ISI
SUSNO DUADJI : AKANKAH KARET TETAP MENGKRET !
2-November-2016, 09:07
PALEMBANG – Harga karet anjelok bukan lagi dalam hitungan bulan, tapi sudah menahun, namun seakan tak ada tanda-tanda beranjak naik, sayangnya perhatian para pengambil kebijakan di bidang perkaretan di negeri ini baik untuk tingkat pusat maupun tingkat daerah nyaris tak terdengar, Rabu (2/11)
Kita lupa bahwa negeri ini adalah penghasil karet terbesar ke dua di dunia dengan produksi 3.231.825 Ton pada tahun 2015, berada di bawah Thailan dengan produksi 3.979.000 ton, dan berada di atas Vietnam dan Malaysia.
Propinsi penghasil karet terbesar di Indonesia adalah Sumatera Selatan dengan produksi 922.915 ton pada tahun 2015, ternyata 870.194 ton adalah produksi kebun karet rakyat dengan luas 789.814 Ha, yang diusahakan oleh 518.455 Kepala Keluarga (data tsb diatas adalah data statistik Ditjen Perkebunan thn 2015).
Jadi wajar kalau harga karet yang pernah bertengger di atas Rp 20 ribu per Kg, kemudian saat ini berada pada posisi Rp 4.500 s/d Rp 5.000 per Kg maka yang paling terpukul adalah rakyat, para petani, dan dampaknya kasat mata ;
~ daya beli masyarakat ledesaan sangat turun,
~ kebun karet banyak yang ditinggal bahkan sebagian ada pohon karet ya ditebang diganti dengan tanaman lain,
Mengapa demikian ?
Karena hasil yang didapat tidak cukup untuk memenuhi keperluan harian, apalagi untuk merawat kebun karet.
Seandainya satu keluarga petani karet di Sumatera Selatan beranggotakan 4 orang maka hampir 2,5 juta orang Penduduk Sumatera Selatan yang kehidupan nya tergantung dengan harga karet.
Belum lagi kalau ditambah tenaga kerja yang terkait dengan per-karetan , seperti ; pedagang, transportasi, buruh pabrik karet, dll mungkin mencapai 3 juta orang, bayangkan betapa mengejutkan angka itu jika dibandingkan dengan penduduk Sumatera Selatan sekitar 11 juta orang.
Saat harga karet lumayan harganya di atas rp 20 rb/ kg , petani karet jauh sebelum matahari terbit sudah pergi ke kebun untuk mengambil getah karet dan memasang mangkok kosong untuk menampung karet yg baru dideres.
Petani karet pergi ke kebun naik speda motor, bawak bekal roko kretek bermerek yang cukup terkenal sebagai pertanda bahwa petani karet makmur.
Saat harga karet rakyat di atas Rp 20 ribu per Kg , betapa sejahteranya petani karet, dan juga dampak positifnya adalah meningkatnya daya beli sehingga para pedagang kecipratan mendapat rezeki, juga devisa masuk ke kas negara meningkat karena harga karet eksport juga bagus.
Misteri apa di balik harga karet yang tak kunjung membaik dalam waktu yang cukup lama ini ?
Apakah kebutuhan karet nasional dan dunia turun ?
Ternyata tidak menurun bahkan cenderung meningkat karena kebutuhan akan industri berbahan baku karet juga meningkat, seperti ; ban kendaraan bermotor, pipa, alas kaki, jok, dll.
Kalau demikian bagaimana sih cara mengatasinya, minimal untuk harga karet di dalam negeri ?
Pemerintah perlu meruntut rantai perdangan karet mulai dari kebun rakyat sampai ke pemakai (user) di dalam negeri.
Indutri berbahan baku karet dalam negeri menerima bahan baku karet dalam bentuk Crumb Rubber SIR 10 dan SIR 20 (SIR : Standard Indonesia Rubber) dengan harga sekitar Rp 19.200 per Kg.
Bahan Baku :
~ 1 Kg Karet Rakyat 1 Minggu menjadi 0,35 – 0, 38 Kg Crumb Rubber
~ 1 Kg Karet Rakyat 2 Minggu menjadi 0,45- 0,50 Kg Crumb Rubber
Ongkos pengolahan pabrik per 1 kg karet rakyat menjadi Crumb Rubber adalah kisaran Rp 1.200
Kalau 2,5 Kg karet rakyat menjadi 1 Kg Crumb Rubber maka biayanya adalah :
~ 2,5 x Rp 4.500 = Rp 11.250
~ Ongkos pabrik Rp 1.200
~ jadi modal untuk membuat 1 Kg Crumb Rubber adalah kisaran Rp 12.450,
~ harga jual kepada industri kisaran Rp 19.200
~ keuntungan pedagang besar karet yang memiliki pabrik crumb rubber ada pada kisaran Rp 6.750 / kg atau 54 % lebih
Apakah keuntungan yang didapat oleh pedagang besar karet pemilik karet itu adil kalau dibandingkan dengan jerih payah petani ?
54 % loh,,,
Kiranya di sinilah peran pemerintah selaku regulator untuk mengatur rantai perdagangan karet dan industri karet dalam negeri , karena berada di dalam negeri maka kekuasaan Pemerintah sangat kuat untuk mengaturnya. Jangan biarkan rakyat menderita.
Apakah ada kartel atau ada sindikat perdagangan karet di dalam negeri shg rakyat petani karet yang dirugikan ?
Mari kita lihat ;
Gampang kah menembus dunia perdagangan dan industri pengolahan karet nasional ?
Ternyata agak sulit !
Teman saya bercerita bahwa untuk mendirikan labrik lengklahan karet Crumb Rubber TIDAK gampang !
Tidak hanya cukup dengan punya uang saja,
Karena ada syarat bahwa pabrik bisa didirikan kalau ada rekomendasi dari minimal dua pabrik Crumb Rubber berdekatan, Persoalannya apakah mau pemilik pabrik mengijinkan orang lain mendirikan pabrik untuk menyaingi usahanya ??
Aneh kan !
Bagaimana kalau nekad mendirikan labrik crumb rubber tanpa rekomendasi dua pabrik crumb rubber yg sudah lebih dulu ada ?
Konsekwensi berat sekali karena produksi tidak bisa dijual / dieksport sebab untuk dapat dijual/dieksport harus ada rekomendasi dari GAPKINDO ( Gabungan Pengusaha Karet Indonesia) Perusahaan yang mau jual/ eksport karet harus punya yang dinamakan TPP (Tanda Pengenal Produksi) yang dikeluarkan oleh GAPKINDO, dan harus menjadi anggota GAPKINDO, untuk dapat menjadi anggota GAPKINDO Tidak pula gampang karena harus direfrensi oleh dua Pabrik Crumb Rubber yang berdekatan, di mana yang duduk di asosiasi tersebut adalah para Taifan karet yang sudah bercokol lama di dunia perkaretan bahkan sudah turun temurun.
Siapa yang melarang ekspor karet yang tidak ada rekomendasi dari GAPKINDO ?
Ya aparat yang berwenang di bidang eksport !
Aneh ya koq aparat bisa nurut sama GAPKINDO alias para Taifan Karet.
Kalau demikian apa yang harus dilakukan dalam membenahi rantai perdagangan dan industri perkaretan di dalam negeri ?
~ tertibakan pengusaan perdagangan dan industri karet yang hanya dikuasai oleh segelintir Taifan,
~ bebaskan masyarakat untuk mendirikan pabrik pengolahan karet karena adanya pabrik Crumb Rubber akan menyelamatkan karet rakyat dari permainan segelintir Taifan karet yang menyengsarakan rakyat,
~ eksport karet mutelak kewenangan aparat pemerintah yang mengatur, jangan lagi cengkeraman tangan Taifan karet ikut bermain melalui selubung GAPKINDO
~ Aparat eksport jangan diatur oleh GAPKINDO yang merupakan selubung Taifan karet.
Dengan dibenahinya rantai perdagangan dan rantai industri perkaretan di dalam negeri maka harga karet ditentukan melalui mekanisme pasar, bukan oleh permainan dan kesepakatan segelintir Taifan karet, ingat keuntungan yang diambil para taifan karet sudah sangat tidak wajar, tidak adil, sangat merugikan petani karet .
Sedangkan untuk memperbaiki harga karet internasional kiranya dapat dilakukan melalui perundingan dan kesepakatan diantara negara penghasil karet dunia, apalagi empat diantara lima negara lenghasil karet dunia adalah negara anggota Asean; Thai,and, Indonesia, ietnam, dan Malaysia maka harus dilakukan perundingan yang intent dari ke empat negara ini melalui Forum MEA ( Masyarakat Ekonomi Asean), atau melalui forum yang lebih special lagi , yaitu : International Tripartite Rubber Council (ITRC) dimana forum ini khusus membicarakan tentang per-karetan untuk mencari solusi yang tepat mengatasi anjeloknya harga karet.
Uapaya-upaya internasional dan dalam negeri yang serius oleh pemerintah diyakini dapat mendongkrak harga karet, apalagi kalau kita perhatikan industri yang berbahan baku karet dan industri yang memerlukan campuran karet sebagai bahan baku cukup banyak, tengok saja itu ; Ban mobil, pipa, terpal, jok, dll, mungkin juga permen karet,
Kita berharap dan berdo’a harga karet akan membaik khususnya harga karet di dalam negeri .
Semoga !
Susno duadji
————————
~ Ketua Umum TP Sriwijaya
~ Ketua Komite Pemantau Pengawas Pertanian Indonesia
~ Datuk Patani Sumsel
~ Panasehat SD-SI
(FATIR)
BERITA TERKINI
-
MUARA ENIM - 10-October-2026, 23:04
Di Muara Lawai, Dua Penggali Sumur Tewas Diduga Gas Beracun
MUARA ENIM โ Dua orang pekerja ditemukan meninggal dunia setelah mengalami pingsan saat berada di
-
MUARA ENIM - 10-October-2026, 21:43
Ketua Golkar Muara Enim: Aksi Warga Stop Truk Batu Bara PT. MME Sudah Tepat
Muara Enim – Aksi warga Desa Darmo dan Desa Pulau Panggung yang menghentikan dan memutar balik
-
SUMBAR 10-October-2026, 20:58
Apkasi Peduli Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Solok, Bursah Zarnubi Tegaskan Solidaritas Antarkabupaten
SOLOK โ Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) melalui program Apkasi Peduli men
-
BANYU ASIN 10-October-2026, 19:35
Herman Deru dan Cik Ujang Tinjau Karhutla di Banyuasin, Uji Teknologi Pemadaman dari Brazilย
BANYUASIN โ Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru bersama Wakil Gubernur Sumsel H.
-
PALEMBANG - 10-October-2026, 19:35
๐๐ฎ๐ฉ๐๐ญ๐ข ๐๐ฆ๐ฉ๐๐ญ ๐๐๐ฐ๐๐ง๐ ๐. ๐๐จ๐ง๐๐ข๐ค ๐๐ฎ๐ก๐๐ฆ๐ฆ๐๐๐ข ๐๐๐๐ข๐ซ๐ข ๐๐๐ฅ๐๐ฆ ๐๐๐ง๐๐ฅ ๐๐๐ฆ๐ข๐ญ ๐๐๐ฉ๐จ๐ฅ๐๐ ๐๐ฎ๐ฆ๐ฌ๐๐ฅ ๐๐๐ซ๐ค๐ฎ๐๐ญ ๐๐ข๐ง๐๐ซ๐ ๐ข ๐๐๐ฆ๐๐ซ๐ข๐ง๐ญ๐๐ก ๐๐๐ง ๐๐๐ฉ๐จ๐ฅ๐ข๐ฌ๐ข๐๐งย
๐๐๐๐๐๐๐๐๐ โ Bupati Empat Lawang, H. Joncik Muhammad, menghadiri acara m
-
MUBA - 10-October-2026, 13:29
Hadiri Majelis Dzikir di Sungai Lilin, Wabup Muba Kenang Keteladanan Ulamaย
MUBA, SO โ Wakil Bupati Musi Banyuasin (Muba) Kyai Abdur Rohman Husen mengajak masyarakat menjadik
-
LAHAT - 9-October-2026, 21:59
Dari 514 Kabupaten/Kota se-Indonesia, Hanya Pemkab Lahat Tidak Menganggarkan ABT 2026ย
LAHAT——-Dari 514 Kabupaten/Kota se-Indonesia, hanya Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Laha
-
BANYU ASIN 9-October-2026, 21:09
BANYUASIN UJI REALIZA ANTICHAMAS DILAHAN GAMBUT
BANYUASIN ,SO โ Pemerintah Kabupaten Banyuasin terus memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan d
-
LAHAT - 9-October-2026, 19:09
Sikapi Terkait Pemberitaan Tidak Ada Anggaran ABT, Ini Penjelasan Ketua PW GNPK-RI Sumselย
LAHAT——Menyikapi hangatnya pemberitaan tidak adanya Anggaran Perubahan di Tahun 2026, de
-
LAHAT - 9-October-2026, 18:10
SMA Negeri 1 Kikim Barat Pacu Mutu Lewat Visitasi Akreditasi
LAHAT—— SMAN 1 Kikim Barat resmi menjalani proses visitasi akreditasi sekolah pada 7โ8
-
MUARA ENIM - 9-October-2026, 16:48
Pelarian Tersangka Pembunuhan Anak Di Muara Enim Berakhir di Jawa Barat
MUARA ENIM โ Tim Battosai Unit Reskrim Polsek Gelumbang, Polres Muara Enim, berhasil menangkap seo
-
MUARA ENIM - 9-October-2026, 03:06
Polisi Gagalkan Transaksi Ekstasi di Muara Enim, Dua Orang Diamankan
MUARA ENIM โ Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Muara Enim mengungkap dugaan tindak pidana nark
-
BANYU ASIN 8-October-2026, 21:08
BNK BNYUASIN DORONG PERAN KELUARGA DAN MASYARAKATย
BANYUASIN ,SO โ Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Banyuasin melakukan sosialisasi bahaya penyalahgun
-
LAHAT - 8-October-2026, 21:07
Ajang Nasional 2026, Tiga Siswa SMAN 4 Lahat Panen Mendaliย
โLAHAT—– Komitmen SMAN 4 Lahat dalam membangun budaya berprestasi kembali membuah hasi
-
PALEMBANG - 8-October-2026, 20:34
Wagub Cik Ujang Dorong Perguruan Tinggi Berkontribusi Nyata bagi Pembangunan Sumsel
PALEMBANG โ Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Cik Ujang mendorong perguruan tinggi untuk
-
LAHAT - 8-October-2026, 20:33
APBD Perubahan Batal, Tiga Kali DPRD Surati Pemkab Lahat Hingga Batas Waktu Proses Belum Tuntas
LAHAT—— Diduga anggaran mengalami Devisit sehingga, membuat APBD Perubahan Kabupaten Lah
-
LAHAT - 8-October-2026, 17:44
Seorang Perempuan Diduga Pengedar Sabu di Kikim Tengah Diungkap Satresnarkoba Polres Lahatย
LAHAT—— Komitmen dalam menekan peredaran Narkotika terus ditunjukkan oleh satuan Reserse
-
LAHAT - 8-October-2026, 17:43
Gubuk Reot Nenek Kamisah, Mulai Dibongkar Untuk Direhab Jadi RSLHย
LAHAT——Gubuk reot milik nenek Kamisah (70) bangunan tua berukuran 3×5 meter didesa
-
MUBA - 8-October-2026, 16:35
Bupati Muba Cek Dampak Asap Karhutla, Fasilitas Kesehatan Disiagakan
MUBA, SO โ Bupati Musi Banyuasin (Muba) H M Toha Tohet meninjau langsung dampak asap kebakaran hut
-
LAHAT - 8-October-2026, 02:57
H. Adriansyah: Golkar Lahat di Tangan Tepat, Selamat Ibu Sri Marhaeni!
Lahat – Musyawarah Daerah (MUSDA) XI Partai Golkar Kabupaten Lahat resmi dibuka oleh Ketua DPD
INVESTIGASI
-
Investigasi 14-September-2015, 22:52
KAJARI LAHAT : PENETAPAN TERSANGKA SIMPEG 2010 โTIDAK ADA TEBANG PILIHโ
BANDAR JAYA = Issue yang menyatakan bahwa Kejaksaan Negeri Lahat tebang pilih dalam kasus Sistem Inf
BERITA SEBELUMNYA
MUARA ENIM - 5-October-2026, 16:59
Kejutan HUT ke-81 TNI, Polres Muara Enim Datangi Kodim 0404 Bawa Tumpeng Pererat Sinergitas
MUARA ENIM - 5-October-2026, 15:40
Camat SDL Hasbullah Yusuf Pimpin Forkopimcam Kunjungi Koramil 404/06 di HUT TNI ke-81
LAHAT - 5-October-2026, 12:46
Polres Lahat Gelar Upacara Kenaikan Pangkat Pengabdian Bagi Kompol Mastoni S.E
PALEMBANG - 5-October-2026, 12:45
Polda Sumsel Ungkap 30 Kasus 3C dan Tindak 76 Kasus Premanisme dalam Ops Sikat I Musi 2026
PALEMBANG - 5-October-2026, 12:45
HUT ke-81 TNI, Kapolda Sumsel Perkuat Komitmen Bersama Jaga Keamanan
LAHAT - 5-October-2026, 12:44
Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen Dosen UNSELA ke-SPKT Polda Sumsel Memasuki Babak Baru
PALI - 5-October-2026, 12:43
KOORDINASI SAMSAT PALI DAN KELURAHAN TALANG UBI TIMUR DORONG PENYELESAIAN PAJAK KENDARAAN
LAHAT - 4-October-2026, 14:49
Upaya Antisipasi Karhutla dan 3C Terus Dilakukan Polsek Pseksu
MUBA - 3-October-2026, 21:27
Wabup Muba Buka Resmi “Pakam Race” di Bailangu Timur.
LAHAT - 3-October-2026, 18:52
Jalan Wisata Megalitikum Kini Semakin Lebar, Warga Puji Bupati Bursah : Program Nyata, Bukan Janji
OKU - 3-October-2026, 18:32
POLSEK BATURAJA TIMUR PATROLI HUNTING PREMANISME DALAM RANGKA OPS SIKAT I MUSI TAHUN 2026
OKU - 3-October-2026, 18:21
Jual Minuman Beralkohol Tanpa Izin, Pria Ini Diamankan Tim Opsnal Sat Reskrim
PALEMBANG - 2-October-2026, 21:24
KDEKS SUMSEL BUPATI BANYUASIN DI KUKUHKAN SEBAGAI KETUA DEWAN PENGARAH KDEKS
OKU SELATAN - 2-October-2026, 21:04
Polres OKU Selatan Sapa 300 Warga di 14 Titik lewat Program Polisi Berbagi Ilmu
LAHAT - 2-October-2026, 21:01
YBM PLN UP3 Lahat Salurkan Beasiswa Cahaya Pintar untuk 66 Siswa di Kabupaten Lahat
LAHAT - 2-October-2026, 18:06
โJapri Polsek Pseksu Dilaksanakan di Masjid Nurul Iman Desa Pagar Agung Pseksu
LAHAT - 2-October-2026, 18:05
Dipodcast PWI Lahat, Kades Mulak Ulu Sulap 5,5 Hektare Lahan Jadi Cuan
PALEMBANG - 2-October-2026, 18:04
Operasi Sikat Musi 2026, Polda Sumsel Ungkap 208 Kasus 3C dan Ratusan Aksi Premanisme
MUARA ENIM - 2-October-2026, 18:02
Ops Sikat I Musi 2026, Polsek Lembak Ungkap Kasus Pencurian Motor di Desa Lembak
PALEMBANG - 2-October-2026, 15:40
๐๐ฎ๐ฉ๐๐ญ๐ข ๐๐๐ง ๐๐๐ค๐๐ ๐๐ฆ๐ฉ๐๐ญ ๐๐๐ฐ๐๐ง๐ ๐๐๐๐ข๐ซ๐ข ๐๐๐ง๐ ๐ฎ๐ค๐ฎ๐ก๐๐ง ๐๐๐๐๐ ๐๐ฎ๐ฆ๐ฌ๐๐ฅ ๐๐๐ง ๐๐๐๐ฎ๐ฉ๐๐ญ๐๐ง/๐๐จ๐ญ๐ ๐ฌ๐-๐๐ฎ๐ฆ๐๐ญ๐๐ซ๐ ๐๐๐ฅ๐๐ญ๐๐ง
EMPAT LAWANG - 2-October-2026, 04:20
๐๐ง๐ฌ๐๐ฅ๐ ๐๐๐ซ๐ฅ๐ฎ๐๐ฌ ๐๐๐ง๐ ๐ค๐๐ฎ๐๐ง ๐๐๐ ๐๐๐๐/๐๐๐๐, ๐๐๐ง๐ ๐ฎ๐ง ๐๐ข๐ง๐๐ซ๐ ๐ข ๐๐๐ง๐ ๐๐ง ๐๐๐ฆ๐ค๐๐ ๐๐ฆ๐ฉ๐๐ญ ๐๐๐ฐ๐๐ง๐ ย
PALEMBANG - 1-October-2026, 21:37
Beli Tanah Rp210 Juta untuk Pesantren, Warga Pagar Alam Laporkan Wali Kota Pagar Alam Dugaan Penipuan ke Polda Sumselย
LAHAT - 1-October-2026, 21:35
Optimalkan Pemberitaan Positif di Pendidikan, PWI Lahat Jalin Kerjasama Dengan Seluruh SMAย
LAHAT - 1-October-2026, 21:35
Polres Lahat Laksanakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026ย
LAHAT - 1-October-2026, 21:28
DPO Selama Sembilan Bulan, AA Kasus Curat Berhasil Diringkus Unit Reskrim Polsek Kikim Timurย
CATATAN SRIWIJAYA
-
Catatan Sriwijaya 3-April-2024, 15:49
Niat Jahat dan Unsur Dengan Sengaja Dalam Pertangungjawaban Pidana
Oleh Burmansyahtia Darma, S.H
Advokat Pada Kantor Hukum BSD Lawyer
-
Catatan Sriwijaya 26-November-2023, 22:50
DETERMINASI POLITIK TERHADAP HUKUM
Oleh Burmansyahtia Darma,S.H.
Muara Enim - Pemilihan Calon Legislatif atau yang trend nya Calon Anggota D
-
Catatan Sriwijaya 26-December-2020, 21:50
TEDDY LASZUARDY (1) :
-
Catatan Sriwijaya 15-June-2020, 10:46
Terdakwa Penyiram Novel Baswedan Dituntut 1 Tahun, Kok Bisa ?
Oleh :Burmansyahtia D
-
Catatan Sriwijaya 1-June-2020, 11:50
SAYA PANCASILA : ANTARA IDEALITA DAN REALITA
Oleh :Burmansyahtia Darma,S.H
Advokat pada kantor Hukum BSD Lawyer
-
Catatan Sriwijaya 18-April-2020, 07:17
CORONA & RAMADHAN : Sehari Saja
Oleh : oleh Burmansyahtia Darma,S.H
Indonesia menjadi salah satu negara yang terjangkit penyebaran Virus Covid-
-
Catatan Sriwijaya 9-January-2020, 21:26
“KOMISIONER KPU” TERJERAT OTT, PERMASALAHAN BERAWAL DARI REKRUTMEN YANG BURUK
-
Catatan Sriwijaya 30-December-2018, 09:17
ALUMNI HIMPUNAN DALAM PUSARAN POLITIK BERBIAYA MAHAL
Menghadapi pemilihan umum tahun 2019 disikapi oleh keluarga besar Himpunan Mahasiswa Islam Lubukling
-
Catatan Sriwijaya 13-December-2018, 16:11
WILLY LP : MENDUKUNG OPSI MILITER DI PAPUA
Konflik di tanah Papua kembali memanas pasca tewasnya 19 pekerja PT. Istaka Karya (sumber lain menye
-
Catatan Sriwijaya 26-August-2018, 22:26
MEMBUNUH DEMOKRASI, MERAMPAS HAK ASASI
Oleh : Burmansyahtia Darma,S.H Advokat/Pemerhati Hukum dan Politik Indonesia adalah Negara hukum, i
-
Catatan Sriwijaya 22-December-2017, 20:35
AHMAD YANI (7) : REFLEKSI AKHIR TAHUN : PERSOALAN PRAKTIK PENEGAKAN HUKUM DI TANAH AIR
Tinggal menghitung hari, jam, menit dan detik kita akan memasuki pergantian tahun 2019, sebuah momen
-
Catatan Sriwijaya 29-October-2017, 06:53
CATATAN RIO CK (11) : MOMENTUM PERGANTIAN TAHUN : Refleksi, Evaluasi, Dan Proyeksi Lembaga Penegakan Hukum
Siklus pergantian tahun yang akan sesegera usai dan berakhir dapatlah dijadikan sebuah momentum un
-
Catatan Sriwijaya 21-December-2014, 01:24
BSD (1) : CARA BAIK DAN BENAR KORUPSI GRATIFIKASI
Untuk mencegah atau mengetahui modus operandi Korupsi Gratifikasi, penulis menggunakan metode ter
APA dan SIAPA
-
Catatan Sriwijaya 12-August-2023, 23:10
Boim Balon Legislatif Muara Enim Dapil 5, Siap Sejahterakan Rakyat Lewat Golkar
Muara Enim - Pemilihan Calon Legislatif atau yang trend nya Calon Anggota D
-
MUARA ENIM - 15-April-2019, 14:33
Sutradara Cantik Film “Anak Kopi” Produksi Java creation Pemkab Muara Enim
Muara Enim, Sriwijayaonline.com - Banyak Usaha dan Dobrakan yang terus dilakukan oleh Bupati Muara E




