ISI

ALTERNATIF SOLUSI LARANGAN MEMBAKAR MELALUI PELATIHAN PRAKTIK DAN PEMBANGUNAN DEMPLOT PENYIAPAN LAHAN TANPA BAKAR (PLTB)


13-January-2022, 20:07


(Muara Enim, 13 Januari 2022) Direktorat Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK, bekerjasama dengan International Tropical Timber Organization (ITTO) dan Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan Wilayah Sumatera kembali mendorong peran serta masyarakat dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan melalui penyelenggaraan kegiatan Pelatihan Praktik dan Pembangunan Demplot Penyiapan Lahan Tanpa Bakar (PLTB), khususnya di Kelurahan Gelumbang, Kab. Muara Enim pada tanggal 12-13 Januari 2022. Penyelenggaraan kegiatan pelatihan ini dimaksudkan untuk memberikan alternatif penyiapan/pengolahan lahan bagi masyarakat, di tengah kebijakan Pemerintah terkait larangan melakukan pembakaran lahan, serta sebagai bentuk edukasi bagi masyarakat dalam mendukung pencegahan kebakaran hutan dan lahan.
Bekerjasama dengan Koordinator Daops Provinsi Sumatera Selatan serta Daops MA Sumatera XVI/Lahat, serta Pemerintah Desa setempat, pelaksanaan kegiatan ini mencakup 2 (dua) hal, pelatihan praktik PLTB dan pembangunan demplot PLTB, dengan total jumlah peserta pelatihan sebanyak 30 orang, yang berasal dari unsur Masyarakat Peduli Api/masyarakat lokal, tokoh masyarakat, Manggala Agni, dan Pemerintah Desa. Tidak ketinggalan, kegiatan ini turut mengundang OPD setempat (BPBD, Dinas Pertanian, Dinas Koperasi dan UKM, dan Dinas Lingkungan Hidup), Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), Pemerintah Desa, termasuk dari unsur Kepolisian dan TNI. Pelibatan para pihak tersebut dimaksudkan untuk mendorong partisipasi dan kontribusinya lebih lanjut dalam rangka keberlanjutan pelaksanaan kegiatan pembangunan demplot PLTB yang mendukung pencegahan kebakaran hutan dan lahan.
Kegiatan pelatihan praktik pltb bagi masyarakat dan pembangunan demplot pltb ini secara resmi dibuka oleh Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, yang diwakili oleh Anis Aliati. Dalam sambutannya, Anis menyampaikan perubahan paradigma pemerintah dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan, belajar dari kejadian kebakaran hutan dan lahan yang masif pada tahun 2015. Dimana perubahan paradigma tersebut tidak lagi menitikberatkan pada upaya penanggulangan/pemadaman kebakaran, namun lebih mengedepankan pencegahan kebakaran hutan dan lahan, serta pelibatan semua pihak dalam pengendalian kebakaran, termasuk masyarakat lokal. Anis juga menambahkan bahwa hampir 99% penyebab kebakaran hutan dan lahan di Indonesia berkaitan dengan aktivitas manusia (antropogenik). Salah satu bentuknya, antara lain berupa praktik penyiapan/pengolahan lahan dengan melakukan pembakaran. Sejalan dengan arahan Presiden terkait mengedepankan aspek pencegahan, adanya suatu alternatif penyiapan lahan tanpa bakar yang ramah lingkungan menjadi suatu keniscayaan. Alternatif teknologi pltb yang diajarkan dalam pelatihan ini bukanlah suatu metode yang rumit, kompleks dan berbiaya mahal.

”Masalah kebakaran hutan merupakan masalah bersama, sehingga upaya penyelesaiannya pun menjadi tanggung jawab semua pihak. Sinergi dan kolaborasi semua pihak harus selalu ditingkatkan, baik Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, TNI, Kepolisian, termasuk masyarakat dan lembaga internasional”, papar Anis.

”Kegiatan pelatihan praktik dan pembangunan demplot pltb ini apabila dikerjakan dengan komitmen dan sungguh-sungguh akan memberikan hasil yang baik, mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta pada akhirnya memberikan legacy bagi generasi mendatang dan dapat direplikasi secara lebih luas’’, pungkas Anis.

Mewakili Kepala Balai PPIKHL Wilayah Sumatera, Didik Suprijono, juga menyampaikan apresiasi dan keterlibatan para pihak dalam penyelenggaraan pelatihan praktik pltb bagi masyarakat dan pembangunan demplot pltb. Didik mengawali sambutannya dengan menyampaikan historis kejadian kebakaran di tahun 2015 dan 2019 yang sangat besar dan menimbulkan dampak yang sangat merugikan dalam semua aspek kehidupan, baik ekonomi, lingkungan, sosial, kesehatan, bahkan hubungan politik dengan negara tetangga. Lebih jauh, kegiatan pembangunan demplot pltb ini tidak cukup berhenti di sini, namun dapat memberikan manfaat yang lebih besar, dikembangkan dan direplikasi, serta disebarluaskan ke kelompok masyarakat dan desa sekitar.
”Ditengah kebijakan Pemerintah terkait larangan membakar, melalui pelatihan ini dapat menjadi salah satu alternatif solusi penyiapan lahan tanpa bakar, dan bisa menjadi solusi permanen dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan”, terang Didik.

Sementara itu, Lurah Gelumbang, Lismarama Warni, SE, menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Lisma meyakini kegiatan ini akan sangat bermanfaat memberikan pengetahuan yang lebih mendalam terkait dengan pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Kebijakan larangan membakar yang membawa konsekuensi pada aspek penegakan hukum (pidana), salah satu alternatif penyelesaiannya dapat dilakukan melalui pelaksanaan kegiatan ini.

”Pengetahuan yang diperoleh dari pelaksanaan kegiatan pelatihan praktik dan pembangunan demplot penyiapan lahan tanpa bakar hendaknya bisa dibagi dan disebarluaskan, sehingga bisa memberikan manfaat yang lebih besar dan luas’’, tambah Lisma.

Sementara itu Koordinator Kegiatan ITTO Fire Project PP-A/56-340-1, Irfan Malik dalam sambutannya menyampaikan bahwa dampak kebakaran hutan dan lahan, baik secara langsung dan tidak langsung, juga sangat mengancam keberadaan dan keberlangsungan sumber daya hutan tropis. Dan melalui Kegiatan Kerjasama KLHK-ITTO PP-A/56-340-1 “Capacity Building on Forest and Land Fire Management in Indonesia” menunjukan komitmen ITTO turut serta dalam upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan, khususnya di daerah tropis dan Indonesia.
Lebih lanjut Irfan menerangkan bahwa Kegiatan Kerjasama ITTO bertujuan untuk meningkatkan kapasitas tehnik dan manajemen para pihak (Masyarakat, Manggala Agni, dan Instansi Pemerintah) dalam mendukung upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Khusus untuk kegiatan pelatihan praktik dan pembangunan demplot PLTB ini, para peserta akan diberikan pengetahuan dan keterampilan praktik PLTB, mencakup teknologi arang terpadu (asap cair, arang dan kompos) serta praktik aplikasi di lahan, termasuk monitoring dan evaluasinya. Dalam penyampaian substansi kegiatannya melibatkan Tim Ahli Peneliti dari KLHK.

Pada kesempatan tersebut, juga dilakukan penyerahan bantuan peralatan kepada kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) yang diterima secara simbolis oleh Ketua MPA, berupa alat pembuatan asap cair dan arang, pompa air, alat semprot (sprayer), serta set peralatan pertanian untuk mendukung implementasi penyiapan lahan tanpa bakar.
Dalam keseluruhan pelaksanaan kegiatan selalu dikoordinasikan dengan Satuan Tugas pencegahan Covid-19 dan mengedepankan protokol 5M, terutama memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, serta pelaksanaan tes swab antigen.

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

BANYU ASIN 11-May-2022, 14:16

ASKOLANI KUKUHKAN 146 PIMPINAN TINGGI PRATAMA ADMINISTRATOR BANYUASIN

MUSI RAWAS - 11-May-2022, 14:13

Tutup Ops Ketupat Musi 2022, Ini Yang Disampaikan Kapolres Musi Rawas AKBP Achmad Gusti Hartono

LAHAT - 11-May-2022, 12:14

Perkades 10 Juta Untuk 4 Hari ke Bandung “Berdalih Pelatihan Kepemimpinan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara”

OKU - 10-May-2022, 20:06

Peresmian Cafe & Resto The Wong Oleh PLH Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah

OKU - 10-May-2022, 15:28

Di Tangkap Polisi Lantaran Bawa Kabur HP Milik Yang Punya Warung,

MUARA ENIM - 10-May-2022, 14:38

Halal Bihalal Polres Muara Enim, Eratkan Silaturrahmi

MUSI RAWAS - 10-May-2022, 14:35

Kapolres Musi Rawas Laksanakan Pemeriksaan Sikap Tampang Personelnya

MUARA ENIM - 9-May-2022, 22:10

Syarifudin Camat Muara Enim Resmi dilantik Jadi Kadispora

OKU - 9-May-2022, 20:29

Kapolres OKU Sampaikan Pesan Saat Apel Pagi Pasca Lebaran Idul Fitri 1443 H.

LAHAT - 9-May-2022, 17:50

Aksi Demo Warnai Puluhan Poster Bebaskan Kades

LAHAT - 9-May-2022, 17:31

Bupati dan Wabup Lahat Menyapa Ribuan ASN Dalam Apel Perdana

OKU TIMUR 9-May-2022, 16:54

Hari Pertama Kerja Pasca Lebaran, Enos-Yudha Pimpin Apel

MUSI RAWAS - 9-May-2022, 15:56

Pasca Libur Idul Fitri 1443 H, Kapolres Mura “AGH” Pimpin Apel Perdana

BANYU ASIN 9-May-2022, 13:08

PEMKAB BANYUASIN GELAR HALALBIHALAL

OKU - 8-May-2022, 16:34

Miliki Sabu, Pirek dan Bong, Yogi Diamankan Satresnarkoba Polres OKU

MUSI RAWAS - 8-May-2022, 09:55

Polres MURA Sipakan Pos Untuk Istirahat Bagi Pemudik

OKU - 8-May-2022, 07:09

Strong Point’ Personel Regu 1 SOC Polres OKU

LAHAT - 7-May-2022, 23:49

Usai Aniaya Istri dan Mertua, Zulfikar Dicokok Polres Lahat

OKU - 7-May-2022, 21:38

Teddy Meilwansyah Sampaikan Harapannya Saat Hadiri Reuni Akbar STM N Baturaja

OKU - 7-May-2022, 16:28

Pemantauan Gabungan Arus Mudik Pos Pam Sp. Batumarta

MUSI RAWAS - 6-May-2022, 18:05

Ditinggal Kekebun, Rumah Janda Ini Hangus Terbakar

LAHAT - 6-May-2022, 17:58

R4 Hantam Pengendara Motor 2 Pelajar Tewas

OKU - 5-May-2022, 19:55

Reuni Akbar SMP Xaverius Baturaja Dihadiri PLH Bupati OKU

LAHAT - 5-May-2022, 19:16

Kapolres Lahat Tinjau Pos Pam Obyek Argo Wisata Sindang Panjang

LAHAT - 5-May-2022, 18:13

Agrowisata Tanjung Sakti PUMI Telan Korban Jiwa

CATATAN SRIWIJAYA

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE

VIDEO

X