ISI

SEDI SUHARDI : “PEMANGKU ADAT LESTARIKAN ADAT ISTIADAT YANG HAMPIR PUNAH”


18-June-2016, 21:31


PALI – Adat Istiadat merupakan perilaku budaya dan aturan-aturan yang sejak dahulu kala lazim dilakukan masyarakat. Sudah semestinya dilestarikan agar tidak punah dan tenggelam ditelan zaman. Dan adat istiadat yang tidak bertentangan dengan norma agama atau dengan kata lain menerapakan hukum agama pada adat istiadat tersebut. 

Berdasar hal inilah dan merujuk pada peraturan yang ada Pemerintah kabupaten (Pemkab) PALI menggandeng sesepuh mendirikan Pemangku adat Kabupaten PALI.

Berikut hasil wawancara Wartawan SRIWIJAYAONLINE.COM dengan H.Sedi suhardi, Ketua Pemangku Adat Kabupaten PALI, diruang kerjanya (17/6) di bilangan Bukit Tudung, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI. 

Menurut penjelasan Sedi Suhardi, Pemangku adat disini berfungsi melestarikan adat istiadat 3 marga  yang tersebar di wilayah kabupaten PALI. Serta menggali adat istiadat yang sekarang ini sudah hampir punah.

“Kalau kito meminang/melamar sudah tidak memakai adat lama, seharusnya memakai Sekapur Sirih, karena ini mempunyai makna menghargai calon besan,” ujar Sedi memberikan contoh.

“Kesenian tarian Burung Putih, Selendang, ini dari PALI, sekarang kita galakkan, juga untuk mengantisipasi banyaknya pengaruh kesenian dari luar negeri terhadap anak muda, jangan sampai mereka lupa dengan kesenian dari daerah sendiri,” tambah mantan Kepala kantor Departemen (Kakandep) Pendidikan dan Kebudayaan ini.

Lebih lanjut Sedi menjelaskan Pemangku adat sudah menempuh langkah-langkah , diantaranya menghimpun dari setiap kecamatan dan kecamatan meneruskan kedesa, kita meminta masukan dan mendata adat istiadat yang ada.

Tapi sayangnya, meski ada SK Bupati langsung dan susunan kepengurusan lengkap, Pemangku adat kabupaten PALI, anggarannya masih “menggentol” BPMPD (Badan Pemberdayaan Masyarakat dan  Pemerintahan Desa).

“Karena belum ada Perda, masih Perbup. Dan ini sudah diusulkan,” terang  Ketua dewan pendidikan PALI ini.

“Semoga langkah kami lebih gagah, artinya lebih bisa memberikan terobosan-terobosan dan mengunjungi ke daerah-daerah. Dan anggaran masih sangat minim, harus mengajukan permohonan, untuk transport, langkah kami tersendat-sendat,” beber Sedi.

Sedi menambahkan bahwa perlunya ada study banding untuk Perda ini, karena menurutnya sangat penting, paling tidak misalnya ke daerah yang dekat dan kental dengan Kebudayaan PALI yaitu Sekayu atau Muba.

“Terus terang, saya juga minta contoh Perda dari Muara Enim, Kalimantan saya ambil, Belitung timur saya ambil, sudah saya berikan ke Biro hukum Pemkab PALI,” pungkas Sedi. (VOLIS/SO/PALI)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

JAKARTA - 18-May-2024, 18:28

Kapolri Beri Penghargaan Casis Bintara Jari Putus Dibegal Masuk Bintara Polri 

LAHAT - 18-May-2024, 18:27

Polres Lahat Buka Fun Bike Adventure Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-78 

LAHAT - 18-May-2024, 18:26

Tim Gabungan Bongkar Gudang Penyimpanan BBM Ilegal 

LAHAT - 18-May-2024, 18:24

Polres Lahat, Polda Sumsel Sosialisasi Kepada Expedisi dan Sopir Angkutan Barang 

LAHAT - 18-May-2024, 15:47

PT BGG Bangun Tiga Unit RTLH Milik Warga Muara Lawai 

OKU TIMUR 18-May-2024, 14:58

Hadiri HUT Ke 50 Desa Harjomulyo, Ini Pesan Bupati Enos 

LAHAT - 18-May-2024, 02:38

Puluhan Pedagang UMKM Ngotot Tetap Akan Berjualan di MTQ

MUBA - 17-May-2024, 23:59

Serius tangani Pengelolaan Sampah, Pemkab Muba Akan Buat TPA Baru 

EMPAT LAWANG - 17-May-2024, 22:21

Hanya, Siska Hidayat Muhammad Perwakilan Propinsi Sumsel Berangkat CJH

PALEMBANG - 17-May-2024, 21:31

Ratusan Mahasiswa Tergabung Aliansi Mahasiswa Sumsel Demo Kekantor Gubernur 

LAHAT - 17-May-2024, 20:49

Gerak Cepat, Satlantas Polres lahat Tindak Pelanggaran ODOL 

LAHAT - 17-May-2024, 20:37

YM Safari Jum’at di Masjid Al-Mubaroq Jl Penghijauan 

PALEMBANG - 17-May-2024, 16:41

 KABUPATEN BANYUASIN RAIH WTP KE 13

LUBUK LINGGAU - 17-May-2024, 14:26

Prihatin, Tak Ada Cakada Bicara Masalah Hukum

MUBA - 17-May-2024, 13:29

Kunjungi RSUD BayLen, Pj Bupati Sandi Cek Pelayanan, Sarana dan Prasarana 

OKU - 17-May-2024, 00:32

PT. SSP Kembali Berikan Bantuan Melalui Pemkab OKU Untuk Warga Terdampak Banjir.

JAWA TENGAH - 16-May-2024, 23:59

Pj Ketua TP PKK Muba Hadiri Malam Puncak HKG PKK ke-52 di Solo 

JAKARTA - 16-May-2024, 19:20

Genjot Percepatan Pengalihan PI 10 Persen Wilayah Kerja Jambi Merang, Pemkab Muba Audiensi Bersama Dirut PT Pertamina Hulu Energi 

LAHAT - 16-May-2024, 18:54

Masyarakat Enam Kecamatan Mengingkan Nopran Marjani Mencalonkan Cabup atau Cawabup 

PALEMBANG - 16-May-2024, 18:52

Rakor Bersama SKK Migas, Kapolda Sumsel Komitmen Tindak Tegas Illegal Drilling dan Illegal Refinery 

MUBA - 16-May-2024, 18:15

Datangi Muba, Kapolda Sumsel Komitmen Penegakan Hukum Penyalahgunaan Minyak Ilegal 

MUBA - 16-May-2024, 15:18

Agus Fatoni : Expo HUT ke-44 Dekranas, Momen Majukan Produk Kerajinan UMKM 

BANYU ASIN 16-May-2024, 14:19

SATU DATA INDONESIA KABUPATEN BANYUASIN EVALUASI PELAKSANAAN DESA CANTIK 

OKU - 15-May-2024, 22:49

Komando Mahar Kabupaten OKU Siap Perjuangkan Mawardi Yahya menjadi Gubernur Sumsel

MUBA - 15-May-2024, 18:04

Cuaca Ekstrem Pemkab Muba Ingatkan Warga Waspada Banjir, Petir dan Longsor 

CATATAN SRIWIJAYA

  • Catatan Sriwijaya 26-November-2023, 22:50

    DETERMINASI POLITIK TERHADAP HUKUM

    Oleh Burmansyahtia Darma,S.H.

    Muara Enim - Pemilihan Calon Legislatif atau yang trend nya Calon Anggota D

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE