ISI

TERNYATA PEMBUNUH WAT SATIK MENANTUNYA SENDIRI


15-May-2018, 19:21[post-views]


BANYUASIN – Ardi Ariansyah (18), warga Jalan Padat Karya Dusun V Pandan, Desa Lubuk Lancang Kecamatan Suak Tapeh, Kabupaten Banyuasin, akhinya diringkus Satreskrim Polres Banyuasin, Senin (14/5) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Setelah melakukan aksi kejam dengan membunuh mertuanya sendiri yaitu Wat Satik (45), warga Kelurahan Sterio, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin.

Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem, Sik didampingi Kasat Reskrim AKP Dwi Satya Arian S.IK mengatakan pembunuhan yang dilakukan tersangka Ardi Ariansyah yang merupakan menantu korban Wat Satik sendiri.

Berawal dari dendam tersangka Ari Ariansyah terhadap mertuanya Wat Satik, karena ingin anaknya Wat Satik yang merupakan istrinya tersangka bercerai dengan tersangka Ari.”Jadi dendam, karena mertuanya ingin anaknya korban (Lia, red) bercerai dengan tersangka,”ujar Kapolres Yudhi saat gelar press release di halaman Mapolres Banyuasin, Selasa (15/05).

Masih kata Yudhi, aksi pembunuhan sadis itu sendiri menurut Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem, berawal saat korban Wat Satik berangkat menyadap karet di kebun karet miliknya pada Senin pagi sekitar pukul 06.00 WIB.”Tersangka menyusul dengan menggunakan sepeda motor honda Revo Fit,”jelasnya.

Disana lanjut Kapolres Yudhi, tersangka langsung bertemu korban, dan langsung menanyakan kepada korban perihal penyebab mertuanya menyuruh ia berpisah dengan istrinya. Namun jawaban korban tetap tidak berubah yaitu meminta tersangka untuk menceraikan anaknya semata wayang itu.”Pokoknya ceraikan anak aku lia,”beber Yudhi menirukan jawaban korban.

Mendengarkan jawaban mertua seperti itu jelaa Kapolres, tersangka langsung emosi, dan tanpa basa – basi membacokan golok sebanyak lima kali yaitu dibagian kepala, wajah, dada sebanyak tiga kali serta mencekik korban. Tersangka sendiri langsung pulang kerumah, dengan alasan sedang sakit.”Itu semua alibi tersangka,”tegasnya.

Sementara itu, anak korban yang merupakan istri tersangka Lia, yang berada di rumah orang tuanya, curiga karena orang tuanya belum pulang kerumah.”Maka dari itu, Lia memberitahukan ketua RT dan warga lainnya terkait hal itu,”ungkapnya.

Kemudian ketua RT bersama warga lainnya langsung menuju kebun karet, saat sampai ternyata orang tua Lia sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi terkapar berlumuran darah.”Kemudian dilaporkan ke Polres Banyuasin,”katanya.

Usai itu anggota Polres Banyuasin bersama Polsek Pangkalan Balai mendatangi tempat kejadian perkara, dan memeriksa beberapa saksi.”Dalam waktu lima jam, tepatnya pukul 22.00 WIB tersangka langsung diringkus,”tuturnya.

“Atas perbuatannya tersangka, akan dikenaikan pasal 340 Jo 338 KUHP dengn ancaman penjara selama 20 tahun atau hukuman mati,” pungkasnya. (Adam)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

BANYU ASIN 14-January-2019, 18:31

Pemkab Banyuasin Kembali Gagal Raih Penghargaan Adipura

OKU - 14-January-2019, 13:23

Acara Penyuluhan Hukum Program “Jaksa Masuk Sekolah” di SMA Negeri 3 OKU

LAHAT - 14-January-2019, 12:18

BERDASARKAN GIO POLITIK, KEMENANGAN JON HERI PIMPIN PWI SUMSEL SULIT UNTUK DIBENDUNG

PAGAR ALAM - 14-January-2019, 10:40

MUSCAB KE – II DPC PPMI PAGAR ALAM BERJALAN LANCAR

PALEMBANG - 12-January-2019, 22:39

TIM RELAWAN CALON DPD RI NOMOR 37 SE-PALEMBANG, RESMI DI KUKUHKAN

OKU - 12-January-2019, 22:33

Rangkaian Baksos Polres OKU di Semidang Aji

LAHAT - 12-January-2019, 20:53

ADA APA ? DODO ARMAN SIBUK DEMO, SUBARDI SIBUK KAMPANYE

LAHAT - 12-January-2019, 18:19

APRESIASI PRESTASI DON JON PUTAR RODA ORGANISASI PWI SUMSEL

PAGAR ALAM - 12-January-2019, 12:53

KENDARAI SEPEDA MOTOR, WAKO PAGAR ALAM TINJAU KONDISI TERKINI PASAR NENDAGUNG

LAHAT - 12-January-2019, 11:26

JON HERI : JIKA TERPILIH, SAYA AKAN MEMPOSISIKAN DIRI KETUA PWI BUKAN KETUA KELOMPOK

LAHAT - 12-January-2019, 10:03

KEHADIRAN CALON DPD RI NO 31 HJ. EVA SUSANTI GEGERKAN MASYARAKAT LAHAT

OKU - 11-January-2019, 22:19

Manager PLN ULP Baturaja : Listrik Padam Karena Konduktor Tersambar Petir

OKU - 11-January-2019, 20:31

Kapolres OKU Berikan Bantuan Kursi Roda Pada Eko Yang Lumpuh, Ada Juga Kue Ultahnya Yang Unik

PAGAR ALAM - 11-January-2019, 20:27

TINGKATKAN SINERGITAS, KAPOLRES PAGAR ALAM SEDIAKAN RUANGAN KHUSUN UNTUK WARTAWAN

PALEMBANG - 11-January-2019, 19:46

Mengenal Hadi Prayoga Bersama Misinya Untuk PWI SUMSEL

LAHAT - 11-January-2019, 19:44

ANGGOTA DPRD LAHAT ANGKAT BICARA TERKAIT KEJANGGALAN HASIL TEST KPU LAHAT

LAHAT - 11-January-2019, 10:28

DIDESAK MASYARAKAT, INI JAWABAN SUBARDI

PALEMBANG - 11-January-2019, 09:38

Jon Heri Punya Cara Sejahterakan Wartawan

LAHAT - 10-January-2019, 19:29

WALAU BANYAK BALEHO/SPANDUK  HILANG, TIM RJ. 6. 37 TETAP TERUSKAN PERJUANGAN

OKU - 10-January-2019, 16:33

BPJS Kesehatan dan Rumah Sakit IS Baturaja Sosialisasi Bersama, Warga Perlu Tau Keputusan Pemprov Sumsel Telah Hentikan Program Jamsoskes Sumsel Semesta Per 1 Januari 2019

LAHAT - 10-January-2019, 14:25

DIDUGA ADA KEPENTINGAN POLITIK, “HASIL KEPUTUSAN KPU SUMSEL DAN KPU RI” DI GUGAT

OKU - 9-January-2019, 21:34

Kepsek SMP Negeri 2 OKU : Terima Kasih Kepada Gubernur Sumsel Atas Pemberian Bantuan Komputer

JAKARTA - 9-January-2019, 20:22

TERKAIT DUGAAN KORUPSI PDAM 24 M, NCW LAHAT LAPORKAN ASWARI RIFAI KE KPK

PAGAR ALAM - 9-January-2019, 20:20

KAPOLRES PAGAR ALAM TINJAU BEBERAPA TITIK TEMPAT PEMUNGUTAN SUARA PILEG DAN PILPRES 2019

PAGAR ALAM - 9-January-2019, 14:22

TERKAIT NARKOBA, 5 PEMUDA DIAMANKAN POLRES PAGAR ALAM

CATATAN SRIWIJAYA

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE

VIDEO

  • film pengkhianat
  • LAGU DAERAH SUMSEL
  • BPJS KESEHATAN