ISI

SUSNO DUADJI : KOMERSIALISASI PENDIDIKAN PENYELEWENGAN AMANAT KONSTITUSI


8-June-2017, 14:00


PALEMBANG. 08 Juni 2017 , Tujuan didirikannya Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagaimana tertuang dalam alinea ke empat Pembukaaan Undang-Undang Dasar Tahun 1945 adalah untuk ;
~ melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia,
~ memajukan kesejahteraan umum,
~ mencerdaskan kehidupan bangsa,
~ ikut melaksanakan ketertiban dunia ,,, dst

Mencerdaskan kehidupan bangsa, tugas mulia tersebut adalah agar sumber daya manusia Indonesia kwalitasnya senantiasa meningkat dan bertambah baik minimal sejajar dengan bangsa lain yang sudah maju, tentunya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa jalan yang paling tepat adalah melalui pendidikan,

Amanah tentang mencerdaskan kehidupan bangsa pada alinea ke empat pembukaan UUD 1945 juga ditegaskan dalam batang tubuh UUD 1945 pada pasal 31 ayat (1) ;
“setiap warganegara berhak mendapat pendidikan”.
Agar amanat tersebut dapat dilaksanakan dengan baik sehingga semua warga negara dapat mendapatkan pendidikan yang baik maka pada amandemen UUD 1945 yang ke-4, terdapat penambahan ayat yang menjamin dana bagi penyelenggaraan pendidikan, sebagai,ana tertuang pada pasal 31 ayat (4) yang berbunyi ;
“negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20% dari anggaran pendapatan dan belanja Negara serta dari anggaran pendapatan dan belanja daerah untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional”.

Mencerdaskan kehidupan bangsa amatlah penting karena sangat erat kaitannya dengan kwalitas sumber daya manusia sebagai warga negara, pendidikan suatu negara maju maka dapat dipastikan kwalitas warga negara tersebut adalah baik, dan demikian sebaliknya, kwalitas pendidikan juga akan sangat berpengaruh pada kwalitas kesejahteraan suatu negara,

Bagaimana dengan kwalitas pendidikan di Indonesia saat ini ?
Kwalitas pendidikan di Indonesia saat ini belum dapat dikatakan baik atau memuaskan, masih banyak kekurangan yang harus dibenahi,
Dibanding dengan negara-negara tetangga di Asia seperti ; Jepang, Korea, China, bahkan dengan Singapore dan Malaysia Indonesia masih tertinggal,

Mungkin masih segar dalam ingatan kita bahwa dahulu banyak warga negara asing banyak yang datang ke Indonesia untuk belajar, juga banyak tenaga pendidik kita yang mengajar di negara-negara tetangga, tapi sekarang nampaknya justeru kita yang belajar dari negara lain,

Mengapa hal ini dapat terjadi ?
Ada banyak faktor sebagai penyebab, bisa jadi dikarenakan ;
~ biaya untuk mendapatkan pendidikan mahal, sehingga banyak anak usia sekolah yang tidak dapat mengenyam pendidikan,
~ kondisi ekonomi orang tua yang pas-pasan sehingga anak-anak tidak bisa melanjutkan pendidikan,
~ ada kesan bahwa pendidikan adalah “barang dagangan” sehingga hanya anak orang berduitlah yang dapat memilikinya, para orang tua merasakan bahwa semakin tinggi tingkat pendidikan maka biayanya akan semakin mahal,

Apa itu komersialisasi pendidikan ?
~ Kamus Besar Bahasa Indonesia mengartikan komersialisasi sebagai suatu perbuatan menjadikan sesuatu sebagai barang dagangan,
Oleh karenanya komersialisasi pendidikan tentunya merupakan suatu perbuatan yang menjadikan pendidikan sebagai barang dagangan,
~ akibat dari komersialisasi pendidikan maka banyak lembaga pendidikan yang berubah seolah menjadi lembaga ekonomi sehingga tujuan lendidikan menjadi gagal , bukan lagi menjadi salah satu pilar utama dalam humanisasi hidup manusia, akan tetapi menjadi lembaga ekonomi yang tujuannya mencari keuntungan materi,

Bagaimana mencegah agar pendidikan tidak dikomersilkan dan tidak mahal ?
~ Pemerintah selaku regulator dan auditor harus mengatur dan mengawasi dengan ketat agar pendidikan jangan dijadikan “barang dagangan” baik pendidikan yang dilakukan oleh lembaga pendidikan milik Swasta maupun pendidikan yang dilakukan oleh lembaga pendidikan milik pemerintah,
~ untuk lembaga lendidikan swasta agar biaya yang dikenakan kepada peserta didik harus dalam batas wajar dan terjangkau oleh semua lapisan masyarakat,
~ lembaga pendidikan pemerintah dilarang melakukan pungutan apapun dengan dalih apapun dan pengawasan yang ketat terhadap anggaran yang dikucurkan,
~ pemerintah harus menambah jumlah sekolah dan pemerataan lenyebaran sekolah,
~ dan lain-lain upaya untuk mencegah agar pendidikan tidak menjadi objek mencari keuntungan,

Terkait dengan kwalitas maka sudah menjadi keharusan bahwa tenaga pendidik harus ditingkatkan baik kwalitas dan kwantitasnya serta pemerataannya sampai ke pelosok Nusantara,
Dan sarana serta prasarana pendidikan seperti ; gedung sekolah, buku, alat praga, laboratorium , dll harus menjadi perhatian utama, jangan ada sekolah yang tidak layak dan membahayakan keselamatan anak didik dan guru,

Tidak kalah pentinya tenaga pendidik yang sudah bertahun-tahun bahkan ada yang sudah lebih dari sepuluh tahun sebagai honorer belum diangkat sebagai PNS harus segera diangkat,

Apakah Pemerintah saat ini sudah berupaya meningkatkan kwalitas pendidikan ?
~ jelas sudah , hal ini dapat dilihat dari adanya dana BOS, adanya alokasi dana 20 % dari APBN dan APBD yang dialokasikan untuk bidang pendidikan,
~ akan tetapi masih dirasakan bahwa pendidikan masih merupakan “barang mahal” untuk sebagian warga,
~ masih ada anak bangsa yang belum dapat mengenyam pendidikan disebabkan berbagai faktor,
~ ada sebagaian lebaga pendidikan terkesan komersial,

Pasal 31 Undang-Undang Dasar Tahun 1945 menyatakan dengan tegas bahwa ; Pendidikan merupakan hak asasi manusia, termasuk warganegara Indonesia.
oleh karenanya maka pemerintah wajib memfasilitasi terealisasinya hak mendapatkan pendidikan .

Kita yakin dan berharap bahwa pemerintah kita saat ini baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah akan sangat serius dan bersungguh-sungguh memperhatikan dunia lendidikan dengan segala asfeknya,

Semoga !

Susno duadji
————–
~ Ketua Umum TP Sriwijaya
~ Ketua Komite Pemantau Pengawas Pertanian Indonesia
~ Penasehat Syarikat Dagang-SI
~ Datuk Patani Sumsel

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

PALEMBANG - 7-October-2026, 20:37

Muara Enim Jadi Tuan Rumah FORPROV II KORMI Sumsel, Cik Ujang Tekankan Koordinasi Panitia 

MUARA ENIM - 7-October-2026, 20:35

Buka Gebyar SMANSAGEL Jilid 11, Wagub Cik Ujang Dorong Siswa Berani Berprestasi 

LAHAT - 7-October-2026, 20:34

Dituntut Tingkatkan Politik Golkar di Parlemen, Sri Marhaeni Terpilih Secara Aklamasi 

LAHAT - 7-October-2026, 20:34

Polsek Kikim Timur Intensifkan Patroli Pencegahan Karhutla 

EMPAT LAWANG - 7-October-2026, 18:57

𝐁𝐊𝐏𝐒𝐃𝐌 𝐄𝐦𝐩𝐚𝐭 𝐋𝐚𝐰𝐚𝐧𝐠 𝐏𝐞𝐫𝐤𝐮𝐚𝐭 𝐁𝐮𝐝𝐚𝐲𝐚 𝐀𝐧𝐭𝐢𝐤𝐨𝐫𝐮𝐩𝐬𝐢 𝐁𝐚𝐠𝐢 𝐀𝐒𝐍

MUBA - 7-October-2026, 14:29

Pemkab Muba Gelar Rapat Koordinasi TPID: Dorong Langkah Nyata Tekan Inflasi dan Amankan Stok Pangan 

BANYU ASIN 7-October-2026, 12:52

TIM EVALUASI MONITOURING BANYUASIN TERUS INGATKAN PEMERINTAH DESA

PALI - 7-October-2026, 12:51

Sinergi Antarinstansi Ditingkatkan, Ketua DPRD Sumsel Tinjau Pelayanan UPT Samsat PALI

LAHAT - 6-October-2026, 20:11

Diduga Pengedar Sabu, Satresnarkoba Polres Lahat Amankan 30 Paket Dengan Berat 10,16 Gram 

JAMBI 6-October-2026, 19:50

RINDAR MANDELA ,SH., M.H MAJU BAKAL CALON KETUA UMUM DPC IKADIN JAMBI

LAHAT - 6-October-2026, 14:53

Sri Marhaeni Tancap Gas, Siap Rebut Kembali Kursi Ketua Golkar Lahat

LAHAT - 6-October-2026, 13:43

Pastikan Aksi Begal Postingan di FB, Tim Jagal Bandit Polres Lahat Patroli Jalan Lahat – Pagaralam 

MURATARA - 5-October-2026, 23:11

Kerja Cepat Sat PPA & PPO Polres Muratara, Bayi yang Ditelantarkan Berhasil Diselamatkan

LAHAT - 5-October-2026, 21:31

HUT TNI ke-81, Dua Kapolsek Berikan Kejutan Untuk Koramil 405-12 Lahat 

LAHAT - 5-October-2026, 21:30

Polsek Pseksu Gelar Sosialisasi SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara TA. 2027/2028 

PALEMBANG - 5-October-2026, 21:24

HUT TNI 2026 KODAM II SRIWIJAYA FOKUS PENANGANAN KARHUTLA

BANYU ASIN 5-October-2026, 21:23

BUPATI BANYUASIN HADIRI PENGUKUHAN KEPALA PERWAKILAN BPKP SUMSEL

EMPAT LAWANG - 5-October-2026, 20:47

𝐅𝐢𝐧𝐚𝐥 𝐏𝐢𝐚𝐥𝐚 𝐀𝐒𝐄𝐀𝐍 𝟐𝟎𝟐𝟔, 𝐁𝐮𝐧𝐝𝐚 𝐇𝐞𝐩𝐲 𝐒𝐚𝐩𝐫𝐢𝐚𝐧𝐢 𝐍𝐨𝐛𝐚𝐫 𝐁𝐞𝐫𝐬𝐚𝐦𝐚 𝐖𝐚𝐫𝐠𝐚 𝐝𝐢 𝐑𝐮𝐦𝐝𝐢𝐧 𝐁𝐮𝐩𝐚𝐭𝐢 𝐄𝐦𝐩𝐚𝐭 𝐋𝐚𝐰𝐚𝐧𝐠

PALEMBANG - 5-October-2026, 18:54

𝐁𝐮𝐩𝐚𝐭𝐢 𝐄𝐦pa𝐭 𝐋𝐚𝐰𝐚𝐧𝐠 𝐉𝐨𝐧𝐜𝐢𝐤 𝐌𝐮𝐡𝐚𝐦𝐧𝐚𝐝 𝐇𝐚𝐝𝐢𝐫𝐢 𝐏𝐚𝐫𝐚𝐝𝐞 𝐇𝐔𝐓 𝐤𝐞-𝟖𝟏 𝐓𝐍𝐈 𝐝𝐢 𝐋𝐚𝐧𝐮𝐝 𝐒𝐌𝐇 𝐏𝐚𝐥𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠

MUARA ENIM - 5-October-2026, 16:59

Kejutan HUT ke-81 TNI, Polres Muara Enim Datangi Kodim 0404 Bawa Tumpeng Pererat Sinergitas

MUARA ENIM - 5-October-2026, 15:40

Camat SDL Hasbullah Yusuf Pimpin Forkopimcam Kunjungi Koramil 404/06 di HUT TNI ke-81

LAHAT - 5-October-2026, 12:46

Polres Lahat Gelar Upacara Kenaikan Pangkat Pengabdian Bagi Kompol Mastoni S.E

PALEMBANG - 5-October-2026, 12:45

Polda Sumsel Ungkap 30 Kasus 3C dan Tindak 76 Kasus Premanisme dalam Ops Sikat I Musi 2026

PALEMBANG - 5-October-2026, 12:45

HUT ke-81 TNI, Kapolda Sumsel Perkuat Komitmen Bersama Jaga Keamanan

LAHAT - 5-October-2026, 12:44

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen Dosen UNSELA ke-SPKT Polda Sumsel Memasuki Babak Baru

CATATAN SRIWIJAYA

  • Catatan Sriwijaya 26-November-2023, 22:50

    DETERMINASI POLITIK TERHADAP HUKUM

    Oleh Burmansyahtia Darma,S.H.

    Muara Enim - Pemilihan Calon Legislatif atau yang trend nya Calon Anggota D

  • Catatan Sriwijaya 18-April-2020, 07:17

    CORONA & RAMADHAN : Sehari Saja

    Oleh : oleh Burmansyahtia Darma,S.H

    Indonesia menjadi salah satu negara yang terjangkit penyebaran Virus Covid-

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE