024, 18:46

PJ BUPATI BANYUASIN SAFARI JUMAT DI MASJID TAQWA MUHAMMADIYAH 

BANYU ASIN 14-June-2024, 18:44

PEMDES LIMAU BANYUASIN PEMBINAAN PKK SANGAT PENTING 

LAHAT - 14-June-2024, 14:34

Polres Lahat Olahraga Bersama Forkopimda dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-78 

OKU - 14-June-2024, 12:00

Hendak Mengantarkan Narkoba Ke Pembeli, ES di amankan Unit 1 Satresnarkoba Polres OKU

LAHAT - 14-June-2024, 11:34

DPC PKB LAHAT USUNG PASLON PARIS- YUDA HERMAWAN ( PAYU ) SUHU POLITIK LANGSUNG MEROKET

MURATARA - 14-June-2024, 09:38

Konsisten Upaya Cegah Laka, Jasa Raharja Lahat Bersama Mitra Gelar Operasi Kendaraan ODOL 

LUBUK LINGGAU - 14-June-2024, 08:58

Optimalisasi Program Cegah Laka, Jasa Raharja Lahat Laksanakan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) Bersama Mitra Strategis 

PALEMBANG - 13-June-2024, 19:40

IRT Hendak Akhiri Hidup di Jembatan Musi IV Palembang Berhasil Diselamatkan Polisi 

LAHAT - 13-June-2024, 19:36

Tindaklanjuti Surat Menteri Dalam Negeri, Lahat Helat Kick-Off Intervensi Serentak Pencegahan Stunting 

PALEMBANG - 13-June-2024, 19:19

Pj Bupati Bersama OPD Lahat Hadiri High Level Meeting HLM TPID Se – Sumsel 

LAHAT - 13-June-2024, 19:13

Hari Bhayangkara ke-78, Polres Lahat Laksanakan Bhakti Sosial di Tiga Titik 

MUBA - 13-June-2024, 11:39

Jelang Hari Raya Idul Adha, Pemkab Muba Sidak Pemantauan Harga dan Stok Barang di Pasar Randik

CATATAN SRIWIJAYA

  • Catatan Sriwijaya 26-November-2023, 22:50

    DETERMINASI POLITIK TERHADAP HUKUM

    Oleh Burmansyahtia Darma,S.H.

    Muara Enim - Pemilihan Calon Legislatif atau yang trend nya Calon Anggota D

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE