ISI

TIM UNTUK KASUS USAHA ‘AKAY’ SUDAH DIBENTUK


22-September-2015, 14:59


//// Temukan Bukti, Tindakan Tegas Siap Diambil

Buntut dari kedatangan puluhan perwakilan warga Desa Karang Anyar, Kecamatan Kota Lahat ke Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), guna menuntut agar sekiranya penambangan galian golongan C yang ada dikawasan desanya untuk segera ditindak tegas dan ditutup aktifitasnya, dengan banyak alasan yang mengemuka, diantaranya adalah aktifitas penambangan galian golongan c disana sudah merusak ekosistem Sungai Lematang, dan parahnya lagi, sampai mengubah tata letak lingkungan, serta mendesak Pemkab untuk meninjau ulang perizinan yang ada, membuat pihak DPRD Lahat bersikap sigap.

Hal ini seperti dikemukakan Ketua Komisi II DPRD Lahat, H Niko Pransisko SH saat dimintai keterangannya kemarin (22/9). Menurutnya, pihaknya yang menerima aspirasi ataupun usulan dari perwakilan warga menyebutkan, permasalahan yang ada ini jelas mesti ditindak lanjuti secepatnya kelapangan, agar tak semakin memperuncing masalah yang ada, apalagi hal ini berkaitan dengan hajat hidup orang banyak. Dirinya mengaku sangat berterima kasih atas apa yang sudah dilakukan masyarakat Karanganyar, yang berani menyampaikan suaranya, dengan cerdas dan dalam konteks damai.

“Kita sudah mengerti permasalahannya, dan bahkan kemarin usai aksi demo, DPRD juga sudah langsung memanggil para pihak berkopeten dalam hal ini, seperti pihak Dinas Perizinan, badan Lingkungan Hidup (BLH), serta pihak Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben), dan bahkan tim investigasi juga secara resmi sudah dibentuk untuk kasus usaha galian golongan c yang ada itu,” ungkap Niko.

Nah, lebih lanjutnya, tim ini didampingi perwakilan DPRD serta kemungkinan juga perwakilan masyarakat juga bisa bersama-sama turun kelapangan, melakukan pengecekan serta investigasi langsung, akan situasi dan kondisi yang ada. Dengan demikian, fakta dilapangan tentu saja sama-sama takkan bisa dipungkiri dan dihindari, apakah pihak pengusaha yang benar, atau sebaliknya.

“Yang jelas, jika memang seperti dikemukakan para pendemo kemarin, si pengusaha sampai melakukan aksi pemindahan tata letak ataupun memindahkan arus sungai, hal itu jelas takkan gampang dan bukan sembarangan izinnya, itu dulu yang akan kita fokuskan awal, saat memeriksa kelapangannya,” ujar Niko lagi.

Seperti diketahui, untuk memindahkan arus sungai, harus berkomunikasi dengan balai besar sungai dan bahkan untuk perizinannya mesti sampai pada pihak kementerian, dan pula hal tersebut sangat sulit sekali. Bila memang nanti fakta dilapangannya ditemukan hal itu, maka jelas sangat ada unsur kesalahan terjadi disini, dan bahkan bisa juga dikaitkan dengan undang-undang yang sanksinya jelas. Berikutnya juga akan merunut pada hal-hal lain, seperti sumbangan ke warga sekitar, kas desa atau sejenisnya, sampai pada kasus-kasus lainnya.

“Memang kita tak bisa saat ini menutup atau menyegel sementara aktifitas usaha mereka disana, karena untuk izinnya saat dikoordinasikan ke pihak perizinan masih berlaku. Namun, fakta lainnya itu yang nantinya akan dibuktikan dilapangan,” jelas Niko melanjutkan.

Jika memang nantinya saat dilapangan tim menemukan kesalahan, jelas akan dilakukan penindakan, dan dalam hal ini DPRD Lahat sendiri pun ditegaskan Niko, khususnya Komisi II yang akan secara langsung mengawalnya. Sanksi yang bisa saja direkomendasikan pihaknya beragam, mulai dari peninjauan ulang izin, pembekuan izin usaha atau bahkan sampai pada pencabutan total izin usahanya, dan juga akan dihadapkan dengan aturan hukum yang ada, khususnya mengenai lingkungan hidup.

“Semuanya ada aturan main di Indonesia ini, jika memang salah, jelas akan kami rekomendasikan untuk ditindak berikut mengenai pengawalannya, akan dilakukan menyeluruh,” tegasnya. (CEPY – LAHAT)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

MUBA - 18-July-2024, 16:46

Pemkab Bangka Barat Ungkap Muba Sangat Maju dan Patut untuk di Tiru 

BANYU ASIN 18-July-2024, 16:15

Polres Banyuasin Melaksanakan Kegiatan Silaturahmi di kediaman Ketua FKUB Banyuasin 

LAHAT - 18-July-2024, 10:13

Sukses Raih Penghargaan Internasional Anugerah UKM TJSL Asia, PLN UID S2JB Buktikan Kompetensi Pengelola TJSL

LUBUK LINGGAU - 18-July-2024, 08:23

Pemkab Muba Raih Penghargaan Kategori Pelayanan KB Perusahaan 

PALEMBANG - 17-July-2024, 20:56

Penambangan Liar (PETI) di IUP PT BA, Kapolda Sumsel Akan Turunkan Tim Bersama : Tidak Boleh Ada Pembiaran 

LAHAT - 17-July-2024, 20:54

Musrenbang RPJPD, Pj Bupati Lahat Paparkan Visi-Misi Lahat 2025 – 2045 

LAHAT - 17-July-2024, 18:01

Pj Bupati Lahat Terima 1 Unit Mobil Ambulance Dari BNI Berbagi Untuk RSUD Lahat 

MUBA - 17-July-2024, 17:56

Optimalkan Integrasi dan Sinergitas Aplikasi Yang Telah Ada Efektif Efisien 

OI - 17-July-2024, 15:45

Wabup Ogan Ilir Pimpin Apel Pagi, Ini Pesan Yang Disampaikan.

BANYU ASIN 17-July-2024, 14:54

Terus Tekan Inflasi, Banyuasin Ikut Gerakan Tanam Serentak Cabai Dan Bawang Merah 

PALEMBANG - 17-July-2024, 14:53

Penambangan Liar (PETI) di IUP PT BA, Kapolda Sumsel Irjen A Rachmad Wibowo Sepakat Turunkan Tim Bersama : Tidak Boleh Ada Pembiaran 

MUBA - 17-July-2024, 13:34

Serentak, Kepala Desa di 229 Desa Wilayah Muba di Kukuhkan oleh Pj Bupati Muba 

LAHAT - 17-July-2024, 08:01

Ketua GCL Ingatkan Pj Bupati Lahat Untuk Mendirikan Asrama Permanen Mahasiswa Lahat 

BANYU ASIN 17-July-2024, 07:15

DITANTANG BERKELAHI OKNUM KADES AIR SOLOK BATU BACOK KORBAN PAKAI PARANG 

LAHAT - 16-July-2024, 22:09

Polres Lahat Gelar Press Conference Ungkap Kasus Penganiayaan dan Pembunuhan

LAHAT - 16-July-2024, 22:04

Jabatan Kepala Desa Resmi Jadi 8 Tahun

LAHAT - 16-July-2024, 22:04

Tekan Inflasi, Pemkab Lahat Sukseskan Tanam Serentak Cabai & Bawang Merah Secara Virtual

OI - 16-July-2024, 21:54

Bantuan Hadroh/Rebana Wabup Ogan Ilir Untuk Ibu-ibu Pengajian

MUBA - 16-July-2024, 21:53

Penurunan Angka Kemiskinan Muba sebesar 2,02% penurunan terbesar ke-4 secara Nasional

LAHAT - 16-July-2024, 18:34

Mappilu PWI Lahat Audiensi Dengan Pj Bupati Lahat 

OKU - 16-July-2024, 16:25

Pelaksana Survei Seismik 2D Amalia Bayarkan Dana Kompensasi Kepada 31 Desa di Muara Enim dan OKU

BANYU ASIN 16-July-2024, 14:54

Dirjend Dukcapil Kemendagri Dr. Teguh Apresiasi Kinerja Dukcapil Banyuasin 

OKU - 16-July-2024, 14:54

Semidang Aji Menjadi Lokasi di Kabupaten OKU Dalam Kegiatan Tanam Cabe dan Bawang Merah Serentak se_Sumsel.

PAGAR ALAM - 16-July-2024, 13:24

SEORANG ANAK DI DUGA TEWAS TERENDAM, POLRES PAGAR ALAM OLAH TKP KOLAM RENANG HOTEL ORCHID 

OKU - 16-July-2024, 12:49

Sosialisasi Keselamatan Ketenagalistrikan Untuk Cegah Kebakaran

CATATAN SRIWIJAYA

  • Catatan Sriwijaya 26-November-2023, 22:50

    DETERMINASI POLITIK TERHADAP HUKUM

    Oleh Burmansyahtia Darma,S.H.

    Muara Enim - Pemilihan Calon Legislatif atau yang trend nya Calon Anggota D

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE