ISI

Dari Mess dan Insentif khusus Hingga Proteksi Jaminan Kesehatan Terlengkap


26-April-2020, 11:44


MUBA, SO – Kalau ada yang menolak kerja shift silahkan ajukan ke direktur dan akan di’rumah’kan. Sampai saat ini tidak ada yang berani menolak giliran piket di RSUD. Kalau ada yang berani bawa backing, backingnya saya marahi. Ini sedang perang melawan covid. Siapa yang coba melakukan pembangkangan berhenti.”

Deretan kalimat tegas ini meluncur, lancar dari Direktur RSUD Sekayu, dr Makson Parulian Purba,MARS, Minggu , (26/4/2020). Sebagai komandan terdepan rumah sakit kebanggaan Musi Banyuasin, ia all out. Tak mau setengah kopling. Bagi personel RSUD Sekayu yang malas bersama-sama melawan covid 19 akan dirumahkan.

Agar tidak menimbulkan kecemasan bagi masyarakat dan para tenaga kesehatan fokus bekerja, semua tenaga medis dan kesehatan yang di garda depan / langsung melayani covid diberikan fasilitas mess di rumah sakit dan wisma atlet. Semua langkah ini bahkan atas perintah langsung Bupati Muba DR H Dodi Reza Alex.
Penyediaan mess selain bentuk apresiasi kepada tenaga kesehatan juga mengurangi kekuatiran masyarakat dan keluarga bahwa mereka tidak akan menularkan atau membawa virus ke rumah.

Insentif khusus covid ini juga diberikan sebagai apresiasi kepada mereka selama 3 bulan dalam menghadapi covid. Santunan juga disediakan bagi petugas yang terinfeksi bila mereka tertular. Bila mereka gugur dalam tugas pun disiapkan santunan kematian. Semuanya diikutkan asuransi jamsostek . Bila mereka tertular akan di biayai pengobatan sampai sembuh.

“Jadi pegawai RSUD Sekayu diproteksi baik sebelum mereka kena ataupun kena mereka mendapat jaminan. Dan tidak akan di telantarkan. Kita adalah satu-satunya di seluruh Indonesia yang memiliki jaminan lengkap bagi tenaga kesehatan dalam perang menghadapi covid.

Di tengah penanganan wabah covid19, petugas medis dan fasilitas kesehatan menjadi faktor penting. Berikut ini wawancara dengan Direktur RSUD Sekayu, dr Makson Parulian Purba.

Bagaimana upaya menangani covid19 ini?

dr Makson: Rsud sekayu menghadapi covid secara terukur. Ada beberapa langkah.

  1. RSUD sekayu langsung menyiapkan RS darurat layanan covid dengan 4 tempat tidur ruang isolasi negatif terdiri dari 2 tempat tidur dengan fasilitas alat medis mendekati ICU dengan ventilator serta 2 tempat tidur isolasi yang tidak ada ancaman gagal nafas.
  2. Menyiapkan ruang perawatan dengan 28 tempat tidur.
  3. Menyiapkan 4 tidur tambahan untuk r. Transisi sebelum masuk RS covid.
  4. Merencanakan lab yang dapat melakukan pemeriksaan rapid test antigen atau PCR swab agar deteksi pasien covid lebih cepat di tegakkan
  5. Menyiapkan radiologi dan lab hematology khusus buat pasien pasien yang memiliki faktor resiko covid.

Kenapa harus disiapkan khusus?

dr Makson: tujuan semua ini agar fasilitas sarana yang ada di RSUD sekayu sudah dipisahkan sehingga meminimalkan resiko penularan dari pasien faktor resiko ke tenaga kesehatan ataupun pasien lainnya.
Untuk fasilitas rs yang tidak langsung melayani covid dilakukan usaha pencegahan dengan melaksanakan protokol kesehatan dan APD yang sesuai dengan Program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di RSUD Sekayu . Dan apabila ada resiko covid APD yang di gunakan sesuai dengan standar PPI dalam menghadapi covid.

Prosedur pasien masuk bagaimana?

dr Makson: Jadi dari awal semua pasien sudah discreening saat akan berobat di RS. Dan untuk meminimalkan resiko pasien rawat jalan dengan faktor resiko dilayani di RS darurat covid dengan sistem telemedicine.

Jelasnya?
dr Makson: Untuk pasien rawat inap covid di awasi 24 jam dengan pantauan kamera cctv.

Para petugas juga khusus atau ada penambahan?
dr Makson: Untuk seluruh pegawai ditrainning tentang covid 19 agar mereka faham dan bersikap benar dalam mengahadi covid. Untuk kebutuhan tenaga medis dan tenaga kesehatan di RS darurat direkrut baru serta dilakukan trainning agar siap menghadapi covid.

Harus sesiap itukah?
dr Makson: Dengan adanya lonjakan covid di buat penugasan perawat RSUD Sekayu yang dianggap skillnya terampil secara bergiliran ditugaskan untuk mentor pegawai baru di rumah sakit covid agar akselerasi skill pegawai baru meningkat dengan cepat. Harapan lainnya adalah memberikan pengalaman menghadapi covid bagi perawat yang di perbantukan di RS covid.

Ada skenario lanjutan?
dr Makson : Dan apabila Muba menjadi zona merah dan epicentrum covid maka tenaga kesehatan di RSUD Sekayu siap karena sudah banyak yang berpenglaman sehingga tidak panik.(bram)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

PALEMBANG - 2-October-2026, 15:40

𝐁𝐮𝐩𝐚𝐭𝐢 𝐝𝐚𝐧 𝐒𝐞𝐤𝐝𝐚 𝐄𝐦𝐩𝐚𝐭 𝐋𝐚𝐰𝐚𝐧𝐠 𝐇𝐚𝐝𝐢𝐫𝐢 𝐏𝐞𝐧𝐠𝐮𝐤𝐮𝐡𝐚𝐧 𝐊𝐃𝐄𝐊𝐒 𝐒𝐮𝐦𝐬𝐞𝐥 𝐝𝐚𝐧 𝐊𝐚𝐛𝐮𝐩𝐚𝐭𝐞𝐧/𝐊𝐨𝐭𝐚 𝐬𝐞-𝐒𝐮𝐦𝐚𝐭𝐞𝐫𝐚 𝐒𝐞𝐥𝐚𝐭𝐚𝐧

EMPAT LAWANG - 2-October-2026, 04:20

𝐔𝐧𝐬𝐞𝐥𝐚 𝐏𝐞𝐫𝐥𝐮𝐚𝐬 𝐉𝐚𝐧𝐠𝐤𝐚𝐮𝐚𝐧 𝐏𝐌𝐁 𝟐𝟎𝟐𝟔/𝟐𝟎𝟐𝟕, 𝐁𝐚𝐧𝐠𝐮𝐧 𝐒𝐢𝐧𝐞𝐫𝐠𝐢 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐦𝐤𝐚𝐛 𝐄𝐦𝐩𝐚𝐭 𝐋𝐚𝐰𝐚𝐧𝐠 

PALEMBANG - 1-October-2026, 21:37

Beli Tanah Rp210 Juta untuk Pesantren, Warga Pagar Alam Laporkan Wali Kota Pagar Alam Dugaan Penipuan ke Polda Sumsel 

LAHAT - 1-October-2026, 21:35

Optimalkan Pemberitaan Positif di Pendidikan, PWI Lahat Jalin Kerjasama Dengan Seluruh SMA 

LAHAT - 1-October-2026, 21:35

Polres Lahat Laksanakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 

LAHAT - 1-October-2026, 21:28

DPO Selama Sembilan Bulan, AA Kasus Curat Berhasil Diringkus Unit Reskrim Polsek Kikim Timur 

MUBA - 1-October-2026, 20:15

SIGAPKE MUBA Diluncurkan, Bupati Toha Tohet Apresiasi Tenaga Kesehatan 

BANYU ASIN 1-October-2026, 19:46

PANEN RAYA PADI IP 100 BUPATI BANYUASIN PERKUAT KETAHANAN PANGAN

BANYU ASIN 1-October-2026, 19:45

BPKAD BANYUASIN BAHAS PERATURAN PERUBAHAN STANDAR BIYAYA 2026

BANYU ASIN 1-October-2026, 09:55

BANYUASIN TINGKATKAN PRODUKSI PADI NOMOR SATU DI INDONESIA

LAHAT - 30-September-2026, 16:59

Polres Lahat Raih KPPN Lahat Award 2026, Catat Nilai IKPA Terbaik Kategori Pagu Besar

MUBA - 30-September-2026, 16:58

HUT ke-70 Muba, Bupati Toha Tegaskan Pembangunan Harus Berujung pada Kesejahteraan

LAHAT - 30-September-2026, 16:56

Tabrakan Antara Mobil Dump Truck VS Bus PT AMM

PALEMBANG - 30-September-2026, 12:54

𝐀𝐛𝐝𝐮𝐥𝐥𝐚𝐡 𝐀𝐫𝐚𝐟𝐚𝐡 𝐊𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢 𝐝𝐢 𝐊𝐏𝐈𝐃 𝐒𝐮𝐦𝐬𝐞𝐥, 𝐃𝐨𝐫𝐨𝐧𝐠 𝐑𝐚𝐝𝐢𝐨 𝐁𝐞𝐫𝐚𝐝𝐚𝐩𝐭𝐚𝐬𝐢 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐄𝐫𝐚 𝐃𝐢𝐠𝐢𝐭𝐚𝐥

LAHAT - 30-September-2026, 12:36

Mahendra Reza Wijaya Polisikan Sariyono Terkait Pencemaran Nama Baik dan UU ITE

PALEMBANG - 29-September-2026, 19:44

PERHAPI SUMSEL APRESIASI KEBIJAKAN KEMENTERIAN ESDM, IMBAU PEMEGANG IUP GUNAKAN IUJP LOKAL

LAHAT - 29-September-2026, 13:05

Peredaran Ganja di Kikim Selatan Diungkap, Satresnarkoba Polres Lahat Aman TSK Berikut BB 22 Paket 

LAHAT - 29-September-2026, 12:37

Ketua PW GNPK RI Sumsel Angkat Bicara Maraknya LSM Datangi Proyek APBD Lahat 

LAHAT - 29-September-2026, 12:08

Aksi Demo JAKSI ke-Kejari Massa 10 Orang, Aprizal Muslim: Massa Demo dari Kalangan Tukang Ojek

LAHAT - 28-September-2026, 21:36

Warga Pseksu Kikim Sumringah, Jalan Idaman Akhirnya Terwujud, Terima Kasih Bupati Bursah

MUARA ENIM - 28-September-2026, 21:36

TO Ops Sikat I Musi 2026 Dibekuk Polsek Rambang, Pria 50 Tahun Diamankan Terkait Pencurian

LAHAT - 28-September-2026, 20:09

Jalan Menuju Megalit Dilebarkan, Warga: Terima Kasih Bupati Dan Wabup Lahat

LAHAT - 28-September-2026, 18:42

Hadiri Seminar Buruh Sawit, Wabup Lahat Widia Berkomitmen Perkuat Perlindungan dan Kesejahteraan Pekerja

BANYU ASIN 28-September-2026, 18:41

PEMERINTAH KABUPATEN BANYUASIN SIAPKAN DATA PEMERIKSAAN GWPP

LAHAT - 28-September-2026, 18:41

Dua Pelaku Terduga Pencuri Kabel Mesin Motor Grader Berhasil Dicokok Tim Jagal Bandit Polres Lahat

CATATAN SRIWIJAYA

  • Catatan Sriwijaya 26-November-2023, 22:50

    DETERMINASI POLITIK TERHADAP HUKUM

    Oleh Burmansyahtia Darma,S.H.

    Muara Enim - Pemilihan Calon Legislatif atau yang trend nya Calon Anggota D

  • Catatan Sriwijaya 18-April-2020, 07:17

    CORONA & RAMADHAN : Sehari Saja

    Oleh : oleh Burmansyahtia Darma,S.H

    Indonesia menjadi salah satu negara yang terjangkit penyebaran Virus Covid-

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE