ISI

Menteri Pertanian RI Tinjau Lokasi Pengembangan Lahan Rawa Pasang Surut


7-December-2018, 17:58


MUARA TELANG — Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman melakukan kunjungan kerjanya di Kabupaten Banyuasin. Menteri Pertanian didamlingi Gubernur Sumsel H. Herman Deru dan Bupati Banyuasin H. Askolani, SH., MH meninjau lokasi Pilot Project Pengembangan Lahan Rawa Pasang Surut di Desa Telang Rejo Kecamatan Muara Telang.

“Saya ingin disini Pemerintah Daerah melakukan inovasi produk pangan dan manfaatnya harus dirasakan langsung masyarakat sekitar. Saya ingin berdampak langsung pada peningkatan perekonomian rakyat, Ini bagian upaya pengentasan di daerah pertanian,” ujar Amran Kamis (06/12).

Di Desa Telang Rejo, Amran memeriksa langsung lokasi pengembangan lahan rawa pasang surut. Dia pun meminta Pemkab Banyuasin selalu berninovasi di bidang pertanian disertai pula dengan pembinaan dan pelatihan kepada masyarakat.

Dalam sambutannya Menteri Pertanian mengungkapkan Kementerian Pertanian terus berupaya mengembangkan lahan rawa pasang surut. Salah satu uoayanya adalah dengan menerapkan teknologi bioindustri padi terpadu. ” Ini diyakini dapat meningkatkan pemanfaatan lahan suboptimal tersebut dengan memperbaiki kondisi pertanian dan pangan di Indonesia, khususnya di Banyuasin,” ungkap Amran Sulaiman

Menurutnya, Hasil produksi perlu ditangani secara maksimal. Bioindustri bisa dijadikan sebagai alternatif solusi bagi ketersediaan pangan secara berkelanjutan. Bioindustri padi memungkinkan terjadinya peningkatan kualitas beras giling, yang juga bergizi dan bernilai ekonomi tinggi.

“Saya pikir petani tidak hanya mendapat keuntungan dari penjualan beras, namun juga nilai tambah dari proses penggilingan padi dan berbagai proses pengolahan padi tersebut,” lanjut Menteri

Sementara Bupati Banyuasin H. Askolani, SH., MH mengapresiasi langkah Pemerintah Pusat dalam memajukan produktivitas pertanian lahan rawa pasang surut di Banyuasin. Sebagai langkah awal, beberapa waktu lalu lalu, Pemerintah Pusat resmi menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Banyuasin untuk melaksanakan pilot project Model Pengembangan Bioindustri Padi Terpadu di lahan rawa pasang surut.

“Pengembangan dilakukan di lahan seluas 1.800 hektare di Desa Telang Rejo, Kecamatan Muara Telang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan,” kata Bupati Askolani

Dukungan teknologi dari Balai Besar Litbang Pascapanen untuk pilot project ini terdiri dari satu set konfigurasi Auto-Pneumatic System Rice Milling Unit (AP-RMU) berkapasitas 1,5 ton/jam, dua unit mesin pengering gabah berbahan bakar pemanas sekam masing-masing berkapasitas 6 ton/muat, satu set proses produksi Pupuk Biosilika Cair; satu set proses produksi asap cair dari pembakaran sekam; dan satu set proses pengolahan bekatul.

Bupati meminta petani tidak menjual produksi padinya dalam bentuk gabah kering panen (GKP). Ia menyebutkan keuntungan yang didapatkan petani akan lebih besar jika produk padi tidak dalam bentuk gabah kering panen (GKP), namun dijual setelah minimal dikeringkan dalam bentuk gabah kering giling (GKG), bahkan bila memungkinkan diolah menjadi beras.

Nilai tambah yang akan didapat petani dari bioindustri tidak hanya dari penjualan beras namun pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan petani lokal. Dalam model bioindustri berbasis padi, petani maupun pengusaha penggilingan tidak hanya diarahkan untuk mengutamakan hasil beras giling saja, namun juga bagaimana mengolah hasil samping dari penggilingan padi, seperti dedak/bekatul, beras patah, menir hingga limbah sekam menjadi produk bernilai jual tinggi.

Disisi lain, Gubernur Sumsel H Herman Deru menuturkan pada prinsipnya, konsep pertanian bioindustri berkelanjutan memandang lahan tidak hanya sebagai sumber daya alam, melainkan juga sebagai industri yang memanfaatkan seluruh faktor produksi dengan prinsip minimum eksternal input dan memaksimalkan internal input.

Lebih lanjut Ia berharap, ada dukungan generasi muda untuk mau dan terus mengolah langsung pertanian karena akan mendapatkan penghasilan yang sangat baik. “Kalau lahan pertanian dikelola dengan baik, maka dapatkan penghasilan yang menggiurkan,” ucapnya

Apalagi, sambung Gubernur, Kabupaten Banyuasin menjadi salah satu sentra produksi pertanian terbaik di Provinsi Sumsel.

Hadir pada kunjungan kerja, Gubermur Sumsel H. Herman Deru, Bupati Banyuasin H. Askolani, Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Wakil Ketua DPRD Prov. Sumsel Kartika Sandra Desi, Ketua DPRD Banyuasin Irian Setiawan, Dandim 0430 Banyuasin, Kapolres Banyuasin, Direksi PT Pusri, Pimpinan Bank BNI. (Adam)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

PALI - 5-October-2026, 12:43

KOORDINASI SAMSAT PALI DAN KELURAHAN TALANG UBI TIMUR DORONG PENYELESAIAN PAJAK KENDARAAN

LAHAT - 4-October-2026, 14:49

Upaya Antisipasi Karhutla dan 3C Terus Dilakukan Polsek Pseksu

MUBA - 3-October-2026, 21:27

Wabup Muba Buka Resmi “Pakam Race” di Bailangu Timur.

LAHAT - 3-October-2026, 18:52

Jalan Wisata Megalitikum Kini Semakin Lebar, Warga Puji Bupati Bursah : Program Nyata, Bukan Janji

OKU - 3-October-2026, 18:32

POLSEK BATURAJA TIMUR PATROLI HUNTING PREMANISME DALAM RANGKA OPS SIKAT I MUSI TAHUN 2026

OKU - 3-October-2026, 18:21

Jual Minuman Beralkohol Tanpa Izin, Pria Ini Diamankan Tim Opsnal Sat Reskrim

PALEMBANG - 2-October-2026, 21:24

KDEKS SUMSEL BUPATI BANYUASIN DI KUKUHKAN SEBAGAI KETUA DEWAN PENGARAH KDEKS

OKU SELATAN - 2-October-2026, 21:04

Polres OKU Selatan Sapa 300 Warga di 14 Titik lewat Program Polisi Berbagi Ilmu

LAHAT - 2-October-2026, 21:01

YBM PLN UP3 Lahat Salurkan Beasiswa Cahaya Pintar untuk 66 Siswa di Kabupaten Lahat

LAHAT - 2-October-2026, 18:06

‎Japri Polsek Pseksu Dilaksanakan di Masjid Nurul Iman Desa Pagar Agung Pseksu

LAHAT - 2-October-2026, 18:05

Dipodcast PWI Lahat, Kades Mulak Ulu Sulap 5,5 Hektare Lahan Jadi Cuan

PALEMBANG - 2-October-2026, 18:04

Operasi Sikat Musi 2026, Polda Sumsel Ungkap 208 Kasus 3C dan Ratusan Aksi Premanisme

MUARA ENIM - 2-October-2026, 18:02

Ops Sikat I Musi 2026, Polsek Lembak Ungkap Kasus Pencurian Motor di Desa Lembak

PALEMBANG - 2-October-2026, 15:40

𝐁𝐮𝐩𝐚𝐭𝐢 𝐝𝐚𝐧 𝐒𝐞𝐤𝐝𝐚 𝐄𝐦𝐩𝐚𝐭 𝐋𝐚𝐰𝐚𝐧𝐠 𝐇𝐚𝐝𝐢𝐫𝐢 𝐏𝐞𝐧𝐠𝐮𝐤𝐮𝐡𝐚𝐧 𝐊𝐃𝐄𝐊𝐒 𝐒𝐮𝐦𝐬𝐞𝐥 𝐝𝐚𝐧 𝐊𝐚𝐛𝐮𝐩𝐚𝐭𝐞𝐧/𝐊𝐨𝐭𝐚 𝐬𝐞-𝐒𝐮𝐦𝐚𝐭𝐞𝐫𝐚 𝐒𝐞𝐥𝐚𝐭𝐚𝐧

EMPAT LAWANG - 2-October-2026, 04:20

𝐔𝐧𝐬𝐞𝐥𝐚 𝐏𝐞𝐫𝐥𝐮𝐚𝐬 𝐉𝐚𝐧𝐠𝐤𝐚𝐮𝐚𝐧 𝐏𝐌𝐁 𝟐𝟎𝟐𝟔/𝟐𝟎𝟐𝟕, 𝐁𝐚𝐧𝐠𝐮𝐧 𝐒𝐢𝐧𝐞𝐫𝐠𝐢 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐦𝐤𝐚𝐛 𝐄𝐦𝐩𝐚𝐭 𝐋𝐚𝐰𝐚𝐧𝐠 

PALEMBANG - 1-October-2026, 21:37

Beli Tanah Rp210 Juta untuk Pesantren, Warga Pagar Alam Laporkan Wali Kota Pagar Alam Dugaan Penipuan ke Polda Sumsel 

LAHAT - 1-October-2026, 21:35

Optimalkan Pemberitaan Positif di Pendidikan, PWI Lahat Jalin Kerjasama Dengan Seluruh SMA 

LAHAT - 1-October-2026, 21:35

Polres Lahat Laksanakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 

LAHAT - 1-October-2026, 21:28

DPO Selama Sembilan Bulan, AA Kasus Curat Berhasil Diringkus Unit Reskrim Polsek Kikim Timur 

MUBA - 1-October-2026, 20:15

SIGAPKE MUBA Diluncurkan, Bupati Toha Tohet Apresiasi Tenaga Kesehatan 

BANYU ASIN 1-October-2026, 19:46

PANEN RAYA PADI IP 100 BUPATI BANYUASIN PERKUAT KETAHANAN PANGAN

BANYU ASIN 1-October-2026, 19:45

BPKAD BANYUASIN BAHAS PERATURAN PERUBAHAN STANDAR BIYAYA 2026

BANYU ASIN 1-October-2026, 09:55

BANYUASIN TINGKATKAN PRODUKSI PADI NOMOR SATU DI INDONESIA

LAHAT - 30-September-2026, 16:59

Polres Lahat Raih KPPN Lahat Award 2026, Catat Nilai IKPA Terbaik Kategori Pagu Besar

MUBA - 30-September-2026, 16:58

HUT ke-70 Muba, Bupati Toha Tegaskan Pembangunan Harus Berujung pada Kesejahteraan

CATATAN SRIWIJAYA

  • Catatan Sriwijaya 26-November-2023, 22:50

    DETERMINASI POLITIK TERHADAP HUKUM

    Oleh Burmansyahtia Darma,S.H.

    Muara Enim - Pemilihan Calon Legislatif atau yang trend nya Calon Anggota D

  • Catatan Sriwijaya 18-April-2020, 07:17

    CORONA & RAMADHAN : Sehari Saja

    Oleh : oleh Burmansyahtia Darma,S.H

    Indonesia menjadi salah satu negara yang terjangkit penyebaran Virus Covid-

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE