ISI

DRA Luncurkan Program Perdana konversi BBM ke BBG Untuk Nelayan Muba Sejahtera


15-October-2020, 18:12


MUBA, SO – Kesejahteraan nelayan di kabupaten Musi Banyuasin sangat diprioritaskan oleh Pemerintah Kabupaten Muba yang dipimpin Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA bersama Wabup Beni Hernedi.

Guna meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya yang berprofesi sebagai nelayan, Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA telah meluncurkan program sekaligus mendistribusikan sebanyak 1.036 paket konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG) untuk mesin perahu nelayan yang disalurkan Kementerian ESDM, Kamis (15/10/2020) di Dermaga Dinas Perhubungan Muba.

Program konversi BBM ke BBG, menurut Bupati Dodi Reza program konversi BBM ke BBG adalah salah satu program yang mendukung diversifikasi energi. “Alhamdulillah hari ini kita telah meluncurkan program ini. Dan kami juga mengucapkan terima kasih kepada Kementerian ESDM dan support total dari Pimpinan Komisi VII DPR RI Alex Noerdin atas bantuan ini,”ucap Dodi.

Pertama, harga BBG lebih murah dari BBM per liternya. Penghematan biaya operasional untuk perahu motor yang menggunakan gas LPG bisa mencapai 80%, sehingga menjadi lebih murah.

“Konverter Kit ini mengkonversikan 1 tabung LPG 3 yang setara dengan 5-10 liter BBM. Hingga dapat membantu nelayan berhemat biaya operasionalnya. Diketahui 70% biaya operasional nelayan adalah untuk bahan bakar”, ujar Dodi

Dengan konversi ini, sambung dia, dipastikan adanya penghematan anggaran yang dikeluarkan nelayanan dengan hitungan jika menggunakan bahan bakar bensin harga jual Rp6.500 per liter estimasi penggunaan 5 liter perhari, maka setiap bulannya anggaran yang dikeluarkan nelayan sebanyak Rp 975.000.

“Sedangkan jika menggunakan LPG dengan harga Rp18.000 per 3 Kg estimasi kebutuhan 1,2 Kg perhari, maka anggaran perbulan yang dikeluarkan sebesar Rp 240.000. Dengan begitu, nelayan dapat menghemat Rp 735.000 setiap bulannya,” terangnya.

Program konversi BBM  ke BBG menjadi prioritas Pemerintah daerah dan pusat untuk masyarakat miskin dan pra miskin. Bagi nelayan pemberian konverter kit ini hanya untuk kapal perikanan kecil yang memiliki kapasitas 5 hp sampai dengan 7,5 hp. Nah, tujuan program ini sendiri adalah untuk mewujudkan efisiensi anggaran negara dan nelayan, serta tentunya lebih ramah lingkungan dibandingkan menggunakan BBM,”kata Dodi.

Dikatakan Dodi, bahwa program konversi BBM ke BBG ini adalah program perdana di Kabupaten Muba, sehingga menurutnya wajib kita syukuri atas apa yang telah didapatkan hari ini.

Ia juga minta kepada para nelayan untuk menggunakan alat penangkapan yang ramah lingkungan serta menghindari destructive fishing.

“Diharapkan dengan adanya bantuan ini nelayan dapat meningkatkan produksi perikanan tangkap sehingga pendapatannya pun akan bertambah dan kedepannya nelayan Muba semakin sejahtera. Namun perlu saya ingatkan juga bahwa kita harus tetap menjaga kelestarian sumber daya ikan yang ada di Kabupaten Muba,”ungkapnya.

Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Minyak dan Gas Alimuddin Baso ST MAB menyampaikan bahwa Program konversi BBM ke BBG untuk nelayan merupakan amanat Peraturan Presiden (Perpres) No 38 tahun 2019 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Penetapan Harga Liquified Petroleum Gas (LPG) Tabung 3 Kg untuk Kapal Penangkap ikan Bagi Nelayan Sasaran.

Muba ini, lanjut Daerah pertama dari 42 kabupaten/kota yang menerima bantuan tersebut ditengah pandemi COVID-19. Bantuan ini adalah barang milik negara diserahkan untuk masyarakat, khususnya Nelayan di Muba.

“Program ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada nelayan. Khususnya kepada nelayan-nelayan di Kabupaten Muba. Dan Program ini bisa terlaksana dengan baik berkat sinergitas antara pemerintah pusat dengan Bupati Muba dan komisi VII DPR RI. Diharapkan melalui program konversi BBM ke BBG ini diharapkan nelayan-nelayan kecil dapat hidup lebih sejahtera,”terangnya.

Sementara, Pimpinan komisi VII DPR RI Bidang Energi, Riset, Teknologi dan Lingkungan Hidup H Alex Noerdin dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat yang sudah memfasilitasi program tersebut untuk nelayan Sumsel, khususnya nelayan di Kabupaten Muba.

Gubernur Sumsel Dua periode ini juga meminta kepada Kementerian ESDM untuk menambah 2500 paket konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG) lagi untuk nelayan Muba.

“Semoga dengan program ini nelayan dapat lebih sejahtera, dapat menangkap ikan dengan nyaman agar kehidupan kita kedepannya semakin baik,”ungkapnya.

Nelayan Desa Terusan Kecamatan Sanga Desa Sunanang dan Ketua Kelompok Nelayan Horas Berkah Bersama Kecamatan Sekayu Indra Gunawan mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Muba, Kementerian ESDM dan DPR RI atas bantuan tersebut.

“Kami nelayan Muba sangat bersyukur kepada Pemkab Muba, khususnya kepada Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin beserta jajarannya yang sangat peduli dengan kesejahteraan kami masyarakat Muba. Bantuan ini sangat bermanfaat sekali bagi kami apalagi ditengah menghadapi pandemi COVID-19. Semoga Muba kedepannya semakin jaya dan terdepan, dan Bupati Muba beserta Jajaran selalu dalam lindungan Allah SWT,”pungkasnya.(bram)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

LAHAT - 12-October-2026, 14:48

Pelaku Pencurian Uang Rp.66,6 Juta Terungkap, Polsek Pajar Bulan Amankan TSK di Bengkulu Selatan

MUARA ENIM - 11-October-2026, 21:22

Polsek Lawang Kidul Temukan Lubang PETI di Keban Agung

PALEMBANG - 11-October-2026, 20:08

Brigjen Pol Irwansyah Mantan Kapolres Lahat, Kini Jabat Wakapolda Sumsel

PALEMBANG - 11-October-2026, 15:30

Booth Rumah BUMN Jambi Hadir di Palembang Icon, PLN UID S2JB Bawa 12 UMK Binaan Perluas Pasar

LAHAT - 11-October-2026, 15:29

Perkuat Keandalan Listrik dan Dorong Potensi Pelanggan Besar, PLN UID S2JB dan UP3 Lahat Bersinergi dengan Pemprov Sumsel

LAHAT - 11-October-2026, 11:50

Jangan Biarkan Pelangsir Kuasai BBM Subsidi, YLKI Lahat Raya Desak Polisi Sidak SPBU di Lahat

LAHAT - 11-October-2026, 11:49

Batalnya APBD-P Lahat Jadi Alarm Kepemimpinan, DPRD Didesak Tempuh Langkah Konstitusional

LAHAT - 11-October-2026, 11:48

Asap Karhutla Serang Bumi Seganti Setungguan, Humas Polres Lahat Himbau Masyarakat Gunakan Masker Untuk Lindungi Diri

MUARA ENIM - 10-October-2026, 23:04

Di Muara Lawai, Dua Penggali Sumur Tewas Diduga Gas Beracun

MUARA ENIM - 10-October-2026, 21:43

Ketua Golkar Muara Enim: Aksi Warga Stop Truk Batu Bara PT. MME Sudah Tepat

SUMBAR 10-October-2026, 20:58

Apkasi Peduli Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Solok, Bursah Zarnubi Tegaskan Solidaritas Antarkabupaten

BANYU ASIN 10-October-2026, 19:35

Herman Deru dan Cik Ujang Tinjau Karhutla di Banyuasin, Uji Teknologi Pemadaman dari Brazil 

PALEMBANG - 10-October-2026, 19:35

𝐁𝐮𝐩𝐚𝐭𝐢 𝐄𝐦𝐩𝐚𝐭 𝐋𝐚𝐰𝐚𝐧𝐠 𝐇. 𝐉𝐨𝐧𝐜𝐢𝐤 𝐌𝐮𝐡𝐚𝐦𝐦𝐚𝐝𝐢 𝐇𝐚𝐝𝐢𝐫𝐢 𝐌𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐊𝐞𝐧𝐚𝐥 𝐏𝐚𝐦𝐢𝐭 𝐊𝐚𝐩𝐨𝐥𝐝𝐚 𝐒𝐮𝐦𝐬𝐞𝐥 𝐏𝐞𝐫𝐤𝐮𝐚𝐭 𝐒𝐢𝐧𝐞𝐫𝐠𝐢 𝐏𝐞𝐦𝐞𝐫𝐢𝐧𝐭𝐚𝐡 𝐝𝐚𝐧 𝐊𝐞𝐩𝐨𝐥𝐢𝐬𝐢𝐚𝐧 

MUBA - 10-October-2026, 13:29

Hadiri Majelis Dzikir di Sungai Lilin, Wabup Muba Kenang Keteladanan Ulama 

LAHAT - 9-October-2026, 21:59

Dari 514 Kabupaten/Kota se-Indonesia, Hanya Pemkab Lahat Tidak Menganggarkan ABT 2026 

BANYU ASIN 9-October-2026, 21:09

BANYUASIN UJI REALIZA ANTICHAMAS DILAHAN GAMBUT

LAHAT - 9-October-2026, 19:09

Sikapi Terkait Pemberitaan Tidak Ada Anggaran ABT, Ini Penjelasan Ketua PW GNPK-RI Sumsel 

LAHAT - 9-October-2026, 18:10

SMA Negeri 1 Kikim Barat Pacu Mutu Lewat Visitasi Akreditasi

MUARA ENIM - 9-October-2026, 16:48

Pelarian Tersangka Pembunuhan Anak Di Muara Enim Berakhir di Jawa Barat

MUARA ENIM - 9-October-2026, 03:06

Polisi Gagalkan Transaksi Ekstasi di Muara Enim, Dua Orang Diamankan

BANYU ASIN 8-October-2026, 21:08

BNK BNYUASIN DORONG PERAN KELUARGA DAN MASYARAKAT 

LAHAT - 8-October-2026, 21:07

Ajang Nasional 2026, Tiga Siswa SMAN 4 Lahat Panen Mendali 

PALEMBANG - 8-October-2026, 20:34

Wagub Cik Ujang Dorong Perguruan Tinggi Berkontribusi Nyata bagi Pembangunan Sumsel

LAHAT - 8-October-2026, 20:33

APBD Perubahan Batal, Tiga Kali DPRD Surati Pemkab Lahat Hingga Batas Waktu Proses Belum Tuntas

LAHAT - 8-October-2026, 17:44

Seorang Perempuan Diduga Pengedar Sabu di Kikim Tengah Diungkap Satresnarkoba Polres Lahat 

CATATAN SRIWIJAYA

  • Catatan Sriwijaya 26-November-2023, 22:50

    DETERMINASI POLITIK TERHADAP HUKUM

    Oleh Burmansyahtia Darma,S.H.

    Muara Enim - Pemilihan Calon Legislatif atau yang trend nya Calon Anggota D

  • Catatan Sriwijaya 18-April-2020, 07:17

    CORONA & RAMADHAN : Sehari Saja

    Oleh : oleh Burmansyahtia Darma,S.H

    Indonesia menjadi salah satu negara yang terjangkit penyebaran Virus Covid-

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE