ISI
SUSNO DUADJI : DIBALIK MANISNYA IMPOR GULA
18-September-2016, 09:51
PALEMBANG – Pada 18 September 2016, kemarin siang negeri kita dan dunia internasional digemparkan oleh berita ; IG Ketua Senator (DPD) ditangkap KPK dalam suatu OTT.
Mengapa Indonesia dan dunia gempar ?
Karena IG menempati posisi yang sangat terhormat di negeri ini Ketua DPD tiga priode, dan selalu berkomentar keras untuk serius memberantas korupsi, dan lebih aneh lagi bahwa kalau memang benar keterkaitannya adalah dengan perkara ijin import gula , bagaimana mungkin di sebuah negeri yang sedang perihatin karena semua komuditas pertanian serba import, dan juga apa kaitan nya dengan IG yang bidang tugas dan tanggung jawabnya jauh dengan urusan gula, jauh dengan urusan import,,,,
Tapi ya itulah Indonesia,,,,, publik menunggu berita selanjutnya untuk mengetahui bagaimana informasi yang sebenarnya.
Wartawan kami dari SO dan LO (W) pagi ini mewawancarai Bpk Komjen (purn) Susno duadji (SD) selaku Datuk Patani Sumatera Selatan, Ketua Umum TP Sriwijaya, dan Penasehat Syarikat Dagang-Syarikat Islam yang sekarang ini giat di bidang pertanian baik selaku petani maupun menulis dan mengikuti berbagai orasi dan Seminar di bidang pertanian, berikut ini wawancara yang kami dapatkan,
W : Selamat pagi Bpk SD apa khabar ? Dan mohon maaf di pagi hari ini mengganggu kesibukan bapak
SD : Selamat pagi, khabar baik, selesai Sholat Subuh, ngopi dan rencananya selesai ngopi mau jogging ringan.
W : Pak SD, Bapaka sangat serius menyuarakan bidang pertanian di mana setiap kesempatan bapak menyuarakan agar import disetop, apa komentar bapak tentang IG yang tertangkap dalam OTT oleh KPP yang konon kabarnya ada kaitan dengan perijinan import gula ?
SD : Saya tau khabar itu melalui media online, TV dan medsos, tanggapan saya adalah ; Pertama kalau,,, sekali lagi kalau atau jika berita itu benar maka sungguh sangat memperihatinkan dan memalukan, koq pejabat setinggi itu dan pada posisi sangat terhormat koq ngurusi import gula yang bukan menjadi tugas dan tanggung jawabnya, apa ya ! Kedua kalau berita itu benar maka saya menjadi lega karena apa yang selama ini selalu saya “teriakan” baik di medsos maupun media masa, dan pada forum Seminar, orasi, dll bahwa Import komuditas pertanian harus distop, sekarang juga, kalau tidak distop akan membahayakan kemerdekaan pertanian kita,,, atau ada apa-apa nya ,,, !
Eh,,,, ternyata ada “apa-apa” nya koq mulai terbukti.
W : Mengapa bapak selalu menyuarakan dengan keras agar import komuditas pertanian distop ?
SD : loh,,,, anda tau kan negeri kita ini adalah negara agraris yang amat luas, sangat subur, apapun ditanam tumbuh, punya akhli pertanian sangat banyak, pinter lagi ,,,, tapi koq serba import, lihat statistik kita pada tahun 2015 Indonesia import ; Beras : 1,5 Jt Ton ,Singkong juga import, Jagung 2,3 Jt Ton, Kedelai : 2,26 Jt Ton, Gula : 2,64 Jt Ton , dan tahun 2016 gula ditargetkan akan import 3.22 Jt Ton tambah banyak lagi, Buah : 502,3 Ribu Ton, Daging : 80.000 Ton, Garam : 95.263 Ton.
Sangat prihatin karena kita sudah 71 tahun merdeka koq importnya tambah banyak, koq mengatasi masalah kekurangan bukan dengan cara meningkatkan produksi dan meningkatkan kwalitas,,,, malah pilihnjalan import. Bukankah lahan kita di luar P. Jawa masih sangat luas.
Saya katakan import itu seperti tak ubahnya kayak “narkoba” bikin kecanduan, enak sesaat, menghabiskan duit, bukan penyelesaian masalah tapi membuat masalah baru.
W : Tapi mengapa import selalu berjalan tak kunjung henti ?
SD : Ya karena tidak ada kemauan, atau ,,, maaf atau,,, karena ada “batu di balik udang” kan sudah mulai kelihatan, kalau berita ttg IG ini benar adanya maka “batu di balik udang” sudah mulai nampak,,, ha,,,, (tertawa lepas), bayangkan yang gak bertugas dan bertanggung jawab saja koq “kecipratan” (kalau benar ? Ya,, saya tidak menuduh) , apakah yang memang punya kekuasaan di bidang import gula tidak merasakan juga manisnya gula….??
Makanya kami heran koq import gula gak bisa dihentikan,,, bukankah sejak zaman bahelak ,,, jaman Belanda kita sdh terkenal sebagai penghasil gula,,,, eh,,, koq jaman merdeka malah menjadi negara importir gula,,,
W : menurut bapak import gula harus dihentikan , bagaimana cara mengatasi kekurangan kebutuhan gula di dalam negeri ?
SD : Saya pernah diskusi dengan sahabat saya Bpk Arum Sabil Ketua APTRI , saat kami akan manggung untuk bersama Orasi pada Forum Kemerdekaan Pertanian Indonesia di Gd Joang tanggal 31 Agustur 2016 yang lalu , beliau katakan bahwa Produksi gula nasional saat ini 2,5 Juta Ton pertahun, kebutuhan gula nasional versi APTRI 4,7 Juta Ton berarti kurang 2,2 Juta Ton, tapi koq target Import sampai 3,2 Juta Ton,,, apakah hal ini tidak membunuh Industri gula dalam negeri ?
Cara ngatasi kekurangan gula menurut sahabat saya Pk Arum Sabil , dan saya sangat sependapat, yalah dengan memperluas lahan kebun tebu dan memanfaatkan tehnologi pertebuan yang baik dan benar sehingga kwalitas dan kwantitas produksi gula meningkat, bukan dengan cara terus-terusan buka kran import.
Diperlukan tambahan lahan 780 Ribu Ha, sangat memungkinkan karena di luar P. Jawa lahan masih tersedia sangat luas., saat ini kita punya lahan 280 ribu Ha, apabila hal ini terealisasi maka Indonesia akan memproduksi gula 7,5 Juta Ton pertahun,,
Juga kita harus meremajakan dan menambah pabrik gula kita, yang saat ini kebanyakan peninggalan Belanda,
Sehingga terdapat kelebihan produksi hampir 3 Juta Ton pertahun , kelebihan produksi inilah untuk kita eksport, sehingga Indonesia menjadi negara eksportir gula, dan banyak dapat duit, devisa masuk ke kocek Kas Negara untuk belanja pembangunan, bukan ngabisi duit untuk import gula.
W : Ide yang bagus,,, tapi dari mana dapat uang untuk membiayai perluasan kebun tebu tersebut ?
SD : Tentunya tidak dilakukan dalam satu tahun,,, harus dilakukan bertahap,, tiga atau lima tahun,,, uang nya dari mana ? Ya dari anggaran untuk import gula ,
Bayangkan berapa duit kita habiskan untuk import 3,2 Juta Ton gula setahun,,, itu hitungan nya sudah Triliun Rupiah,,, dan berkali-kali.
W : Sebenarnya sangat memungkinkan negeri kita berhenti import, lalu menjadi negara eksportir, tapi mengapa kelihatan nya susah sekali ?
SD : He,,,, ( ketawa lepas ), kan kuncinya ada pada kemauan! Lantas mengala kemauan itu seolah-olah susah sekali timbul walaupun sudah berganti pemerintahan beberapa kali,,, ya kan sudah mulai terungkap,,,, itu mari kita lihat apa itu yang mengganjal “udang” , apa benar ada “batu di balik udang” semoga ke depan akan nampak semua “batu” itu,,, saya yakin ada batu lebih besar lagi di balik gula, dibalik beras, di balik bawang, di balik jagung, di balik daging sapi,,, di balik kedele,,, dan semoga saja kalau “batu” nya sudah disingkirkan maka kita akan cepat swasembada komuditas pertanian, kelak kita akan menjadi negara eksportir komuditas pertanian,,
W : Apa harapan bapak dengan maraknya berita tentang permainan dibalik perijinan import komuditas pertanian ini ?
SD : Harapan saya agar KPK! Polisi, Jaksa, dan masyarakat mengungkap semua “permaianan” di balik import komuditas pertanian, saya yakin kalau kong kali kong di balik import komuditas pertanian ini disikat, petani kita akan senang dan sejahterah,,,,
W : lahan kita luas, tapi produksi kita cenderung turun, petani seperti tidak ada gairah untuk menanam komuditas pertanian yang diimport, mengapa demikian ?
SD : Bagaimana petani mau bergairah menanam tebu sebagai bahan baku gula kalau pasar dalam negeri dibanjiri gula import, bagaimana mau bergairah menanam jagung, kedelai, dll kalau dibanjiri dengan komuditas import.
W : Tapi pemerintah selalu mengatakan bahwa import komuditas pertanian diperlukan untuk memenuhi keperluan industri dalam negeri, untuk menstabilkan harga, dll ?
SD : ha,,,, itu alasan pembenat yang dibuat-buat, ,,, sudah bosan dengar lagu lama,,, bukankah kemenetrian pertanian itu diadakan untuk membuat agar pertanian kita menjadi baik, surplus, hasil pertanian kita melimpah dan kwalitasnya lbh unggul dari negara lain,,, kementerian itu bukan berfungsi sebagai kementerian pengadaan atau kementerian import,,,
(FIRDAUS)
BERITA TERKINI
-
MUBA - 10-October-2026, 13:29
Hadiri Majelis Dzikir di Sungai Lilin, Wabup Muba Kenang Keteladanan Ulama
MUBA, SO – Wakil Bupati Musi Banyuasin (Muba) Kyai Abdur Rohman Husen mengajak masyarakat menjadik
-
LAHAT - 9-October-2026, 21:59
Dari 514 Kabupaten/Kota se-Indonesia, Hanya Pemkab Lahat Tidak Menganggarkan ABT 2026
LAHAT——-Dari 514 Kabupaten/Kota se-Indonesia, hanya Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Laha
-
BANYU ASIN 9-October-2026, 21:09
BANYUASIN UJI REALIZA ANTICHAMAS DILAHAN GAMBUT
BANYUASIN ,SO — Pemerintah Kabupaten Banyuasin terus memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan d
-
LAHAT - 9-October-2026, 19:09
Sikapi Terkait Pemberitaan Tidak Ada Anggaran ABT, Ini Penjelasan Ketua PW GNPK-RI Sumsel
LAHAT——Menyikapi hangatnya pemberitaan tidak adanya Anggaran Perubahan di Tahun 2026, de
-
LAHAT - 9-October-2026, 18:10
SMA Negeri 1 Kikim Barat Pacu Mutu Lewat Visitasi Akreditasi
LAHAT—— SMAN 1 Kikim Barat resmi menjalani proses visitasi akreditasi sekolah pada 7–8
-
MUARA ENIM - 9-October-2026, 16:48
Pelarian Tersangka Pembunuhan Anak Di Muara Enim Berakhir di Jawa Barat
MUARA ENIM – Tim Battosai Unit Reskrim Polsek Gelumbang, Polres Muara Enim, berhasil menangkap seo
-
MUARA ENIM - 9-October-2026, 03:06
Polisi Gagalkan Transaksi Ekstasi di Muara Enim, Dua Orang Diamankan
MUARA ENIM – Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Muara Enim mengungkap dugaan tindak pidana nark
-
BANYU ASIN 8-October-2026, 21:08
BNK BNYUASIN DORONG PERAN KELUARGA DAN MASYARAKAT
BANYUASIN ,SO – Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Banyuasin melakukan sosialisasi bahaya penyalahgun
-
LAHAT - 8-October-2026, 21:07
Ajang Nasional 2026, Tiga Siswa SMAN 4 Lahat Panen Mendali
LAHAT—– Komitmen SMAN 4 Lahat dalam membangun budaya berprestasi kembali membuah hasi
-
PALEMBANG - 8-October-2026, 20:34
Wagub Cik Ujang Dorong Perguruan Tinggi Berkontribusi Nyata bagi Pembangunan Sumsel
PALEMBANG – Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Cik Ujang mendorong perguruan tinggi untuk
-
LAHAT - 8-October-2026, 20:33
APBD Perubahan Batal, Tiga Kali DPRD Surati Pemkab Lahat Hingga Batas Waktu Proses Belum Tuntas
LAHAT—— Diduga anggaran mengalami Devisit sehingga, membuat APBD Perubahan Kabupaten Lah
-
LAHAT - 8-October-2026, 17:44
Seorang Perempuan Diduga Pengedar Sabu di Kikim Tengah Diungkap Satresnarkoba Polres Lahat
LAHAT—— Komitmen dalam menekan peredaran Narkotika terus ditunjukkan oleh satuan Reserse
-
LAHAT - 8-October-2026, 17:43
Gubuk Reot Nenek Kamisah, Mulai Dibongkar Untuk Direhab Jadi RSLH
LAHAT——Gubuk reot milik nenek Kamisah (70) bangunan tua berukuran 3×5 meter didesa
-
MUBA - 8-October-2026, 16:35
Bupati Muba Cek Dampak Asap Karhutla, Fasilitas Kesehatan Disiagakan
MUBA, SO – Bupati Musi Banyuasin (Muba) H M Toha Tohet meninjau langsung dampak asap kebakaran hut
-
LAHAT - 8-October-2026, 02:57
H. Adriansyah: Golkar Lahat di Tangan Tepat, Selamat Ibu Sri Marhaeni!
Lahat – Musyawarah Daerah (MUSDA) XI Partai Golkar Kabupaten Lahat resmi dibuka oleh Ketua DPD
-
MUARA ENIM - 7-October-2026, 20:41
Polsek Rambang amankan Pria Bersama TV Hasil Curian
MUARA ENIM – Unit Reskrim Polsek Rambang, Polres Muara Enim, berhasil mengungkap kasus tindak pida
-
PALEMBANG - 7-October-2026, 20:37
Muara Enim Jadi Tuan Rumah FORPROV II KORMI Sumsel, Cik Ujang Tekankan Koordinasi Panitia
PALEMBANG – Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Cik Ujang menghadiri rapat panitia penyele
-
MUARA ENIM - 7-October-2026, 20:35
Buka Gebyar SMANSAGEL Jilid 11, Wagub Cik Ujang Dorong Siswa Berani Berprestasi
Gelumbang—– Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Cik Ujang secara resmi membuka Gebyar SMA
-
LAHAT - 7-October-2026, 20:34
Dituntut Tingkatkan Politik Golkar di Parlemen, Sri Marhaeni Terpilih Secara Aklamasi
LAHAT—— Bertempat di Ballroom Hotel Santika Lahat, telah dilaksanakan Musyawarah Daerah
-
LAHAT - 7-October-2026, 20:34
Polsek Kikim Timur Intensifkan Patroli Pencegahan Karhutla
LAHAT—– Dalam upaya mencegah terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Polsek Kik
INVESTIGASI
-
Investigasi 14-September-2015, 22:52
KAJARI LAHAT : PENETAPAN TERSANGKA SIMPEG 2010 “TIDAK ADA TEBANG PILIH”
BANDAR JAYA = Issue yang menyatakan bahwa Kejaksaan Negeri Lahat tebang pilih dalam kasus Sistem Inf
BERITA SEBELUMNYA
LAHAT - 5-October-2026, 12:44
Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen Dosen UNSELA ke-SPKT Polda Sumsel Memasuki Babak Baru
PALI - 5-October-2026, 12:43
KOORDINASI SAMSAT PALI DAN KELURAHAN TALANG UBI TIMUR DORONG PENYELESAIAN PAJAK KENDARAAN
LAHAT - 4-October-2026, 14:49
Upaya Antisipasi Karhutla dan 3C Terus Dilakukan Polsek Pseksu
MUBA - 3-October-2026, 21:27
Wabup Muba Buka Resmi “Pakam Race” di Bailangu Timur.
LAHAT - 3-October-2026, 18:52
Jalan Wisata Megalitikum Kini Semakin Lebar, Warga Puji Bupati Bursah : Program Nyata, Bukan Janji
OKU - 3-October-2026, 18:32
POLSEK BATURAJA TIMUR PATROLI HUNTING PREMANISME DALAM RANGKA OPS SIKAT I MUSI TAHUN 2026
OKU - 3-October-2026, 18:21
Jual Minuman Beralkohol Tanpa Izin, Pria Ini Diamankan Tim Opsnal Sat Reskrim
PALEMBANG - 2-October-2026, 21:24
KDEKS SUMSEL BUPATI BANYUASIN DI KUKUHKAN SEBAGAI KETUA DEWAN PENGARAH KDEKS
OKU SELATAN - 2-October-2026, 21:04
Polres OKU Selatan Sapa 300 Warga di 14 Titik lewat Program Polisi Berbagi Ilmu
LAHAT - 2-October-2026, 21:01
YBM PLN UP3 Lahat Salurkan Beasiswa Cahaya Pintar untuk 66 Siswa di Kabupaten Lahat
LAHAT - 2-October-2026, 18:06
Japri Polsek Pseksu Dilaksanakan di Masjid Nurul Iman Desa Pagar Agung Pseksu
LAHAT - 2-October-2026, 18:05
Dipodcast PWI Lahat, Kades Mulak Ulu Sulap 5,5 Hektare Lahan Jadi Cuan
PALEMBANG - 2-October-2026, 18:04
Operasi Sikat Musi 2026, Polda Sumsel Ungkap 208 Kasus 3C dan Ratusan Aksi Premanisme
MUARA ENIM - 2-October-2026, 18:02
Ops Sikat I Musi 2026, Polsek Lembak Ungkap Kasus Pencurian Motor di Desa Lembak
PALEMBANG - 2-October-2026, 15:40
𝐁𝐮𝐩𝐚𝐭𝐢 𝐝𝐚𝐧 𝐒𝐞𝐤𝐝𝐚 𝐄𝐦𝐩𝐚𝐭 𝐋𝐚𝐰𝐚𝐧𝐠 𝐇𝐚𝐝𝐢𝐫𝐢 𝐏𝐞𝐧𝐠𝐮𝐤𝐮𝐡𝐚𝐧 𝐊𝐃𝐄𝐊𝐒 𝐒𝐮𝐦𝐬𝐞𝐥 𝐝𝐚𝐧 𝐊𝐚𝐛𝐮𝐩𝐚𝐭𝐞𝐧/𝐊𝐨𝐭𝐚 𝐬𝐞-𝐒𝐮𝐦𝐚𝐭𝐞𝐫𝐚 𝐒𝐞𝐥𝐚𝐭𝐚𝐧
EMPAT LAWANG - 2-October-2026, 04:20
𝐔𝐧𝐬𝐞𝐥𝐚 𝐏𝐞𝐫𝐥𝐮𝐚𝐬 𝐉𝐚𝐧𝐠𝐤𝐚𝐮𝐚𝐧 𝐏𝐌𝐁 𝟐𝟎𝟐𝟔/𝟐𝟎𝟐𝟕, 𝐁𝐚𝐧𝐠𝐮𝐧 𝐒𝐢𝐧𝐞𝐫𝐠𝐢 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐦𝐤𝐚𝐛 𝐄𝐦𝐩𝐚𝐭 𝐋𝐚𝐰𝐚𝐧𝐠
PALEMBANG - 1-October-2026, 21:37
Beli Tanah Rp210 Juta untuk Pesantren, Warga Pagar Alam Laporkan Wali Kota Pagar Alam Dugaan Penipuan ke Polda Sumsel
LAHAT - 1-October-2026, 21:35
Optimalkan Pemberitaan Positif di Pendidikan, PWI Lahat Jalin Kerjasama Dengan Seluruh SMA
LAHAT - 1-October-2026, 21:35
Polres Lahat Laksanakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026
LAHAT - 1-October-2026, 21:28
DPO Selama Sembilan Bulan, AA Kasus Curat Berhasil Diringkus Unit Reskrim Polsek Kikim Timur
MUBA - 1-October-2026, 20:15
SIGAPKE MUBA Diluncurkan, Bupati Toha Tohet Apresiasi Tenaga Kesehatan
BANYU ASIN 1-October-2026, 19:46
PANEN RAYA PADI IP 100 BUPATI BANYUASIN PERKUAT KETAHANAN PANGAN
BANYU ASIN 1-October-2026, 19:45
BPKAD BANYUASIN BAHAS PERATURAN PERUBAHAN STANDAR BIYAYA 2026
BANYU ASIN 1-October-2026, 09:55
BANYUASIN TINGKATKAN PRODUKSI PADI NOMOR SATU DI INDONESIA
LAHAT - 30-September-2026, 16:59
Polres Lahat Raih KPPN Lahat Award 2026, Catat Nilai IKPA Terbaik Kategori Pagu Besar
CATATAN SRIWIJAYA
-
Catatan Sriwijaya 3-April-2024, 15:49
Niat Jahat dan Unsur Dengan Sengaja Dalam Pertangungjawaban Pidana
Oleh Burmansyahtia Darma, S.H
Advokat Pada Kantor Hukum BSD Lawyer
-
Catatan Sriwijaya 26-November-2023, 22:50
DETERMINASI POLITIK TERHADAP HUKUM
Oleh Burmansyahtia Darma,S.H.
Muara Enim - Pemilihan Calon Legislatif atau yang trend nya Calon Anggota D
-
Catatan Sriwijaya 26-December-2020, 21:50
TEDDY LASZUARDY (1) :
-
Catatan Sriwijaya 15-June-2020, 10:46
Terdakwa Penyiram Novel Baswedan Dituntut 1 Tahun, Kok Bisa ?
Oleh :Burmansyahtia D
-
Catatan Sriwijaya 1-June-2020, 11:50
SAYA PANCASILA : ANTARA IDEALITA DAN REALITA
Oleh :Burmansyahtia Darma,S.H
Advokat pada kantor Hukum BSD Lawyer
-
Catatan Sriwijaya 18-April-2020, 07:17
CORONA & RAMADHAN : Sehari Saja
Oleh : oleh Burmansyahtia Darma,S.H
Indonesia menjadi salah satu negara yang terjangkit penyebaran Virus Covid-
-
Catatan Sriwijaya 9-January-2020, 21:26
“KOMISIONER KPU” TERJERAT OTT, PERMASALAHAN BERAWAL DARI REKRUTMEN YANG BURUK
-
Catatan Sriwijaya 30-December-2018, 09:17
ALUMNI HIMPUNAN DALAM PUSARAN POLITIK BERBIAYA MAHAL
Menghadapi pemilihan umum tahun 2019 disikapi oleh keluarga besar Himpunan Mahasiswa Islam Lubukling
-
Catatan Sriwijaya 13-December-2018, 16:11
WILLY LP : MENDUKUNG OPSI MILITER DI PAPUA
Konflik di tanah Papua kembali memanas pasca tewasnya 19 pekerja PT. Istaka Karya (sumber lain menye
-
Catatan Sriwijaya 26-August-2018, 22:26
MEMBUNUH DEMOKRASI, MERAMPAS HAK ASASI
Oleh : Burmansyahtia Darma,S.H Advokat/Pemerhati Hukum dan Politik Indonesia adalah Negara hukum, i
-
Catatan Sriwijaya 22-December-2017, 20:35
AHMAD YANI (7) : REFLEKSI AKHIR TAHUN : PERSOALAN PRAKTIK PENEGAKAN HUKUM DI TANAH AIR
Tinggal menghitung hari, jam, menit dan detik kita akan memasuki pergantian tahun 2019, sebuah momen
-
Catatan Sriwijaya 29-October-2017, 06:53
CATATAN RIO CK (11) : MOMENTUM PERGANTIAN TAHUN : Refleksi, Evaluasi, Dan Proyeksi Lembaga Penegakan Hukum
Siklus pergantian tahun yang akan sesegera usai dan berakhir dapatlah dijadikan sebuah momentum un
-
Catatan Sriwijaya 21-December-2014, 01:24
BSD (1) : CARA BAIK DAN BENAR KORUPSI GRATIFIKASI
Untuk mencegah atau mengetahui modus operandi Korupsi Gratifikasi, penulis menggunakan metode ter
APA dan SIAPA
-
Catatan Sriwijaya 12-August-2023, 23:10
Boim Balon Legislatif Muara Enim Dapil 5, Siap Sejahterakan Rakyat Lewat Golkar
Muara Enim - Pemilihan Calon Legislatif atau yang trend nya Calon Anggota D
-
MUARA ENIM - 15-April-2019, 14:33
Sutradara Cantik Film “Anak Kopi” Produksi Java creation Pemkab Muara Enim
Muara Enim, Sriwijayaonline.com - Banyak Usaha dan Dobrakan yang terus dilakukan oleh Bupati Muara E




