ISI

KPH X DEMPO : PAGAR ALAM NIHIL LAPORAN PERBURUAN HEWAN LANGKA


19-February-2021, 11:28[post-views]


PAGARALAM, SO – Polres Pagar Alam mengungkap bahwa hingga saat ini belum ada laporan ataupun temuan adanya kasus perdangangan (jual-beli) hewan langka atau hewan yang dilindungi di wilayah hukum Kota Pagar Alam.Hal ini diungkapkan Kanit Pidana Khusus (Pidsus) Reskrim Polres Kota Pagar Alam IPDA Eka Herli saat ditemui D di ruang kerjanya, Jum’at (19/2).

Dirinya tak menampik, jika memang ada beberapa jenis hewan langka yang dulunya sempat menjadi pembicaraan yang menarik lantaran memiliki harga jual yang cukup tinggi sehingga memicu terjadinya perburuan liar terhadap jenis hewan-hewan yang dilindungi tersebut.

“Contohnya teringgiling,yang dulu kulitnya sampai berharga jutaan rupiah, dulu memang ada perburuan hewan langka ini,” Kata dia.

Dikatakan IPDA Eka, Untuk saat ini Pihkanya belum menemukan atau menerima laporan adanya aksi jual beli segala macam hewan langka ini,dan kalaupun ada,jelas ada Undang-undang yang mengatur serta ada sanksi pidana baik itu penjual maupun penadah atau pembeli.

Lebih lanjut ia mengatakan, yang berkompeten dalam hal ini adalah Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA),karena Polres hanya menindak jika ada laporan,namun bisa menindak langsung jika kedapatan melakukan jual beli hewan langka tersebut.

“Artinya kita bisa menindak tanpa harus ada delik aduan jika memang itu ada di wilayah hukum Kota Pagar Alam,”tukasnya.

IPDA Eka Menambahkan, begitu juga dengan hewan langka yang dirumahkan atau dipelihara,harus mengantongi izin dari BKSDA dan izin itu juga diteruskan ke Polres Pagar Alam.

“Jadi kalau hewan itu sudah ada izin dari pihak yang berkompeten ada semacam sertifikat yang dipegang oleh pemilik atau pemelihara,”ujarnya.

Sementara Kepala UPTD KPH X Dempo Herry Mulyono menambahkan,apapun namanya hewan atau binatang yang ada didalam kawasan hutan lindung (Hutlin) semuanya termasuk hewan yang dilindungi. jika terjadi adanya perburuan didalam kawasan hutlin baik itu burung atau sejenis lainya tetap tidak diperkenankan sesuai dengan Undang-undang BKSD nomor 5 tahun 1990 tentang Sumber Daya Hayati dan Ekosistemnya.

“Dan kita bisa melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) jika memang ada yang kedapatan melakukan perburuan didalan kawasan Hutlin,”tegas Herry.

Herry menuturkan, Untuk mengantisipasi terjadinya perdagangan bebas hewan-hewan dilindungi ini,pihaknya selalu memaksimalkan personel seperti Polisi Hutan (Polhut) untuk mencegah adanya aksi perburuan di hutan lindung termasuk dititik rawan terjadinya aksi perburuan seperti di kawasan kampung IV Gunung Dempo.

“Kalau memang ada dan tidak bisa lagi diberikan teguran maka kita bisa menindak langsung sesuai dengan SOP,”pungkas dia. (SO/Lianpga)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Pin on Pinterest

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

MUBA - 23-February-2021, 20:17

Kabupaten Muba Yang Pertama Dalam Penyampaian Dekumen Keuangan Dan Aset Desa

LAHAT - 23-February-2021, 19:50

Kapolres Himbau Agar Warga Lahat Tidak Membawa Sajam

BANYU ASIN 23-February-2021, 19:06

WABUP SLAMET HIMBAU MASYARAKAT BANYUASIN JAUHI NARKOBA

MUBA - 23-February-2021, 19:05

Update COVID-19 Muba : Bertambah 10 Kasus Sembuh, 2 Positif

MUBA - 23-February-2021, 18:30

Untuk Percepatan Layanan, Akhir Tahun 2021 Bangunan RSUD Ditargetkan Rampung

MUBA - 23-February-2021, 18:14

Ingatkan ASN Muba Segera Lapor LHKPN

BANYU ASIN 23-February-2021, 18:12

MASYARAKAT KECAMATAN PULAU RIMAU GOTONG ROYONG PERBAIKI JALAN

MUBA - 23-February-2021, 17:22

Alex Noerdin Serahkan KWH Gratis dan Resmikan Taman 1000 Gapura Sungai Lilin

LAHAT - 23-February-2021, 15:31

1 Hari Hidup 1 Minggu Mati, PDAM Tirta Lematang Kecewakan Warga Revari

MUARA ENIM - 23-February-2021, 14:15

Camat Gelumbang Resmi Lantik PJS Kades Pinang Banjar

MUBA - 23-February-2021, 13:38

Komisi III DPRD Muba Adakan Evaluasi Program Kegiatan Triwulan Pertama Tahun 2021

PAGAR ALAM - 23-February-2021, 12:49

AKSI BERSIH-BERSIH GUNUNG DEMPO, GABUNGAN PECINTA ALAM SUMSEL KUMPULKAN 12 TON SAMPAH

MUBA - 23-February-2021, 12:29

6 Ekor Gajah Rusak Perkebunan Warga Di Muba

PAGAR ALAM - 23-February-2021, 12:01

STQ TINGKAT KOTA PAGAR ALAM WUJUDKAN GENERASI BERAKHLAK MULIA

OKU - 22-February-2021, 22:43

Penandatanganan MOU Polsek Sosoh Buay Rayap Dengan 3 (tiga) Pilar

MUARA ENIM - 22-February-2021, 22:33

Siap Hadapi Karhutla, Plt. Sekda Instruksikan Posko Siaga Kecamatan Kembali Diaktifkan

OKU - 22-February-2021, 22:25

PLH Bupati OKU Membuka Kegiatan Forum OPD Tingkat Kabupaten OKU Tahun 2021

MUBA - 22-February-2021, 20:28

Giliran Wabup Beni Hernedi Suntik Vaksin Sinovac Tahap Kedua

MUBA - 22-February-2021, 20:27

Kedatangan Alex Noerdin Obati Rindu Warga Muba

LAHAT - 22-February-2021, 18:52

Update COVID-19 Muba : Nihil Penambahan Kasus

MUBA - 22-February-2021, 18:37

DPRD Muba Adakan Rapat Kerja Tentang Pelaksanaan APBD Muba 2021

MUBA - 22-February-2021, 18:18

Sekda Muba Lakukan Peletakan Batu Pertama Masjid Al-Hijrah Desa Teluk

MUBA - 22-February-2021, 17:40

DPRD Muba Adakan Rapat Kerja Tentang Pelaksanaan APBD Muba 2021

LAHAT - 22-February-2021, 17:27

Darsan Hembuskan Napas Terakhir Diacara Hajatan

PAGAR ALAM - 22-February-2021, 17:05

KASUS PAGAR MAKAM, KEJARI PAGAR ALAM KEMBALI TETAPKAN 4 TERSANGKA 2 DIANTARANYA MANGKIR

CATATAN SRIWIJAYA

APA dan SIAPA

FACEBOOKERS SRIWIJAYA ONLINE

VIDEO