ISI

Warga Air Gading, Baturaja Ini Butuh Bantuan Untuk Pengobatan Matanya.


12-November-2020, 14:14


OKU – Mata adalah jendela dunia. Mata merupakan salah satu organ indera yang paling sering digunakan di antara kelima indera lainnya. Namun apa jadinya bila mata telah mengalami gangguan, sehingga tidak berfungsi sebagaimana mestinya lagi. Tentu akan membuat kita sakit serta kesulitan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Hal tersebut dialami oleh saudara kita Bapak Edi Apriyanto (38 tahun), warga Jln Komisaris Umar, lorong idaman, Kp. 2 no.19 RT.09 RW.03, Kelurahan Air gading atas, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten OKU yang sehari harinya berjualan balon di Taman Kota Baturaja.

Kondisi rumah papan milik orang tua Edi Apriyanto yang kini menjadi tempat tinggalnya.

Saat disambangi, Pak Edi menceritakan bagaimana sekitar 2 tahun lebih telah merasakan penyakit di matanya. Sebelumnya 2 tahun lalu, sewaktu masih bekerja di Tambang Batubara Tanjung Enim, Pak Edi mulai merasakan ada sesuatu yang tidak beres dengan matanya. Diawali dengan sedikit rasa perih dan panas di mata, yang akhirnya perlahan-lahan penglihatannya terasa mulai memudar. Bahkan kini Pak Edi kesulitan melihat. “Melihat ibuk ni idak jelas nian buk, samar-samar bebayang”, jelas Pak Edi saat ditanya apakah dapat melihat (saya,red) yang berada dihadapannya. Artinya “melihat ibu tidak terlalu jelas, samar-samar dan buram”. Mungkin karena efek dari panas yang sering dirasakan saat bekerja di tambang batubara sewaktu itu, kepala sering pusing yang di lanjutkan dengan kian memudarnya penglihatan”, terang Pak Edi kembali.

Menurut Pak Edi, pada awal mulai terasa kejanggalan di penglihatannya, Pak Edi pernah berobat ke Rumah sakit dan kala itu belum menjadi peserta JKN KIS/BPJS Kesehatan sehingga harus mengeluarkan biaya sendiri dalam berobat dan membeli obat. Hal itulah yang terasa berat bagi Pak Edi, hingga akhirnya hanya satu kali itu saja periksa dokter dan berobat, setelah itu tidak dilanjutkan karena tidak ada biaya lagi. “Jangankan untuk berobat ke dokter dan beli obat, untuk makan sehari-hari saja kami kesulitan”, jelasnya.

Kini setelah ada bantuan dari pemerintah Provinsi menjadi peserta JKN KIS/BPJS Kesehatan, pak Edi telah periksa dan berobat ke dokter Rumah Sakit Umum Baturaja, yang kemudian mendapat rujukan berobat ke RSUP M. Hoesin Palembang. “Sudah satu kali ke RSUP di Palembang periksa mata berangkat dengan anak tertua saya ini, dan dalam waktu dekat ini harus ke Palembang lagi untuk ambil hasil Lab”, terang Pak Edi.

Sementara ongkos berangkat ke Palembang sebelumnya pak Edi tidak mampu, berkat adanya bantuan ongkos, biaya makan dan tempat menginap dari Pak Ifan (salah satu pegawai Dinkes Provinsi), akhirnya Pak Edi dapat berangkat dan periksa mata dengan dokter di RSU Palembang.

“Tapi kendalanya, untuk berangkat lagi yang kedua kali ini saya tidak punya uang untuk ongkos dan keperluan lainnya”, kata Pak Edi.

Kehidupan Pak Edi yang memiliki 2 orang anak ini semakin sulit, sejak 2 tahun lalu ia tidak lagi bekerja di tambang Batubara Tanjung Enim, kemudian disusul dengan beberapa bulan lalu istrinya minta pisah yang sebelumnya membantunya dalam beraktivitas, namun setelah itu Pak Edi dibantu oleh anak sulungnya (9 tahun) dalam beraktivitas sehari-hari termasuk mengantar-jemput serta membantunya berjualan mainan di taman kota Baturaja. “anak sulung saya inilah yang membantu saya sehari-hari. Berangkat dan pulang jualan kami naik ojek, kalau ada yang beli balon dagangan, anak saya ini yang membantu mengarahkan dan lainnya, kalau saya sudah tidak jelas lagi melihat”, jelasnya.

Pak Edi yang kini tinggal bersama kedua orang tuanya yang sudah tua dan juga tidak mampu, berharap dengan pemberitaan ini, akan ada para dermawan yang terketuk hatinya mau membantu dalam meringankan biaya ongkos dan pengobatan serta keperluan lainnya termasuk penginapan serta membeli obat-obatan diluar jaminan JKN KIS/BPJS yang akan di jalaninya hingga sembuh. Apalagi saat ini, menurut Pak Edi mata sebelah kirinya mulai terasa perih karena ada benjolan dikelopak mata bagian dalam.

Setelah berbincang-bincang dengan Pak Edi, kemudian menemui ibu Rusidah Ketua RT sesuai alamat Kartu Keluarga Pak Edi. Ibu Ketua RT memberikan beberapa penjelasan tentang Pak Edi selaku warganya. Kemudian Bu RT men-suport serta akan terus membantu bagaimana baiknya sehingga Pak Edi dapat dibantu dalam pengobatan dan penyembuhan.

Bagi dermawan (donatur) yang ingin memberikan santunan dan sumbangan untuk pak Edi, silahkan datang langsung ke alamat tempat tinggal Pak Edi Apriyanto, Jln Komisaris Umar, lorong idaman, Kp. 2 no.19 RT.09 RW.03, Kelurahan Air gading atas, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten OKU.

Atau dapat melalui Biro media Sriwijaya Online, HP : 085267898119. (Asmara Nian)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

PALEMBANG - 20-June-2024, 12:28

HUT ke-78 POMAD, Ratusan Helm di Bagikan Untuk Masyarakat 

LAHAT - 20-June-2024, 10:45

Jasa Raharja Lahat Jalin Koordinasi dan Perkenalan Dengan Kasat Lantas Baru Polres Pagar Alam 

LAHAT - 19-June-2024, 23:02

Polres Lahat Pengamanan Rapat Pleno Terbuka Tindak Lanjut Putusan MK

OKU - 19-June-2024, 22:59

H. Teddy Meilwansyah Menerima SK Perpanjangan Jabatan Pj. Bupati OKU

LAHAT - 19-June-2024, 21:51

Enam Sapi dan 3 Kambing, Cik Ujang dan Lidyawati Berbagi Qurban Untuk Tim dan Pengurus PWI Lahat 

LAHAT - 19-June-2024, 21:22

Kejari Lahat Sembelih Hewan Qurban 5 Sapi dan 1 Kambing 

LAHAT - 19-June-2024, 21:22

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, SMA Unggul Negeri 4 Lahat Ajak Lestarikan Lingkungan 

LAHAT - 19-June-2024, 20:57

Lagi. Pidum Polres Lahat Ungkap Kasus Pencurian dan Penadahan 

LAHAT - 19-June-2024, 18:11

Pasokan Listrik PLN UP3 Lahat dan 6 ULP Periode Siaga Idul Adha Berjalan Lancar dan Handal

OKU - 19-June-2024, 14:52

PLN Masuk Jajaran 10 Besar Perusahaan Terbaik Asia Tenggara Versi Fortune

OKU - 19-June-2024, 12:59

Sebelumnya Dikabarkan Hilang, Alyudi Ditemukan Telah Meninggal di Semak-semak.

MUBA - 19-June-2024, 11:31

Usai Libur Idul Adha, Sekda Apriyadi Sidak Layanan Kesehatan 

LAHAT - 18-June-2024, 20:43

Cawagub HCU Lantik Tim Pemenangan HD-CU Sekaligus Resmikan Posko BERLIAN

LAHAT - 18-June-2024, 19:28

AKBP God Sinaga Ikuti Rakor Perhitungan Suara Ulang Pemilu 2024 

LAHAT - 18-June-2024, 19:27

Polres Lahat Rapat Koordinasi Persiapan Penghitungan Ulang 6 TPS Dapil 4 Tanjung Tebat 

LAHAT - 18-June-2024, 18:31

LUAR BIASA , TERBUKTI HD – CU MENDAPAT DUKUNGAN MAYORITAS RAKYAT DI LAHAT

LAHAT - 17-June-2024, 23:12

Lapas Kelas IIA Lahat Perketat Kunjungan Keluarga Warga Binaan 

LAHAT - 17-June-2024, 22:57

Pemkab Lahat Helat Sholat Idul Adha 1445 H Berjamaah di Lapangan Ex-MTQ 

LAHAT - 17-June-2024, 21:35

Plh Kalapas Kelas IIA Lahat Sukma Amri: Idul Adha Jadikan Momentum Menambah Ketakwaan dan Perbaiki Diri 

OKU - 17-June-2024, 18:58

Bank Sumsel Babel Cabang Baturaja

LAHAT - 17-June-2024, 18:10

Polres Lahat Penyembelian Hewan Qurban 1445 H Tahun 2024 

BANYU ASIN 17-June-2024, 17:30

PJ BUPATI BANYUASIN BERSAMA FORKOMPIMDA SHOLAT IDUL ADHA DI MASJID AGUNG AL- AMIR 

OKU - 17-June-2024, 16:44

PT. AOC Berikan 7 Ekor Hewan Qurban Untuk Hari Raya Idul Adha 1445 H / 2024 M.

OKU - 17-June-2024, 16:06

PLTU Keban Agung Berikan Hewan Qurban Untuk 14 Desa Sekitar

OKU - 17-June-2024, 14:41

Sambut Idul Adha 1445 Hijriah, Semen Baturaja Salurkan 12 Ekor Sapi Kurban

CATATAN SRIWIJAYA

  • Catatan Sriwijaya 26-November-2023, 22:50

    DETERMINASI POLITIK TERHADAP HUKUM

    Oleh Burmansyahtia Darma,S.H.

    Muara Enim - Pemilihan Calon Legislatif atau yang trend nya Calon Anggota D

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE