ISI

KEMATIAN PASIEN COVID19 DARI RS SITI KHADIJAH MASIH SIMPANG SIUR


9-June-2020, 11:45


BANYUASIN,SO – Kabar kematian Senen warga asal Kelurahan dan Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin sebagai pasien di Rumah Sakit Siti Khadijah Palembang Sumatera Selatan setelah dirawat inap lebih 20 hari yang akhirnya divonis oleh pihak medis di Rs tersebut bahwa sebagai pasien positif covid, tak lama ditetapkan covid, kemudian Senen dikabarkan meninggal dunia yang secara fakta kedua anaknya termasuk pihak keluarga lainya hingga hampir satu bulan ini belum dapat keterangan secara resmi dari rumah sakit sehingga tak ada yang tau proses kematian dan penguburan orang tua kami. Slasa(9/6/20)

Kabar kematian ayah hingga saat ini kami sebagai anak kandung, semua keluarga dan kerabat di Betung Banyuasin mengaku tidak sama sekali mengetahui persis peristiwa kematianya, sebab dari pihak Rumah Sakit tempat dirawat tidak memberikan informasi secara resmi dan kabar kematian itu hanya dapat dari medsos WA dan Fb yang viral dan pihak Rumah Sakit yang ada nomor kontak dikonfirmasi ketika itu hingga saat ini pun tidak ada balasanya, ucap Bambang saat dijumpai wartawan media ini dikediamanya beberapa sat yang lalu.

“Itulah pak kami sebagai anak kandung sampai saat ini belum ada kabar secara resmi dari rumah sakit tempat ayah dirawat jika ayah itu telah meninggal dunia, sebab setelah lebih 20 hari dirawat inap dan divonis covid oleh pihak medis dirumah sakit itu, kami diminta melakukan isolasi mendiri, sehingga ayah seorang diri dirawat inap dan seterusnya perkembangan kondisi ayah tidak ada yang tau dan sepekan kami menjalani isolasi mandiri dirumah dapat kabar bahwa ayah meninggal dunia, tapi kabar itu bukan resmi dari Rumah Sakit melainkan dari WA dan FB saja”, ungkapnya sedih.

Masih kata Bambang, ayah saya itu sebelum divonis covid, sudah menderita sakit komplikasi berat dan kena struk sudah lebih 15 tahun dan sebelum dikabarkan meninggal dunia pun, ayah saya itu sempat dirawat inap di klinik Kadir Betung lebih satu pekan, tidak ada perubahan bahkan lebih parah sakitnya, lalu kami sepakat dirujuk di Rs. Siti Khadijah itu dan sekira 15 hari dirawat inap disana oleh tim medis ayah saya divovis Covid, lalu kami semua yang selama ini diminta mrlakukan isolasi kesehatan mandiri dirumah dan sejak itu ayah kami tidak ditunggu dan diawasi oleh kami, kecuali dari pihak medis di Rs. Siti Khadijah itu sendiri.

Setelah kami menjalani isolasi dirumah, sepekan kemudian atau kurang lebih satu minggu dikabarkan ayah kami telah meninggal dunia dan informasi kami dapat mulanya dari salah seorang petugas kesehatan dirumah sakit tempat ayah dirawat dan kabar dari medsos Facebook dan WhatsApp, tetapi secara resmi dari pihak Rumah Sakit belum ada, padahal sudah viral bahwa ayah meninggal dunia bahkan itu hingga detik hari ini (9/6/2020) kami belum mengetahui sesungguhnya ayah itu telah meninggal dunia apa belum itu tidak jelas.

Jadi informasi keberadaan ayah kami hingga saat ini masih meminggungkan, seandainya ayah saya itu telah meninggal dunia, memang kami sekeluarga sudah mengiklaskan, tapi bila ada kejelasan pasti dari rumah sakit. seyogiyanya ada surat resmi dari Rumah Sakit itu, enth lngkh apa selanjutnya nanti, sebab sampai hari ini tidak ada kabar, jadi info kematian ayahnya terus terang saja masih simpang siur dan maksud kami sebagai putra kandungnya, tentu wajib mengetahui kejadian yang sesungguhnya dari Rs Khodijah, karena kami harus tau itu.

Lanjut Bambang, jika diberitau secara resmi bahwa ayah telah meninggal dunia itu sebenarnya kapan dan tanggal, jam berapa, karena kami butuh surat kematian secara resmi dan jika sudah dimakamkan pun kami butuh surat keterangan penguburanya, surat kematian dan penguburan itu untuk mengurus penerbitan keterangan akte kematian, tentu surat itu dibutuhkan oleh kami Ahli Waris, ungkapnya.

Terus Bambang, jadi kami ini untuk mendapatkan surat kematian dan penguburan ayah itu dimana, kalau pihak rumah sakit Siti Khadijah tempat ayah dirawat tidak mau mengeluarkanya, karena ampai sekarang juga tidak memberikabar secara resmi itu namanya kan amburadul jadinya pelayanan pasien covid dirumah saki itu, kami ada niat memang untuk melakukan gugatan sebab sudah hampir satu bulan keberadaan jasad orabg tua kami tidak da kejelasan dari pihak Rumah Sakit Siti Khadijah.

Dan mirisnya lagi lanjut Bambang, nomor kontak dari pihak rumah sakit tidak ada lagi yang dapat dihubunginya, jadi ayah itu telah meninggal dunia benaran atau sekedar isu saja, belum mendapat kabar secara resmi dari tempat ayah dirawat dan ketika itu ayah divonis positif covid, kami dan rekan-rekan yang ikut langsung mendampingi selama ayah dirawat, oleh tim medis dari rumah sakit itu kami semua diminta untuk melakukan isolasi secara mandiri dirumah dan ayahnya tidak ada lagi yang menunggu dan mengawasi hingga dikabarkan telah meninggal dunia tak seorang dari pihak pasien yang mengetahuinya.

Sayangnya berita ini ditayangkan oleh media ini dari pihak Rumah Sakit Siti Khadijah terkait dengan kabar kematian pasien covid itu belum ada yang diminta konfirmasinya, saat awak media ini mendatangi Rs. Siti Khadijah yang terkait hal covid sudah tidak ada ditempat, menurut petugas keamanan setempat didepan ruang UGD (8/6) mengatakan silahkan kembali jumpai Humasnya saja besok pada jam kerja dari pukul 08.00 wib hingga pukul 14.00 wib, sebab masalah pasien covid bukan kapasitas kami untuk memberi penjelasanya dan itu ada aturanya di Rumah Sakit ini, katanya.(Dodi)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

LAHAT - 12-October-2026, 14:48

Pelaku Pencurian Uang Rp.66,6 Juta Terungkap, Polsek Pajar Bulan Amankan TSK di Bengkulu Selatan

MUARA ENIM - 11-October-2026, 21:22

Polsek Lawang Kidul Temukan Lubang PETI di Keban Agung

PALEMBANG - 11-October-2026, 20:08

Brigjen Pol Irwansyah Mantan Kapolres Lahat, Kini Jabat Wakapolda Sumsel

PALEMBANG - 11-October-2026, 15:30

Booth Rumah BUMN Jambi Hadir di Palembang Icon, PLN UID S2JB Bawa 12 UMK Binaan Perluas Pasar

LAHAT - 11-October-2026, 15:29

Perkuat Keandalan Listrik dan Dorong Potensi Pelanggan Besar, PLN UID S2JB dan UP3 Lahat Bersinergi dengan Pemprov Sumsel

LAHAT - 11-October-2026, 11:50

Jangan Biarkan Pelangsir Kuasai BBM Subsidi, YLKI Lahat Raya Desak Polisi Sidak SPBU di Lahat

LAHAT - 11-October-2026, 11:49

Batalnya APBD-P Lahat Jadi Alarm Kepemimpinan, DPRD Didesak Tempuh Langkah Konstitusional

LAHAT - 11-October-2026, 11:48

Asap Karhutla Serang Bumi Seganti Setungguan, Humas Polres Lahat Himbau Masyarakat Gunakan Masker Untuk Lindungi Diri

MUARA ENIM - 10-October-2026, 23:04

Di Muara Lawai, Dua Penggali Sumur Tewas Diduga Gas Beracun

MUARA ENIM - 10-October-2026, 21:43

Ketua Golkar Muara Enim: Aksi Warga Stop Truk Batu Bara PT. MME Sudah Tepat

SUMBAR 10-October-2026, 20:58

Apkasi Peduli Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Solok, Bursah Zarnubi Tegaskan Solidaritas Antarkabupaten

BANYU ASIN 10-October-2026, 19:35

Herman Deru dan Cik Ujang Tinjau Karhutla di Banyuasin, Uji Teknologi Pemadaman dari Brazil 

PALEMBANG - 10-October-2026, 19:35

𝐁𝐮𝐩𝐚𝐭𝐢 𝐄𝐦𝐩𝐚𝐭 𝐋𝐚𝐰𝐚𝐧𝐠 𝐇. 𝐉𝐨𝐧𝐜𝐢𝐤 𝐌𝐮𝐡𝐚𝐦𝐦𝐚𝐝𝐢 𝐇𝐚𝐝𝐢𝐫𝐢 𝐌𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐊𝐞𝐧𝐚𝐥 𝐏𝐚𝐦𝐢𝐭 𝐊𝐚𝐩𝐨𝐥𝐝𝐚 𝐒𝐮𝐦𝐬𝐞𝐥 𝐏𝐞𝐫𝐤𝐮𝐚𝐭 𝐒𝐢𝐧𝐞𝐫𝐠𝐢 𝐏𝐞𝐦𝐞𝐫𝐢𝐧𝐭𝐚𝐡 𝐝𝐚𝐧 𝐊𝐞𝐩𝐨𝐥𝐢𝐬𝐢𝐚𝐧 

MUBA - 10-October-2026, 13:29

Hadiri Majelis Dzikir di Sungai Lilin, Wabup Muba Kenang Keteladanan Ulama 

LAHAT - 9-October-2026, 21:59

Dari 514 Kabupaten/Kota se-Indonesia, Hanya Pemkab Lahat Tidak Menganggarkan ABT 2026 

BANYU ASIN 9-October-2026, 21:09

BANYUASIN UJI REALIZA ANTICHAMAS DILAHAN GAMBUT

LAHAT - 9-October-2026, 19:09

Sikapi Terkait Pemberitaan Tidak Ada Anggaran ABT, Ini Penjelasan Ketua PW GNPK-RI Sumsel 

LAHAT - 9-October-2026, 18:10

SMA Negeri 1 Kikim Barat Pacu Mutu Lewat Visitasi Akreditasi

MUARA ENIM - 9-October-2026, 16:48

Pelarian Tersangka Pembunuhan Anak Di Muara Enim Berakhir di Jawa Barat

MUARA ENIM - 9-October-2026, 03:06

Polisi Gagalkan Transaksi Ekstasi di Muara Enim, Dua Orang Diamankan

BANYU ASIN 8-October-2026, 21:08

BNK BNYUASIN DORONG PERAN KELUARGA DAN MASYARAKAT 

LAHAT - 8-October-2026, 21:07

Ajang Nasional 2026, Tiga Siswa SMAN 4 Lahat Panen Mendali 

PALEMBANG - 8-October-2026, 20:34

Wagub Cik Ujang Dorong Perguruan Tinggi Berkontribusi Nyata bagi Pembangunan Sumsel

LAHAT - 8-October-2026, 20:33

APBD Perubahan Batal, Tiga Kali DPRD Surati Pemkab Lahat Hingga Batas Waktu Proses Belum Tuntas

LAHAT - 8-October-2026, 17:44

Seorang Perempuan Diduga Pengedar Sabu di Kikim Tengah Diungkap Satresnarkoba Polres Lahat 

CATATAN SRIWIJAYA

  • Catatan Sriwijaya 26-November-2023, 22:50

    DETERMINASI POLITIK TERHADAP HUKUM

    Oleh Burmansyahtia Darma,S.H.

    Muara Enim - Pemilihan Calon Legislatif atau yang trend nya Calon Anggota D

  • Catatan Sriwijaya 18-April-2020, 07:17

    CORONA & RAMADHAN : Sehari Saja

    Oleh : oleh Burmansyahtia Darma,S.H

    Indonesia menjadi salah satu negara yang terjangkit penyebaran Virus Covid-

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE