ISI

2 TSK SIMPEG ‘DIGELANDANG’ KE PALEMBANG


5-October-2015, 15:18


//// Bakal Jalani Sidang Perdana
Terkait Dugaan Korupsi Simpeg BKD Lahat TA 2010

Kasus dugaan penyelewengan dana proyek sistem informasi managemen kepegawaian (simpeg) di Badan kepegawaian daerah (BKD)/Diklat Kabupaten Lahat tahun anggaran 2010 atas nama tersangka Aswardi (AS) dan Prastiwi (PW) terus bergulir. Dimana khabar terbaru, kemarin (5/10) keduanya kemudian ‘digelandang’ menuju Palembang, guna kepentingan penahanan lanjutan disana, menjelang proses persidangannya yang tak lama lagi akan digelar di pengadilan tindak pidana korupsi (tipikor) di Pengadilan Tinggi Palembang.

Sekitar pukul 10.30 wib kemarin pagi, keduanya kemudian dengan pengawalan ketat petugas Kejaksaan Negeri (Kejari) Lahat, khususnya jajaran Seksi Pidana Khusus (Pidsus), keduanya nampak meninggalkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II A Lahat, setelah sebelumnya melalui serangkaian pemeriksaan dan juga penyelesaian pengurusan berkas-berkas pendukung.

“Benar. Hari ini kedua orang tersangka kasus dugaan penyelewengan dana proyek SIMPEG BKD dan Diklat Lahat tahun 2010 kita pindahkan dari lapas Lahat ke Palembang, guna melanjutkan proses pemeriksaan lanjutannya,” ungkap Kajari Lahat, Helmi W SH MH, melalui Kasi Pidsus, Rifqi SH MH, dihubungi via Hand Phone (HP)nya sesaat setelah rombongan berangkat.

Dilanjutkannya, keberangkatan kedua tersangka ini sendiri berkaitan dengan peningkatan tahapan pemeriksaannya, yaitu bakal mulai masuk jadwal persidangan. Dimana menurut rencana, persidangan perdana kasus SIMPEG ini sendiri dijadwalkan dilaksanakan pada Rabu (7/10) mendatang.

“Untuk statusnya masih merupakan tahanan pihak kejaksaan, sementara untuk proses pemberkasan kasusnya sendiri sudah dinyatakan selesai, tinggal nanti keduanya akan memulai tahapan baru, yaitu proses persidangan di Palembang,” beber Rifqi lagi.

Sementara untuk pengembangan kasus ini sendiri, lagi-lagi pihak Kejari Lahat, dalam hal ini melalui Rtifqi pun belum bisa memberikan komentar banyak, bahkan terkesan menghindar dari pertanyaan juru media. Menurutnya, semuanya masih akan didalami dan bisa saja berkembang dari proses persidangan kedepannya, jika memang ada informasi terbaru, tentu saja hal itu akan dikhabarinya.

“Semuanya masih dalam tahapan pemeriksaan intensif jajaran kita, yakinlah jika memang ada petunjuk atau bukti-bukti yang sah dan mengarah, kemungkinan kasus ini akan berkembang tetap saja bakal ada,” tegas Rifqi.

Kembali untuk diketahui, bahwa pada proyek Simpeg BKD Kabupaten Lahat Tahun Anggaran 2010 lalu, disinyalir telah merugikan negara hingga Rp.204 juta dari pagu anggaran Rp.376 juta APBD yang disediakan.(CEPY – LAHAT)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

OI - 15-July-2024, 23:07

Kecelakaan di Jalan Tol Indralaya-Prabumulih Kembali Terjadi

OI - 15-July-2024, 22:05

Bentuk Perhatian Pemerintah, Wabup Ogan Ilir Berikan Bantuan Pada Korban Kebakaran

OKU - 15-July-2024, 21:21

Api Melahap Gedung Pemkab OKU.

LAHAT - 15-July-2024, 20:35

Apel Team Khusus Antisipasi Balap Liar di Wilkum Polres Lahat 

LAHAT - 15-July-2024, 20:34

Peduli Pembalap Muda, Yulius Maulana Berikan Dukungan Untuk Dewa Sanjaya 

LAHAT - 15-July-2024, 20:33

Polres Lahat, Polda Sumsel Apel Gelar Pasukan Patuh Musi 2024 

MURATARA - 15-July-2024, 20:07

Pemkab- Kajari Muba Jalin Kerjasama Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara

PALEMBANG - 15-July-2024, 19:53

Tim Ditreskrimum Polda Sumsel Bekuk Seorang ASN Miliki Senpi

LAHAT - 15-July-2024, 19:02

Satukan Suara, Semua RT/RW Talang Jawa Selatan Siap Perjuangan YM Jadi Bupati Lahat 2024 

OKU - 15-July-2024, 18:42

Tujuh Sasaran Pelanggaran Prioritas Dalam Operasi Patuh Musi 2024

OKU - 15-July-2024, 18:13

PLN ULP Batujara Bergerak Cepat Pulihkan Gangguan Listrik di Baturaja

LAHAT - 15-July-2024, 17:16

Kemenko Marves Bersama PLN Gaet Komunitas Global Melalui Green Energy Buyers Dialogue

BANYU ASIN 15-July-2024, 11:29

POLRES BANYUASIN MENGGELAR PASUKAN OPERASI PATUH MUSI 2024 

JAKARTA - 15-July-2024, 09:12

Perkuat Kolaborasi Global, PLN Gandeng USAID Untuk Akselerasi Transisi Energi

OKU TIMUR 14-July-2024, 22:44

Pisah Sambut dan Pemberian Gelaran Pada Kapolres OKU Timur

OI - 14-July-2024, 22:24

Temu Pendidik Nusantara XI di Kabupaten Ogan Ilir

OKU TIMUR 14-July-2024, 21:56

Polres OKU Timur Gelar Kegiatan Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram

MUARA ENIM - 14-July-2024, 21:32

Jargon HD-CU “Menyala Abangku” Berkumandang Di Desa Tegal Rejo Muara Enim

OKU - 14-July-2024, 09:50

Bersama Dinas Pariwisata OKU Gerakan Minum Kopi Terbanyak di Pinggir Sungai

MUBA - 13-July-2024, 23:59

Pj Bupati Sandi Fahlepi: Festival Embung Senja Wadah Promosikan Destinasi Wisata di Muba 

LAHAT - 13-July-2024, 22:07

Penuhi Undangan Pernikahan, Warga Gunung Kembang Kikim Timur Sambut Kehadiran Yulius Maulana. 

LAHAT - 13-July-2024, 22:07

Survey Masyarakat, SP 6 Palmbaja Kelurahan Sari Bungamas 75% Dukungan Untuk YM 

LAHAT - 13-July-2024, 22:06

Warga Desa Lubuk Layang Ilir Antusias Sambut Kehadiran Yulius Maulana ST 

MUBA - 13-July-2024, 15:55

Pj Bupati H Sandi Fahlepi Tinjau Pembangunan Infrastruktur Jalan 

MUBA - 13-July-2024, 11:46

Selamat Datang Kapolres Baru AKBP. Listiyono Dwi Nugroho di Muba 

CATATAN SRIWIJAYA

  • Catatan Sriwijaya 26-November-2023, 22:50

    DETERMINASI POLITIK TERHADAP HUKUM

    Oleh Burmansyahtia Darma,S.H.

    Muara Enim - Pemilihan Calon Legislatif atau yang trend nya Calon Anggota D

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE